BAB 12
Sore itu setelah Gus Rasya dan Ning Risa mengantar Annisa ke tempat kerja, mereka mampir sejenak ke alun-alun kota bandung.Mereka duduk-duduk di rerumputan sambil ngemil jajanan pinggir jalan.
"Mas.. mas serius mau pergi ke Kairo?"
"Iya"
"Kapan berangkatnya"
"2 hari lagi"
"Ooooo.... kok mukanya kaya galau gitu?"
"Mungkin karena mas mau berpisah sama dia"
"HAH.. dia?dia siapa?"
"Ada, nanti kamu juga akan tau"
"ISSSHH... mas Rasya nih sama adeknya sendiri maen rahasia, jadi bener kata ummi kalau mas Rasya menyukai wanita di pesantren kita?"
"Hemm... mas juga udah ngajak dia nikah"
"UHUKK.. UHUKK.. UHUUHUUKK..!!!!
Ning Risa yang mendengar hal itu sambil makan terkejut, akhirnya di keselek., dan langsung minum air untuk melegakan tenggorokannya.
" Mas Rasya becandanya gak lucu tau"
"Siapa yang bercanda?mas serius"
"Terus dia mau nikah sama mas"
"Enggak"
"HEMMPPPTTT.... HAHAHAHAHAHAHA.."
Ning Risa tidak dapat menahan ketawanya, akhirnya dia lepaskan juga.
"Apa.. jadi mas Rasya ku yang gantengnya sejagat raya ini di tolak, ya Allah kasihan"
"Kamu tuh seneng ya liat mas kayak gini?"
" Ya lagian tiba-tiba ngajak nikah,kalau pun dia gak nolak juga bakalan sedih"
"Sedih kenapa?"
"Ya sedihlah.. jadi cowok tuh peka dikit kenapa sih,kan mas Rasya mau pergi"
"Ya kan cuma 3 tahun"
"Mas... 3 tahun itu waktu yang lama bagi kami kaum perempuan,emang mas yakin disana mas bisa setia?"
"Insya Allah kalau itu mas akan usahakan"
"Yakin juga yang disini mau nunggu mas?"
"Harus mau lah"
"Isshhh.. posesif"
"Bukan posesif, tapi berusaha untuk meyakinkan, kalau dia mau, mas akan berusaha"
"Emang siapa sih mas, aku jadi penasaran?"
"Besok pas mas berangkat kamu akan tau, karena mas akan menanyakan nya sekali lagi tentang ajakan untuk menikah"
"Sekali lagi?emang udah berapa kali mas ngajakin dia untuk nikah?"
"3 kali"
"Hahhh..., kalau nanti dia nolak lagi gimana?"
"Mas akan nikahi dia saat itu juga, udah yuk pulang, udah mau magrib"
Ning Risa sampai melongo keheranan dengan tingkah masnya.Kok bisa masnya melakukan itu, wah kalau beneran bisa sih dia akan mengakui mas nya itu keren banget. Aaaaaa jadi pengen punya pasangan kaya gitu.
"Risaaaaa..... mau pulang gak, mas tinggal nih"
"Iyalah.. tungguin.. "
Ning Risa segera berlari setelah sadar dari lamunannya.
"Assalamu'alaikum"
"Walaikumsalam "
Suara salam terdengar ketika keluarga Kyai Rasyid sedang menikmati makan malam.
"Siapa kira-kira yang bertamu malam-malam seperti ini?"
"Sebentar biar ummi lihat dulu ya"
"Ehh gak usah ummi biar Risa saja"
Ning Risa pun beranjak ke arah depan untuk membukakan pintu. Setelah pintu di buka ternyata yang datang adalah Ning Zulaikha.
"Ning Zulaikha?ada apa malam-malam kesini?"
"Ning Risa, maaf mengganggu waktu kalian,Gus Rasya ada?"
*Wah bener nih dugaan aku,emang kayaknya ni perempuan gak bakalan nyerah gitu aja,kerjain dikit boleh kayaknya.*Sejenak Ning Risa membatin tentang Ning Zulaikha.
"Ada.. tapi mas Rasya lagi gak mau ketemu siapa-siapa katanya, jangan kan ketemu Ning Zulaikha, orang ketemu sama saya aja lagi gak mau,kalau ketemu ummi sama abbah mau gak?"
"Memangnya Gus Rasya kenapa,apa dia sakit?"
"Gak sakit, tapi mas Rasya itu lagi trauma ketemu orang,takut tiba-tiba di jodohin katanya"
"Apa benar seperti itu?"
Sedikit curiga dengan pernyataan Ning Risa
"Ya memang kenyataanya seperti itu, gak percaya ya,aku kasih tau fakta tentang mas Rasya mau gak?"
"Fakta apa?"
"Faktanya mas Rasya itu kalau sudah gak suka sama orang, dia gak bakalan mau ketemu sama orang itu,kalau orang itu masih tetep maksa ketemu maka mas Rasya akan membenci orang itu selamanya"
"Tapi saya kesini hanya ingin menanyakan tentang siapa wanita yang di sukai Gus Rasya sebenernya"
"Kalo nanti udah tau terus mau apa?"
"Saya ingin tahu saja,apakah wanita itu pantas buat Gus Rasya atau tidak"
"Pantas atau gaknya itu bukan urusan anda Ning,yang membedakan itu akhlaqnya,dan tahu waktu untuk bertamu"
Ning Zulaikha terdiam dengan kata-kata yang di lontarkan oleh Ning Risa barusan.
"Siapa yang dateng nduk?"
Ummi Fatimah dateng menghampiri keduanya.
"Loh.. Zulaikha.. kok malam-malam dateng kesini ada apa?"
"Maaf ummi malam-malam mengganggu waktunya"
"Udah tau ganggu, pake dateng,emang gak bisa siang?"
Ning Risa yang sedikit kesal akhirnya gak bisa menahannya lagi.
"Risa gak boleh ngomong gitu ke tamu, ayo Ning kita masuk,kamu mau minum apa biar Ummi bikinkan"
"Aahhh.. tidak usah repot-repot ummi,"
"Udah tau ngerepotin pake masuk rumah lagi"
Ning Risa kembali melepas kekesalannya.
"Risaaa...sudah sana kamu masuk, habiskan makananmu"
"Iya ummi"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
🌷💚SITI.R💚🌷
risau keren de..zulakha aja ga tau waktu akhwat malem² nemuin lski² yg sdh jelas ga mau sm ka.u
2024-10-20
0