Eps 8 ~ Alhamdulillah Goes to Mesir

Marsinah pun segera menandatangani formulir yang akan diajukan kepada pihak pesantren.

Dan Junaidi pun menulis surat balasan untuk putri tercintanya yang telah lama tidak bertemu.Mereka masih belum bisa menjenguk Fariha karena kekurangan biaya makan untuk sehari hari.

Demi menghindari hutang mereka rela menahan hidup serba kekurangan. Junaidi selalu menenangkan istrinya agar sabar menjalani hidup.

Nduk Fariha,

Bapak Ibuk disini minta maaf belum bisa nyambangi kamu. Semangat terus ya belajarnya di pondok. Di Mesir nanti jaga diri baik baik ya nduk.

Sebenarnya Bapak sama Ibuk kangen banget sama kamu nduk.

Kita masih diuji Allah hidup serba kekurangan.

Semoga kamu sukses kuliahnya. Bapak Ibuk percaya sama kamu.

Kelak Insyaallah kamu akan menjadi orang yang sukses dunia akherat.

Bapak sama Ibuk percaya sama kamu nduk.

Ibuk Sama Bapak selalu mendoakan keberhasilanmu setiap hari.

Ibuk sama Bapak kangen kamu.

Tertanda sayang kami di surat ini. Hanya uang receh ini yang bisa kami beri.

Setelah selesai menulis surat. Marsinah pun segera memasukkan uang sebanyak lima juta kedalam amplop.

Tabungannya untuk haji kini ia berikan kepada anaknya yang akan berangkat ke Mesir.

Marsinah merelakan semua tabungannya demi kesuksesan putrinya.

"ibuk yakin mau berikan semua tabungan ke pada putri kita?" Tanya Junaidi

"biar pas kita meninggal sudah tidak ada lagi pertanyaan tentang harta kita dikemanakan pak" Ucap Marsinah sembari tersenyum penuh ketulusan

"Ya Allah begitu besar pengorbanan istri hamba di jalan mu. Terimakasih telah menghadirkan istri Sholehah seperti dek Marsinah Ya Allah" Ucap Junaidi sembari memeluk istrinya dengan penuh deraian air mata

"terimakasih bapak sudah membimbing ibuk dengan penuh kadih sayang selama ini" Ucap Marsinah

"iya iya sayang" Ucap Junaidi sembari mencium kening istrinya

Dengan segera mereka meninta bantuan pak rt untuk mengirimkan surat ke kantor pos karena mereka tidak memiliki motor.

Tok

Tok

Tok

Suara ketukan pintu membuat pak rt segera terbangun dari tidurnya dan segera membuka pintu.

"pak Junaidi ada perlu apa njeh?" Tanya pak rt

"saya mau minta tolong boleh pak?"Tanya Junaidi

"iya pak monggo selagi saya mampu"Ucap pak rt

"saya mau minta tolong antarkan surat ini ke kantor pos bisa nggeh pak.Soale anak saya mau ke Mesir butuh persetujuan orang tua"Ucap Junaidi

"onggeh pak Junaidi saget (bisa).Nanti saya antar ke kantor pos"Ucap pak rt

"ini pak buat ongkos ke kantor pos"Ucap Junaidi sembari menyodorkan amplop berisikan uang seratus ribu rupiah

"pak saya iklas lo.Ndak usah begini nggeh.Biar saya juga dapat pahala dari Gusti Allah"Ucap pak rt

"ini buat jaga jaga saja"Ucap Junaidi sambil menaruh amplop ke saku pak rt

"Ya Allah maturnuwun pak Junaidi semoga jadi amal baik panjenengan" Ucap pak rt penuh syukur

"Yasudah saya pamit pak"Ucap Junaidi sembari menggandeng tangan istrinya Marsinah

Mereka pun segera kembali ke rumah dan persiapan ke ladang.

Sore harinya di ponpes Khoirul Ikhsan Lamongan para ustadz Ustadzah sibuk menyimak hafalan para santri yang akan berangkat ke Mesir.

Memastikan bahwa mereka benar benar memenuhi syarat atau tidak.

Dari Guru Bahasa Ingris , dan bahasa Arab mereka sudah duduk sembari membawa banyak kertas penilaian para santriwan dan Santriwati.

Gus Adnan menjadi ustadz penyeleksi santri yang berhak menjadi calon mahasiswa mesir.

Semua santri sudah mulai bersiap siap di Aula dan dari pendaftar pertama dan dicek semua syaratnya.

Dari hafalan , kecakapan bahasa dan juga formulir yang telah terisi lengkap.

Fariha begitu deg degan karena formulirnya masih akan sampai pada besok.

Sedangkan Farhana nampak santai karena abi uminya sudah mengirimnya terlebih dahulu sebelum hari tes beasiswa.

Hari ini merupakan tanggal 18 Juni 2021 dan besok semua formulir harus segera dikirimkan ke pihak administrasi beasiswa Mesir.

Tibalah Giliran Farhana yang dites oleh Gus Adnan.

"Farhana binti Erlangga" Panggil Gus Adnan

"naam"Sahut Farhana

Farhana pun segera duduk di depan Gus Adnan dan segera dites dari segi hafalan , bahasa Inggris dan Bahasa Arab serta kelangkapan formulir.

"Neng Hana saya mau tes Hafalan sampean dulu.Sambung ayat ya Neng..." Ucap Adnan

"nggeh Gus Adnan" Ucap Farhana

"innaladzina kafaru... tolomg lanjutkan" Ucap Adnan

Farhana segera melanjutkan ayat yang diucapkan oleh Adnan.

"Innal-lażīna kafarū sawā'un ‘alaihim a'anżartahum am lam tunżirhum lā yu'minūn(a)." Farhana melafalkan dengan lancar

Setelah itu tiba pada tes bahasa Inggris yang sudah begitu Farhana pahami.

"… received law degrees as today. Cara penyelesaiannya bagaimana" Ucap Adnan

"The women aren’t ever received law degrees as today.

Bentuk tata bahasa yang salah pada kalimat ini adalah penggunaan kata “the women”, sebagai subyek dari kalimat ini dikatakan bahwa wanita tidak pernah menerima gelar hukum. Berdasarkan pengetahuan umum kalimat ini tentu saja tidak benar." Ucap Farhana menjelaskan dengan bahasa Inggris

"okay selanjutnya lisanul Arabi" Ucap Gus Adnan

"Siap Gus" Ucap Farhana

Farhana pun segera menyelesaikan soal TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) Test soal arab untuk memenuhi syarat masuk ke Universitas Alexandria Mesir.

Fariha pun juga dites serupa. Dan akhirnya mereka selesai bersama sama.

Farhana pun segera menghampiri Fariha yang sudah selesai.

"Neng bagaimana lancar kah?"Tanya Fariha

"Alhamdulillah aku bisa menjawab pertanyaan Gus Adnan dengan mudah sesuai yang aku pelajari Fariha" Ucap Farhana dengan penuh senyuman

Tiba tiba suara pengumuman terdengar.

UNTUK SEMUA SANTRI YANG BELUM MENGUMPULKAN FORMULIR PENDAFTARAN BESOK KAMI TUNGGU DI KELAS INI TERAKHIR JAM 4 SORE. KALAU MELEBIHI BATAS WAKTU , MAKA KAMI TIDAK MENERIMA FORMULIR YANG DIAJUKAN. KAMI SUDAH DI TELEPON PIHAK ADMIN PENDAFTARAN

Fariha pun cemas karena suratnya belum kunjung datang. Fariha takut bila besok terlambat mendapat formulir dari orang tuanya.

Malam pun tiba dan mereka kembali ke kelas terkait pembekalan ke Mesir. Apa saja yang akan di bawa ke sana dan untuk santri putri larangan apa saja yang harus di patuhi.

CALON MAHASISWA BEASISWA ALEXANDRIA UNIVERSITY DI MOHON SEGERA MENUJU KE AULA KARENA AKAN ADA PEMBEKALAN

Fariha dan Farhana pun segera menuju aula seusai melaksanakan sholat Isya' berjamaah.

Adnan sebagai ketua pelaksana pun segera memberikan pembekalan kepada para calon Mahasiswa Alexandria University

"perhatian mohon di tulis...

Bagi Mahasiswi wajib mengenakan Cadar dan pakaian syar'i

Membawa paspor lengkap . Petugas pembuatan paspor akan di datangkan ke sini.

3.Membawa ponsel dan Laptop

4.Membawa biaya sebagai antisipasi di Mesir.

Memilih asrama yang sudah terekomendasi di dekat Alexandria University

6.Jaga sopan santun dan tidak berbuat sesuatu yang membuat komunitas Mahasiswa Alexandria tercemar nama baiknya." Adnan menerangkan panjang lebar

Tak lama kemudian petugas paspor pun hadir dan mulai memotret 100 Mahasiswa dan 50 Mahasiswi satu persatu.

Paspor akan jadi sebelum keberangkatan dan setelah itu mereka di suruh mempacking barang barang bawaan untuk besok keberangkatan di bandara.

Keesokan hari nya surat dari bapak ibuk Fariha sampai ke tangannya.

Fariha pun segera menyerahkannya dan menuju ke aula tempat berkumpul semalam.

Bersamaan dengan itu paspor pun sudah jadi. Dan tiket pesawat ke Mesir pun segera di serahkan.

Fariha dan Farhana sudah menenteng koper besar dan kemudian di sana disediakan penukaran uang dari rupiah ke pound Mesir.

Fariha begitu bahagia karena sudah mendapat uang dari orang tua nya. Dan dengan segera Fariha menukarkannya.

Farhana pun juga demikian dirinya menukarkan uaang nya 10 Juta ke dalam rupiah namun Via tranfer di ATM nya.

Akhirnya mereka segera masuk ke dalam bus dan menuju ke bandara.

6 Jam kemudian mereka sampai di bandara Juanda Surabaya dan mulai memasuki pesawat dan beramgkat menuju Mesir.

*

*

*

Terpopuler

Comments

Dee Nur

Dee Nur

terimakasih sudah berkenanan membaca novel author kak.Semoga kakak suka dengan karya saya yang lain ☺️🙏

2024-08-03

0

Dee Nur

Dee Nur

terimakasih sudah berkenanan membaca novel author kak.Semoga kakak suka dengan karya saya yang lain ☺️🙏

2024-08-03

0

Werdi Kaboel

Werdi Kaboel

Alhamdulillah suratnya dari kampung sudah sampai .

2024-08-02

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!