kabar yang mengejutkan

Clarisse terduduk lemas sendirian di atas ranjang milik Alexander. Wanita itu kini menatap kosong ke arah depan. Beberapa saat lalu ketika Alexander membawa tabib untuk memeriksa keadaan dirinya. Dan benar saja dari ucapan tabib itu kini Alexander mengetahui jika Clarisse mengandung.

Clarisse tak menyangka jika bayi ini hadir begitu cepat di dalam perut nya. Padahal baru 5 hari kejadian itu terjadi. Dulu Clarisse mengetahui jika dia hamil di saat kandungan nya berusia 2 Minggu. Ternyata sekarang Clarisse tau lebih awal.

'Apa kematian ku akan di percepat? Dan apa wanita yang di cintai Alexander akan datang lebih cepat juga? Apa yang harus aku lakukan sekarang? Bahkan pria itu mengancam ku!'.

Benar saja setelah mengetahui jika Clarisse mengandung Alexander mengancam wanita itu dengan ancaman yang sangat di takuti Clarisse.

Pria itu seakan gila dan mengatakan akan membantai seluruh keluarga nya bahkan orang-orang terdekat Clarisse jika dia mencoba melarikan diri dari tempat ini. begitu pula Clarisse harus menyetujui pernikahan mereka yang akan di adakan besok pagi.

Clarisse tak bisa berbuat apa saat ini, untuk kabur juga akan percuma, hal itu akan menambah masalah dan si gila Alexander pasti tidak akan diam. 'satu-satunya cara untuk pergi dari Alex aku rasa dengan kematian'.

Alexander seakan akan memenjarakan diri nya di tempat ini. Menjadi kan nya seorang tahanan yang kapan saja bisa dia siksa dan mati. pikiran-pikiran itu lah yang bercokol di kepala Clarisse. Hingga dia sekarang hanya diam dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk sekarang.

"baiklah aku akan bertahan sampai Odelia Jensen masuk ke dalam rumah ini. Dan setelah nya aku akan membuat rencana kematian ku! Dan untuk mu, ibu akan selalu melindungi diri mu walau pun nanti ayah mu berusaha untuk membunuh kita. Ibu berjanji kita akan hidup lebih lama".

Sementara itu setelah keluar dari kamar nya Alexander menerima pemberitahuan jika Cristian Corleone dan istri nya sudah sampai di depan pintu masuk kediaman Maximilians. Dengan senyuman licik Alexander berjalan ke pintu masuk utama untuk menyambut kedatangan calon mertua nya. Pria itu sudah tidak sabar melihat reaksi dari wajah tua milik Cristian Corleone saat anak angkat kesayangan mereka menikah dengan Alexander.

Terlihat lah kereta kuda dengan lambang Corleone memasuki pekarangan kediaman Maximilians dengan beberapa pengawal nya. "lebih cepat dari yang ku duga" gumam Alexander saat melihat kereta kuda tersebut berhenti tepat di depan pintu masuk kediaman nya.

Dari dalam kereta itu keluar lah Cristian Corleone dengan wajah yang tak bersahabat yang penampilan gagah walaupun usia nya sudah tidak muda lagi. Setelah nya keluar lah duchess Thalita Corleone istri dari Duke Corleone yang masih terlihat cantik di usia nya yang hampir setengah abad.

"selamat datang di kediaman kami Duke dan duchess Corleone". Ucap Hans menyambut kedatangan tamu mereka. Sementara Alexander hanya diam dan menyunggingkan senyumnya.

Namun hal itu membuat Cristian geram. "tidak usah berbasa-basi grand Duke Alexander. Di mana anak ku yang kau sembunyikan!" melihat wajah dari anak Benedict Maximilians di hadapan nya ini Cristian tidak dapat menahan amarah nya. Apa lagi melihat wajah Alexander yang terlihat meremehkan dirinya. Cristian benar benar sangat tidak suka kepada Alexander.

"selamat datang ayah dan ibu mertua. Masuk lah terlebih dulu". Ucap Alexander dengan senyuman manis yang palsu di hadapan Cristian. Dan hal itu membuat ayah dari Clarisse itu mengepal kan kedua tangan nya melihat anak ingusan di hadapan nya ini.

Alexander kemudian masuk tanpa menunggu suami istri Corleone tersebut. Alexander memerintahkan kepada salah satu pelayan wanita untuk menyuruh Clarisse turun dan bergabung dengan mereka di ruang utama.

"tenang lah suami ku. Kau harus mengontrol emosi mu saat ini". Ucap Thalita Corleone berusaha menenangkan sang suami yang terlihat sangat geram pada Alexander.

"aku heran apa yang di lihat anak kita dari pria angkuh yang gila itu. Jika saja Clarisse ingin aku bisa mencari kan pria yang lebih baik dari bocah sialan itu". Cristian masih geram dengan Alexander. Terlihat ada dendam tersendiri dengan anak dari mendiang Benedict Maximilians itu.

"sudah lah suami ku. Kau tidak ingin kan Clarisse sedih karena ayah nya tidak mendukung pilihan nya kan? Ingat ini saja suami ku. Kita bahagia melihat Clarisse bahagia". Thalita akhirnya dapat menenangkan suasana hati suami nya dan kini mereka pun masuk kedalam kediaman Maximilians.

Bertepatan dengan masuk nya kedua suami istri itu Clarisse pun turun dari lantai dua. Clarisse sangat bahagia melihat kedua orang tua nya datang ke tempat ini. Tanpa memperdulikan siapa pun Clarisse dengan tergesa-gesa turun dan langsung memeluk kedua orang tua.

"ayah ibu aku sangat merindukan kalian. Maaf kan aku ibu ayah. Maaf kan aku". Entah kenapa tiba-tiba Clarisse merasa bersalah kepada mereka. Setelah mendengar ancaman dari Alexander, wanita itu merasa bersalah karena diri nya kedua orang tua nya mendapatkan masalah. hingga mata Clarisse tak mampu menahan air mata nya. Sadar jika anak perempuan nya ini menangis Cristian melepaskan pelukan sang anak dan menatap wajah anak nya yang terlihat tidak bahagia dan seperti tertekan.

"nak kenapa kau menangis? Apa terjadi sesuatu?" tanya Thalita kepada anak perempuan nya ini.

"katakan pada ayah Clarisse apa lagi yang di lakukan bocah kurang ajar itu. Apa dia menyakitimu? Katakan pada ayah Clarisse!" Cristian Corleone yang tadi nya berusaha untuk tetap tenang dan tidak bertindak gegabah. Kini melihat putri kesayangan nya terlihat tidak baik-baik saja membuat pria itu kembali geram.

"aku tidak apa-apa ayah aku hanya bahagia melihat kalian ada di sini. Dan aku tidak menyangka kalian akan datang dan menjemput ku!" Clarisse mencoba untuk meredakan amarah dari sang ayah yang tertuju pada Alexander.

"mereka bukan datang untuk menjemput mu Clarisse tapi mereka di sini atas undangan ku untuk menjadi saksi pertunangan kita pada hari ini dan pernikahan kita besok". Ucap Alexander dengan santai berjalan ke arah Clarisse dan menggenggam tangan wanita itu.

"apa maksud mu menikah dengan putri ku Alexander Maximilians? Aku bahkan tidak merestui hubungan kalian apalagi dengan pernikahan ini!". Cristian sangat murka mendengar ucapan tenang dari Alexander yang dengan entengnya mengatakan akan menikah dengan putri kesayangan nya. duke Cristian tau jika Alexander tidak pernah menyukai putri nya dari dulu. Bahkan Alexander berkali-kali membuat putri nya menangis dan malu di setiap pesta dan jamuan teh para bangsawan.

Sampai-sampai Cristian geram mendengar gosip tentang anak perempuan nya yang mereka bilang Lady gila yang mengejar cinta Grand Duke Maximilians. Dan mereka juga mengatakan putri nya tidak tau malu dan bebal dengan semua penolakan yang di berikan oleh Alexander.

Ayah mana yang tidak sakit hati melihat anak perempuan nya di permalukan di setiap pesta besar oleh pria yang saat ini sedang menggenggam tangan anak nya. Cristian benar benar tidak bisa membiarkan hal itu terjadi. Dan Cristian yakin jika pernikahan ini Alexander memiliki tujuan lain.

"ayah tidak bisa untuk tidak merestui kami. kami menikah atas perintah kaisar dan kami menikah karena Clarisse sedang mengandung anak ku!"

bak petir di siang bolong suami istri Corleone itu terkejut mendengar penuturan dari Alexander tentang keadaan Clarisse saat ini.

Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!