"Saya Eliza Dok"
"Nama yang cantik seperti orang nya" Puji dokter Danu.
"Kata orang tua saya juga gitu Dok" Sahut Eliza polos dengan senyum ceria, membuat dokter Danu tertawa karena jarang bertemu wanita cantik seperti Eliza yang lucu, polos gak ada jaim-jaim nya.
"Oh iya bagaimana luka di tangan kamu" Dokter Danu mulai mengurangi sikap formal nya pada Eliza karena dia ingin kenal lebih dekat lagi dengan Eliza.
"Alhamdulillah sudah baik Dok" Tutur Eliza sambil menunjuk kan tangan nya
"Mmmm, boleh saya minta nomor ponsel kamu?" Belum sempat Eliza menjawab, sudah ada suara perawat mengejutkan mereka
"Maaf dokter pasien di ruang ICU mendadak kristis" Ucap perawat itu membuat dokter muda itu menyudahi pembicaraan nya dengan Eliza.
"Maaf Eliza saya tinggal dulu ya" Ucap Dokter Danu tergesa - gesa.
"Iya dokter silahkan" Setelah melihat kepergian dokter itu, Eliza keluar dari ruangan dan berjalan di koridor rumah sakit. Eliza berjalan tak tentu arah di rumah sakit itu karena sedang memikirkan kalungnya, hingga tanpa di sadari ia sudah berada di depan sebuah ruang VIP yang pintu nya sedikit terbuka.
"Ren. Tolong kamu cari tahu Gadis penyelamatku itu. Suruh orang-orang kita untuk mencarinya" ucap Rayhan pada asisten pribadinya
"Anda tenang saja tuan Ray. Saya sudah mengerahkan semua orang-orang kita mencari gadis itu"
"Saya ingin bertemu dengan nya Ren, entah kenapa dengan hati ini. Saya merasakan perasaan yang aneh Ren. Pertama kali bertemu, jantung ini seperti tak beraturan berdegup" Rayhan memegang dada nya mengingat Eliza
"Maaf tuan. Apa tuan sudah jatuh cinta pada gadis itu" Reno memberanikan diri bertanya.
"Aku tidak tahu apa nama nya perasaan ini Ren. Yang jelas aku ingin bertemu dengan nya. Gadis yang baik hati itu, cantik, manis, ceria, polos, gadis penyelamatku. Eliza di mana kamu!!" Rayhan masih terbayang bayang wajah Eliza
"Tuan bersabarlah. InsyaAllah kalau berjodoh, anda dan gadis itu pasti bertemu" Ucap Reno menenangkan Rayhan
"Ren. Semoga kami berjodoh dan bertemu kembali. Aku ingin menikahi nya Ren!!"
Glodaaaak...!!
"Aduuh. Ups" Eliza menutup mulutnya ketika menabrak kursi dan berlari secepat mungkin meninggalkan ruangan Rayhan.
"Siapa Ren?"tanya Rayhan pada Reno yang beranjak melihat keluar kamar.
"Tidak ada apa-apa tuan mungkin hanya perawat yang tidak sengaja menabrak kursi"
"Apa apaan kakak itu. Kenal juga belum, pacar juga Bukan. Mau menikahi ku kalau bertemu. Emang dia pikir gue gak punya perasaan apa. Pokoknya gue gak boleh ketemu sama kakak itu lagi." Eliza kesal dan terus berjalan keluar rumah sakit. Eliza memesan ojek online, dan bergegas pulang ke rumah nya.
Sampai di rumah, Eliza merebahkan diri di kasur dalam kamar nya. Ia masih tergiang-giang dengan kata-kata Rayhan.
Seperti nya kakak itu bukan orang sembarangan. Aku benar-benar harus waspada, jangan sampai ketemu kakak itu lagi. Aku gak mau di paksa nikah kayak cerita di novel-novel itu. Lamunan Eliza.
(Author : 🤦♀🤦♀Gak nyadar apa nie bocah kalau dia ada di dunia novel)
Terdengar suara adzan dhuhur yang membuyarkan lamunan Eliza seketika. Eliza pun bergegas menjalankan sholat dhuhur. Setelah sholat dhuhur, Eliza memilih istirahat sejenak sebelum membersihkan rumah dan memasak karena Laila akan pulang jam empat sore.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 150 Episodes
Comments
Sweet Girl
Siapa yang terbentur kepalanya, dia yang Amnesia.
2024-07-11
5
Sweet Girl
Lhaaa piye tho El... kakak itu Horang kaya lhoooo.
bakal jadi Nyonya Sultan klo kamu menikah sama dia.
2024-07-11
1
Rianti Dumai
keren Thor,,sangat³ m'hibur bikin mood happy,,🤗
2024-07-09
2