NASEHAT UMMI FATIMAH

BAB 13

"Ning... ayo silahkan duduk dulu,bicara pelan-pelan sama ummi, ada apa?"

"Ummi.. maafkan Zulaikha, karena sudah tidak sopan datang malam-malam seperti ini,Zulaikha tahu ini salah, tapi Zulaikha tidak bisa menahannya lagi ummi,"

"Apa yang sedang kamu bicarakan itu Ning, tidak tahan dalam hal apa?"

"Zulaikha sangat ingin bertemu dengan Gus Rasya,saya ingin tahu siapa wanita yang akan di nikahi Gus Rasya nanti, sungguh rasa penasaran ini sangat besar, sehingga Zulaikha datang kesini sekarang"

"Astagfirullahalazim..... istighfar nak,ada saatnya Gus Rasya memberi tahu kita itu nanti,dan kita tidak berhak untuk memaksanya untuk memberitahukan siapa wanita itu"

"Tapi ummi Zulaikha tidak rela jika nanti Gus Rasya mendapatkan wanita yang tidak baik"

"Tidak baik gimana?"

"Ya tidak baik agamanya dan akhlaq nya, kan bibit bebet bobotnya harus jelas, iya kan ummi"

"Kamu bener... tapi Gus Rasya tidak akan memilih sembarang wanita, apalagi untuk dinikahi,percayalah"

"Apakah saya boleh bertemu dengan Gus Rasya ummi?"

"Maaf Ning,.. ini sudah malam,walaupun kalian hanya mengobrol tapi kalian itu bukan mukhrim,"

"Apakah saya gak ada kesempatan lagi ummi?"

"Sekali lagi ummi minta maaf Ning, ummi gak bisa menjanjikan apa-apa,semua itu ada pada Gus Rasya,jadi apapun yang Gus Rasya ucapkan selagi itu positif, maka ummi dan Abbah akan mendukung,"

"Tapi ummi sekali lagi,apakah boleh saya memperjuangkan perasaan saya terhadap Gus Rasya?"

"Apakah kamu siap dengan yang namanya sakit hati? kamu tahu kan gimana sifat dan sikap dari anak ummi?setiap perbuatan itu pasti ada konsekuensi nya, apa kamu siap?"

"Sebenernya Zulaikha sudah memikirkan hal itu, tapi mana bisa tahu kalau belum di coba?"

"Ya sudah ummi cuma bisa mendoakan yang terbaik, tapi ingat, ummi tidak mau persahabatan keluarga ummi dan kamu jadi renggang gara-gara masalah ini,sebaiknya kamu sholat istikharah, minta petunjuk sama Allah SWT, supaya di bukakan pintu keluarnya, agar kamu bisa memahami, bahwa tidak semua yang kamu mau itu harus kamu miliki,paham nak,kalo kamu sudah paham sebaiknya kamu pulang ya,tidak baik lama-lama disini"

Perkataan dan nasehat ummi diresapi oleh Ning Zulaikha, apalagi kata-kata yang terakhir, itu sangat menyakitkan.Tapi dia akan tetap memperjuangkan hatinya, tidak peduli dia akan menerima penolakan, dia akan tetap maju.Dengan langkah yang berat, dan karena tidak bisa bertemu langsung dengan Gus Rasya,akhirnya dia berpamitan.

"Baiklah ummi, kalau begitu Zulaikha pulang, sekali lagi Zulaikha minta maaf karena sudah tidak sopan"

"Sudahlah.. kamu hati-hati di jalan ya, salam untuk ummi dan abi kamu"

"Baik assalamu'alaikum"

"Wa'alaikumussalam"

Ummi Fatimah yang masih memandangi kepulangan Ning Zulaikha pun hanya bisa istighfar dan geleng-geleng.

"Ya Allah jauhkanlah anak-anak ku dari orang yang berniat jahat,Amiinn"

Ummi segera masuk dan menutup pintu, lalu kembali ke ruang keluarga.Disana masih ada abbah dan Gus Rasya. Sedangkan Ning Risa mungkin dia sedang di kamar.

"Ada apa ummi kok mukanya gelisah gitu?"

Kyai Rasyid yang melihat ummi Fatimah terlihat gelisah menjadi sedikit khawatir.

"Abbah tahu, Zulaikha datang kemari, dia mengatakan bahwa akan memperjuangkan perasaan nya terhadap Rasya"

"Lalu.. ummi jawab apa?"

Abbah dan Gus Rasya tegang menanti jawaban ummi.

"Ya ummi jawab aja silahkan"

"Yaaaahhh ummi kenapa malah di suruh?"

Gus Rasya yang kecewa kenapa malah ummi nya mempersilahkan Ning Zulaikha dengan begitu mudahnya.

"Siapa suruh kamu main rahasia-rahasiaan sama ummi,"

"Ummi... kan Rasya udah bilang, nanti setelah pulang dari Kairo Rasya akan langsung nikahin dia"

"Dia dia dia, dia siapa, gak jelas,pokoknya ummi gak mau tahu beri tahu ummi sekarang siapa yang akan kamu nikahi itu,kalau masih gak mau beri tahu lihat saja ummi bakal mendukung 100 persen usaha Ning Zulaikha untuk ngejar kamu"

" Duuuhhh jangan dong ummi, emang gak kasihan sama anak sendiri?"

"Emang kamu juga gak kasihan sama kami berdua?sampai kapan kamu akan sembunyikan ini semua?"

Gus Rasya yang mengalihkan pandangannya ke abbah, dan abbah mengisyaratkan dengan anggukan.

"Tapi janji dulu ummi gak bakalan kaget"

"Udah cepetan, siapa orangnya?"

"Dia emm.. dia"

"Dia siapa Rasya, Lama-lama ummi jewer ya telinga kamu,"

"Isshh... jangan ummi"

"Cepetan gak, nih tangan ummi sudah gatel rasanya"

"Iya ummi sabar,... sebenernya dia itu adalah.. emm... dia.. dia"

"RASYAAAAA"

"Dia Annisa ummiiiiii"

Seketika tangan ummi Fatimah yang sudah dekat dengan telinga Gus Rasya, terhenti di gantikan oleh kaget nya ummi.

"Si.. siapa.. Annisa? Annisa anaknya Maimunah?,tetangga depan rumah kita?"

Gus Rasya pun mengangguk pelan,dan sekilas melihat ekspresi ummi nya,abbah yang sebenarnya sudah tahu hanya bisa diam,lain halnya dengan Ning Risa yang dari tadi mendengar obrolan mereka, walaupun ada di lantai atas, ikut kaget dan melongo karena tidak percaya apa yang di katakan masnya itu.

"Sudah berapa lama kamu berhubungan dengan Annisa?" tanya ummi tanpa ekspresi.

Sebenarnya ini yang paling di cemaskan oleh Gus Rasya, yaitu ekspresi dan sikap ummi nya kelak.

"Kalo berhubungan kami belum sampai tahap itu ummi, tapi Rasya sudah menyukainya sejak dia kelas 2 SMA"

"Apa kamu sudah menyatakan perasaan kamu sama Annisa?"

"Rasya juga tidak mengungkapkan apa-apa"

"Lalu, kenapa kamu yakin mau menikahinya"

"Karena Rasya sudah mengajaknya menikah"

"Terus apa jawaban dia?"

" Dia belum jawab ummi, tapi nanti sebelum Rasya berangkat, rencananya Rasya mau ketemu Annisa lagi untuk bertanya kembali"

"Kalau misal dia tetap gak jawab atau menolak ajakan kamu gimana?"

"Katanya,mas Rasya mau nikahin Annisa saat itu juga ummi"

Ning Risa dari atas berbicara dengan sedikit keras.Abbah yang mendengar hal itu hanya bisa tersenyum,ummi dengan ekspresi kaget,sedangkan Gus Rasya mendengkus kesal melihat tingkah laku adiknya itu.

"Ya Allah kenapa anakku jadi seperti ini"

"Sudahlah ummi, besok sebaiknya kita panggil Annisa dan ibunya kemari,kita bicarakan ini secara kekeluargaan ya, sekarang waktunya kita istirahat, ayo semuanya kita tidur, abbah udah ngantuk"

Kyai Rasyid pun berdiri dan berjalan menggandeng tangan istrinya dengan lembut untuk menenangkan.Ning Risa pun kembali masuk ke kamarnya.Sedangkan Gus Rasya masih belum beranjak dari tempat duduknya. Dia masih memikirkan pertemuan besok dan bagaimana cara meyakinkan Annisa. Dia berharap ada jalan keluarnya.Kemudian dengan langkah pelannya Gus Rasya kembali ke kamar dengan perasaan yang tak tentu,dan tentunya khawatir niat baiknya tidak di Terima.

Terpopuler

Comments

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

tenang² gus lihat besok annisa nerima atau ga trs umi merestuin ga..lanjuut

2024-10-20

0

lihat semua
Episodes
1 PAGI YANG BERMAKNA
2 CINTA DALAM DIAM
3 MENERKA NERKA
4 KEDATANGAN ZULAIKHA
5 HASIL PEMBICARAAN
6 AIR MATA SEDIH ATAU BAHAGIA?
7 MULAI MENATA HATI
8 PERNYATAAN YANG TIBA-TIBA
9 MEYAKINKAN HATI
10 DARI HATI
11 DIANTAR GUS RASYA
12 ZULAIKHA KEMBALI DATANG
13 NASEHAT UMMI FATIMAH
14 JANJI GUS RASYA
15 HARI KEBERANGKATAN
16 BERTEMU SALAMAH 1
17 BERTEMU SALAMAH 2
18 BERTEMU SALAMAH 3
19 WANITA LICIK
20 KABAR DARI GUS RASYA
21 PRINSIP GUS RASYA
22 BERTEMU NAMIRA
23 AMRAN YANG MENGGANGGU
24 KERAS KEPALA
25 GIRL'S DAY OUT
26 PERTEMUAN YANG TIDAK TERDUGA
27 HARI TERAKHIR BERTEMU IBU
28 DOA TULUS UNTUK IBU
29 MENGANTAR KE PUSARA
30 MULAI TERUNGKAP
31 GELISAH, TAKUT, TIDAK TENANG
32 MENCARI KEBERADAAN GUS RASYA
33 TIBA DI KAIRO
34 AKHIRNYA BERTEMU DENGANMU
35 HARUS DIA BUKAN YANG LAIN
36 HARI YANG MELELAHKAN
37 PERGILAH
38 AKU MERINDUKANMU
39 UPAYA MENGHALALKANMU
40 TAHAN HAWA NAFSU
41 MUNGKIN BELUM SEKARANG
42 MELAMAR DULU
43 MELULUHKAN HATI ORANG TUA
44 BERDISKUSI
45 NASIB ZULAIKHA
46 MELARIKAN DIRI
47 PERTOLONGAN KYAI NASRULLAH
48 AWAL YANG SALAH
49 PEMIKIRAN YANG SALAH
50 FIRASAT
51 SERBA SALAH
52 GUS RASYA RESMI MELAMAR
53 SIAP DENGAN SEGALA HAL
54 MINTA MAAF 1
55 MINTA MAAF 2
56 BERUSAHA MENGIKHLASKAN
57 SEKALIAN PAMIT
58 PERGI MENONTON
59 HARI KEBERANGKATAN
60 SATU PESAWAT DENGAN SALAMAH
61 TIBA DI KAIRO
62 ABI KHALID
63 GODAAN ALDEN
64 RENCANA NYA
65 MENCARI KEBENARAN
66 CERITA HARI ITU
67 OBAT SEGALA KERESAHAN
68 TAWARAN KYAI NASRULLAH
69 SETELAH 3 BULAN BERLALU
70 USTADZ ZULHAM
71 REMEDIAL
72 MENGIRA-NGIRA
73 CURIGA
74 SALAH PAHAM
75 NIAT YANG BAIK
76 MASIH BERPIKIR 2 KALI
77 KESUCIAN YANG HILANG
78 PERGI KE DOKTER KANDUNGAN
79 RANIA DAN ALDEN
80 MENIKAH
Episodes

Updated 80 Episodes

1
PAGI YANG BERMAKNA
2
CINTA DALAM DIAM
3
MENERKA NERKA
4
KEDATANGAN ZULAIKHA
5
HASIL PEMBICARAAN
6
AIR MATA SEDIH ATAU BAHAGIA?
7
MULAI MENATA HATI
8
PERNYATAAN YANG TIBA-TIBA
9
MEYAKINKAN HATI
10
DARI HATI
11
DIANTAR GUS RASYA
12
ZULAIKHA KEMBALI DATANG
13
NASEHAT UMMI FATIMAH
14
JANJI GUS RASYA
15
HARI KEBERANGKATAN
16
BERTEMU SALAMAH 1
17
BERTEMU SALAMAH 2
18
BERTEMU SALAMAH 3
19
WANITA LICIK
20
KABAR DARI GUS RASYA
21
PRINSIP GUS RASYA
22
BERTEMU NAMIRA
23
AMRAN YANG MENGGANGGU
24
KERAS KEPALA
25
GIRL'S DAY OUT
26
PERTEMUAN YANG TIDAK TERDUGA
27
HARI TERAKHIR BERTEMU IBU
28
DOA TULUS UNTUK IBU
29
MENGANTAR KE PUSARA
30
MULAI TERUNGKAP
31
GELISAH, TAKUT, TIDAK TENANG
32
MENCARI KEBERADAAN GUS RASYA
33
TIBA DI KAIRO
34
AKHIRNYA BERTEMU DENGANMU
35
HARUS DIA BUKAN YANG LAIN
36
HARI YANG MELELAHKAN
37
PERGILAH
38
AKU MERINDUKANMU
39
UPAYA MENGHALALKANMU
40
TAHAN HAWA NAFSU
41
MUNGKIN BELUM SEKARANG
42
MELAMAR DULU
43
MELULUHKAN HATI ORANG TUA
44
BERDISKUSI
45
NASIB ZULAIKHA
46
MELARIKAN DIRI
47
PERTOLONGAN KYAI NASRULLAH
48
AWAL YANG SALAH
49
PEMIKIRAN YANG SALAH
50
FIRASAT
51
SERBA SALAH
52
GUS RASYA RESMI MELAMAR
53
SIAP DENGAN SEGALA HAL
54
MINTA MAAF 1
55
MINTA MAAF 2
56
BERUSAHA MENGIKHLASKAN
57
SEKALIAN PAMIT
58
PERGI MENONTON
59
HARI KEBERANGKATAN
60
SATU PESAWAT DENGAN SALAMAH
61
TIBA DI KAIRO
62
ABI KHALID
63
GODAAN ALDEN
64
RENCANA NYA
65
MENCARI KEBENARAN
66
CERITA HARI ITU
67
OBAT SEGALA KERESAHAN
68
TAWARAN KYAI NASRULLAH
69
SETELAH 3 BULAN BERLALU
70
USTADZ ZULHAM
71
REMEDIAL
72
MENGIRA-NGIRA
73
CURIGA
74
SALAH PAHAM
75
NIAT YANG BAIK
76
MASIH BERPIKIR 2 KALI
77
KESUCIAN YANG HILANG
78
PERGI KE DOKTER KANDUNGAN
79
RANIA DAN ALDEN
80
MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!