Kini di atap gedung tersisa Rayhan, Reno, Eliza dan Dino.
"Nona siapa nama mu?" Tanya Dino saat baru berjalan bersama Eliza mendekati Rayhan dan Reno.
"Eliza...." jawab Eliza tanpa menyadari keberadaan Rayhan.
Deg
Deg
Ya Allah, apa benar yang aku dengar. Nama gadis itu Eliza. bathin Rayhan. Terlihat pancaran bahagia di wajahnya tak henti memandangi Eliza.
Astagfirullah kakak itu lagi, Ya Allah tolongin Eliza. Harus bagaimana ini, Tenang Za tenang. Bathin Eliza kaget melihat Rayhan.
"Maafkan aku kak, karena sudah membuat masalah" Ucap Dino menunduk menyesali perbuatannya.
"Sudahlah, lain kali jangan pernah berpikir seperti itu. Kami semua menyanyangimu" Rayhan memeluk Dino. Eliza yang gugup dan bingung tak tahu harus bagaimanapun secara perlahan berjalan menjauhi mereka.
Lebih baik aku pergi dari sini sebelum ketahuan.
Baru beberapa langkah ia berjalan. Seketika langkahnya terhenti ketika mendengar suara Rayhan.
"Nona Eliza" Rayhan mendekati Eliza.
Aduh gimana nih.
"Ada yang bisa saya bantu Pak" Eliza membalikkan badannya. Meskipun ia kaget melihat Rayhan yang tepat berada di belakangnya tapi dia berusaha bersikap setenang mungkin.
"Apa nona tidak Ingat dengan saya" Rayhan merasa yakin kalau gadis dihadapannya adalah Eliza yang menyelamatkannya. Tapi kenapa Eliza bersikap seperti tidak mengenalinya.
"Maaf pak saya tidak tahu maksud anda" Eliza berpura-pura tidak mengerti.
Apa aku salah orang? memang aku belum melihat wajahnya karena tertutup masker. Tapi suaranya seperti suara Eliza dan perasaanku mengatakan bahwa dia Eliza. Ucap Rayhan dalam hati.
"Nama nona Eliza kan? apa nona tidak mengenali saya?"
"Nama saya memang Eliza pak, tapi anda salah orang karena kita baru bertemu. Maaf pak saya permisi dulu sudah waktunya sholat dhuhur" Eliza berjalan meninggalkan Rayhan yang termenung bingung, menatap kepergian Eliza.
"Ren, aku ingin data lengkap gadis itu secepatnya" Ucap Rayhan.
"Baik tuan"Jawab Reno.
Jam istirahat.
Sejak mengetahui Rayhan adalah pemilik perusahaan, Eliza tak pernah melepaskan masker. Ia benar-benar tidak mau Rayhan mengenalinya. Rayhan dan Eliza kembali berpapasan saat sama-sama keluar dari Mushola. Eliza dengan tergesa-gesa memgambil sepatunya dan berlalu pergi tanpa berani menatap Rayhan. Sedangkan Rayhan kembali di buat bingung.
Tok
Tok
"Masuk" Ucap Rayhan yang masih berkutat dengan berkas-berkas yang ada di mejanya.
"Maaf Tuan, ini data dari gadis itu yang anda minta" Ucap Reno. Rayhan pun terlihat bersemangat membaca data Eliza.
"Ren, kenapa foto nya tidak jelas seperti ini. Apa tidak ada data yang lain nya" Rayhan yang masih penasaran dengan wajah Eliza. Karena setiap kali bertemu Eliza selalu memakai masker.
"Maaf Tuan, nona Eliza adalah karyawan baru. Jadi hanya itu data yang ada"
Rayhan tampak bingung. Dia ingin melihat wajah Eliza. Sedangkan foto yang ada di data Eliza terlihat Buram. "Apa aku langsung saja, memintanya untuk membuka masker agar aku bisa melihat wajahnya !!. Tapi itu tidak sopan" Guman Rayhan pelan masih bisa di dengar Reno.
"Tuan, apa anda yakin kalau gadis itu nona Eliza yang anda cari? Maaf tuan sebelumnya, Biasanya secara logika kebanyakan orang yang telah menolong akan menemui orang yang di tolong bahkan ada dari mereka yang mengharapkan imbalan, apalagi jika mengetahui status anda. Jika gadis itu benar nona Eliza yang anda cari bukankah akan lebih menguntungkan baginya karena orang yang dia tolong adalah atasannya jadi kenapa dia harus berpura-pura tidak mengenali anda" sontak Ucapan Reno membuat Rayhan tersinggung.
" Mungkin yang kau katakan benar tapi Eliza yang menolongku bukan orang yang seperti itu. Aku melihat ketulusannya saat menolongku. Jadi jangan pernah samakan dia dengan orang-orang yang seperti itu" Rayhan terlihat marah pada Reno.
"Maaf Tuan"
"Sudahlah" Rayhan masih melihat data diri Eliza. " Jadi dia ada di bagian sub divisi pengiriman"
"Benar tuan, Saya juga ingin melaporkan kalau akhir-akhir ini produksi barang kita berkurang sehingga tidak mencapai target"
"Baiklah kita adakan miting sore ini, hubungi semua bagian produksi dan pemasaran"
"Baik tuan"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 150 Episodes
Comments
Sweet Girl
Ndak papa lah...
2024-07-11
2
Sweet Girl
Kamu sakit kali El... lha wong dicariin wong guaaanteng n sultan, malah singitan.
2024-07-11
1
Ninaa
🌹
2022-10-26
0