Istri Hebat

Semenjak Aurora dinyatakan hamil oleh dokter orangtuaku semakin protektif dan cerewet, mereka selalu menanyakan keadaan menantu kesayangannya itu. Sebenarnya mereka meminta Aurora berhenti bekerja tapi dia belum siap dan belum bisa karena dia masih terikat kontrak pekerjaan pada sekolah itu. Kami yang memang juga berkecimpung didunia kerja sangat mengerti karena kami pun juga terikat kontrak pasti tidak akan bisa keluar.

Dia akan diberi cuti melahirkan nanti selama 4 bulan setelah itu barulah dia kembali mengajar. Sekolah ini sangat bagus karena setiap guru yang mengajar dan memiliki bayi boleh membawanya karena disana ada pengasuh akhwat yang akan mengurusnya agar si ibu leluasa mengajar.

Tentu saja kakek dan neneknya nanti akan protes karena mereka tidak mau orang lain menjaga cucu mereka walaupun akhwat sekalipun katanya. Bundaku malah meminta biar dia yang jaga katanya tapi istriku bersikeras untuk membawanya kesekolah. Dia sudah memberikan pemahaman pada bundaku dan sekarang beliau sudah mengerti.

Hanya pada menantu kesayangannya inilah kedua orangtua ku seakan menurut saja dengan apa yang dikatakannya. Tidak ada kata protes dari mereka karena Aurora memang menyampaikan dengan nada lembut dan lugas saat menjelaskan kepada mereka sedang jika padaku mereka seolah pilih kasih Bahkan jika aku yang bicara maka aku akan kena omel. Yang anak mereka siapa sih sebenarnya..

Mengenai mertuaku mereka juga sudah diberi kabar karena biar bagaimana pun mereka adalah orangtua dari istriku walau responnya biasa saja ya mungkin menurut mereka istriku sudah tidak berguna karena sudah tidak mau memberikan semua gajinya. Mereka terlalu serakah meminta seluruh gaji istriku dengan alasan aku sudah Berpenghasilan bagus jadi tidak perlu gajinya.

Tapi istriku tidak mau, dia hanya memberi setengah dari gajinya dan itupun dia meminta izin kepadaku selaku suaminya. Dia selalu mendahulukan izin dan ridho ku jika akan melakukan sesuatu. Jujur saja aku merasa tersanjung dengan sikapnya itu karena dia sangat menjunjung martabat ku sebagai suami dan yang paling penting dia sangat menghargaiku terutama dengan uang.

Dia meminta izin kepadaku untuk memberikan setengah dari Uang dia hasilkan untuk ayahnya karena dia ingin berbakti dan 1/4 dia tabung dan 1/4 lagi dia berikan kepada panti asuhan setiap bulannya. Sedangkan kelebihan uang yang ku berikan jika ada dia akan menyimpan di tabungan khusus untuk keperluan mendesak.

Dia sangat pintar mengelolah keuangan rumah tangga, semuanya aman ditangannya dan aku juga selalu dapat makanan serta cemilan yang enak wajar saja sekarang aku sangat berisi walau tidak gemuk. Mungkin juga bawaan bayi yang kerjaanya makan.

Tentu saja perubahan signifikan dari badan istriku pun mulai terlihat. Ya walau tidak banyak, dia semakin cantik dengan tubuh berisi dan dalam keadaan hamil, aura yang dia pancarkan semakin bersinar. Bukan hanya dia bahkan bunda dan ayahku pun sama mereka juga seolah ikut merasakan perubahan drastis pada tubuh mereka karena semenjak istriku hamil mereka juga suka makan seolah-olah mereka yang ngidam. Begitupun denganku. Kelihatannya bayi ini sangat senang melihat keluarganya sehat dan banyak makan.

Tidak terasa sekarang kandungan istriku masuk usia 5 bulan. Aku bersyukur dia sudah tidak mengalami mual dan muntah sangat berbeda saat usia kandungannya awal semester jadi dia bisa makan apapun. Kata bunda itu sangat bagus terutama jika dia makan buah dan vitamin agar anak di kandungannya sehat dan ibunya juga sehat. Dia selalu makan buah dan tidak pilih-pilih makanan aku berharap anakku nantinya tidak memiliki alergi sepertiku..

Dia harus pintar dan kuat jika dia lelaki dan harus lemah lembut seperti ibunya jika dia seorang perempuan. Apapun jenis kelaminnya kami bersyukur akan hal itu. Nanti saat usianya 7 bulan aku akan membawanya USG untuk mengetahui jenis kelamin dan kesehatan bayinya. Kami selalu melalukan hubungan badan rutin setiap pekanbaru yaitu setiap malam jumat agar kami tidak terlalu lelah karena istriku sedang mengandung apalagi saat usianya masih rawan aku tidak menyentuh istriku tapi dia membantuku menuntaskan hasratku.

Aku juga mengantar istriku kesekolah dan aku melarangnya naik motor untuk kesekolah sedangkan saat pulang Bundaku lah yang menjemputnya karena jam pulang mereka sama dan satu arah juga. Kedua orang tuaku memang tinggal disini semenjak istriku mengandung maka dari itu dia sangat dijaga oleh bundaku.

Maklum saja cucu pertama yang sangat dinanti oleh mereka walau seperti itu, bundaku tetap menghormati apapun keputusan istriku soal mengasuh dan membesarkan anaknya kelak karena memang pendidikan orangtua itu sangat penting. Bunda ku hanya menasehati dan memberikan masukan bagaimana mengurus anak dan pendidikan pengasuhan yang beliau terapkan kepadaku untuk menjadi masukan untuk istriku.

Belum lagi jika mereka berdua berada didapur masak bersama. Kelihatannya bunda memang sangat menginginkan anak perempuan dulu tapi yang lahirnya malah laki-laki, jadilah ketika dia punya menantu maka dia akan sangat disayangi melebihi aku yang notabene nya anaknya sendiri bahkan ayahku juga suka ikut-ikutan memanjakan menantunya itu.

Ya tentu saja istriku menyambut baik dan mereka sering ngobrol tentang pengasuhan dan lain sebagainya bagaimana menghadapi anak ketika sakit dan lain sebagainya. Jika mereka mengobrol serasa dunia ini milik mereka berdua, aku dan ayahku hanya pengontrak yang kebetulan ada disini.

Ayah juga memberikanku banyak nasehat bagaimana menjadi ayah dan suami yang baik sekaligus. Ya aku akan berusaha menerapkan ya karena mereka lebih dulu lahir tidak ada salahnya mendapatkan ilmu dari mereka.

Istriku mengatakan padaku berapa beruntungnya dia memiliki kami sebagai keluarga barunya karena saat dia bersama keluarganya sendiri dia seperti orang asing seperti bukan anak kandung. Dia hanya seperti sapi perah mereka karena bukan menanyakan keadaannya hany amau uang, uang dan uang. Maka dari itu saat dia akan menikah denganku dia senang karena terlepas dari jeratan keluarganya yang sangat keterlaluan. Dia selalu mendapat perlakukan tidak menyenangkan dari kelaurganya.

Episodes
1 perkenalan cerita
2 Pernikahan Dingin
3 Berpamitan Dari Rumah Tahfidz
4 Tinggal Bersama Tapi tak Hidup Bersama
5 Perubahan Baru Arman
6 Keluarga Aurora Berkunjung
7 Orangtua yang tega
8 Aktivitas keagamaan Istriku
9 Hamil
10 Istri Hebat
11 Protective Keluarga
12 Melahirkan Caesar
13 Rania Kembali
14 Pulang Kerumah
15 Rania Datang Kerumah Arman 1
16 Rania kerumah Arman 2
17 Rania ke rumah Arman 3
18 Rania Kerumah Arman 4
19 Cuma 2 Pilihan
20 Menipu Aurora
21 Berubah
22 Aksi Aurora
23 Pergi dari Rumah
24 Persidangan
25 Melaporkan Arman dan Rania
26 Dijemput Polisi
27 Terungkapnya sifat Asli Rania
28 Akhirnya Bercerai
29 Jalan Hidup Ke Kairo
30 Berangkat Kekairo
31 Kehidupan Baru Kairo
32 Lelaki Aneh
33 Dua Perempuan Senasib
34 Pesan Aurora Sebelum Kekairo
35 Berkunjung Kekairo
36 Pertengkaran Bisma dan Arman
37 Ketegasan Aurora
38 Niat Terselubung Arman
39 Gara-gara Warisan
40 Kemarahan Aurora
41 Penghinaan Orangtua Bisma
42 Hampir Dipecat
43 Pulang dengan Tangan Kosong
44 Bertemu Dengan Nyonya Fatimah
45 Jodoh Untuk Aurora 1
46 Bertemu Ayah kembali
47 kedekatan Keluarga Ammar dan Aurora
48 Lamaran Resmi Keluarga Ammar
49 Rencana Pernikahan Aurora dan Ammar
50 Kedatangan Bisma
51 Bisma Kalah
52 Ketegasan Aurora
53 Pernikahan Ammar dan Aurora dan Ammar
54 Keributan Di hari Pernikahan
55 Mantan Mertua
56 akhir
Episodes

Updated 56 Episodes

1
perkenalan cerita
2
Pernikahan Dingin
3
Berpamitan Dari Rumah Tahfidz
4
Tinggal Bersama Tapi tak Hidup Bersama
5
Perubahan Baru Arman
6
Keluarga Aurora Berkunjung
7
Orangtua yang tega
8
Aktivitas keagamaan Istriku
9
Hamil
10
Istri Hebat
11
Protective Keluarga
12
Melahirkan Caesar
13
Rania Kembali
14
Pulang Kerumah
15
Rania Datang Kerumah Arman 1
16
Rania kerumah Arman 2
17
Rania ke rumah Arman 3
18
Rania Kerumah Arman 4
19
Cuma 2 Pilihan
20
Menipu Aurora
21
Berubah
22
Aksi Aurora
23
Pergi dari Rumah
24
Persidangan
25
Melaporkan Arman dan Rania
26
Dijemput Polisi
27
Terungkapnya sifat Asli Rania
28
Akhirnya Bercerai
29
Jalan Hidup Ke Kairo
30
Berangkat Kekairo
31
Kehidupan Baru Kairo
32
Lelaki Aneh
33
Dua Perempuan Senasib
34
Pesan Aurora Sebelum Kekairo
35
Berkunjung Kekairo
36
Pertengkaran Bisma dan Arman
37
Ketegasan Aurora
38
Niat Terselubung Arman
39
Gara-gara Warisan
40
Kemarahan Aurora
41
Penghinaan Orangtua Bisma
42
Hampir Dipecat
43
Pulang dengan Tangan Kosong
44
Bertemu Dengan Nyonya Fatimah
45
Jodoh Untuk Aurora 1
46
Bertemu Ayah kembali
47
kedekatan Keluarga Ammar dan Aurora
48
Lamaran Resmi Keluarga Ammar
49
Rencana Pernikahan Aurora dan Ammar
50
Kedatangan Bisma
51
Bisma Kalah
52
Ketegasan Aurora
53
Pernikahan Ammar dan Aurora dan Ammar
54
Keributan Di hari Pernikahan
55
Mantan Mertua
56
akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!