Tuduhan

di ruang rapat milik istana kekaisaran Reus Beberapa petinggi kekaisaran sedang mendiskusikan sesuatu yang sangat penting. Terlihat lah Alexander yang masih dengan wajah nya yang tidak bersahabat. Begitu pula dengan Morgan dan petinggi yang lain nya. Terlihat mereka sedang membahas sesuatu yang sangat penting.

"saya rasa yang di ucapkan oleh Marquez Simson sangat lah tidak berdasar. Kita semua tau dari dulu penyihir hitam sudah di musnahkan dan bahkan seluruh monster di negeri ini juga sudah musnah seratus tahun yang lalu.

Bagaimana bisa anda mengatakan jika anda melihat penyihir hitam di perbatasan Utara kekaisaran ini!". Ucap Duke Alabama yang tidak percaya dengan laporan yang di berikan oleh Marquez Simson tentang kemunculan penyihir hitam di kekaisaran ini.

Laporan tersebut membuat beberapa petinggi merasa tidak yakin dan percaya dengan hal itu. Beberapa dari mereka bahkan mengatakan jika Marquez Simson hanya menutupi perihal perampok dan bandit yang sudah merajalela di wilayah Utara kekaisaran dengan berita tidak masuk akal tersebut.

"Saya punya bukti atas laporan yang saya buat Duke Alabama. Anda pikir saya hanya berhalusinasi saat membuat laporan tersebut. Lihat lah ini!" Marquez Simson mengeluarkan sesuatu dari dalam kantung baju nya. Dan menunjukkan kepada semua orang benda tersebut. Sebuah botol kaca kecil dan di dalam nya terdapat pasir berwarna hitam.

Mereka terkejut melihat pasir hitam tersebut. Apa lagi Duke Alabama seketika terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun.

"Pasir sang penyihir hitam" ucap Duke Cristian yang mengenali bentuk pasir tersebut. Seketika mereka melihat ke arah Duke Cristian setelah mendengar ucapan pria itu.

"Pasir tersebut di hasil kan dari dari kekuatan penyihir hitam saat mereka melenyapkan sesuatu. Mendengar dari laporan yang di berikan oleh Marquez Simson saya perkirakan jika penyihir hitam tersebut menggunakan para perampok dan bandit untuk menutupi tujuan nya". Sambung Duke Cristian menjelaskan apa yang ada di pikiran nya sejak tadi melihat isi botol kaca tersebut.

"Duke Cristian pasti tidak asing dengan pasir Hitam tersebut. bukan kah leluhur anda termasuk pengikut penyihir hitam!" sindir Duke Sebastian salah satu petinggi yang ada di dalam rapat penting tersebut. Seketika ruang rapat tersebut sedikit berisik dan beberapa dari mereka saling pandang dan juga berbisik. Mendengar sindiran dari Duke Sebastian membuat Morgan yang dari tadi diam dan menyimak mengeluarkan suara nya.

"menurut bukti-bukti sejarah masa lalu, leluhur Corleone bersih dari penyihir hitam. Dan leluhur kami tidak ada sangkut pautnya dengan penyihir hitam. Dan menurut sejarah, Corleone menjadi salah satu tameng dan mata tombak untuk memberantas para monster dan para penyihir hitam. Pasir hitam tersebut sudah di jelaskan oleh buku sejarah milik kekaisaran Reus. dengan anda mengatakan hal itu membuat anda terlihat bodoh Duke Sebastian. Terlihat sekali bahwa anda tidak pernah membaca sejarah kelam milik kekaisaran Reus" Morgan menatap sinis ke arah Duke Sebastian yang mencoba memprovokasi dan membuat Duke Cristian terpojok.

Namun bukan nya diam Duke Sebastian malah semakin menantang dan melanjutkan ucapan nya. " saya membaca sejarah kelam milik kekaisaran Reus dengan sangat baik tuan Morgan. tapi apa anda yakin sejarah tersebut di tulis dengan benar tanpa penyimpangan? Apa lagi Duke Cristian membawa seorang bayi perempuan yang menangis di tengah-tengah area peperangan kala itu. Bukan kah itu sangat aneh. bisa jadi anak tersebut adalah pengikut penyihir hitam yang terkutuk. Apa lagi melihat perangai nya beberapa tahun ini yang suka mengancam bahkan mencoba melukai orang lain".

Mendengar ucapan demi ucapan dari Duke Sebastian membuat Duke Cristian, Morgan bahkan Alexander geram. Pasal nya Duke Sebastian sudah lari dari pembahasan yang sedang di bicarakan saat ini. bahkan melenceng sangat jauh. Ucapan Duke Sebastian seakan-akan mengatakan anak angkat Duke Cristian adalah sebuah malapetaka.

Duke Cristian tau mengapa Duke Sebastian Harsons terlihat begitu provokatif mencoba mencari celah untuk menjatuhkan keluarganya. Pria yang hampir sama usia nya dengan Duke Cristian itu membenci keluarga Corleone. dari beberapa kejadian Duke Sebastian merasa kalah saing dengan Duke Cristian. Puncak nya saat mengisi tempat kosong sebagai perdana menteri kekaisaran.

Duke Sebastian begitu kesal saat kaisar tidak memilih nya malah memilih Morgan Corleone sebagai perdana menteri kekaisaran. Belum lagi anak angkat Cristian Corleone yang menghalangi anak perempuan Duke Sebastian untuk mendekati Grand Duke Maximilians.

"perkataan anda sungguh di luar pembahasan kita saat ini tuan Duke Sebastian Harsons. Lagi pula apakah anda punya bukti atas ucapan anda Duke Sebastian?. Anda benar-benar terlihat bodoh sekarang. Saya sangat tersinggung dengan ucapan anda yang yang tidak berdasar tentang istri saya!". Entah kenapa Alexander merasa geram ketika pria tua itu mencoba menjelekkan Clarisse. Padahal kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali.

melihat keadaan rapat yang sudah tidak kondusif apa lagi beberapa dari mereka secara terang-terangan berbisik dengan ucapan Duke Sebastian. Kaisar Reus menghentikan rapat tersebut dengan memberikan perintah kepada masing-masing petinggi yang ada di ruangan tersebut.

Sementara itu di bagian selatan kekaisaran tepat nya di hutan Frostgreen, Clarisse masih memicu kuda nya mencari lokasi tempat dimana dia di bunuh oleh suami nya di masa lalu. "seperti nya aku harus masuk lebih dalam ke hutan ini".

Clarisse semakin dalam masuk ke hutan Frostgreen. Hingga samar-samar dia mendengar suara gemericik air. Clarisse semakin cepat menuju sumber suara air tersebut hingga wanita itu sampai di tempat yang dia cari. Udara sekitar tempat itu sangat lembab dan juga berlumpur. Clarisse turun dari kuda nya dan mendekat ke arah kejadian di mana dia mati terbunuh.

Tanah yang lembab sedikit berlumpur Clarisse berjalan perlahan diantara pepohonan itu beberapa meter terdapat sebuah jurang. Clarisse yakin ada sungai berarus deras di bawah sana.

Namun belum sempat Clarisse menuju jurang tersebut. Kaki nya kaku saat melihat tempat dimana dia mati. Jantung nya berpacu dengan cepat. Tangan nya gemetar. Bayang-bayang kematian nya terpampang jelas di depan nya.

 "apa ini! Aku seakan akan bisa melihat diri ku sendiri mati tak berdaya saat Alexander menusuk jantung ku dengan pedang tajam nya. Sangat sakit!". tanpa di duga Clarisse menangis dan berlutut di tanah yang berlumpur itu.

Namun Clarisse tidak ingin berlama-lama menangisi akhir kehidupan nya yang sangat menyedihkan kan itu. Clarisse bertekad untuk hidup lebih lama di kehidupan ini. Dan Clarisse sangat bersyukur di hidup kan kembali walaupun kembali di saat rencana konyol nya sudah terjadi. Clarisse berusaha berdiri tegak kembali gaun nya kini sudah berlumpur dan Clarisse tidak peduli dengan hal itu. Dengan cepat Clarisse menghapus air mata nya dan setelah itu menatap sekeliling tempat itu.

"hutan ini pasti memiliki ujung dan jalan keluar dari daerah ini. Aku harus melihat peta penempatan bagian kekaisaran. Dengan begitu akan mudah aku mencari celah untuk pergi. Yah aku harus merencanakan hal ini dengan matang. Jika tidak aku bisa gagal dan benar benar mati".

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

udah pernah mati bukanya sibuk memperkuat diri dan mengatur kehidupan nya kembali malah sibuk mikirin pas mati mati dan mati

2025-01-16

0

lily

lily

gmna gk pngen kabur kalo di kehidupan awalanya berakhir mengenaskan

2024-12-09

0

lihat semua
Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!