Eps 16

Di kamar Al Hudriy ramai akan berita bahwa di asrama banyak pencurian yang marak terjadi.

Para mahasiswa mengeluh karena banyak yang kehilangan uang.Untungnya Nasheem tidak kehilangan uang sepeserpun tapi Muddha kehilangan uang sakunya sebesar satu juta untuk kehidupannya satu bulan.

"Muddha,kamu juga kehilangan uang ya?"Tanya Nasheem

"iya nih bib,sejuta ilang dari lemari padahal udah ana kunci tiap hari.Kok bisa ya ilang"Ucap Muddha

"masak diambil tuyul sih bib"Ucap Muddha

"udah lapor ketua asrama apa belum nih?"Tanya Nasheem

"belum katanya.Apa kita pasang CCTV aja ya"Ucap Muddha

"bagus juga ide antum"Ucap Nasheem

Mereka pun segera menujunke tempat ketua asrama di lantai tiga.

Mahdar Thowilan namanya yang di dapuk sebagai ketua asrama.Mahdar terkenal jago karate dan pernah masuk akademi kepolisian jadi paham akan berbagai motiv pencurian.

Tok

Tok

Tok

Suara ketukan pintu membuat Mahdar kaget karena sedang mengerjakan tugas dari dosennya.

"iya ada apa akhi?"Tanya Mahdar

"kita mau bicara penting tentang masalah akhir akhir ini"Ucap Nasheem

"silakan masuk"Ucap Mahdar

"aku ingin berbicara tentang pencurian uang di minggu minggu ini"Ucap Nasheem

"bagaimana menurutmu kalau dipasangi CCTV di setiap kamar dan sudut sudut koridor asrama"Ucap Muddha

"aku setuju saja, tapi harus diadakan penarikan iuran untuk membeli ratusan CCTV"Ucap Mahdar

"baik setuju.Umumkanlah di grup chat asrama"Ucap Nasheem

"baik akan aku umumkan"Ucap Mahdar

Setelah melaporkan kejadian pencurian,mereka pun segera pamit kepada Mahdar dan dua teman asrama lainnya di kamar Mahdar.

Mereka kembali ke kamar mereka kembali setelah melaporkan pencurian yang terjadi baru baru ini.

Mereka tak habis fikir begitu teganya mengambil uang saku pemberian orang tua yang semestinya mereka gunakan untuk hidup di Mesir malah diambil dengan mudahnya oleh maling yang tak punya hati.

Bila ini masih terjadi mereka akan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Mahdar selalu ketua asrama pun segera memberitahukan bahwa akan diadakannya iuran untuk memasang CCTV bagi penghuni asrama yang masih memiliki uang.

Bagi yang hilang tidak usah mengikuti iuran.Mahdar menulis pesannya sembari berfikir bagaimana menuntaskan masalah ini secepatnya agar para mahasiswa tidak terganggu.

"gimana ini gawat nih,mau ada pemasangan CCTV.Kita nggak bakal bisa nyuri lagi dong bos?"Tanya salah satu diantara mereka

"tenang gausah panik.Kita rusak aja pas mau nyuri"Ucap Husain yang pernah mengejar Farhanadi gang sempit

"bos yakin bisa ngelakuin itu tanpa ketahuan"Ucap anak buah Husain

"yakin lah kan ada kalian bisa bantu aksi nyolong kita kali ini.Nanti bagi hasil deh"Ucap Husain dengan bangga

Mereka pun menyusun rencana agar tetap bisa melakukan pencurian di malam hari dan saat para mahasiswa sedang berangkat kuliah.

Di kampus,Husain terkenal sebagai geng troube maker atau pembuat onar.Siapapun tak berani menghentikannya karena tubuh kekar Husain yang membuat para mahasiswa mundur.

Terkecuali Nasheem yang berani melawan karena Nasheem ahli beladiri dan pernah membuat Husain ketakutan, kala Husain sedang membuli Nasheem dan Muddha saat ospek.

Nasheem sudah dikenal sebagai pahlawan kampus karena berani melawan Husain yang meskipun tubuh Nasheem lebih pendek dari Husain.Namun tenaga Nasheem begitu kuat.

Dua hari kemudian pesananan CCTV sudah datang dan semuanya dipasang oleh banyak pegawai toko elektronik Kairo.

Mereka memasang dengan cepat dan penuh dengan ketelitian.

Dan dengan cepat disambungkan dengan komputer ketua asrama yaitu Mahdar.

Mahadar di suruh mengetes setiap kamera yang dipasang di 300 kamar asrama.

Setiap lantai ada 100 kamar yang isinya tiga orang.

Termasuk di kamar Husain juga dipasang.Membuat Husain mulai khawatir tidak bisa melakukan pencurian karena saking banyaknya CCTV.

Husain mulai sedikit khawatir dan bingung menyusun rencana pencurian malam ini.

Husain bisa membobol akses pintu kartu karena dirinya pernah bersekolah hacker sebelum berkuliah di Alexandria University.

Husain juga pernah membobol bank di jalanan pasa Khan Al Khalili.Namun tidak ketahuan oleh pihak keamanan.

Husain menggunakan topeng dan juga sarung tangan lateks hitam untuk melakukan pencurian.

Sepatu boots yang ia pakai pun dilapisi dengan plastik khusus pembungkus sepatu.

Jadi jejak kejahatannya tidak terdeteksi oleh kepolisian.

Husain melakukan pencurian terhitung sudah 20 kali.Husain juga sering mencopet tanpa pernah ketahuan sekalipun.

Penyakit klepto Husain memang sudah akut.Dan pandai bersilat lidah.

Usut punya usut orang tua Husain juga mantan narapidana di penjara Kairo.

Ayahmya juga memiliki hobi serupa karena pencurian motor,pembobolan rumah dan itu baru berhenti saat sudah tua.

Memang peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya memang benar.

Malam ini Husain dan kawan kawan nya ingin melakukan kembali aksi pencurian.

Nasheem sudah menyediakan petugas kepolisian yang sudah Nasheem bayar untuk menangkap pencuri.

Taktik yang disusun bersama Mahdar telah terencana dengan matang.

Tak lupa Mahdar memasang kamera mikro tanpa kelihatan si pencuri agar mengetahui bukti bila pencuri merusak kamera CCTV.

Para polisi memberitahu banyak motiv pencurian dan berbagai cara meringkus penjahat.

"bersiaplah Mahdar hati hati dengan pencuri satu ini"Ucap teman polisi Mahdar

"iya baik Farosu akan aku perhatikan dengan seksama aksi si klepto lali ini"Ucap Mahdar memantau komputer

"aku akan bersiap di lantai satu dan temanku lainnya di lantai dua dan lantai tiga.Kita berdoa semoga misi kali ini berjalan lancar"Ucap Farosu

Mereka semua pun berdoa terlebih dahulu supaya misi mereka berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Ternyata Husain tengah terpancing menuju ke lantai tiga.

Di lantai tiga lah yang penghuninya sepi namun penghuninya rata rata anak konglomerat Kairo.

"aku harus mengambil uang sebanyak banyaknya"Ucap Husain

polisi teman Mahdar juga bersiap siap menangkap Husain.

Husain yang memakai pakaian serba hitam pun segera memakai card hackernya dan mulai memasuki kamar salah satu anak konglomerat Kairo.

"wah orangnya masih tidur.Sebaiknya aku cepat mengambil uangnya.Pasti di bawah kasur atau di dalam sepatu nya.Atau di brangkas rahasia di almarinya"Ucap Husain

Beberapa menit kemudian Husain berhasil menemukan uang di dalam buku bersampul emas milik anak konglomerat.

Setelah itu Husain mengendap ngendap keluar dan saat itulah Farosu segera menodongkan senjata api kepada Husain supaya Husain menyerah.

"menyerahlah atau aku tarik pelatuk ini ke betis mu"Ucap Farosu

Husain pun pura pura menurut dan menurunkan uang yang dia ambil.Dan Husain menurut ketika tangannya akan di borgol.

Namun Farosu sedikit curiga dengan pencuri yang diperintah terlihat menurut.Seperti akan memberikan ledakan besar.

Ternyata benar, Husain tiba tiba mencekik Farosu namun Farosu sudah mengganjali lehernya dengan telapak tangannya.

Farosu pun segera melakukan gerakan kuncian untuk melumpuhkan Husain.

Dan dengan ketangkasan Farosu akhirnya Husain pun dapat dilumpuhkan dan akhirnya topeng Husain di buka.

Dan betapa terkejutnya Mahdar, ternyata Husain yang di amanahi menjaga keamanan ternyata sebagai ancaman dalam asrama.

Mahdar begitu kecewa dengan Husain yang nampak baik padanya dan tunduk dengan kata katanya ternyata menusuknya dari belakang.

Mahdar sudah percaya kalau Husain bisa mengamankan asrama tapi semua kepercayaan itu sirna setelah pencurian Husain terungkap.

Husain di ringkus di ruangan Mahdar dan keesokan harinya Husain segera di keluarkan dari kampus Alexandria University.

*

*

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!