Seandainya...

Di Tengah malam yang gelap seorang pria masuk ke dalam kamar Clarisse dengan wajah dingin nya. Pintu terbuka dengan kasar dan tidak ada siapa pun yang dapat menegur atau menghentikan langkah kaki pria dingin itu menuju ranjang Clarisse.

Dengan tarikan kasar pria itu memaksa Clarisse untuk bangun dari tidur nya.

"Alex!! sedang apa kau disini?" ucap Clarisse yang berusaha tetap tenang saat suami nya yang sedang marah itu menarik paksa dirinya yang sedang tidur.

Namun Alexander tidak menjawab pertanyaan dari Clarisse. Pria dingin itu tetap menarik sang istri dengan paksa keluar dari kamar nya. Bahkan Alexander tidak mengijinkan wanita itu untuk berganti pakaian.

Clarisse sedikit malu dengan pakaian tidur nya yang sedikit tipis. Walaupun para pelayan sudah banyak yang tidur namun tidak dengan para pengawal dan prajurit. Mereka masih berkeliaran di sekitar kediaman ini. Dan bagaimana jika mereka melihat keadaan Clarisse yang seperti ini. pasti akan sangat memalukan.

"Alex, kita mau kemana? aku malu dengan pakaian yang tidak layak di pertontonkan ini. Orang lain bisa melihat tubuh ku jika kau terus menggeret ku seperti ini". Clarisse berjalan terseok-seok mengikuti langkah kaki Alexander yang menggenggam erat tangan nya. Seolah-olah ingin meremukkan tangan kecil nya.

"tubuh mu ini sangat murahan jalang jadi kau tidak perlu malu. Bahkan bila aku menyuruh para pengawal memperkosa mu di sini kau itu hanya seorang jalang!" perbuatan Alexander itu mengundang banyak mata untuk melihat nya hingga sampailah mereka di belakang Mansion dari kediaman Maximilians.

"Hanz! beri peringatan kepada penghuni mansion Maximilians jika kejadian barusan sampai bocor ke luar kediaman maka aku tak segan-segan akan memenggal kepala mereka!" sambung Alexander kepada tangan kanannya yang dari tadi mengikuti langkah tuan nya dari belakang.

Mendapatkan perintah itu Hanz pergi dengan segera dan tinggal lah Alexander dan beberapa pengawal bayangan.

"ikat tangan nya! Dan tutup mulut nya dia terlalu berisik!" perintah Alexander kepada salah satu pengawal nya saat menyerahkan Clarisse dengan sangat kasar.

"alex apa yang ingin kau lakukan!" itu lah kata-kata terakhir dari Clarisse sebelum mulut wanita bangsawan itu di tutup dengan kain.

Tanpa membuang waktu lagi Alexander dan beberapa pengawal membawa Clarisse menuju hutan yang sangat berbahaya yang tak jauh dari belakang kediaman Maximilians.

Mereka semakin memasuki hutan ini dengan keadaan yang sangat lembab dan seperti sebentar lagi akan turun hujan. Hingga sampai lah mereka di dalam hutan yang gelap dan sedikit berlumpur dengan kasar Alexander menjatuhkan tubuh Clarisse.

Clarisse mencoba berdiri dan berusaha mengucapkan sesuatu. Baju tidur putih nya yang sedikit transparan kini berlumpur, tanpa alas kaki Clarisse berdiri dengan kaki yang sedikit bergetar. Tangan yang masih di ikat kuat serat dengan wajah yang pucat ketakutan.

Alexander kemudian turun dari kuda nya dan menarik penutup mulut Clarisse. Dengan kasar pria dingin itu menampar wajah Clarisse dengan sangat kuat hingga wanita itu lagi-lagi tersungkur di tanah yang berlumpur.

"ini lah tempat mu Clarisse! Lumpur yang sangat kotor bahkan lumpur pun masih lebih bersih dari wanita kejam seperti mu!" ucap Alexander yang kemudian menarik rambut Clarisse yang berwarna hitam pekat. Menyeret nya hingga tubuh Clarisse sangat sakit apalagi hati nya.

"kau adalah parasit yang ada di hidup ku Clarisse!! Kau selalu menempel seperti lintah dan kotoran! Kau bahkan menyerah kan tubuh menjijikan mu kepada ku dengan cara yang sangat murahan! Dan sekarang kau malah berani mengusik kekasih ku. Wanita yang aku cintai! Aku benar-benar muak pada mu Clarisse!"

"ARRGGHH"

Alexander kemudian menendang tubuh Clarisse hingga wanita itu tersungkur di tanah yang basah. Namun Clarisse masih mampu untuk sadar namun kaki nya tidak mampu untuk berdiri.

Wanita itu mencoba menghindar dari amukan suami yang dia cintai. Takut sangat takut. Clarisse benar benar takut sekarang. Apalagi ketika Alexander mencabut pedang yang sedari tadi dia bawa di pinggang nya.

Clarisse merangkak mencoba menjauh. Tubuh nya sekarang sudah lemah wajah nya membiru, sudut bibir dan hidup nya berdarah. Sedang kan dari bawah perut nya keluar darah yang sangat banyak.

"Alex aku mohon ini sangat sakit!" raungan kesakitan dari Clarisse tidak di hiraukan oleh Alexander. Malah pria itu tersenyum seraya mendaki ke arah Clarisse yang merangkak menjauh dari Alexander yang sedang murka.

"kau tau Clarisse! Sudah banyak sekali aku menolak mu namun kau tetap batu yang tidak tau diri. Seorang putri angkat seperti mu ingin bersanding dengan ku itu hal yang sangat memuakkan. Jika aku memperkarakan mu melalui jalur hukum kekaisaran maka aku yang akan di salah kan karena memiliki seorang kekasih ketika aku masih mempunyai istri. Lagi pula keluarga angkat mu itu pasti akan merengek ke pada kaisar dan ku yakin tidak akan mudah menggeret mu ke tiang gantung. Jadi cara ini lebih mudah untuk di lakukan!" ucap Alexander sambil menodongkan pedang nya ke arah leher Clarisse.

Clarisse sangat takut apalagi ujung pedang tajam itu sudah mengenai leher nya.

"Apa yang kau lakukan Alexander!! kau.. kau tidak akan membunuh ku kan. ingat lah Alex, aku ini istri mu. istri sah mu! dan bahkan aku sedang mengandung anak mu!"

"itu bukan anak ku Clarisse! aku tidak menginginkan mu sejak awal. dan anak itu hadir juga karena rencana busuk mu! kau adalah wanita murahan rendah! wanita kejam seperti mu memang pantas mati. kau sudah beberapa kali mencelakai Odelia dan kali ini aku tidak akan mengampuni mu!"

" Odelia j*lang itu pantas mendapatkan hal-hal yang buruk! dan kau tau jika Odelia tidak pernah mencintai mu seperti aku mencintaimu!"

"aku tidak memerlukan cinta mu Clarisse. mati lah bersama anak sialan ini!"

tanpa menunggu lama Alexander menusuk kan pedang milik nya ke arah jantung Clarisse hingga wanita itu merasakan sakit yang amat sakit.

setelah melakukan aksi nya Alexander dan pengawal nya meninggal kan tubuh Clarisse yang sudah berlumuran darah.

Tubuh itu tergeletak dengan darah yang menggenang 'semua nya salah ku, seandainya aku tidak memaksa kan kehendak ku maka aku tidak seperti ini dan Alex juga tidak akan tersiksa seperti ini. Aku terlalu memaksa kan cinta ku hingga aku mati di tangan orang yang aku cintai, seandainya ada kesempatan untuk ku maka aku akan membiarkan mu bebas Alex! Aku tidak akan memaksamu lagi! Namun itu mustahil. Maaf kan ibu mu ini calon anak ku. Kau juga terkena imbas nya Karena keserakahan ku'.

Rintik hujan berjatuhan dari langit gelap di hadapan Clarisse. Petir pun ikut menyambar raungan serigala pun bersautan.

"ini akhir hidup ku!" nafas penghabisan nya begitu mencekik. Clarisse menutup mata nya dengan perlahan.

Satu detik

Dua detik

Tiga detik

hingga detik berikutnya sebuah keajaiban terjadi jiwa Clarisse tertarik keluar dan kemudian kembali dihempaskan. Dengan tiba-tiba dan nafas yang tersengal-sengal Clarisse dengan cepat membuka mata nya. Seperti orang yang tenggelam wanita itu meraup udara sebanyak-banyaknya. Dan terbangun hingga terduduk.

"di mana aku dan kenapa semua gelap juga kenapa aku tidak memakai sehelai baju!"

Terpopuler

Comments

ALNAZTRA ILMU

ALNAZTRA ILMU

ok saya tertarik membaca

2025-01-21

0

CaH KangKung,

CaH KangKung,

ok.. nyimak

2024-11-24

0

YuWie

YuWie

ketika nafas sdh dikerongkongan.baru nyadar klo kamu jahat ya...tuh dikasih kesempatan ke dua. Semoga pandangankunke kamu C bwrubah juga..

2024-10-11

2

lihat semua
Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!