Ada drama didalam cerita

Bagian Akhir episode lalu

" Ternyata Aster dan Asih melamar kerja di PT KBI mah !" ucap Astri pada mamahnya.

" Serius kamu Astri ?" tanya mamahnya Astri kaget.

" Iya mah Astri Serius !" tegas Astri

"Kalo begitu kamu harus tahu apa yg harus kamu lakukan besuk kan ?" tanya mamah Astri.

" Iya mah, Astri tahu besuk harus bagaimana. Kan besuk Astri yg akan antar mereka. Sekalian jenguk rumah Aster mah !" sahut Astri.

" Baguslah, semoga semua berjalan lancar. Jangan buka rahasia ini ke Aster dulu ya Astri !" perintah mamah Astri.

" Beres mah, Astri jaga semua rahasia ini. Sampai pada waktunya nanti !" jawab Astri.

" Bagus jangan sampai Aster tahu, jika belum saatnya." ucapan mama Astri.

"Iya mah, Astri akan jaga semoga semua bisa berjalan lancar !" jawab Astri.

Astri meninggalkan kamar mamah nya, kemudian masuk ke kamarnya.

Semua penghuni rumah ituun terlelap.

....................

Pagi menjelang Subuh, Asih bangun tapi bingung mo ngerjain apa.

Semua kerjaan dapur sudah di kerjakan Asisten Rumah Tangga Astri.

Bahkan sekedar mau bikin minum pun dilarang oleh A R T nya Astri.

" Non jangan bikin minum sendiri, bilang saja nanti bibi bikinkan. Kalo non bikin sendiri, kami yg bakal kena marah nanti non !" ucap Asisten Rumah Tangga itu.

" Aduh bi, Asih biasa mandiri jadi risih kalo apapa di sediain !" ucap Asih.

" Aduh non mohon maaf, ini tugas kami semua !" ucap A R T itu.

"Terus Asih ngerjain apa dong bi ?" tanya Asih.

"Non duduk aja, semua tugas dapur adalah kerjaan kami. Jika non Asih butuh sesuatu tinggal bilang saja." Ucap Asisten Rumah Tangga itu.

" Bisa gak sih bi, panggil Asih saja gak usah pakai non. Asih kan bukan tuan rumah disini " seru Asih.

" Maaf non, semua tamu Non Astri dam Nyonya harus kami perlakukan sama. Itu perintah nyonya dan non Astri !" kata bibi itu.

Entah kenapa Asih agak risih diperlakukan begitu. Biasa hidup mandiri sekarang apa apa harus di layani, gak bolleh kerjain sendiri.

Untung terdengar kumandang adzan subuh Asih kemudian ambil air wudhu. Saat hendak balik ke kamar.

"Asih mau sholat subuh ?" tanya Astri yg baru bangun.

"Iya Astri !" jawab Asih pendek.

" Tunggu kita jamaah diruang Sholat. Bangunin Aster dulu gih !" seru Asih.

Asih lantas bangunkan Aster.

"Aster masih libur Asih, besuk baru mulai sholat." jawab Aster.

"Owh iya, maaf Asih lupa. Tapi bangun dong. Kita kan mau pulang pagi Aster." seru Asih.

"Iya, bentar lagi Aster bangun. Asih sholat dulu gih !" jawab Aster.

"Ok Asteria yg cantik dan sexy !" goda Asih sambil berlalu.

Asih lantas nenuju ruang sholat yg ditunjukkan Astri.

Disana Astri dan mamahnya sudah menunggu.

" Mana anakku Aster ?" tanya maahnya Astri.

" Maaf tante, Asternya baru libur !" jawab Asih.

" Panggil mamah jangan tante, Asih sama Aster sudah kuanggap anak mamah semuanya !" sahut mamah Astri.

" Iya mah !" sahut Asih agak kaku.

Biasa panggil ibunya dengan sebutan nyak, jadi butuh adaptasi.

Mereka kemudian melaksanakan jamaah sholat subuh. Setelah selesai mamahnya Astri mengajak keruang keluarga.

Tak lama setelah mereka duduk, Asisten Rumah tangga membawakan minuman pada mereka.

" Makasih ya bi, udah ada subuh belum ?" tanya mamah Astri.

" Sudah nya, tadi di mushola belakang. Maksutnya adalah tempat sholat para Asisten rumah tangga yg ada dibelakang rumah.

" Syukurlah, nanti tolong siapin makan pagi agak awal ya bi. Anak anak ku mau berangkat pagi !" serru mamahnya Astri.

" Baik nya !" jawab A R T itu singkat.

" Minum dulu Asih, mana Aster masih berselimutkah dia ?" tanya Astri.

" Aster sudah bangun woi....!" jawab Aster tiba tiba.

" Pagi mah, pagi Astri, pagi Asih. Maaf Aster sekalian mandi jadi lama ya ?" tanya Aster.

" Nggak kok Aster, kamu dah mandi dah ganti baju sekalian. Mau berangkat jam berapa emang ?" tanya mamah nya Astri.

" Kita mau pulang dulu mah, ambil berkas biar Astri sekaliyan tahu rumah Aster nanti." jawab Aster.

" Gak boleh pergi sebelumsarapan nanti !" seru mamahnya Astri.

" Iya Aster, lagian deket ini. Astri jamin seblum jam 9 dah sampai perusahaan itu deh." kata Astri.

" Iya deh percaya, gak papa kan Asih, gak usah buru buru. Aster juga masih kangen kok sama mamah Risty dan Astri tentunya !" tanya Aster pada Asih.

" Asih ngikutsaja, Astri kan lebih tahu daerah sini." jawab Asih.

Kami mengobrol seputar prubadi kami masing masing. Sampai dengan pertanyaan seputar lamaran kerja.

" Jadi Aster mengajukan lamaran bagian Marketing, sedang Asih di bagian Administrasi ?" tanya mamahnya Astri.

" Iya mah, kebetulan sekali Asih dan Aster dapat panggilan interview awal kemarin dan udah lolos !" jawab Aster.

" Syukurlah, kalian mau sarapan apa ?" tanya mamahnya Aster.

" Roti selai sama susu aja mah !" jawab Astri.

" Susu murni aja ya biar sehat ?" tanya mamah nya Astri atau bu Risty.

" Iya mah, boleh Aster suka tuh. Tapi tambahin gula merah dan jahe biar gak hanyir." jawab Aster.

"Asih apa ?" tanya bu Risty mamah nya Astri.

" Asih samain aja mah !" jawab Asih.

" Yaudah, biar mamah minta tolong siapin susu murni dulu, pakai gula merah dan jahe semua ?" tanya mamahnya Astri.

" Astri gak pakai jahe mah !" sahut Astri.

Mamah Astri langsung memrintahkan manasin susu murni sesuai permintaan.

Setelah sarapan dan berkemas, Aster, Astri dan Asih pun segera berangkat.

Dan sampai dirumah Aster pukul 07..30 WIB.

" Hmm masih ada cukup waktu!" gumam Asih.

" Asih mandi bentar ya, tadi dirumah Astri gak mandi, gak bawa ganti !" kata Asih.

" Ok Asih, gak usah buru buru mandinya !" seru Astri.

Asih langsung menuju kamar mandi.

Selesai Asih mandi dan berkamas, Astri mengajak berangkat menggunakan mobil Astri. Karena Mobil Aster dirumah Astri.

Mereka sampai lokasi perusahaan pukul 08.45' masih ada waktu 15 menit dari jadwal yg ditetapkan.

Sudah berkumpul beberapa orang yg akan mengikuti seleksi.

Astri mengantar Asih dan Aster sampai di depan receptionis kemudian balik keluar. Aster dan Asih bergabung dengan peserta seleksi lainya.

.......................

...Astri Pov On...

Setelah mengantar Aster dan Asih, Astri keluar menuju sebuah kedai kopi.

" Bu kopi creamer sedikit gula ya !" pinta Astri.

Sambil menunggu kopi dihidangkan, Astri menelpon mamahnya.

Telpon berdering.....

..." Assalaamu ' alaikum Astri....

...sudah sampai mana ?" suara mamah ditelpon....

"Wa 'alaikummussalam mamah.

Astri sudah anter Aster dan Asih masuk perusahaan.

Saat ini Astri nunggu diluar !" jawab Astri.

..." Apa semua berjalan lancar sesuai rencana ?" tanya mamah....

" Alhamdulillah mah, sampai saat ini semua lancar." jawab Astri.

..." Biarkan semua terkesan alami biar Aster dan Asih tidak curiga !" ucap mamah....

" Iya mah, tenang saja, tampaknya Aster melupakan sesuatu itu. Dia hanya ingat Astri dan mamah. Tidak dengan yg lain !" jawabku.

..." Baguslah kalo begitu, semoga semua berjalan lancar." ucap mamah....

" Aamiin mah, yaudah nanti Astri kabari perkembanganya ya mah. Assalamu 'alaikum." ucapku mengakhiri Telpon.

..." wa 'alaikummussalam Astri." jawab mamah....

...klick.......

Suara telpon ditutup.

Astri kemudian menikmati kopi pesananya. Sambil sesekali melihat jam.

" Aah kenapa waktu berjalan begitu lambat ?" gumam Astri.

Tak lama kemudian, datang seorang pemuda tampan menghampiri Astri.

" Sudah lama menungguku sayang ?" Tanya pemuda itu.

" Lumayan bang, tapi belum terlambat kok bang !" jawabku.

Soal siapa pemuda itu masih Astri sembunyikan jati dirinya. Sampai nanti pada waktunya baru akan Astri buka.

Yang Pasti, pemuda tampan itu masih single. Dan salah satu pewaris perusahaan KBI, dimana Aster dan Asih sedang wawancara.

" Ada apa panggil abang kemari jam segini Astri ?" tanya pemuda itu, sebut saja namanya Hendra.

" Bang, sampai kapan bang Hendra mau sembunyi terus ? Apa gak sayang perusaan ini nanti gak terurus ?" tanyaku.

" Abang bukanya gak mau urus, hanya belum siap terjun langsung. Minimal sebulan sekali abang melihat progress reportnya" kata bang Hendra.

" Sebulan sekali tu lama bang, dalam sebulan banyak hal yg bisa terjadi di prusahaan !" ucapku pada bang Hendra.

" Ada orang kepercayaan yg bisa abang percaya. Yanng tidak satupun karyawan yg tahu siapa dia !" ucap bang Hendra.

"Abang buka lowongan ?" tanyaku pada bang Hendra.

" Iya butuh tambahan beberapa tenaga kerja, Astri punya rekomendasi ?" tanya bang Hendra.

"Ada sih, tapi aku hanya mau bilang ke personalia langsung. Tidak ke abang, dan orang itu yg akan jadi mata mata para investor bang !" jawabku.

" Lah kok main rahasia gitu sama Abang ?" tanya bang Hendra.

" Selama bang Hendra belum mau Aktif ngantor, semua itu tetap jadi rahasia." jawabku.

" Ok, abang akan segera aktif ngantor. Setelah nanti abang pulang dari Mie Ken japan." ucap bang Hendra.

" Ok, pada saatnya nanti baru Astri buka kartu juga. Saat ini semua masih jadi teka teki rahasia. Kita lihat nanti siapa yg kuat bertahan bang." tantangku pada bang Hendra.

" Siapa takut !" jawab bang Hendra.

" Boleh, apa taruhanya nih ?" tanyaku ke bang Hendra.

" Satu permintaan yg harus dikabulkan !" jawab bang Hendra.

" Maksutnya ?" tanyaku kurang faham.

" Yang menang boleh ngajuin satu permintaan dan yang kalah harus mengabulkan permintaan itu." jawab bang Hendra.

" Owh okey siap, siapa takut. Asal permintaan yg wajar Astri akan kabulkan, jika Astri yg kalah. Sebaiknya abang juga harus gitu nanti, tidak boleh ingkar janji !" ucapku.

" Tenang saja, Astri bisa pegang kata kata Abang. O ya, abang pulang dulu. Ada keprluan lain, yg harus abang kerjakan. Salam buat mamah Risty, maaf abang belum bisa jenguk." kata bang Hendra.

" Iya, tapi tetap ditunggu kedatanganya !" jawabku.

" Iya Pastilah Astri, dah ya makasih traktiranya Astri !" kata bang Hendra sambil melangkah keluar.

" Ya ampun penampilnya, kaos celan dibawah lutut pakai motor gaul. Lebih mirip pembalap liar." gumamku dalam hati.

...Bersambung...

...Jangan lupa beri dukungan...

...Like...

...Komen...

...&...

...Vote...

...Terimakasih...

...🙏🙏🙏...

Terpopuler

Comments

Sumiati

Sumiati

thor skedar saran episod yg lalunya jngn terlalu panjang dong jdu ngulang bnyk bacanya mksh

2021-08-05

1

coni

coni

Aster, Aster datang bawa 5 like🥰🥰

2021-04-06

3

TK

TK

like semua 👍💃💃💃

2021-03-15

3

lihat semua
Episodes
1 Kepulangan Asteria ke Indonesia Sinopsis
2 Mencari Astri Sahabat lama Aster
3 Aster menangis saat dengerin lagu....!
4 Getaran getaran cinta yg berliku
5 Persiapan Keberangkatan ke Jakarta
6 Sampai dijakarta
7 Tinggal di rumah Aster
8 Rahasia Asih terungkap Aster
9 terungkapnya cinta Asih karena puisinya
10 Aster dan Asih lolos interview awal
11 Memulai kehidupan di Jakarta
12 Hadiyah dari Ayah Aster
13 Bertemu sahabat lama
14 Perjanjian gang Trio Gasebo
15 Astri merahasiakan sesuatu dari Aster.
16 Ada drama didalam cerita
17 Aster dan Asih diterima Kerja
18 Perjalanan Cinta Hazel
19 Astri ikut ke rumah Asih
20 Trio Gasebo menuju rumah Asih
21 Asih dan Andi
22 Andi berusaha jujur pada Asih
23 Asih & Andi masih terhalang Hazel
24 Andi dipaksa untuk tegas oleh Aster
25 Persiapan sukuran Aster
26 Akhirnya Wawan tahu Andi pacaran dengan Asih
27 Andi vs Wawan
28 Sehari sebelum Asih berangkat ke jakarta
29 Pentas U wish Band Dramatis
30 Pertemuan Aster dan Hendra
31 perseteruan Aster dan Hendra
32 Usaha Astri mendekatkan Aster pada Hendra
33 Astri menjalankan skenarionya
34 Perubahan karakter Hendra
35 tambah satu sahabat Aster
36 Pertemuan Astri dan Arya
37 Usaha Arya menyatukan kembali Dimas & Astri
38 Hazel Kritis
39 Aster dapat banyak kejutan
40 Arya bertemu Hendra
41 Aster akan bertemu sahabatnya Jessy
42 Permintaan Terakhir Papah Astri & Hendra
43 Hazel terkena Amnesia
44 Aster mulai di ancam
45 Hazel mulai ingat dirinya
46 Hazel membuat Andi bimbang
47 Dimas kembali dimarahin Hendra
48 Manager marketing di demo
49 Bram di skors
50 Rina Saraswati istri Bram yang setia
51 Rencana Asih jenguk Hazel
52 Aster diundang keluarga Andi
53 Hendra ngajak damai Aster
54 Asih Cemburu dengan Hazel
55 Firasat Asih tentang Andi
56 Astri buka kartu ke Nisa
57 Perjalan ke Rumah Andi
58 Asih menangis Sedih
59 Asih jengkel sama Andi
60 Asih resmi dilamar Andi
61 Hendra jadi Asprinya Aster
62 Usaha Bram mulai bangkit
63 Benih cinta tumbuh dihati Aster
64 Hendra melamar Aster
65 Astri dan mamahnya menyaksikan Hendra melamar Aster
66 Skenario kedua Astri membuka rahasia
67 Kebahagiaan Aster dan kesidihan Hazel
68 Wawan hendak melamar Hazel
69 Andi dipaksa sepanggung dengan Hazel
70 Terjebak gairah terlarang
71 Orang tua Andi curiga
72 Andi mulai larut dalam Asmara liar
73 Kepulangan orang tua Aster ke Indonesia
74 Perjanjian Terlarang
75 Andi dan Syasya
76 Andi tak hiraukan Asih lagi
77 Asih berharap Andi datang
78 Andi dan Syasya disidang Yasinta
79 Astri siap bongkar rahasianya pada Aster
80 Aster Akhirnya tahu siapa Hendra
81 Kebahagiaan Aster resmi dipinang Hendra
82 Keributan pasca Proses Pertunangan usai
83 Andi semakin Brutal
84 Andi dan Sita Lc
85 Syasya dan Sinta Anaknya berdebat tentang Andi
86 Syasya dijebak Andi
87 Masuk perangkap maut Andi
88 Saat Aster Menikah
89 Saat Aster Menikah
90 Andi Bersembunyi
91 Andi dirawat Syifa
92 Perjanan Spiritual Syifa 1
93 Perjanan Spiritual Syifa 2
94 Aster dan Hendra Hendak berkunjung ke pak Baskoro
95 Hendra Aster & Asih Sampai dirumah pak Baskoro
96 Hendra,Aster dan Asih dirumah Andi
97 Jhoni dan Armando Menemui Syifa
98 Pengakuan Syifa
99 Jemput Andi Pulang
100 Andi ketemu kedua orang tuanya
101 Menginterogasi Sita
102 Rencana busuk Sita
103 Aster bawa Andi untuk diobati
104 Andi bertaubat
105 Konflik di perusahaan Hendra
106 Mencari siapa Pengkhianat Perusahaan
107 Membongkar pengkhianatan Daniel
108 Menghadapi Daniel
109 Berkas bukti dirampas
110 Astri dan Hendra cerita ke mamahnya
111 Suport mental Aster pada Hendra
112 Penyebab Daniel berkhianat
113 Pembicaraan Daniel dan Mr. X
114 Orang tua Aster memberi saran Hendra
115 Rencana busuk Mr. X
116 Daniel kerjasama dengan Bram
117 Pembicaraan di rumah pak Baskoro
118 Wawan kunjungi Hazel
119 Menjelang akad Nikah Andi & Asih
120 Bram coba bujuk Hazel
121 Perseteruan Daniel dan Hendra semakin keras
122 Hendra bergerak cepat kerahkan anak buah nya
123 Dimas terpaksa terlibat
124 Dimas menjalankan peran dengan baik
125 Menangkap satu anak buah Mr. X
126 Hazel masuk perangkap Bram
127 Bram terjebak ulahnya sendiri
128 Hendra lepas dari jebakan Bram
129 Hazel ternodai
130 Perang Strategi dan kelicikan Daniel plus Mr. X
131 Bram dibawa ke kantor Polisi
132 Daniel dan Bram ditahan Polisi
133 Mencari pengganti Aster yang sedang cuti
134 Nisa jadi duta perusahaan
135 Aster Melahirkan anak lelaki
136 Hubungan Wawan dan Andi kembali baik
137 Hazel terpuruk paska kejadian sebelum nya
138 Akhir kisah Cinta
Episodes

Updated 138 Episodes

1
Kepulangan Asteria ke Indonesia Sinopsis
2
Mencari Astri Sahabat lama Aster
3
Aster menangis saat dengerin lagu....!
4
Getaran getaran cinta yg berliku
5
Persiapan Keberangkatan ke Jakarta
6
Sampai dijakarta
7
Tinggal di rumah Aster
8
Rahasia Asih terungkap Aster
9
terungkapnya cinta Asih karena puisinya
10
Aster dan Asih lolos interview awal
11
Memulai kehidupan di Jakarta
12
Hadiyah dari Ayah Aster
13
Bertemu sahabat lama
14
Perjanjian gang Trio Gasebo
15
Astri merahasiakan sesuatu dari Aster.
16
Ada drama didalam cerita
17
Aster dan Asih diterima Kerja
18
Perjalanan Cinta Hazel
19
Astri ikut ke rumah Asih
20
Trio Gasebo menuju rumah Asih
21
Asih dan Andi
22
Andi berusaha jujur pada Asih
23
Asih & Andi masih terhalang Hazel
24
Andi dipaksa untuk tegas oleh Aster
25
Persiapan sukuran Aster
26
Akhirnya Wawan tahu Andi pacaran dengan Asih
27
Andi vs Wawan
28
Sehari sebelum Asih berangkat ke jakarta
29
Pentas U wish Band Dramatis
30
Pertemuan Aster dan Hendra
31
perseteruan Aster dan Hendra
32
Usaha Astri mendekatkan Aster pada Hendra
33
Astri menjalankan skenarionya
34
Perubahan karakter Hendra
35
tambah satu sahabat Aster
36
Pertemuan Astri dan Arya
37
Usaha Arya menyatukan kembali Dimas & Astri
38
Hazel Kritis
39
Aster dapat banyak kejutan
40
Arya bertemu Hendra
41
Aster akan bertemu sahabatnya Jessy
42
Permintaan Terakhir Papah Astri & Hendra
43
Hazel terkena Amnesia
44
Aster mulai di ancam
45
Hazel mulai ingat dirinya
46
Hazel membuat Andi bimbang
47
Dimas kembali dimarahin Hendra
48
Manager marketing di demo
49
Bram di skors
50
Rina Saraswati istri Bram yang setia
51
Rencana Asih jenguk Hazel
52
Aster diundang keluarga Andi
53
Hendra ngajak damai Aster
54
Asih Cemburu dengan Hazel
55
Firasat Asih tentang Andi
56
Astri buka kartu ke Nisa
57
Perjalan ke Rumah Andi
58
Asih menangis Sedih
59
Asih jengkel sama Andi
60
Asih resmi dilamar Andi
61
Hendra jadi Asprinya Aster
62
Usaha Bram mulai bangkit
63
Benih cinta tumbuh dihati Aster
64
Hendra melamar Aster
65
Astri dan mamahnya menyaksikan Hendra melamar Aster
66
Skenario kedua Astri membuka rahasia
67
Kebahagiaan Aster dan kesidihan Hazel
68
Wawan hendak melamar Hazel
69
Andi dipaksa sepanggung dengan Hazel
70
Terjebak gairah terlarang
71
Orang tua Andi curiga
72
Andi mulai larut dalam Asmara liar
73
Kepulangan orang tua Aster ke Indonesia
74
Perjanjian Terlarang
75
Andi dan Syasya
76
Andi tak hiraukan Asih lagi
77
Asih berharap Andi datang
78
Andi dan Syasya disidang Yasinta
79
Astri siap bongkar rahasianya pada Aster
80
Aster Akhirnya tahu siapa Hendra
81
Kebahagiaan Aster resmi dipinang Hendra
82
Keributan pasca Proses Pertunangan usai
83
Andi semakin Brutal
84
Andi dan Sita Lc
85
Syasya dan Sinta Anaknya berdebat tentang Andi
86
Syasya dijebak Andi
87
Masuk perangkap maut Andi
88
Saat Aster Menikah
89
Saat Aster Menikah
90
Andi Bersembunyi
91
Andi dirawat Syifa
92
Perjanan Spiritual Syifa 1
93
Perjanan Spiritual Syifa 2
94
Aster dan Hendra Hendak berkunjung ke pak Baskoro
95
Hendra Aster & Asih Sampai dirumah pak Baskoro
96
Hendra,Aster dan Asih dirumah Andi
97
Jhoni dan Armando Menemui Syifa
98
Pengakuan Syifa
99
Jemput Andi Pulang
100
Andi ketemu kedua orang tuanya
101
Menginterogasi Sita
102
Rencana busuk Sita
103
Aster bawa Andi untuk diobati
104
Andi bertaubat
105
Konflik di perusahaan Hendra
106
Mencari siapa Pengkhianat Perusahaan
107
Membongkar pengkhianatan Daniel
108
Menghadapi Daniel
109
Berkas bukti dirampas
110
Astri dan Hendra cerita ke mamahnya
111
Suport mental Aster pada Hendra
112
Penyebab Daniel berkhianat
113
Pembicaraan Daniel dan Mr. X
114
Orang tua Aster memberi saran Hendra
115
Rencana busuk Mr. X
116
Daniel kerjasama dengan Bram
117
Pembicaraan di rumah pak Baskoro
118
Wawan kunjungi Hazel
119
Menjelang akad Nikah Andi & Asih
120
Bram coba bujuk Hazel
121
Perseteruan Daniel dan Hendra semakin keras
122
Hendra bergerak cepat kerahkan anak buah nya
123
Dimas terpaksa terlibat
124
Dimas menjalankan peran dengan baik
125
Menangkap satu anak buah Mr. X
126
Hazel masuk perangkap Bram
127
Bram terjebak ulahnya sendiri
128
Hendra lepas dari jebakan Bram
129
Hazel ternodai
130
Perang Strategi dan kelicikan Daniel plus Mr. X
131
Bram dibawa ke kantor Polisi
132
Daniel dan Bram ditahan Polisi
133
Mencari pengganti Aster yang sedang cuti
134
Nisa jadi duta perusahaan
135
Aster Melahirkan anak lelaki
136
Hubungan Wawan dan Andi kembali baik
137
Hazel terpuruk paska kejadian sebelum nya
138
Akhir kisah Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!