bag akhir episode lalu
Sampai rumah Andi.
" Mo minum apa Haz ? " Tanya Andi.
" Terserah lo Ndi, yg penting kita bahagia hari ini ! " Jawab Hazel ngaco.
Tak lama kemudian Andi datang bawa orange juice.
" Minum dulu Haz ! " Pinta Andi ke Hazel.
" Ok makasih, btw bokap nyokap lo kemana Ndi ? " biasanya sore jam 16.00 baru sampai rumah.
" Waduh kosong dong rumah, tar loo perkosa gue lagi Ndi, wkakaka ! " gurau Hazel pada Andi.
Namun Andi tak terpengaruh sedkkitpun.
" Lo kenapa Ndi kok sedih ? " Tanya Hazel pada Andi.
" Gak kok Haz, gak papa " jawab Andi tapi matanya ber air.
Hazel mendekati Andi,
" Ndi peluk gue silahkan kalo lo mau nangis dipelukan gue, gue rela Ndi. Gue sayang lo sebenarnya ! " Ucap Hazel langsung peluk Andi, membuat Andi gelagapan.
Mendapat pelukan pertama dar seorang wanita, Andi panas dingin.
...flashback off...
..................
Ah bayangan kejadian itu mengingatkan aku saat di peluk Aster. Sama persis rasanya, apakah Andi akan jatuh cinta pada Hazel, pikir Andi.
Karena sejauh ini Andi belum pernah pacaran dengan siapapun.
Andi hanya memendam rasa suka pada seorang wanita yg sedikit lebih tua darinya.
Yang ceria ( tampaknya ) keibuan dan tutur katanya yang lembut.
Kedua, Timbul rasa Simpatik yg berkelanjutan. Dengan Aster sepunya.
Ketiga, Timbul gairah laki lakinya karena pelukan Hazel.Apakah aku ini normal atau menglami Disorientasi sexual ?
Andi lama merenung, berpikir melamun dan berkhayal.
Andi tersadar dari lamunan, ah sebaiknya aku fokuske Hazel saja. Asih dan Aster kuanggap tamu yg pernah singgah di hatiku.
Baiknya aku istirahat saja, besuk ada janjian sama Hazel.
..................
di rumah Aster.
Pagi buta menjelang subuh, Asih sudah bangun. Asih sudah menyiapkan bahan makanan untuk menu makan pagi. Itu sudah menjadi rutinitas Asih setiap harinya. Tak lupa manasin air buat bikin minuman hangat.
Setelah melaksanakan solat subuh, Asih bangunin Aster. Diajak joging dan sarapan, masakan hasil buatan Asih.
" Masakanmu enak juga Asih ! " kata Aster.
" Biasa aja kok Aster, masakan orang dusun ! " jawab Asih.
Akhirnya kedua gadis itu segera bersiap berangkat Interview.
...............
dikantor KBI
" Owh ini kantornya, besar ya Aster, jadi grogi Asih ! " bisik Asih.
" Tenang Asih, kita harus percaya diri ! " hibur Aster ke Asih.
Asih yang berbasik Akutansi Perusahaan melamar kerja sebagai Tenaga Admin Perusahaan.
Sedangkan Aster melamar sebagai tenaga Executife Marketing perusahaan. Sesuai dengan kemamuan bahasa nya yg menguasai beberapa bahasa Asing.
" Sih jangan tegang, Slow aja pokoknya kita enjoy aja ! " kata Aster.
" Iya Aster.... Asih cuma mikir yg antri banyak banget ternyata ! "
Aster dan Asih menunggu giliran untuk di panggil interview.
" Lihat yg minat daftar begini banyak, Asih jadi agak ragu nih ! " kata Asih.
" Jangan pesimis dong Asih, meski gak boleh over convidence juga. Kita jalani aja, apa yg harus kita jalani. Gak perlu takut bayangan ! " sahut Aster, menceramahi Asih.
" Tapi Aster...? " kata kata Asih dipotong Aster.
" Udah gak pakai tapi....
Sesuatu yg paling kamu takutkan, itu tak akan pernah terjadi. Tapi hanya akan membayangimu saja. "
Itu kata motivasi bagi Aster sendiri Asih. ! " Uca Asih dukung Aster.
" Maksutnya gimana Aster ? " tanya Asih.
" Kalo kamu ragu, itu karena ketakutan atau kekhawatiran. Harus dilawan, kekhawatiranmu yg paling buruk. Tidak akan pernah terjadi, hanya tetap sebuah ilusi. Caba renungkan, apa pernah kekhawatiranmu yg paling kamu takutkan terjadi ? Gak pernah kan ? " Ucap Aster terus memotivasi Asih yg tampak grogi.
" Iya sih, gak pernah terjadi. Kekhawatiranku hanya mimpi buruk ! " seru Asih.
" Nah gitu dong, sapa tahu kamu beneran jadi sepupu ku kelak ! " seloroh Aster.
" Maksutnya ? " tanya Asih gak faham.
" Sapa tahu besuk kamu jadi Istrinya Andi, wkakaka ! " Aster tertawa aga keras. Membuat yg lain jadi memandang ke arahnya.
" Eeh mohon maaf semua, saya keceolosan ketawa lepas. " ucap Aster mohon maaf. Suasana jadi hening sejenak.
" Ih malu Aster jadi perhatian orang ! " bisik Asih.
" Santai saja, gimana au jadi orang besar kalo diperhatikan banyak orang saja malu ! " Sahut Aster penu percaya diri.
Suasana kembali sunyi.
Asih mendapat panggilan interview lebih dulu di ruang interview 2.
" Asih ingat ya, Percaya diri ! " pesan Aster.
Asih memasuki ruang interview dengan berdebar debar.
tok tok tok...
Asih mengetuk pintu.
" Masuk ! " sahut suara dari dalam.
Asih masuk kemudian menyapa.
" Selamat siang pak ! " sapa Asih percaya diri.
" Siang... silahkan duduk ! " perintahnya.
" Terimakasih pak ! " jawab asih lantas duduk berhadapan.
" Nama kamu Asih Nurlela, suku Sunda. Basic pendidikan Aktutansi Perusahaan, belum ada pengalaman kerja. Apa yg mendorong kamu melamar pekerjaan disini ? Melamar kerja bag Adm Perusahaan, coba berikan penjelasan perihal tersebut ! " tanya bagian Rekruitment Perusahaan tersebut.
Dengan berbekal pengetahuan da kepercayaan diri Asih, atas suport dari Aster tadi. Asih mampu menjabarkan seluruh pertanyaan dari personalia tersebut.
" Baiklah, saya menyatakan kamu lolos pada interview kali ini. Tapi masih harus mengikuti seleksi tertulis, psikologi dan kesehatan besuk pagi. Besuk datang kesini lagi maksimal jam 09.00 dan pengumuman diterima dan tidaknya langsung sore harinya. Selamat semoga sukses." ucap orang tersebut.
" Terimakasih atas kepercayaan bapak, semoga saya mampu menjalani test berikutnya besuk. " jawab Asih.
Kemudian Asih keluar ruangan, kembali ke ruang tunggu.
" Asih, udah selesai ? Gimana sukses kan ? " Tanya Aster pada Asih.
" Alhamdulillah Aster, besuk testtertulis dll jam 09.00 ! " jawab Asih mantab.
" Sukurlah, semoga sukses sampai besuk juga lancar. ! " seru Aster.
" Aamiin makasih Aster atas suportnya. Aster sendiri udah belum ? " tanya Asih.
" Belum masih nunggu satu orang di dalam. " kata Aster.
Tak lama kemudian Aster di panggil masuk ruangan interview 3.
Aster masuk dengan kepercayaan diri yg tinggi. Dalam ruangan mendapatkan pertanyaan awal yg standart seperti Asih. Tapi karena Aster mengambil bagian Exekutif Marketing ditambah test komunikasi bahasa Asing.
Hanya saja begitu melihat ijazah Aster lulusan Ohaiyo japan test tersebut hanya singkat. Jika yg lain interview bisa sampai satu jam lebih. Aster 30menit sudah selesai dan dinyatakan lolos tahap awal.
Sama seperti Asih besuk diminta datang jam 09.00 untuk seleksi berikutnya.
Kemudian Asih keluar ruangan dan mengajak Asih pulang.
.......................
Andi dan Hazel
" Haz lo gabung band gue aja yuk ! " ajak Andi ke Hazel.
",Genre kita beda Ndi...! Bukan Hazel gak mau, tapi rusak tar musik ma Vokal gak sinkron. " Sahut Hazel.
" Kita juga bisa bawain lagu lagu Bosas Haz, tenang saja. " seru Andi.
" Iya Hazel ngerti, cuman gak mungkin kalo lo bawain bosas terus sementara Hazel murni Vokalnya lagu lagu Bosas. " kilah Hazel.
" Tapi kalo ada permintaan lagu lagu bosas gue undang Hazel ya ? " tanya Andi.
" Nah kalo gitu beda ceritanya Ndi, boleh kalo gitu sih. Jadi kita tetap di genre masing masing tapi tetap saling dukung ! " Jawab Hazel.
" Ok deh.... Jadi hari ini kita kemana Haz ? " tanya Andi ke Hazel.
" Gak usah kemana mana, kerumah lo aja yuk. Hazel pingin dengerin lagu lagu band lo nih. Ada record nya kan ? " tanya Hazel.
" Ada lah... tapi sebagian di rumah Wawan. " Jawab Andi.
" Gak Masalah ! " sahut Hazel.
Tiba tiba hp Andi berbunyi, 1 Pesan masuk.
" Siapa Ndi ? " tanya Hazel pada Andi.
" Mbak Aster...! " jawab Andi.
" Ehheeem kok panggilnya mbak ? " goda Hazel.
" Ya dia emang seupu gue, kakak gue ! " jawab Andi.
" Yaudah cepet buka gih, chat dari mbak Aster tercinta..! " goda Hazel..
" Apa pantas Hazel cemburu ? salah Hazel sudah masuk dalam sandiwara cinta Andi. Karena Hazel memang dari awal kenal Suka ma Andi. Hanya waktu itu Hazel sudah jadi pacar Bram, jadi gak berani deketin Andi." bisik Hazel dalam hati.
Sementar itu Andi membaca chat dari Aster dengan teliti.
" Apa kabar Ndi...?
Kemarin mbak tungguin mo pamitan sama Asih Andi gak pulang pulang.
Kabar gembira hari ini, Asih dan mbak Aster lolos interview. Tinggal nunggu seleksi besok.
O iya ada salam dari Asih, dia kangen kamu. Mbak baca baca puisi Asih, ternyata Asih itu mencintai kamu.
Tapi kamu gak boleh bilang kalo kamu tahu dari aku. Jika kamu tertarik segera tembak Asih, tapi jika tidak lupakan saja.
makasih Andi ! "
Begitu chat Aster ada Andi, tapi Andi tak langsung menjawab.
" Masa sih Asih suka sama Andi ? " batin Andi.
" Apa kata mbak Aster ? " tanya Hazel.
Menmbuat Andi sadar, jika saat itu baru bersama Hazel.
" Owh ini mbak Aster kasih kabar, lolos interview awal. Tinggal tuggu kelanjutan besuk. " jawab Andi.
" Owh harus bersukur atau sedih bingung ya Ndi ? " ,gurau Hazel.
" Maksutnya ? " tanya Andi gak Faham.
" Bersukur sepupu kamu lolos, sedih karena dia jauh hati makin Rindu ! " goda Hazel pada Andi.
" Gak gitu juga kali Haz, kan ada kamu disini ! " jawab Andi.
" Iya sih, Hazel dihadapan Andi. Tapi dihati Andi orang lain kan. " gurau Hazel yg sebenarnya serius.
" Gak usah diungkit Haz, yuk kerumahku searang ! " ajak Andi oada Hazel.
Mereka berdua pun berangkat kerumah Andi.
Dengan mengendari motor Andi dan Hazel akhirnya sampai dirumah Andi.
Sampai dirumah Andi....
"Bonyok gak dirumah lagi Ndi ? " tanya Hazel pada Andi.
" Belum pada pulang lah, jam segini juga ! " jawab Andi.
Kebetulan gue bisa peluk Andi lagi, kemarin mau cium Andi begitu gugup. Padahal Hazel sudah pingin banget.
Kemudian Andi masuk rumah setelah membuka pintu.Kemudian Hazel kembali menutup pintunya.
" Minum apa Hazel ? " tanya Andi.
" Tar aja lah, kan barusan juga dari warung, gue copot jaket ya Ndi gerah banget ! " Ucap Hazel.
" Terserah asal gak telanjang aja ! " gurau andi.
" Diih jangan jangan kamu yg mikir ngeres Ndi ? Atau justru Andi yg ingin lihat Hazel telanjang, hayo...! " Seloroh Hazel.
" Gak kok Haz, bercanda aja ! " jawab Andi gugup.
" Serius juga boleh kok Ndi " sahut Hazel membuat Andi terbelalak menatap Hazel yg melepas jaket tipis nya. Hanya menggunakan kaos lengan pendek tipis dan ketat. Sehingga memperlihatkan jelas lekuk tubuh atas Hazel.
Saat Andi memandang Hazel, Hazel menoleh ke Andi.
" Lihat apa Ndi ? " ucap Hazel. Membuat Andi gugup.
" Gak kok, kulit kamu putih mulus banget. ! " kata Andi setengah tak sadar mengucap itu.
Kemudian keduanya Saling pandang, saling tatap. Lama lama wajah mereka semakin dekat. Dan entah siapa yg memulai dua bibir mereka sudah saling bertemu dan saling me***at.
...bersambung...
.........................
...Jangan lupa...
...Like...
...komen...
...dan vote nya...
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 138 Episodes
Comments
yutantia 10
aku mampir thor
semangat
2021-06-23
1
Cucu Suliani
Like
salam kenal kak dari Trauma Masa Lalu
2021-06-09
1
Ai
10 like for you
mampir totok pembangkit kk
2021-06-07
1