Bab 19. Mandi basah

Jadi, di lantai manakah Dewi dan Alan sekarang menginap?

Mereka ada di lantai 72. Ruang kerja pribadi Alan juga di lantai 72 dan kamar cinderella ini ada disisi kiri ruang kerja. Sementara Alan biasanya menggunakan kamar yang di sebelah kanan ruang kerja dengan tema Pangeran untuk beristirahat sesekali.

Karena belum punya istri, dia lebih sering tinggal di mobil Van-nya yang telah dimodifikasi menjadi hunian. Sekaligus kamuflase terhadap jati dirinya yang sebenarnya.

Puncak tower punya 3 lift khusus dari lantai basement 2 yang bisa diakses sesuai kebutuhan. Untuk lantai 70 dan 72 harus naik melalui lift yang ada di basement 1.

Kenapa Dewi tidak menyadari kalau dia berada dipuncak tower, karena dia sibuk membandingkan kemewahan Dragonasse dengan hotelnya, serta mengagumi ketampanan Alan yang berdiri di sampingnya saat di lift. Sepertinya dia juga tidak tau kalau pintu lift bisa terbuka hanya menggunakan sidik jari orang yang memiliki akses.

Perempuan itu menurunkan celana dalamnya tanpa ragu-ragu. Meskipun Alan mengintip dia tidak akan bisa apa-apa, batin Dewi. Kalau ada apa-apa pun, apa yang mau diambil. Kesuciannya telah dimakan si pengkhianat Arman.

Dewi buang air sambil mengawasi wajah Alan dari pantulan cermin. Apakah pria itu tahan tidak berpaling ke belakang?

Padahal, meski wajahnya ke depan televisi, ekor mata Alan ke cermin depan yang memantulkan bayangan Dewi. Perempuan itu nampak tidak perduli apakah dia mengintip atau tidak, "Jadi rasa khawatirnya tadi hanya basa-basi?" Alan mendengus.

Ada handuk, lengkap dengan peralatan mandi tergantung di rak. Melihat bathtub, Dewi jadi ingin berendam. "Jacuzzi itu, kapan lagi aku bisa memanjakan diri di Hotel orang lain tanpa perlu keluar uang sepeser pun."

Ditambah lagi dia belum mandi. Karena katanya calon pengantin tidak boleh mandi satu hari menjelang hari H, takut hujan lebat.

"Hei, itu hanya akan membuat khawatir keluarga yang mendirikan tenda biru di jalanan dengan menutup akses umum. Tapi acaraku di gedung Hotel yang aman dari guyuran hujan. Biarpun bukan hotel termegah tapi hotelku yang 13 lantai itu sudah masuk 30 besar tertinggi."

Maka sesudah Dewi membasuh pipisnya, dia datang lagi ke Alan. "Alan, aku mau berendam di Jacuzzi."

Sekarang 09.35 malam, belum ada kabar dari Hiro mengenai baju ganti untuk Dewi. "Apa kamu yakin?" tanya Alan.

"Tentu saja," jawab Dewi kemudian berpikir kalau dia tidak boleh ceroboh lagi. Karena dia tidak punya baju ganti apalagi baju mandi, wajahnya memerah. Ntar dikiranya aku minta diperkosa, pikir Dewi. "Lupakan saja," katanya kemudian dia pergi.

"Berendam, lah! Biar aku keluar mencari baju ganti untukmu." Alan berdiri dari duduknya.

Dewi menahan langkahnya menoleh ke Alan yang sangat pengertian. "Jadi aku bisa berendam dengan gaun ini tanpa khawatir basah?"

"Tunggu sebentar, tadi aku minta Hiro untuk membawakan baju ganti. Apakah sudah ada akan aku hubungi sekarang," kata Alan dan ponselnya berbunyi. Sungguh kebetulan masuk pesan dari Hiro bahwa dia menunggu di ruang kerja dengan beberapa paper bag baju ganti.

"Tunggulah biar aku ambil sebentar." Alan meninggalkan Dewi.

Dewi tidak menunggu dengan hanya berpangku tangan, dia mempersiapkan Jacuzzi dengan mengatur temperatur air yang pas agar tidak terlalu panas ataupun terlalu deras.

.

Alan masuk ke lift kemudian menutupnya. Di dalam kotak persegi itu ada pintu rahasia yang hanya diketahui oleh beberapa orang. Maka Alan mendorong pintu ke samping, dia pun berada di area ruang kerja pribadinya.

"Bos, lihat apakah ini cocok? Saya telah memilih gaun-gaun sesuai dengan selera Nona pertama."

Sebenarnya ada Shoping Mall di lantai 35, khusus area market place. Hiro mengambilnya disana, sedangkan baju ganti Alan cukup ambil di kamar yang satunya. Yaitu kamar tema Pangeran yang ada sebelah kanan ruang kerja.

"Baiklah, aku akan membawanya." Suka tidak suka harus suka kalau tidak mau, terpaksa telanjang. Alan membawa paper bag kembali ke kamar cinderella.

Setidaknya 15 menit ke lobby tapi ini belum 5 menit, "Cepat sekali!" tanya Dewi, barusan dia mau duduk sekedar merendam kaki.

"Hanya turun satu lantai," jawab Alan sembarangan.

Ada 5 kantongan, "Ini semua pakaianku?" tanya Dewi menerima paper bag dari Alan.

"Satu bag ini kepunyaanku." Alan menahan satu beg paper di tangannya.

Dewi membongkar isi bag, "Tidak ada baju mandi," gumamnya.

"Siapa yang mandi pakai baju," saut Alan.

Ck, decak Dewi. "Sekiranya ruangan tertutup aku juga akan telanjang!" ketusnya. Dewi tidak ingin di cap munafik, soalnya Alan sudah pernah melihat tubuhnya di kolam renang Mansion Thamrin mengenakan bikini.

Alan juga tau maksudnya, dia hanya menggodanya. "Apa aku perlu meminta Hiro?" tawarnya basa basi.

"Sudahlah. Biar aku berendam pakai gaun ini toh sudah ada gantinya." Dewi tidak mau terlalu merepotkan teman Alan itu, dia bukan pembantunya. "Kamu gak berendam?" Ups, Dia tau dia salah, "Maaf, maksudku gantian."

"Lihat nanti. Kalau seru aku akan masuk," ujar Alan. Dia tidak akan jual mahal dalam urusan menjalin keakraban dengan Dewi.

Dewi antara senang dan malu. Untungnya ada Alan pengganti Arman, jadi tidak terlalu merana dan patah hati.

.

Gaun bagian luar berbahan sutra tipis kalau kena air akan tetap berbayang meskipun sudah ada lapisan sutra tebal di dalamnya. Paling tidak akan menampilkan lekuknya saat basah.

Alan mengawasi Dewi masuk ke air, khawatir ada yang salah dengan tempat pemandiannya. Dewi telah menekan water pressure ke angka maksimal, Alan menurunkan satu nomor agar tidak terlalu kencang.

"Alamak, kelihatan!" Dewi tersipu tapi tetap kegirangan. Mungkin karena air pam Jacuzzi masih level maksimal, jadilah gaun Dewi tetap mengambang. Sama saja dengan telanjang, pria itu bahkan tidak membuang wajahnya.

Baju dalamnya lumayan tebal bisa dijadikan baju berenang two peace. Sudahlah sekalian aja, pikir Dewi. "Alan aku akan melepas bajuku," ujarnya langsung mengangkat naik gaunnya dilempar ke pinggir bak pemandian.

"Terserah," jawab Alan. Lalu aku akan menderita tekanan batin, desah dalam hatinya. Belum apa-apa Alan merasa ingin buang air seni. Dia hampir mimisan melihat tubuh Dewi yang hanya pakai beha serta celana dalam blackpink.

Pria dewasa itu meneguk ludah susah payah. Masih belum sadar juga kalau kamar ini dibangun karena terinspirasi dirimu, Dewiku? Batin Alan.

"Wu huu, ini seru banget." Dewi berteriak, kesenangan merasakan sensasi melawan arus yang berputar-putar.

"Ayo masuk, Alan." ajak Dewi memberanikan diri. "Tapi ingat! Karena kita hanya pasangan terpaksa, selain bersetubuh yang lain boleh!" tegasnya.

"Dengar apa yang kamu katakan. Kalau gitu aku tidak akan segan," jawab Alan.

Dia ke urinoir. Perlu buang air kecil dulu sebelum masuk ke bak mandi, kan!

________

Terpopuler

Comments

Nouel toon

Nouel toon

lanjutkan.

2024-10-28

2

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1 Si pencuri kekasih
2 Bab 2. Sebaiknya mengalah
3 Bab 3. Persetujuan terpaksa
4 Bab 4. Kamu menikahlah denganku
5 Bab 5. Hanya untuk menepati janji
6 Bab 6. Terganggu harga diri
7 Bab 7. Perawan untuk Perjaka.
8 Bab 8. nafkah bulanan
9 Bab 9. Bercocok tanam
10 Bab 10. Pasangan serasi
11 Bab 11 Pink star Diamond
12 Bab 12. Realistis dan egois
13 Bab 13. Masalah perempuan ngidam
14 Bab 14. Gadis penjual keliling
15 Bab 15. Seolah bertemu harapan
16 Bab 16. Reward pengunjung ke seratus
17 Bab 17. Black pink
18 Bab 18. Suara ikan asin digoreng
19 Bab 19. Mandi basah
20 Bab 20. Alan, please stop it
21 Bab 21. Jadi bahan fantasi
22 Bab 22. Aroma tikus mati
23 Bab 23. Mandi bersamaku
24 Bab 24. Rahasia Alan
25 Bab 25. Jangan berani menyentuh wanitaku
26 Bab 26. Sah
27 Bab 27. Antagonist
28 Bab 28. Rencana tes genetik
29 Bab 29. Bertemu Ketua Dewan
30 Bab 30. Ketua dewan pingsan
31 Bab 31. Jati diri
32 Bab 32. Identitas
33 Bab 33. Batas Utara selatan
34 Bab 34. Jangan salah paham
35 Bab 35. Korban patah kaki
36 Bab 36. Siapa pelakunya
37 Bab 37. Belum morning kiss
38 Bab 38. Beri aku waktu
39 Bab 39. Satpam miskin
40 Bab 40. Paternity test
41 Bab 41. Rahasia
42 Bab 42. Seluruh tubuhmu milikku
43 Bab 43. Jangan menempel pada istriku
44 Bab 44. Sayang ibu
45 Bab 45. Rayuan Tuan besar
46 Bab 46. Bertemu ibu mertua
47 Bab 47. Dua wanita penting
48 Bab 48. Sadis tanpa basa-basi
49 Bab 49. Bagaimana aku menghadapinya
50 Bab 50. Cinta tak mengenal usia
51 Bab 51. Yu Ting penuh drama
52 Bab 52. Dark Dragon Junior
53 Bab 53. Ini istriku
54 Bab 54. Paternitas positif
55 Bab 55. Asal mau membuka hati
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Bab. 1 Si pencuri kekasih
2
Bab 2. Sebaiknya mengalah
3
Bab 3. Persetujuan terpaksa
4
Bab 4. Kamu menikahlah denganku
5
Bab 5. Hanya untuk menepati janji
6
Bab 6. Terganggu harga diri
7
Bab 7. Perawan untuk Perjaka.
8
Bab 8. nafkah bulanan
9
Bab 9. Bercocok tanam
10
Bab 10. Pasangan serasi
11
Bab 11 Pink star Diamond
12
Bab 12. Realistis dan egois
13
Bab 13. Masalah perempuan ngidam
14
Bab 14. Gadis penjual keliling
15
Bab 15. Seolah bertemu harapan
16
Bab 16. Reward pengunjung ke seratus
17
Bab 17. Black pink
18
Bab 18. Suara ikan asin digoreng
19
Bab 19. Mandi basah
20
Bab 20. Alan, please stop it
21
Bab 21. Jadi bahan fantasi
22
Bab 22. Aroma tikus mati
23
Bab 23. Mandi bersamaku
24
Bab 24. Rahasia Alan
25
Bab 25. Jangan berani menyentuh wanitaku
26
Bab 26. Sah
27
Bab 27. Antagonist
28
Bab 28. Rencana tes genetik
29
Bab 29. Bertemu Ketua Dewan
30
Bab 30. Ketua dewan pingsan
31
Bab 31. Jati diri
32
Bab 32. Identitas
33
Bab 33. Batas Utara selatan
34
Bab 34. Jangan salah paham
35
Bab 35. Korban patah kaki
36
Bab 36. Siapa pelakunya
37
Bab 37. Belum morning kiss
38
Bab 38. Beri aku waktu
39
Bab 39. Satpam miskin
40
Bab 40. Paternity test
41
Bab 41. Rahasia
42
Bab 42. Seluruh tubuhmu milikku
43
Bab 43. Jangan menempel pada istriku
44
Bab 44. Sayang ibu
45
Bab 45. Rayuan Tuan besar
46
Bab 46. Bertemu ibu mertua
47
Bab 47. Dua wanita penting
48
Bab 48. Sadis tanpa basa-basi
49
Bab 49. Bagaimana aku menghadapinya
50
Bab 50. Cinta tak mengenal usia
51
Bab 51. Yu Ting penuh drama
52
Bab 52. Dark Dragon Junior
53
Bab 53. Ini istriku
54
Bab 54. Paternitas positif
55
Bab 55. Asal mau membuka hati

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!