Gus Adnan

~ Di Rumah Kyai Faris Lamongan~

" Le adnan , sarapan dulu le " Perintah sang romo kepada adnan

" Iya Romo " sambil berjalan menuju ruang makan

" Ayo sini makan bersama Romo sama umi , nanti habis itu jemput farhana " Nyai Qodriah sambil menuangakan air minum

" Iya Romo, " sambil memakan sarapan

Nyai Qodriah terbiasa memasak untuk para santri tak heran masakannya begitu lezat dan menggugah selera. Adnan selalu merindukan masakan umi nya saat kuliah di Mesir . Tahun ini merupakan tahun kelulusan . Jadi Adnan akan menetap di Indonesia. Kyai Faris semakin tua dan ingin anaknya meneruskan kepemimpinan pesantren Khoirul Ikhsan Lamongan .

" Romo, umi, Adnan berangkat dulu " sambil mencium tangan Romo dan uminya

Adnan pun segera mempersiapkan mobil menuju ke Kediaman Kyai Erlangga di Fakultas Ubudiyah Erlangga Jakarta . Jarak Yang ditempuh cukup lama untuk menuju Jakarta . Saat di perjalanan ia masih teringat bagaimana farhana sering membulinya . Tetapi dia tidak pernah marah sama sekali . Yang ada hanya gelak tawa karena gadis mungil pendek memukulinya jadi tak terasa sakit sedikitpun . Kira kira bagaimana sosok farhana saat ini.

Tak terasa sudah hampir 8 Jam dia menyetir dan sempat istirahat di beberapa masjid . Karena Adnan sudah sering menyetir saat dimesir jadi Jakarta Lamongan tidak begitu melelahkan . Dulu Adnan selalu dijadikan Sopir pribadi Dosennya saat di mesir . Tak heran jika adnan sudah sangat lihai.

TRING TRING TRING

Suara notifikasi panggilan membuyarkan lamunan Adnan . Tertera nama Bulek Fajriah dalam ponselnya . Dengan segera ia mengangkatnya

" Assalamu'alaikum , Gus Adnan" suara nyai fajriah

" Wa'alaikum salam Bulek Fajriah" sambil menyetir

" Sudah sampek mana Gus ? "

" Sudah sampek Bandung bulek , nanti pas sudah dekat adnan telpon lagi ya bulek "

" Iya le hati hati "

" Iya bulek, Assalamu'alaikum "

" Wa'alaikum salam "

Adnan langsung menutup telepon panggilannya karena masih menyetir . Dan masih kurang 2 jam lagi akan sampai di Jakarta di rumah Kyai Erlangga pemilik Fakultas yang ada di dekat rumahnya.

~Di Rumah Farhana~

" Hana sayang cepat siapkan makanan buat adnan ya sayang , ambilkan yang sudah umi masak di dapur " perintah Fajriah

" Iya mi " sambil mengangkat piring makan dan sendok

" sayang sekalian buatkan kopi rempah yang ada di lemari ya sayang "

" yang mana mi, semuanya kopi rempah "

" Yang ada cap Lamongan nya "

" oh udah ketemu mi "

Umi dan Hana menyiapkan segala hidangan untuk Adnan yang akan segera datang . Dari Makanan , minuman , dan segala penjuru rumah dibersihkan dengan Vacum Cleaner . Abinya pun mempersiapkan baju khusus untyk adnan berganti.

TIN TIN

Suara bel mobil terdengar dari luar . Dengan cepat mereka berjajar di depan rumah . Termasuk alauddin .

" Mas adnan , alauddin kangen " sambil memeluk

" wah alauddin sudah besar ya , sekarang kelas berapa nak ganteng ? " sambil mengggendong keponakannnya .

" Aku udah kelas 1 SD mas , mas adnan nanti kita beli mainan ya . "

" alauddin , Le ndak boleh minta mas adnan ya , nanti umi belikan le " Potong Fajriah

"ndak papa bulek , biar sekalian melihat lihat Jakarta " jawab adnan

" Maaf ya Gus, alauddin memang suka manja begitu " sambil tersenyum

" Oh ya Hana , apa kabar ? " adnan sambil tersenyum

" baik " sambil memutar bola malas

" Hana , hijabnya dibenerin nduk " suruh Erlangga

" males bi , gerah " sambil berlalu meninggalkan adnan

" maafin hana ya gus , dia kurang sopan begitu "

" iya bulek santai saja "

" Masuk dulu Gus , silakan " sambut Erlangga

" Iya Pak lek "

Adnan pun langsung masuk ke dalam . Dan begitu senang saat melihat banyak hidangan dan juga rumahnya sejuk . Terdapat suara gemricik air dari air terjun buatan di samping rumah . Ternyata suasana di waktu kecil dan sekarang berbeda .

" Hana , nduk turun waktunya makan "

" umi, hana males "

" Nduk turun , kalau nggak segera turun abi naik "

" iya bi hana turun " sambil menuruni anak tangga dengan begitu malas dan pelan

Adnan sambil melirik hana sedikit yang tak mengenakan hijab ternyata hana begitu cantik . Dan bila mengenakan hijab pasti begitu anggun . Dia langsung menunduk dengan cepat .

" kalo liat liat aja kali nan , gausah sok nunduk "

" Hana , yang sopan bicaranya . " erlangga sambil melototi hana

" Ayo silakan dinikmati hidangannya gus " Suruh kyai erlangga

Sambil makan adnan tak dapat menahan deguban jantungnya yang terasa begitu cepat seperti habis maraton. Dia terus beristighfar dalam hati karena tergoda dengan kecantikan hana yang tak mengenakan hijab . Dia teringat kata syaikhnya bahwa nelihat perempuan cantik dan timbul rasa suka itu sudah dikategorikan ghodul bashar atau zina mata.

Setelah selesai makan mereka langsung melaksanakan sholat Maghrib berjamaah yang di imami oleh Adnan .

" Isholli Fardhol Maghribi tsala roka'atim mustaqbilal qiblati adaan imamal lillahi ta'ala Allahu Akbar "

Solat pun dilaksanakan dengan khusyuk dan penuh hikmat karena merdunya suara adnan saat membacakan ayat Al Qur'an .

 Hana pun merasa begitu merinding mendengarkannya , dan ini hari pertamanya kembali sholat setelah sekian lama tidak sholat karena terbawa arus pergaulannya saat bersekolah di Amerika . Membuatnya lupa akan Tuhannya .

" Hana , dzikir dulu sayang . Jangan nyelonong pergi " Suruh Uminya

" Hana kebelet pipis "

"oh iya sayang gak papa "

Sebenarnya hana tak ingin pergi ke toilet sama sekali . Sebetulnya dia tak ingin terlihat menangis saat teringat segala perbuatannya kala di amerika . Dan terakhir sholat saat umur 16 Tahun . Semenjak dapat beasiswa kuliah di amerika dia mengabaikan bahwa segala kesuksesan itu datangnya dari Allah Swt . Dia ingin pergi dari masa kelam yang menyelimutinya . Ia ingin belajar kembali tentang semuanya dan kebiasaan baik yang dilakukan dulu , ingin dia lakukan kembali sekarang .

" Kenapa aku begitu buruk bodoh dulu mengikuti kesenangan hatiku agar terlihat paling keren dengan membuka semua aurotku . Bahkan saat ini di depan adnan aku hanya mengenakan gamis tanpa hijab . Itupun begitu tidak ikhlas. Bismillah aku harus berubah meskipun susah . Aku harus bisa seperti adnan yang bisa ke Alexandria. Aku ingin dekat dengan Allah selamanya . Aku mau mondok dan belajar dari awal . Ok Hana lo harus siapin baju dan semuanya buat ke pondok pesantren Darul Ikhsan "

Bigitu lamanya Hana dikamar, uminya begitu cemas bila terjadi apapun pada putri nya . Sebenarnya apa yabg dilakukan Hana begitu lama di kamar . Dan Fajriah langsung mengetuk kamar Hana kuat kuat .

TOK TOK TOK

" sayang , kamu gak papa kan nak. Kamu pingsan atau apa . Ini umi sayang buka pintunya "

Saat Hana membuka pintu , Fajriah begitu kaget melihat putrinya mengenakan hijab rapih dan sudah mengambil semua gamis yang dia belikan lengkap cadar . Dan sudah menenteng koper untuk di taruh di dekat ruang tamu .

" Masyaallah anak sholihah ku , umi bangga hana sudah mau berhijab lagi . Terimakasih Gusti " sambil memeluk putrinya

" Hana siap mondok , Hana setelah Khatam langsung ke Alexandria " Jawab Hana

" Iya apapun kemauan putri umi , umi akan usahakan "

Hana pun turun dan menenteng koper berisi banyak baju muslimah untuk dibawa ke Ma'had Khoirul Ikhsan Lamongan .

" Hana , nduk cantik sekali kamu memakai hijab akhirnya putriku sudah hijrah ya Allah " Sambil menangis terisak

" Alhamdulilah Abi , Umi. Berkat bacaan merdu adnan tadi . Hana Jadi sadar semua kesalahan Hana pas di Amerika sama temen Hana "

" Alhamdulillah Neng Hana , Semoga Allah meridhoi Jalan Hijrah mu " Kata Adnan

" Nan , kamu istirahat aja dulu . Aku ini cuman nyiapin koper biar nggak lupa . "

" Iya Neng Hana " Jawab Adnan

" Gus , silahkan kalo mau istirahat di Kamar Tamu . Ayo saya antarkan " Kyai Erlangga Sambil menuntun Adnan

" Paklek , trimakasih saya masuk dulu "

" Iya silakan Gus "

Setelah perjalanan dari lamongan Adnan begitu lelah dan tertidur begitu pulas . Dan Terbangun Di Jam 2 langsung melaksanakan Sholat Isya' sekaligus sholat malam . Pagi pu menyapa dengan suara kokokan ayam . Dan Adnan pun langsung menyiapkan Mobilnya untuk keberangkatan ke Lamongan bersama Hana . Tanpa ditemani siapapun , hanya mereka berdua dalam satu mobil . Akhirnya mereka berangkat pukul 07 Pagi .

~ bersambung ~

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!