Setelah mengetahui Eliza gadis penyelamatnya dan alasan kenapa menghindarinya, Rayhan pun bersemangat ingin mendapatkan hati gadis yang di cintainya itu. Hari ini Rayhan sudah tidak menyamar menjadi Abdul lagi karena ia bertekad mendekati Eliza sebagai Rayhan bukan Abdul. Pagi ini seperti biasa semua sudah memulai aktifitas masing-masing. Eliza sudah berada di perusahaan tepat berada di depan pintu lift tergesa-gesa takut terlambat masuk kantor, Karena kalau terlambat sedikit saja pasti sudah jadi bahan omelan rekannya Erny dan atasannya Yola.
Ting....
Pintu lift terbuka, Eliza masuk ke dalam lift. Secara bersamaan ada seseorang yang ikut masuk.
"Pagi Eliza..."Senyum secerah mungkin. "bagaimana kabarmu?" Tanya Rayhan yang berada satu lift.
"Baik pak" jawab singkat.
kenapa harus bertemu kakak itu sih
"Eliza, gimana kuliah kamu?" Tanya Rayhan lagi.
"Baik pak" lagi-lagi di jawab singkat Eliza. Rayhan tersenyum mendengar jawaban Eliza.
"Eliza bagaimana kalau nanti makan siang denganku?"
"Baik Pak" jawab singkat Eliza tidak sadar.
Eh tadi apa pertanyaannya kenapa aku jawab baik
"Baiklah kalau gitu nanti siang kita makan bersama ya Eliza! nanti saya jemput jangan ke mana-mana" Seringai di bibir Rayhan dan berlalu pergi ketika pintu lift terbuka.
"Tapi, Saya tidak..." Eliza tidak dapat menyelesaikan kata-katanya karena Rayhan sudah berlalu.
Kenapa gue bodoh sih....
Eliza pun masuk ke dalam kantornya. Di sebelah meja Eliza sudah ada Edi yang kembali bekerja.
" Pagi mbak Eliza" Sapa Edi.
"Pagi Mas Edi, kemarin Mas Abdul gantiin mas Edi memang nya Mas Abdul sebenarnya kerja di mana? Apa masih family dengan Mas Edi?" Tanya Eliza beruntun membuat Edi binggung harus menjawab apa. Belum sempat menjawab sudah ada Erny yang menghampiri Eliza.
" Eliza tolong buatkan laporan ini" Ucap Erny pada Eliza yang baru duduk di kursi nya.
Eh, tumben mbak Erny gak marah-marah. ini kan aku udah telat hampir setengah jam, biasanya telat sepuluh menit saja sudah ngomel-ngomel gak jelas. Guman Eliza dalam hati.
" Baik mbak" Jawab Eliza menerima berkas dari Erny. Setelah di lihat-lihat ternyata ada kejanggalan dari berkas yang di berikan oleh Erny. " Apa ini, kenapa banyak yang tidak sesuai laporan nya. Ini kenapa banyak yang di rubah" Guman lirih Eliza
" Ada apa mbak? " Tanya Edi
" Tidak apa-apa Mas"
Aku harus selidiki........
Sementara di kantor Rayhan sudah ada Reno duduk di depan meja Rayhan.
" Ren" Ucap Rayhan
Tanya apa tidak ya....
" Ada apa tuan?" Reno melihat Rayhan bingung.
"Mmmm, tidak apa-apa" Rayhan urung bertanya karena ragu.
"Tuan ada apa sepertinya ada yang ingin anda tanyakan" Reno merasa penasaran.
" Kamu tahu tidak artinya GAJE dan BIKES" Sontak membuat Reno menahan tawa.
"Kalau ingin tertawa jangan di tahan" kesal Rayhan melihat raut muka Reno menahan tawa.
" Maaf tuan, yang saya tahu kalau GAJE itu gak jelas sedangkan BIKES itu bikin kesal" Reno tahu itu dari adik panti nya yang suka ngomong bahasa gaul.
Jadi itu maksud Eliza, saya ini gak jelas dan bikin dia kesal. Aaahhhh gimana ini semakin sulit saya untuk mendapatkan hatinya.
"Memangnya kenapa tuan?" Tanya Reno ingin tahu.
"Tidak ada Ren, Cuman ingin tahu saja"
\=\=\=\=\=\=
Jam Istirahat Eliza bergegas keluar kantornya dan menuju mushola menjalankan sholat dhuhur. Ia merasa takut kalau Rayhan benar-benar mengajaknya makan siang.
Kakak itu ngajak makan siang, pasti bakal ketahuan kalau aku buka masker di depannya.
Setelah sholat dhuhur, Eliza langsung menuju pantry OB seperti biasa ia akan makan dengan bekal masakannya sendiri yang ia bawa. Ia membuka masker dan memulai makan bekalnya. Saat sedang asyik makan tiba-tiba seseorang duduk tepat dihadapannya. Eliza mendongak melihat siapa yang ada di hadapannya. Betapa kagetnya Eliza melihat orang itu sehingga ia tersedak makanan yang ia makan.
**Uhuuk...
Uhuuk**...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 150 Episodes
Comments
Eka 'aina
haaiss tertangkap basah ini😀
2024-07-25
3
Sweet Girl
Terciduk sudah...
2024-07-11
1
Sweet Girl
Kayaknya sudah dapat worning orang² yang jahat sama Eliza.
2024-07-11
1