Melahirkan Caesar

Waktu berjalan dengan cepat dan sekarang kami telah berada dirumah sakit untuk mempersiapkan kelahiran kedua anak kami. Aku dan kedua orang tuaku menemani lahiran istriku dan kedua anakku.. Aku sungguh sangat gugup karena inilah pertama kalinya seumur hidup aku menemani orang melahirkan apalagi menyaksikan secara langsung seperti ini.

"Bapak diminta masuk untuk menemani istri anda untuk melahirkan". ya istriku akan melahirkan secara Caesar.

karena anak kami berukuran sangat besar dan itu ada dua, Maka kami sepakat untuk melakukan Caesar untuk menyelamatkan ketiganya. Aku masuk dan mendampinginya karena akulah suami dan ayah dari merek berdua.

Aku terperanga bagaimana perut istriku dibela dan bayi kami dikeluarkan dari perut istriku. Aku merasakan ngilu pada tubuhku melihat bagaimana terbelanya perut istriku.

Aku tak bisa membayangkan bagaimana rasa sakitnya ketika nantinya rasa yang ditimbulkan pada perutnya. Aku berusaha untuk tidak menyakitinya karena perjuangannya ya Allah.

Pantas saja kenapa seorang ibu didahulukan 3 kali daripada ayah karena inilah salah satunya mereka mempertaruhkan nyawa mereka untuk melahirkan bayinya. Andai itu ditukar pada lelaki aku yakin kami tak akan kuat melakukannya..

Setelah pembedahan itu tak lama kedengaran suara tangis bayi kami, aku dan istriku menangis haru menyaksikan keluarnya bayi kami. Setelah keluar anak-anak dibersihkan kemudian diberikan kepadaku terlebih dahulu untuk kupeluk karena perut istriku masih harus dijahit.

Aku menimang putriku dengan sayang dan mengelus kepala putraku dibrangkar. Setelah putriku, aku mengambil putraku untuk kutimang. Sungguh rasa bahagia kini meliputi hatiku menyaksikan dia buah hati yang sangat cantik dan tampan itu tanpa cacat sedikitpun.

Aku melihat istriku tidak sadarkan diri karena efek bius nya sudah bereaksi kembali. Kata dokter istriku akan sadar 2 jam lagi setelah ini.

Jadilah aku keluar karena setelah ini istriku akan dipindahkan ke ruang inap untuk pemulihan Caesar. Aku keluar dengan haru dan langsung disambut sejuta pertanyaan dari Bunda dan ayahku.

"Bagaimana keadaan istrimu nak??". Tanya bunda begitu aku keluar dari ruangan

"Semuanya aman dan semuanya sehat istriku akan dipindahkan ke ruang rawat inap, kedua anakku lahir dengan sempurna dengan berat badan sempurna!!". Aku langsung memeluk bundaku karena menyaksikan perjuangan istriku melahirkan kedua anakku..

"Maafkan Arman ya bun, jika selama ini Arman jadi anak yang tidak patuh dan suka membuat Bunda marah dan menangis!!"..

"Memang kenapa nak??

Sungguh melihat istriku melahirkan kedua anakku membuatku sadar bagaimana perjuangan Bunda melahirkan aku dulu, dan setelah aku besar aku malah jahat dan kurang ajar pada beliau..

"Maafkan Arman ya bunda, maafkan Arman!!".. Ucapku sambil menangis..

"Iya nak Bunda maafin kamu kok sudah jangan menangis lagi, sekarang tugasmu menjadi ayah yang baik dan suami yang baik untuk anak dan istrimu, kamu sudah lihat sendiri bagaimana perjuangannya melahirkan kan??".

"Iya Bunda aku akan berusaha sebaik mungkin menjadi suami dan ayah yang baik untuk mereka!!"..

Aku memandang ayahku, sekarang aku juga sadar, mengapa ayah marah sekali kepadaku jika aku kurang ajar kepada Bundaku.

"Maafin aku ya ayah, jika aku ada salah sama Ayah!!'.

"Iya nak sekarang kamu mengerti kan,kenapa selama ini ayah begitu marah kepadamu kalau kamu tidak patuh sama Bundamu.??".

"Iya ayah, Terima kasih karena kalian melahirkan dan membesarkan aku sampai aku bisa seperti ini!!".

"Sama-sama nak!!'..

Tak lama kemudian istriku keluar dengan memakai cadarnya kembali dan masuk rawat inap VIP yang aku sendiri sewa khusus untuk kami karena aku menjaga aurat istriku, walau aku tidak terlalu paham dengan agama, istriku berpesan padaku untuk menjaga auratnya jika berada dirumah sakit, aku mengabulkan apapun keinginannya to itu memang untuk kebaikan kami bersama.

Aku beserta kedua orang tuaku mengekori suster yang mendorong brangkar tempat tidur keruangan inap istriku. Istriku masih dipasangi selang infus karena dia masih lemah kata suster nanti setelah habis tandanya istriku sudah mendingan.

Dan secepatnya dan akan sadar kembali setelahnya. Aku beserta keluarga menjaga istriku. Mereka juga sudah membawa perlengkapanku dan istriku sedangkan aku mengambil cuti selama seminggu untuk membantu pemulihan istriku.

Ya aku memang mendapatkan cuti dari kantor saat aku mengajukannya karena ini adalah kelahiran, atau kesehatan maka akan dapat kompensasi selama seminggu cuti.

Ayahku keluar membeli makanan untuk kami semua karena kami sejak tadi belum makan karena tegang akan kelahiran dibagi kembar.

Aku memandangi istriku, aku membuka cadarnya karena aku takut dia sesak nafas, dan aku sungguh beruntung karena rumah sakit ini memang khusus akhwat jadilah perawat dan dokternya juga perempuan maka istriku tak perlu menutup wajahnya.

Kecuali jika ada kerabat yang memang tak boleh melihat wajah istriku. Istriku sudah memberitahu ku siapa yang boleh melihat wajahnya dan siapa yang tidak boleh.

Ayah datang dan membawa makanan, kamipun makan bersama sambil menunggu sikembar diantar kesini dan menunggu istriku siuman dari tidurnya.

Setelah makan aku beristirahat sejenak dan masuk kekamar mandi untuk mandi karena sejak tadi aku belum mandi dan berganti baju. Akupun masuk untuk mandi dan berganti baju yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Istriku emang paling the best bahkan hal seperti ini dia sangat detail sehingga kami tak perlu bolak balik mengambil barang karena sudah menyiapkan semuanya termasuk perlengakapanku sendiri dan perlengkapan mandi kami.

Perlengkapan anak-anak. Istriku akan dirawat di sini selama seminggu karena dia Caesar. Maka dari itu aku meminta dokter untuk mengambil ruangan VIP karena istriku akan lama dirawat.

Setelah semua rutinitas ku, aku pun keluar dari kamar mandi dan aku melihat kedua anak kami sudah berada digendongan kakek dan neneknya.

Kedua orangtua ku sangat senang dan bahagia bisa menimang cucunya bersamaan ya bagusnya karena mereka kembar jadi keduanya mendapatkan masing-masing cucu. Aku menggeleng melihat tingkah ayah dan Bundaku, mereka sangat menyayangi keduanya.

"Liat nak, anakmu tampan dan cantik sekali!!"...

"Iya Bunda aku sudah melihatnya tadi wajah mereka memang cantik dan tampan serta sangat putih dan bersih!!"..

"Iya nak istrimu menjaganya sangat baik selama dikandungannya!!"..

"Iya Bunda istriku sangat menjaga kandungannya bahkan makanannya.

Aku menoleh kesamping ternyata istriku mulai sadar..

"Astaghfirullah".. Desisnya merasa kesakitan

"Kenapa dek??". Aku menghampiri dan bertanya keadaannya..

"Ini sakit kak!!", dia menunjuk bekas operasi Caesarnya.

"Tunggu aku panggil dokter dulu ya, kamu tahan!!"..

Aku memencet tombol untuk memanggil dokter.. Tak lama dokter datang dan melihat kondisi istriku.

"Memang seperti ini rasanya jika pertama kali Ummu karena obat biasanya sudah habis efeknya. Itu normal jika merasakan sakit".

"Kami akan memberikan obat pereda nyeri setelah Ummu makan makanan, sebentar lagi suster akan mengantarkan nya Ummu!!".

"Terima kasih dokter atas penjelasannya"..

"Iya bu.. Tolong jangan dikena air dulu dan banyak beraktivitas berat selama 3 bulan kedepan agar bekas jahitannya normal kembali!!".

"Iya dokter terima kasih penjelasannya".

"Iya sama-sama".. Kemudian keluar lagi dari ruangan dan katanya akan balik mengecek lagi setelah besok pagi.

Episodes
1 perkenalan cerita
2 Pernikahan Dingin
3 Berpamitan Dari Rumah Tahfidz
4 Tinggal Bersama Tapi tak Hidup Bersama
5 Perubahan Baru Arman
6 Keluarga Aurora Berkunjung
7 Orangtua yang tega
8 Aktivitas keagamaan Istriku
9 Hamil
10 Istri Hebat
11 Protective Keluarga
12 Melahirkan Caesar
13 Rania Kembali
14 Pulang Kerumah
15 Rania Datang Kerumah Arman 1
16 Rania kerumah Arman 2
17 Rania ke rumah Arman 3
18 Rania Kerumah Arman 4
19 Cuma 2 Pilihan
20 Menipu Aurora
21 Berubah
22 Aksi Aurora
23 Pergi dari Rumah
24 Persidangan
25 Melaporkan Arman dan Rania
26 Dijemput Polisi
27 Terungkapnya sifat Asli Rania
28 Akhirnya Bercerai
29 Jalan Hidup Ke Kairo
30 Berangkat Kekairo
31 Kehidupan Baru Kairo
32 Lelaki Aneh
33 Dua Perempuan Senasib
34 Pesan Aurora Sebelum Kekairo
35 Berkunjung Kekairo
36 Pertengkaran Bisma dan Arman
37 Ketegasan Aurora
38 Niat Terselubung Arman
39 Gara-gara Warisan
40 Kemarahan Aurora
41 Penghinaan Orangtua Bisma
42 Hampir Dipecat
43 Pulang dengan Tangan Kosong
44 Bertemu Dengan Nyonya Fatimah
45 Jodoh Untuk Aurora 1
46 Bertemu Ayah kembali
47 kedekatan Keluarga Ammar dan Aurora
48 Lamaran Resmi Keluarga Ammar
49 Rencana Pernikahan Aurora dan Ammar
50 Kedatangan Bisma
51 Bisma Kalah
52 Ketegasan Aurora
53 Pernikahan Ammar dan Aurora dan Ammar
54 Keributan Di hari Pernikahan
55 Mantan Mertua
56 akhir
Episodes

Updated 56 Episodes

1
perkenalan cerita
2
Pernikahan Dingin
3
Berpamitan Dari Rumah Tahfidz
4
Tinggal Bersama Tapi tak Hidup Bersama
5
Perubahan Baru Arman
6
Keluarga Aurora Berkunjung
7
Orangtua yang tega
8
Aktivitas keagamaan Istriku
9
Hamil
10
Istri Hebat
11
Protective Keluarga
12
Melahirkan Caesar
13
Rania Kembali
14
Pulang Kerumah
15
Rania Datang Kerumah Arman 1
16
Rania kerumah Arman 2
17
Rania ke rumah Arman 3
18
Rania Kerumah Arman 4
19
Cuma 2 Pilihan
20
Menipu Aurora
21
Berubah
22
Aksi Aurora
23
Pergi dari Rumah
24
Persidangan
25
Melaporkan Arman dan Rania
26
Dijemput Polisi
27
Terungkapnya sifat Asli Rania
28
Akhirnya Bercerai
29
Jalan Hidup Ke Kairo
30
Berangkat Kekairo
31
Kehidupan Baru Kairo
32
Lelaki Aneh
33
Dua Perempuan Senasib
34
Pesan Aurora Sebelum Kekairo
35
Berkunjung Kekairo
36
Pertengkaran Bisma dan Arman
37
Ketegasan Aurora
38
Niat Terselubung Arman
39
Gara-gara Warisan
40
Kemarahan Aurora
41
Penghinaan Orangtua Bisma
42
Hampir Dipecat
43
Pulang dengan Tangan Kosong
44
Bertemu Dengan Nyonya Fatimah
45
Jodoh Untuk Aurora 1
46
Bertemu Ayah kembali
47
kedekatan Keluarga Ammar dan Aurora
48
Lamaran Resmi Keluarga Ammar
49
Rencana Pernikahan Aurora dan Ammar
50
Kedatangan Bisma
51
Bisma Kalah
52
Ketegasan Aurora
53
Pernikahan Ammar dan Aurora dan Ammar
54
Keributan Di hari Pernikahan
55
Mantan Mertua
56
akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!