Flashback on (Sebelum mobil meledak.)
"Ya Allah tolongin Eliza dan kakak ini. Kalau Eliza harus menghadapmu sekarang, Eliza Siap. Tapi kreditan Eliza belum lunas, kontrakan juga belum bayar. Trus Eliza juga belum tahu rasanya pacaran dan jatuh cinta." Ucap Eliza ceplas ceplos dan tangannya yang sudah mengeluarkan banyak darah masih terus berusaha mengiris seat belt dengan pecahan kaca...
( Author : 😁😁 Ingat juga tuh anak sama kreditan pancinya yang belum lunas🤫🤫)
( Eliza. : Aku masih bisa denger loh Thor🙄🙄)
Rayhan yang dalam keadaan luka parah masih bisa menyeringai mendengar kata kata Eliza
"Alhamdulillah." Guman Eliza saat seat belt terputus. Rayhan dengan sisa tenaganya di bantu Eliza keluar dari mobil itu secepat mungkin
Api sudah menjalar ke semua bagian mobil. Terdengar teriakan semua orang, terutama Laila yang begitu histeris.
"Ayo kak cepat." Eliza memapah tubuh Rayhan dan Rayhan merangkul pundak Eliza sebagai penopang berusaha berjalan cepat meninggalkan mobil itu sejauh mungkin bersembunyi di balik pohon besar yang ada di sekitar jalan. Dan....
BUUM......!!
Mobil Rayhan meledak.
Flashback off
"Alhamdulillah kak, kita tidak jadi gosong" senyum manis Eliza, Makin lama makin terlihat samar samar dari pandangan Rayhan dan seketika menjadi gelap gulita.
"kak..... kakak........" Teriak Eliza karena tubuh Rayhan sudah ambruk di pelukannya.
tolooooong.......!! teriak Eliza.
Mobil ambulance sudah mengantarkan Rayhan dan Eliza ke rumah sakit.
Saat tiba di rumah sakit, Rayhan langsung di tangani oleh tim medis. Berbagai alat di pasang di tubuh Rayhan
"Maaf nona, Apa anda keluarga pasien ?" tanya tim medis pada Eliza saat tangan Eliza selesai di obati.
"Mmmm,Ada apa Dok" tanya Eliza pada dokter muda yang bernama Danu
"Pasien kekurangan darah. Karena stok di rumah sakit habis, jadi kita butuh golongan darah yang sama dari keluarga pasien"
Gimana ini gue sama sekali gak tahu siapa dia. Guman Eliza dalam hati
"Maaf dok, kalau boleh tahu golongan darah pasien apa." tanya Eliza memberanikan diri
"Golongan darah pasien O"
"Kebetulan golongan darah saya juga O dok, tapi hehe"Eliza tersenyum tampak berpikir
"Tapi kenapa nona?"tanya dokter bingung
"Saya takut jarum suntik,hehe" ucap Eliza sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dokter pun tersenyum mendengar penuturan Eliza
"Nona cantik, Mohon kerja samanya. Pasien sangat butuh transfusi darah" dokter Danu tersenyum membujuk Eliza. Terlihat dari tatapannya, Dokter muda itu seperti tertarik pada Eliza
"Baiklah Dok, Tapi gak sakit kan? hehe" Eliza merasa gugup
"Anda lucu sekali nona cantik, seperti anak kecil. Silahkan ikut saya "dokter Danu mengajak Eliza ke ruangan untuk melakukan tes darah terlebih dahulu, Eliza sudah berbaring di ranjang. Dokter Danu di bantu perawatan mulai menyikap lengan baju Eliza yang masih terdapat bekas noda darah Rayhan. Eliza memilih memejamkan mata
"Aduh..... aduh...!!" Eliza mengaduh dan mengernyit kan dahinya
"Belum di apa apain nona, baru dikasih kapas alkohol. Kenapa sudah kesakitan!" dokter Danu tergelak, sambil melepaskan kapas alkohol yang ia usapkan pada lengan Eliza
"Eh belum ya Dok!!, Hehe" Eliza membuka matanya tersenyum malu karena dokter dan perawat tertawa melihat tingkah nya yang lucu.
Akhirnnya Eliza pun mendonorkan darahnya pada Rayhan.
Karena benturan di kepala yang sangat keras, Rayhan mengalami koma. Dalam koma Rayhan masih bisa mendengar percakapan semua orang yang ada di sekitarnya. Saat ini masih belum ada keluarga Rayhan yang datang, mungkin polisi masih menyelidiki identitas Rayhan dari mobilnya yang terbakar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 150 Episodes
Comments
Seroja
walaaaaahh baru baca udah flashback, hmm alamat bakal flashback mulu nih
2024-08-02
3
GZone Reborn
izin minyak thor
2024-07-19
0
Herlina Lina
lucu jgn jgn authornya mantan pelawak
2024-07-15
1