Saingan berat

Di kamar nya Alexander masih menjaga wanita yang selalu mengejar dirinya. Wanita yang dulu menatap nya dengan mata yang hangat dan penuh dengan kebahagiaan.

Walau berkali-kali pria itu menolak bahkan mempermalukan Clarisse namun tetap saja wanita yang sedang terbaring tak sadarkan diri di ranjang nya saat ini tidak menyerah dan masih saja menatap nya dengan tatapan konyol penuh dengan cinta.

Sebelum ini Alexander tidak pernah memperdulikan wanita ini. Namun setelah menghabiskan malam bersama dengan Clarisse, ada sesuatu yang aneh yang selalu membuat jantung nya berdetak lebih cepat. Dan juga seperti ada perasaan yang bahagia yang meluap-luap di dalam dadanya. Tapi Alexander terlalu bodoh mengartikan nya. Alexander sulit mengartikan perasaan asing yang sedang dia rasakan.

Entah kenapa Alexander sangat khawatir apa lagi wanita ini tidak sadarkan diri sejak kemarin setelah janji suci mereka terucap. Tabib mengatakan jika tubuh Clarisse sangat lemah apa lagi akibat racun yang sebelumnya masuk ke tubuh Clarisse. Dan belum lagi tubuh wanita itu sedang mengandung anak nya.

Namun Alexander masih tetap salah mengartikan rasa khawatir dan takut nya itu. Pria itu berfikir jika apa yang di lakukan nya saat ini adalah sebuah tanggung jawab yang harus dia lakukan karena wanita ini sedang mengandung anak nya.

'Yah, perasaan ini hanya sebuah tanggung jawab!' lagi dan lagi Alexander meyakinkan diri nya bahwa yang di rasakan nya saat ini bukan perasaan takut karena sayang.

suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Alexander dari pikiran-pikiran tentang Clarisse. masuk lah Hans dengan wajah yang terlihat tenang dan di tangan nya membawa di buah surat yang masih tersegel rapi.

"tuan ada surat dari kaisar dan Duke Anderson, dan juga Duke Corleone mengutus seseorang untuk melihat keadaan lady Clarisse serta Duke Corleone juga masih belum menyerah untuk membawa anak perempuan nya pulang. Dengan alasan jika di kediaman nya lady Clarisse bisa dengan cepat pulih".

Mendengar kalimat terakhir dari Hans membuat Alexander sedikit kesal dengan mertua nya itu. Masih saja belum terima dengan keadaan yang anak nya sudah menikah dengan Alexander.

"Pria tua itu sungguh membuat ku kesal. Apa dia pikir aku akan menelantarkan anak kesayangan nya ini. Aku heran kenapa kedua suami istri tua itu sangat membenci ku yang sudah menjadi menantu nya. Padahal putri angkat nya ini sangat mencintai diri ku dan bahkan tidak bisa lepas dari ku". Lagi dan lagi Alexander mengucapkan kata-kata percaya diri nya yang menganggap jika dia adalah pria tampan seantero negeri.

Yah Alexander mengatakan hal itu dengan bukti. Banyak wanita di kekaisaran ini yang sangat menginginkan menjadi istri dari seorang Alexander Maximilians ini.

Namun karena sifat dingin dan kejam nya tidak ada yang berani mendekati dirinya kecuali Clarisse si lady gila yang suka membuat masalah. Yang sekarang sedang terbaring lemah di ranjang pria tersebut.

"Hans tunggu aku di ruang kerja ku!". Perintah Alexander karena melihat surat dari kaisar itu pasti ada masalah serius yang sedang terjadi.

Setelah Hans pergi, Alexander kembali menatap wajah pucat milik Clarisse. mengelus lembut wajah pucat yang sangat lembut itu tanpa di sadari, Alexander mendekat kan wajah nya ke arah wajah Clarisse dan tanpa di duga pria itu mencuri kecupan di bibir indah milik Clarisse yang terlihat pucat. Bibir hangat milik Alexander masih betah berlama-lama menempel di bibir dingin milik Clarisse.

Hingga beberapa detik kemudian Alexander menghentikan aksi nya tersebut dan kembali sadar.

"huh!! Kau benar-benar sangat berbahaya dan membuat ku gila!". Ucap Alexander sambil menghapus jejak kecupan nya di bibir dingin Clarisse.

"cepat lah pulih. Melihat mu yang bertindak aneh lebih baik daripada melihat mu yang terbaring lemah seperti ini!". Sambung Alexander lagi dan setelah nya pria itu meninggal kan Clarisse untuk pergi ke ruang kerja milik nya.

****************

Pagi ini terlihat matahari tertutup oleh awan yang menghitam dan angin yang sedikit kencang. hari ini sudah terhitung 2 hari Clarisse tak sadarkan diri. Dan hari ini pula Alexander pagi-pagi sekali datang ke istana untuk memenuhi panggilan kaisar.

Setelah menerima surat dari kaisar tentang perbatasan bagian Utara kekaisaran yang di masuki kelompok perampok dan bandit dari luar kekaisaran Reus.

Alexander Maximilians sebagai tombak runcing kekaisaran harus mengemban beberapa tugas yang berbahaya demi melindungi kekaisaran Reus. Tidak seperti biasa nya Alexander dengan suka rela pergi membersihkan para perampok dan juga para pemberontak bahkan menjadi tameng paling depan bila terjadi peperangan.

Pria itu kini dengan tenang mengatakan kepada kaisar jika dia akan pergi membasmi para perampok di perbatasan Utara kekaisaran ketika istri nya sudah sadar dan pulih dari sakit nya. ucapan dari Alexander itu membuat kaisar terkejut ternyata pria dingin dan kejam di hadapan nya ini masih memiliki hati dan perasaan.

Untung saja Morgan tidak berada di ruangan yang sama dengan mereka jika Morgan berada di sini pasti pria itu terkejut dengan ucapan Alexander yang terdengar manusiawi.

Tak ingin berlama-lama di istana setelah mendengar kan perintah dari kaisar pria itu dengan segera pergi dari istana. Dan sebelum mencapai pintu keluar istana Alexander di hadang oleh seorang bocah laki-laki berusia 10 yang terlihat gagah dengan pakaian mewah nya.

Bocah bernama Lucas Leonard Reus tersebut adalah calon penerus kaisar yang terlihat sangat aktif. Anak laki-laki pertama dari kaisar kini menghadang Alexander dengan wajah yang menatap pria itu dengan tajam dan kesal.

"tuan Grand Duke Alexander. saya tidak suka jika Anda mendekati lady Clarisse!". Mendengar ucapan dari bocah tersebut membuat Alexander menatap malas ke arah Lucas. Hal ini sering terjadi ketika dia datang ke istana dan berpapasan dengan bocah laki-laki ini.

"apa yang kau ingin kan?" tanya Alexander dengan nada malas ke arah Lucas.

dengan berkacak pinggang Lucas dengan berani membalas tatapan Alexander.

"lady Clarisse milik ku! Dan aku tidak suka kau mendekati nya dan bahkan memarahinya!" jawab Lucas menghilang kan kata-kata formal kepada Alexander.

Clarisse memang sering berkunjung ke istana apa lagi setelah kakak nya menjadi perdana menteri kekaisaran. Dan Clarisse juga akan menyempatkan diri untuk bermain bersama Lucas. Bocah 10 tahun itu sangat menyukai Clarisse dan setiap melihat Alexander membentak dan mempermalukan Clarisse bocah laki-laki itu sangat tidak menyukai Alexander.

Bahkan Lucas berkata kepada Clarisse jika dia besar dia akan menikah dengan Clarisse. Menanggapi hal itu Clarisse hanya tersenyum lebar yang di anggap hanya gurauan jenaka saja.

Kembali lagi Alexander menatap tajam ke arah Lucas. Entah kenapa sekarang dia merasa marah dengan ucapan dari bocah tersebut. Padahal dulu Alexander menganggap hal itu hanya ucapan konyol dari anak-anak. Tapi sekarang hati nya merasa panas.

"Clarisse itu istri ku dan milik ku. Aku tidak akan membiarkan siapapun memiliki nya selain aku. Apalagi bocah seperti mu! Clarisse hanya milik ku. Milik ku seorang. Aku tidak akan membagi nya dengan siapapun!"

Terpopuler

Comments

Mus Zuliaka

Mus Zuliaka

Duke Alexander narsis jg yaa, pedenya gk ktulungan 😂😂😂

2024-12-12

0

Dede Mila

Dede Mila

saingannya bocah 10th🤣🤣🤣🤣🤣

2024-11-26

0

Noni Noni

Noni Noni

😂😂😂aduhai...bertengkar dgn budak 10 tahun lah pulak?aduh!...

2024-10-10

1

lihat semua
Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!