Pagi hari, semua memulai aktifitas masing-masing tak terkecuali Eliza. Kini Eliza sedang duduk termenung berada di ruang kerja mengingat sahabatnya, siapa lagi kalau bukan Laila. Baru sehari tak bersama Laila tapi rasanya ada yang kurang buat Eliza tanpa mendengar ocehan sahabatnya itu. Laila pergi keluar kota selama seminggu untuk urusan pekerjaan.
Tap
Tap
" Permisi Bu" sebuah suara menyadarkan Eliza dari lamunannya.
"Eh iya, ada apa?" sahut Eliza melihat seorang laki-laki gagah memakai seragam berlogo nama perusahaan dengan masker menutupi wajah,kacamata bertengger di hidung mancungnya dan topi di kepala, berdiri tepat di hadapannya.
"Saya Abdul, staf baru anda Bu. Menggantikan pak Edi sementara, karena pak Edi ada urusan keluarga" ucap lelaki gagah itu.
"Oooh. Tapi Sepertinya suara kamu gak asing ya" Eliza sejenak berpikir tapi ia masih tidak ingat. Sedangkan Abdul terlihat santai masih berdiri di depan Eliza. "Ya sudah selamat berkerja Mas Abdul, meja kamu ada di situ" Eliza menunjuk sebuah meja dekat di samping mejanya. " Satu lagi, Mas Abdul panggil saya Eliza saja"
"Maaf Bu, saya jadi gak enak kalau cuman panggil nama saja"
"Kalau gak enak, jangan di makan Mas" sahut Eliza polos membuat laki-laki itu tergelak.
"Maksud saya gak sopan Bu, kalau saya manggil atasan saya cuman nama"
"Justru Mas Abdul yang gak sopan. Dari tadi manggil saya Bu, kan saya belum nikah sama bapaknya Mas Abdul" Lagi-lagi Abdul tertawa lirih.
(Author : 🙄 kumat tuh anak, belum minum obat kali ya ! )
"Baiklah kalau gitu saya panggil Mbak Eliza saja"
"Terserah deh. Tapi yang jelas saya gak mau ya, nikah sama Mas kamu"
(Author : Astaga naga, bisa-bisa satu episode habis cuman buat ngomongin nama panggilan doang😓)
"Tenang saja Mbak Eliza, saya tidak punya Mas kok. Jadi Mbak Eliza nikahnya sama Mas Abdul aja, gimana?" Jawab Abdul balik menggoda.
uhuk...... uhuk....
Eliza tersedak meskipun tidak sedang makan atau pun minum.
Gadis menggemaskan.Ucap Abdul
"Ya udah Mas Abdul, ayo ikut Eliza ke Pabrik" Ucap Eliza beranjak dari duduknya dan di ikuti Abdul.
Eliza mengajak Abdul menuju ke Pabrik yang berada tidak begitu jauh dari perusahaan.
"Mbak kenapa ngambil motor" Tanya Abdul melihat Eliza mengambil sepeda motor matic nya ketika sampai di parkiran.
"Ya karena mau naik motor Mas" Jawaban yang benar tapi sungguh ingin rasanya mencubit pipi gadis itu yang kelewat polos.
"Maksud saya, kenapa tidak naik mobil perusahaan Mbak"
"Oh..kalau naik mobil ribet, jalanan Suka macet soalnya"
"Kalau gitu saya boncengin Mbak" Abdul mengambil Alih sepeda Eliza.
Eliza dan Abdul pun berboncengan menuju ke Pabrik yang memakan waktu kira-kira 15 menit perjalanan. Dalam perjalanan Eliza bertanya pada Abdul.
" Mas Abdul sudah nikah belum?" Tanya Eliza yang duduk di belakang Abdul tapi sedikit mundur agar tubuhnya tidak bersentuhan dengan tubuh Abdul.
"Belum, memangnya kenapa Mbak?" Tanya Abdul heran.
"Eliza lupa kalau Mas Abdul laki-laki, tau gitu kita naik mobil saja. Kalau naik motor gini, Eliza takut timbul Fitnah"
"Ouw......Kirain mau ngajak saya nikah" Goda Abdul.
Plaak...
Pukulan mendarat di punggung Abdul. "Iih Mas Abdul ngebet amat pengen nikah"
"Kalau Mbak Eliza, sudah punya pacar belum?" Tanya balik Abdul.
"Belum"
Akhirnnya mereka berduapun sudah sampai di Pabrik. Eliza dan Abdul berjalan memasuki Pabrik.
"Eliza, baru sampai ?" Tanya Rendi saat Eliza menghampirinya yang sedang berbicara pada kepala bagian produksi.
"Baru pak" jawab Eliza enteng, kalau ada Laila pasti sebuah jitakan mendarat di kepala Eliza.
"Eliza, dia siapa?" Ucap Rendi merasa tidak senang, melihat Abdul yang berada di belakang Eliza.
"Ini Mas Abdul Pak, staf baru. Gantiin Pak Edi sementara" Jawab Eliza, sedang Rendi terus menatap lelaki gagah itu, yang mengangguk sopan padanya. "Kami permisi dulu Pak, mau meriksa barang yang akan di kirim" Ucap Eliza yang berjalan meninggalkan Rendi.
"OK" Ucap Rendi pada Eliza sembari menarik tangan Abdul yang berada di belakang Eliza. "Jangan dekat-dekat dengan Eliza" Bisik Rendi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 150 Episodes
Comments
Eka 'aina
babang Rey lagi nyamar kyknya
2024-07-25
1
Eskael Evol
Reyhan nyamar jadi abdul
2024-07-18
0
Sweet Girl
Berani kau Rendi....
2024-07-11
1