tak terduga

Di sebuah kamar yang di dominasi dengan warna biru muda Clarisse tergeletak di atas ranjang nya dengan segala macam pikiran yang mengganggu nya. Malam ini sudah terhitung sudah 3 hari sejak kejadian di mana rencana busuk yang di buat Clarisse berjalan dengan lancar.

Jika dulu mungkin Clarisse akan sangat bahagia dan pasti dia akan melompat dan berguling bahagia di atas tempat tidur nya saat ini karena berhasil membuat pria pujaan hati nya mau tidak mau menikahi dirinya. Namun sekarang berbeda Clarisse benar-benar tidak menginginkan hal itu.

"huh!! Aku memang sangat berterima kasih karena bisa mengulang waktu walaupun hanya beberapa bulan namun kenapa aku kembali di saat aku sudah menjalankan rencana ku yang sangat gila itu!"

Kali ini Clarisse turun dari tempat tidur dan berjalan ke arah balkon kamar nya. berdiri memegang pembatas balkon dan menatap langit pagi yang sangat cerah. bahkan taman yang berada di bawah balkon nya sangat segar dan banyak kupu-kupu yang cantik beterbangan di sekitar bunga-bunga yang sedang mekar.

'Kenapa aku tidak bereinkarnasi sebagai kupu-kupu atau bunga saja bila perlu menjadi batu. Apa aku bisa mengubah tujuan dan masa depan ku sehingga aku tidak berakhir mati lagi di tangan Alexander?'

Dan tanpa sengaja Clarisse meraba perut nya yang datar. "sebentar lagi perut ini akan di isi seorang anak, anak yang tidak di akui oleh ayah nya dan hanya di manfaat kan oleh ibu nya. Maaf kan aku. Tapi kali ini aku akan menjaga mu dengan baik dan aku tidak akan memanfaatkan mu untuk kepentingan ku".

Clarisse akan memulai hidup baru dengan calon anak nya kelak. Walaupun Clarisse tau anak itu akan hadir di perut nya beberapa hari lagi.

Pengulangan waktu ini membuat nya pusing saja. Dia memang bersyukur di berikan kesempatan kedua tapi dia merasa sial ketika hanya mengulang beberapa bulan. itulah yang menjadi beban pikiran dari Clarisse saat ini.

" huh!! Rasa nya aku perlu menikmati udara di luar kediaman ini". sudah ke sekian kali Clarisse menghela kan nafas nya sejak dua hari lalu.

Clarisse kembali masuk ke kamar nya dan memanggil pelayan pribadi nya.

"Lula!! masuk lah!"

Dengan segera pelayan bernama Lula itu masuk dengan tergesa-gesa. Takut sang majikan akan memarahi nya lagi. Walaupun dia merasa aneh sejak kepulangan nona nya ini dari istana kaisar sifat nya berubah drastis. nona nya ini tidak pernah membentak diri nya dan bahkan menghukum nya.

Belum lagi sekarang nona nya ini tidak pernah lagi menyuruh nya untuk melakukan hal-hal aneh untuk membantu nya memikat hati tuan Grand Duke yang sangat di cintai nona nya.

"Lula. Tolong bantu aku berganti pakaian. Aku ingin ke pusat kota seperti biasa. Dan tugas mu kali ini jangan memberi tahu apa pun pada ayah dan ibu ku".

"apa nona akan mengikuti tuan Grand Duke lagi?" tanya Lula yang heran dengan tingkah Clarisse. Apa nona nya ini masih belum melupakan tuan Grand Duke? Itu lah yang di pikirkan oleh Lula.

"kali ini dan mulai saat ini aku tidak akan mengikuti pria itu. Aku ke pusat kota hanya ingin menenangkan diri. Dan berikan pakaian yang biasa aku pakai".

Lula kemudian memakai kan pakaian yang di minta oleh Clarisse. pakaian yang menyerupai seorang Pria. Sebuah kemeja putih dengan celana kain berwarna hitam dan sebuah sepatu boots dan tidak lupa Lula mengikat rambut hitam milik Clarisse.

Setelah selesai Clarisse menyambar sebuah jubah bertudung yang panjang berwarna hitam. Kemudian dia mengikat tali jubah tersebut ke lehernya.

"baik lah Lula. Aku hanya pergi sebentar katakan pada ayah atau ibu ku jika aku tidak ingin siapa pun masuk ke dalam kamar ku!" setelah mengatakan hal itu Clarisse segera turun dari balkon kamar nya secara diam-diam.

Yah Clarisse termasuk lady pembuat masalah. Clarisse sudah belajar ilmu berpedang bahkan wanita 20 tahun itu sangat mahir dalam urusan memanjat dan memata-matai. Semua itu dia pelajari hanya untuk memikat pujaan hati si panglima perang Grand Duke Alexander Maximilians.

Bahkan dulu Clarisse selalu menyamar sebagai lelaki hanya untuk membuntuti atau mencari tau kegiatan dari pujaan hati nya. Berbeda dengan Clarisse yang sekarang. Keahlian itu tidak lagi dia gunakan untuk memikat hati Alexander. Keahlian itu hanya akan dia gunakan untuk melindungi diri dan berjaga-jaga jika terjadi sesuatu.

Tanpa ketahuan Clarisse berhasil keluar dari kediaman Corleone. Segera Clarisse berlari menuju sebuah rumah yang dekat dengan kediaman Corleone. Rumah seorang pria tua mantan penjaga kandang kuda di keluarga Duke Corleone.

saat Clarisse sampai di rumah tersebut, terlihat lah pria yang sudah berumur dengan rambut putih dan juga janggut yang putih sedang memandikan 2 ekor anak kuda.

"paman Ramon!! Di mana Gold. Hari ini aku ingin ke pusat kota". Ucap Clarisse tanpa basa basi.

Ramon yang sudah terbiasa dan mengetahui tabiat Clarisse si lady arogan dan pembuat onar dari keluarga Corleone sudah memaklumi ketidak sopan dan spontanitas dari mantan nona muda nya dulu.

"nona Clarisse.. Senang bisa melihat anda kembali. di sana saya mengikat Gold di dekat pohon besar itu". Tunjuk Ramon ke arah pohon besar yang ada tak jauh dari samping kiri Clarisse.

Tanpa menunggu lama lagi Clarisse segera menunggangi kuda jantan berwarna coklat yang sangat di sayangi nya.

Jarak kediaman Corleone ke pusat kota memakan waktu sekitar 1 jam berkuda. Namun waktu itu dapat di peringkat Clarisse hanya dengan 45 menit jika dia mengambil jalan memotong dari hutan Argest. Hutan pembatas wilayah Corleone dengan pusat kota kekaisaran.

Akhirnya sampai lah Clarisse di pintu gerbang belakang dari pusat kota. Clarisse memang sengaja tidak masuk melalui pintu utama. Karena di pintu utama sangat ramai penduduk dan itu akan sangat merepotkan untuk nya.

Kedatangan Clarisse di sambut bahagia oleh seorang remaja laki-laki yang berpakaian seperti rakyat miskin.

"kak Clarisse!! apa hari ini kau akan memata-matai tuan Grand Duke lagi?"

"hey Cloude, aku sekarang dan untuk seterusnya tidak akan memata-matai pria itu lagi. Dan kenapa aku berada di sini itu urusan ku. Jaga lah Gold dengan baik seperti biasa".

Setelah menyerahkan kan kuda nya Clarisse segera pergi dari situ dan memasuki pusat kota tanpa tau bahwa diri nya adalah putri dari Duke Corleone. Si lady arogan yang kejam. Itu lah julukan yang mereka berikan untuk Clarisse.

Di pusat kota sangat ramai penjual dan juga pembeli bahkan ada juga yang hanya sekedar untuk berjalan menikmati keramaian pusat kota.

Tak jarang suasana di pusat kota sangat berisik apa lagi mendengar gelak tawa dari anak-anak kecil yang sedang bermain. Berbagai jenis manusia ada di tempat ini.

Clarisse sangat menikmati kebebasan yang saat ini dia rasakan. Wanita itu membeli sebuah makanan ringan dan memakan nya sambil berjalan. hingga tiba-tiba tanpa sengaja wanita itu menabrak seseorang dan membuat makanan yang sejak tadi di pegang Clarisse jatuh ke tanah.

"ah maaf kan saya tuan. Saya akan mengganti makanan yang jatuh itu!" mendengar ucapan dari pria yang menabraknya nya seketika tubuh Clarisse membeku saat ingin memungut kembali makanan tersebut.

'sialan!!! Dari banyaknya manusia di pusat kota kenapa harus pria ini yang aku temui!'

Terpopuler

Comments

YuWie

YuWie

Duke Al kah?

2024-10-11

1

ruhe

ruhe

siapakah dia 🤔

2024-09-15

1

lihat semua
Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!