Pagi nan sejuk di iringi Lantunan adzan Subuh Dari Masjid Khoirul Ikhsan di Pondok Pesantren Khoirul Ikhsan Lamongan . Membuat Farhana merasa tergerak untuk segera pergi mengambil air wudlu. Semua santri memenuhi Jalan menuju Masjid . Pemandangan Setiap Waktu Shubuh memberikan Kesan bahwa Surga nan Indah begitu nyata di Dunia Fana .
" Nduk Hana, Ayuk bareng ke masjid sama Budhe " Ajak Qodriah membawa sajadah juga Tasbih kecil yang pas digenggaman tangannya
" Iya Budhe " Sahut hana yang begitu cantik dengan balutan mukena renda warna Mustard nan anggun
Mereka pergi bersama ke masjid bagaikan ibu dan anak yang begitu meneyenangkan hati saat dilihat . Namun bisik bisik para santriwati tak dapat dihentikan saat berada di belakang Qodriah dan Hana .
" Likha , itu siapa cantik banget dekat umi . Eh janga jangan calonnya Gus Adnan lagi " Ceteluk Fariha Si Ratu Kepo Asrama Kitab Kuning
" Fariha , mending kamu tanya langsung sama orangnya . Gak baik kalo pemikiran kamu itu ternyata gak sesuai faktanya " Ucap Likha teman sekamar Fariha yang super lembut dan sabar menghadapi kelakuan temannya
" iya nanti aku mau sholat deket mbak itu . Biar aku bisa wawancara sampek tuntas ke akarnya . asik asik jos " Fariha dengan semangat membara
Sholat pun dipimpin oleh Kyai Faris selaku pengasuh Ponpes Khoirul Ikhsan . Sholat dilaksanakan dengan khusyuk dan tenang. Setelah selesai sholat waktunya tausiah dari Gus Adnan selaku ketua Asatidz wal ustadzah asrama kitab kuning . Di Asrama kitab kuning santri Putra dan Santri putri hanya terhalang satu dinding sekat yang tinggi Satunya di Desa Hulurejo hanya berjarak 10 meter . Bagaikan tetangga bersekat dinding pagar . Jadi Para santri putra masih bisa bertemu dengan santri putri.
Akhirnya tausiah pagi sudah selesai dan para santri putra dan putri membubarkan diri . Umi Qodriah izin pergi duluan karena harus segera memasak untuk para santri dan dibantu staf dapur pesantren .
" Mbak , saya baru pertama kali ketemu mbak . Mbak namanya siapa dari mana? . Mbak bener yah calonnya gus Adnan ? " Tanya Fariha dengan panjang lebar tanpa bernafas
" okey wait wait pertanyaan kamu banyak banget . Aku jawab satu satu ya . Nama aku Fariha dari Jakarta . Aku bukan calonnya Gus Adnan tapi aku cuman sepupunya doang . Aku kesini mondok . Ntar kalo kamu cari aku . Cari di Asrama 5 yang baru khusus santri berprestasi okey . Aku pamit dulu bye . " Farhana yang pergi meninggalkan Fariha yang membuatnya tak begitu nyaman yang terkesan terlalu ingin tau urusan orang lain .
Farhana sudah biasa berhadapan dengan orang seperti Fariha yang selalu menanyakan pertanyaan yang tidak bermutu dan menghabiskan waktu orang lain dengan sia sia . Farhana pun langsung menenteng kopernya ke asrama 5 dekat asrama 4 Tahfidz putri . Jadwal Ngaji harian farhana pun berbeda dengan yang lain yang begitu banyak dan juga kelas tahfidz dijadikan sebagai kelas pagi . Siang sampai malam diisi kitab kuning .Tetapi tak membuat Farhana merasa kesulitan.
~ Rumah Kyai Faris~
" Budhe , Farhana mau pindah ke Asrama 5 . Hana Pamit " Farhana berdiri dan mencium pungggung tangan Qodriah dengan penuh takdzim
" Nduk , nanti Budhe Carikan teman santriwati yang lain buat mengisi Asrama 5 biar kamu tidak sendirian " Qodriah sambil mengelus kepala Hana
" Assalamu'alaikum Budhe " Hana sambil berlalu meninggalkan Qodriah memasak di dapur
Kyai Faris dan Adnan pun pulang seusai berbicara dengan para pengurus pesantren di Aula An Nahla seusai Tausiah sholat shubuh .
" umi Assalamu'alaikum " Adnan tersenyum
" Wa'alaikum salam le , sudah selesai musyawarahnya " Tanya Qodriah
" sudah umi , emm hana kemana mi ? " Tanya adnan yang melirik sekeliling
" Sudah pindah ke Asrama 5 dekat Kelas Tahfidz Asrama 4 " Jawab Qodriah yang sedang menata piring piring untuk santri
" Owh gitu mi , kalo gitu Adnan mau mandi dulu mi sama nanti mau Rapat pembangunan Sekolah Umum dari MI sampai MA ." Adnan berjalan perlahan menuju kamarnya
~ Di Asrama 5 Santri Prestasi ~
Hana menata semua barang barangnya , menaruhnya di almari kayu yang telah disediakan pesantren . Laptop juga segala buku berjudul bahasa inggris favoritnya juga Ia bawa . Beserta buku diary nya . Setelah selesai merapikan Asrama 5 . Hana segera menuju Mading pesantren yang berisikan Denah semua Asrama dan beserta ruang kelasnya . Hana masuk di Angkatan Campuran 1 Tahfidz Dan Kitab . Daftar santri yang berada di angkatan campuran belum datang dan masih dirinya sendirian yang mengisi Ruangan yang begitu luas . Kamar mandi maupun dapur semuanya masih baru . Jadi hana merasa begitu sepi di Asrama . Dan di Mading Juga tertera Jadwal Piket pesantren dari Piket Halaman, Piket Kelas , Piket Kerja bakti pembersihan Akbar Kamar Mandi , Mushola , dan terakhir bersih bersih Ndalem atau Rumah Pengasuh pesantren yaitu Kyai Faris Abdullah Ar Rasyid . Ada beberapa komunitas di pesantren yaitu komunitas kelas Bahasa Inggris , Bahasa Arab, Komunitas sains , Komunitas Dakwah , Komunitas Jurnalis , Komunitas Pemuda Prestasi yang isinya semua Santri berprestasi yang sudah memenangkan lomba Robotic Tingkat Internasional . Juga Ada Komunitas Pengelola sampah , Komunitas Pengurus pesantren , Komunitas Murabbi Khoirul Ikhsan . Semuanya di Pesantren Khoirul Ikhsan benar benar terkelola dengan Rapi dan tertib . Lingkungan begitu Asri . Dan begitu enak dipandang dengan tatanan rapi membuat Farhana begitu takjub akan pesona pesantren Khoirul Ikhsan Lamongan . Dan besok merupakan Imtihan atau UJian para santri Kiab kuning dan pengetesan santri Tahfidz Jadi hana masih dalam waktu liburan . Ia menghabiskan waktu di kamar dan mulai menanyakan ke pengurus kapan dirinya memulai piket .
~ To be continue ~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 23 Episodes
Comments