Tak mampu berfikir jernih

Di kediaman Maximilians terjadi kehebohan saat tuan mereka membawa seorang wanita yang sudah tak sadarkan diri masuk ke dalam kamar nya. Dan juga tuan mereka yang terlihat panik dan kalut memerintah kan kepada siapapun pun untuk segera memanggil seorang tabib.

ketika tabib datang, seperti orang tidak sabaran Alexander memerintahkan tabib tua tersebut untuk segera menyembuhkan dan memberikan obat penawar untuk Clarisse.

Tabib tersebut pun melihat luka di bagian paha Clarisse yang tergores sedikit dalam. namun saat tabib tua itu akan memegang paha Clarisse yang terluka membuat Alexander marah.

"aku tidak mengijinkan mu menyentuh tubuh nya! Apa tidak ada di kediaman ini tabib wanita?" semua terdiam mendengar ucapan dingin sarat akan kemarahan dari Alexander. Dengan memberanikan diri Hans yang tadi datang bersama tabib mencoba menghentikan kemarahan tuan nya.

"tuan Alexander. Jika kita menunggu tabib perempuan datang maka hal itu akan membuat racun di tubuh lady Clarisse semakin menyebar ke bagian tubuh penting nya dan itu akan membuat lady Clarisse semakin lama membuka mata".

"ck. Sungguh merepotkan. Lakukan dengan cepat!"

Hans heran dengan tuan nya kali ini. Pasal nya tuan Grand Duke Maximilians itu tidak pernah menunjukkan ekspresi marah dan takut nya secara bersamaan seperti saat ini apa lagi rasa peduli nya pada seorang wanita.

Apa lagi wanita itu adalah lady arogan dari keluarga Corleone. Lady Yang selalu mencari perhatian dari tuan nya. Hal ini benar benar baru dia lihat semenjak Hans bekerja hampir selama 12 tahun menjadi tangan kanan dari seorang Alexander pria kejam dengan tangan dingin.

Setelah tabib tua itu selesai memeriksa dan memberikan obat penawar serta menutup luka goresan tersebut dengan perban. Tabib itu bangkit dari tempat nya dan menunju Alexander dengan kepala yang masih menunduk. Pria tua itu takut jika Grand Duke Maximilians itu akan marah lagi pada nya.

" tuan, lady Clarisse malam ini dia akan demam dan suhu badan nya akan naik jadi saya sarankan untuk terus mengganti pakaian nya saat tubuh nya mengeluarkan keringat. Dan luka goresan yang ada di paha lady Clarisse harus di ganti setiap hari hingga luka nya mengering. Dan obat ini untuk mengembalikan otot-otot yang kejang dan lemah akibat racun tersebut. Saya permisi tuan Grand Duke".

Setelah mengatakan hal itu tabib tua itu segera pergi dari hadapan Alexander.

"Hans pergi lah ke toko gaun dan beli lah beberapa gaun tidur untuk lady Clarisse. setelah nya beri tahu kediaman Corleone jika putri kesayangan mereka ada di di tempat ku".

Setelah mengatakan hal itu tinggal lah Alexander dengan Clarisse yang masih belum sadarkan diri. Pria berwajah tampan dengan tatapan dingin itu duduk di bibir ranjang dan menatap wajah pucat wanita yang selalu mengejar dan menempel seperti lintah. Bahkan wanita di hadapan nya ini dulu pernah mencoba mencelakai seseorang yang mencoba untuk mendekati dirinya.

Tapi beberapa hari ini Alexander heran dengan tingkah laku anak angkat dari Duke Corleone yang saat ini masih memejamkan mata nya dengan tenang. Semenjak mereka menghabiskan malam bersama wanita bernama Clarisse ini tak pernah lagi menemui nya bahkan menempel ke pada nya.

Jujur jika di kata Clarisse sudah tak mengganggu kehidupan Alexander, pria itu sangat-sangat bersyukur. Menghadapi wanita keras kepala seperti Clarisse sungguh sangat merepotkan bagi Alexander. Padahal Alexander selalu memberikan penolakan atas perasaan dari Clarisse namun wanita itu tetap saja tak mau mendengar bahkan malah semakin gencar melakukan rencana-rencana yang sangat menggangu diri nya.

Dan yang Alexander tau rencana terakhir yang di buat Clarisse adalah hal yang membuat nya sangat marah. Namun entah kenapa setelah malam itu Clarisse malah menghindar dan bahkan tidak pergi mengganggu nya. apa lagi dengan penolakan nya untuk menikah dengan Alexander. Hal itu seperti membuat harga diri seorang panglima perang kekaisaran Reus jatuh.

Begitu pula saat wanita ini melarikan diri dari dirinya tadi siang. Untung saja Alexander tidak benar benar membunuh nya dan untung saja Clarisse hanya terkena racun Snakeroots. Jika wanita itu terkena racun yang lebih berbahaya apa tidak nyawa nya akan melayang.

Dan apa-apaan dengan tatapan takut yang di berikan wanita ini saat dirinya tertangkap. Alexander tau jika Clarisse hanya berhalusinasi namun yang tidak di ketahui Alexander adalah Clarisse berhalusinasi tentang apa. Dan kenapa wanita yang sedang tertidur ini memohon untuk Alexander tidak membunuh nya. Sungguh wanita aneh.

Alexander sedikit kesal dengan tingkah laku Clarisse saat ini. Dia tau jika wanita ini pergi dari rumah nya secara diam-diam, melihat Clarisse yang terlalu gesit dalam berlari menghindari nya Alexander tau jika wanita ini sudah terlatih.

selama ini Alexander hanya tau lady Clarisse Corleone hanya wanita manja yang arogan dan kerja nya hanya mengejar pria dan pergi ke pesta minuman teh seperti kebanyakan lady lain nya lakukan. Malah Alexander berpikir jika kejadian tadi siang termasuk rencana gila dari wanita di hadapan nya ini untuk mencari perhatian nya.

Lagi-lagi Alexander menghela kan nafas nya. Hari ini cukup melelahkan untuk dia lalui. Alexander bangkit dari duduk dan berjalan ke arah balkon kamar nya. Hari semakin gelap dan pria itu menggunakan ranjang nya untuk tempat Clarisse berbaring. Lagi, Alexander bertindak tanpa berpikir. Ini sudah ke tiga kali nya Alexander bertindak sebelum berpikir saat berurusan dengan lady arogan yang selalu menempel pada nya.

Malam ini Alexander akan tidur di ruang kerja nya. Dan membiarkan Clarisse tetap di dalam kamar pria itu.

Malam semakin larut namun Alexander masih berkutat dengan kerjaan yang menumpuk di ruang kerja pribadi milik nya.

"aku tidak habis pikir kenapa aku malah meminta sebuah pernikahan untuk menyelesaikan masalah yang di buat wanita ular itu!" gumam Alexander sambil memijat kepala nya.

Namun tiba-tiba saja Alexander mengingat apa yang di ucapkan oleh tabib tua tadi sore. Dengan segera dan tergesa-gesa Alexander berlari menuju kamar nya dan melihat jika Clarisse sudah menggigil akibat demam.

Bagaimana bisa dia melupakan hal ini. Apalagi sekarang sudah tengah malam dan semua pelayan wanita sudah pergi ke kamar mereka dan tidur.

Sial!! gaun tidur yang di pakai Clarisse saat ini sudah basah oleh keringat wanita itu yang masih menutup mata nya.

Alexander seketika menjadi bodoh dan tidak bisa berfikir. "apa yang harus aku lakukan. tidak mungkin aku yang akan menggantikan pakaian wanita ini. Tapi jika tidak di ganti wanita ini akan semakin sakit. Baiklah aku yang akan menggantikan pakaian wanita ini. Lagi pula aku sudah pernah tidur dan berbagi ranjang dengan nya 5 hari yang lalu. Dan juga sebentar lagi wanita ular ini akan menjadi istri ku." Alexander kalut sendiri dengan pemikiran konyol nya.

Bisa-bisa nya seorang Grand Duke Maximilians panglima perang kekaisaran Reus yang memiliki hati yang dingin seketika berubah menjadi orang bodoh karena berurusan dengan wanita yang selalu mengganggu nya dan membuat masalah.

"jadi tidak masalah jika aku menggantikan gaun tidur nya. Lagi pula tubuh wanita ini tidak menarik bagiku".

Dan akhirnya Alexander mengganti kan gaun tidur Clarisse yang sudah basah karena keringat dengan gaun tidur yang baru. Gaun yang sebelumnya sudah di beli oleh Hans atas perintah nya.

"sial aku tidak boleh tergoda dengan tubuh wanita ular ini!"

Yah, berbeda dengan apa yang di ucapkan oleh bibir Alexander, tubuh pria itu mengatakan hal lain.

Alexander malam ini berakhir di kamar mandi dengan air yang sangat dingin untuk meredam hasrat nya setelah mengganti gaun Clarisse wanita menyebalkan yang sangat ingin dia hindari.

Terpopuler

Comments

Wisteria

Wisteria

ini yg bengok perempuanya g mau di paksa, dimana - mana kalau maksa jelas mara, sekarang giliran terluka dan mampu merasa paling tersakiti g ngotakkan

2025-02-16

0

lily

lily

alex umur berapa ya

2024-12-09

0

X'tine

X'tine

baru mampir thor... baca part ini.. pengen ngakak... setelah di tolak baru terasa.. sampai ke ubun2..

2024-09-22

3

lihat semua
Episodes
1 Si kejam yang bodoh
2 Seandainya...
3 Menggagalkan rencana busuk
4 Terpaksa
5 tak terduga
6 Racun Snakeroots
7 Tak mampu berfikir jernih
8 Pagi hari di kediaman Maximilians
9 Tertangkap lagi
10 Benar-benar licik
11 Apa yang akan terjadi?
12 Alexander bertindak aneh
13 Penjelasan yang sia-sia
14 kabar yang mengejutkan
15 pernikahan yang kacau
16 Saingan berat
17 hujan pagi
18 Hutan Frostgreen
19 Tuduhan
20 kawanan serigala
21 wajah yang berlumpur
22 mempertahankan harga diri
23 lebih tenang
24 langkah awal
25 Menawar harga
26 Menang dari seseorang
27 istri??
28 Tomat busuk
29 Tertusuk ucapan
30 Pria yang akan kehilangan
31 Perpustakaan istana
32 Tingkah konyol
33 Sarapan bersama
34 Yang sudah direncanakan
35 Jembatan
36 Soren dan penglihatan nya
37 Pulang lebih cepat
38 pertemuan kembali
39 Ketenangan yang di usik
40 Perasaan takut
41 Kebakaran dan pelarian
42 Kabar kematian nya
43 Menangis histeris
44 Ditengah pelarian
45 Karena selimut
46 Surat
47 Belum menerima kenyataan
48 Godaan yang gagal
49 Pelabuhan laut Heaven
50 Hampir terbongkar
51 Cerita di atas laut
52 Hampir mati
53 Pikiran yang bercabang
54 Kota Wateria
55 Ruang kerja Morgan
56 Rumor yang beredar
57 meninggalkan Wateria
58 Hutan Hellfrost
59 Kekuatan yang hampir membunuh
60 Pengakuan
61 Oasis
62 Benang kusut
63 Kekacauan
64 Malam yang panjang
65 Ingatan yang tidak akan pudar
66 Hanya Alexander
67 Pria dan kutukan
68 Mencari cara
69 Terpaksa
70 Tak terikat waktu
71 Melangkah lebih dekat
72 Hanya lelah bukan menyerah
73 Bebas
74 Belum berakhir
75 Bertemu kembali
76 Lelah
77 Rencana yang tidak di ketahui
78 Mantra terlarang
79 Menghadapi perang
80 Di ujung kematian
81 Berakhir (Tamat)
82 cuma sekedar info
83 LADY CLARISSE 2
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Si kejam yang bodoh
2
Seandainya...
3
Menggagalkan rencana busuk
4
Terpaksa
5
tak terduga
6
Racun Snakeroots
7
Tak mampu berfikir jernih
8
Pagi hari di kediaman Maximilians
9
Tertangkap lagi
10
Benar-benar licik
11
Apa yang akan terjadi?
12
Alexander bertindak aneh
13
Penjelasan yang sia-sia
14
kabar yang mengejutkan
15
pernikahan yang kacau
16
Saingan berat
17
hujan pagi
18
Hutan Frostgreen
19
Tuduhan
20
kawanan serigala
21
wajah yang berlumpur
22
mempertahankan harga diri
23
lebih tenang
24
langkah awal
25
Menawar harga
26
Menang dari seseorang
27
istri??
28
Tomat busuk
29
Tertusuk ucapan
30
Pria yang akan kehilangan
31
Perpustakaan istana
32
Tingkah konyol
33
Sarapan bersama
34
Yang sudah direncanakan
35
Jembatan
36
Soren dan penglihatan nya
37
Pulang lebih cepat
38
pertemuan kembali
39
Ketenangan yang di usik
40
Perasaan takut
41
Kebakaran dan pelarian
42
Kabar kematian nya
43
Menangis histeris
44
Ditengah pelarian
45
Karena selimut
46
Surat
47
Belum menerima kenyataan
48
Godaan yang gagal
49
Pelabuhan laut Heaven
50
Hampir terbongkar
51
Cerita di atas laut
52
Hampir mati
53
Pikiran yang bercabang
54
Kota Wateria
55
Ruang kerja Morgan
56
Rumor yang beredar
57
meninggalkan Wateria
58
Hutan Hellfrost
59
Kekuatan yang hampir membunuh
60
Pengakuan
61
Oasis
62
Benang kusut
63
Kekacauan
64
Malam yang panjang
65
Ingatan yang tidak akan pudar
66
Hanya Alexander
67
Pria dan kutukan
68
Mencari cara
69
Terpaksa
70
Tak terikat waktu
71
Melangkah lebih dekat
72
Hanya lelah bukan menyerah
73
Bebas
74
Belum berakhir
75
Bertemu kembali
76
Lelah
77
Rencana yang tidak di ketahui
78
Mantra terlarang
79
Menghadapi perang
80
Di ujung kematian
81
Berakhir (Tamat)
82
cuma sekedar info
83
LADY CLARISSE 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!