kawanan serigala

Clarisse kembali menatap sekeliling hutan ini. Berjalan perlahan ke arah jurang yang berisik dengan suara air yang mengalir sangat deras. Wanita itu berdiri di ujung jurang tersebut dan melihat ke bawah. Benar saja sungai yang lebar dengan air mengalir sangat deras.

Clarisse ingin sekali melihat ke bawah sana, dia harus benar benar memastikan sungai itu aman dan aliran nya menuju ke luar kekaisaran. di tempat ini Clarisse bisa merasakan sinar matahari dengan baik. Karena hanya ada beberapa pohon saja yang tumbuh di bibir jurang.

Clarisse mendengakkan kepala nya ke arah langit dan membuat wanita itu seketika sadar.

"SIAL. Aku tidak boleh berlama-lama di sini. Aku harus segera kembali ke kediaman Maximilians. Jika mereka menyadari aku menghilang bisa-bisa pria itu menambahkan pengamanan dan pintu masuk ke hutan ini pun akan di perketat. Dan hal itu akan menyusahkan ku". gumam Clarisse yang langsung berjalan menuju ke arah kuda nya yang terikat di pohon.

Sekelebat bayangan seperti sedang memperhatikan Clarisse dari balik pohon-pohon besar. Dan wanita itu menyadari nya. Clarisse menolehkan kepalanya ke arah di mana bayangan tersebut berada. Namun Clarisse tak menemukan apapun di tempat itu. Lagi Clarisse mendengar seperti seseorang melangkah dan menginjak sebuah ranting.

Dengan sigap Clarisse menggenggam pedang yang dari tadi dia bawa. Clarisse tau hutan ini penuh dengan hewan buas. Setelah suara ranting tersebut kini Clarisse mendengar lolongan serigala yang sangat kuat. "yang benar saja serigala. Aku harus segera pergi dari sini. Jika aku mencari tau hal itu cepat atau lambat sekumpulan serigala tersebut akan sampai di tempat ku sekarang. Dan itu akan sangat merepotkan. Apa lagi hari sudah hampir sore. Aku tidak boleh terlambat kembali ke rumah Alexander". Gumam Clarisse sambil membuka ikatan tali kuda yang dia ikat di salah satu pohon dekat jurang

Tanpa menunggu lama segera Clarisse naik ke atas kuda nya dan memicunya dengan kencang menuju arah pulang. Dan sial nya sekumpulan serigala tersebut mengejar nya. Kuda yang di tunggangi Clarisse melaju dengan sangat cepat bahkan dua kali lebih cepat. Demi menghindari kumpulan serigala yang lapar tersebut.

Clarisse bisa saja berhenti dan membunuh satu persatu dari serigala tersebut namun hal itu akan memakan waktu. Clarisse tidak ingin kembali ke kediaman Maximilians terlambat. Penghuni yang berada di tempat itu akan menyadari jika Clarisse pergi dari halaman belakang.

Tanpa melihat kebelakang Clarisse terus memacu kuda nya. Dan entah kenapa kawanan serigala itu semakin dekat dan hampir menggapai kuda milik Clarisse. kawanan serigala lapar terlalu cepat. Sehingga mau tak mau memaksa kuda tersebut untuk terus berlari. Kuda yang di tunggangi Clarisse berhasil meninggalkan kawanan serigala yang mengejar mereka. Namun Clarisse tau serigala-serigala tersebut tidak akan menyerah untuk mengejar diri nya. dan Clarisse cukup kagum dengan kuda hitam yang di pilih nya tadi untuk menemani dirinya ke hutan ini. Kuda ini kuat dan tangguh. Kuda ini pasti kuda kebanggaan Alexander. Dan Clarisse semakin yakin ketika mengingat pria itu datang ke istana menggunakan kereta kuda tadi pagi.

Mengingat hal itu Clarisse jadi semakin khawatir jika dia tak sampai tepat waktu. "SIAL!! Aku tidak mempunyai banyak waktu. Jika mereka tau aku keluar dari halaman belakang. Penjagaan akan semakin di perketat. Ini akan membuat rencana ku gagal! Dan argh!!" tiba-tiba sesuatu menghantam tubuh Clarisse dari arah depan dan membuat wanita itu terjatuh dari kuda ke tanah yang lembab. Sementara kuda nya tiba-tiba ikut berhenti bertepatan Clarisse jatuh.

"sial!!" Clarisse bangkit dari jatuh nya dan mengambil pedang yang ikut terjatuh tepat di samping nya. Tubuh nya saat ini sedikit sakit apalagi di bagian kak. Clarisse sadar Luka akibat racun Snakeroots pun baru mengerin. Apalagi Kini penampilan Clarisse sudah sangat kacau. Wajah yang di tutupi lumpur gaun yang berlumpur dan sedikit terkoyak di bagian bawah nya.

Mau tidak mau Clarisse akan menghadapi kawan serigala itu dengan cepat. Clarisse sudah bersiap menyambut kedatangan serigala tersebut dengan pedang yang sejak tadi dia bawa. Pedang yang sangat tajam dan mengkilap di bagian mata nya. "setidaknya nya pedang ini sangat tajam dan semoga pedang ini mampu menebas para serigala itu dengan sekali ayun".

"Clarisse.. Clarisse.. Clarisse.." Sayup-sayup terdengar suara memanggil nama nya. Tapi Clarisse mengabaikan suara-suara tersebut untuk saat ini wanita itu tidak boleh mengalihkan perhatian nya dia harus tetap waspada jika sekali saja dia lengah kawanan serigala tersebut akan menjadi kan nya santapan makan malam.

Lolong serigala semakin dekat dan langkah kaki hewan-hewan tersebut semakin dekat namun sesuatu terjadi. kawanan serigala itu seperti di serang sesuatu dan membuat mereka meraung kesakitan. Clarisse yang menunggu kawanan yang akan menyerang nya tidak kunjung menampakkan diri. Kawanan serigala itu seperti di hadang sesuatu atau seseorang.

Setelah suara-suara serigala yang meraung keras seketika hutan tersebut menjadi sunyi bahkan suara burung pun tak ada. Hanya ada angin yang lembut menerpa wajah Clarisse yang sudah di penuhi lumpur.

"apa yang terjadi? Siapa yang menghadang mereka?" seketika hutan ini di penuhi kabut yang tipis. Sehingga Clarisse tak mampu melihat ke arah di mana suara kawan serigala tadi yang seperti sudah menghilang.

Tak mau membuang waktu lagi Clarisse memasukkan kembali pedang tersebut dan kembali menaiki kuda nya. Yang ada dipikiran nya saat ini harus sampai sebelum matahari terbenam. Clarisse bahkan mengabaikan suara-suara yang memanggil nama nya tadi. Entah apa yang terjadi pada Clarisse, wanita itu terlalu tidak peduli dengan hal-hal yang tidak terlihat itu. Selama itu tidak menggangu jalan nya Clarisse akan membiarkan hal itu. Bahkan tanpa di sadari wanita itu sesuatu sedang memperhatikan nya dari balik pohon.

"aku tidak tau siapa dan apa itu. Setidaknya aku tidak perlu melawan kawanan serigala itu dan membuang waktu ku di sini". Clarisse kembali memacu kuda nya membelah jalanan setapak yang becek dan sedikit berlumpur.

Sementara itu Clarisse tidak mengetahui apa yang telah terjadi. Tempat di mana pembantaian kawanan serigala tersebut kini pohon dan semak belukar yang ada di tempat itu mengering dan bekas mayat serigala tersebut berubah menjadi pasir hitam yang sedikit demi sedikit tertiup angin. Seseorang yang memakai jubah hitam dengan tudung kepala yang hampir menutupi seluruh wajah nya dan menyunggingkan senyuman.

"tidak ku sangka aku bertemu dengan anak yang coba disembunyikan oleh Alura si penghianat. Sungguh menarik, perputaran waktu yang terganggu ternyata ulah nya!"

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

musih nya siluman penyihir tapi peran utama ga punya kemampuan

2025-01-16

0

ALNAZTRA ILMU

ALNAZTRA ILMU

tau tak pa... sudah hidup kembali, jafdilah bijaksana ya

2025-01-21

0

Hanachi

Hanachi

ulah Alura atau Clarisse ya ?

2025-01-29

0

lihat semua
Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!