misi balas dendam

Di sisi lain. Juna dan Juni yang pergi membeli beberapa kebutuhan, mendengar percakapan para pedagang tentang rumor penyihir darah.

"Kabar terbaru datang dari guild!" kata seorang pedagang.

"Ya, aku juga baru mendengar dari teman ku, yang seorang petualang!" Sahut seorang pembeli, menanggapi sang pedagang.

"Jadi itu memang benar, yang mengalahkan boss lantai 10 penyihir darah?" Tanya si pedagang memastikan rumor tersebut.

"Ya, cuman dia sendiri, bahkan katanya ketiga temannya di buat babak belur oleh boss lantai 10!" Ucap si pembeli meyakinkan si pedagang.

"Apakah dia seorang pahlawan, atau seorang kesatria?" Tanya si pedagang yang penasaran.

"Sssttt... menurut kabar yang kudengar, identitas nya di rahasiakan guild. Tapi teman ku bilang, dia memiliki mata dan rambut panjang berwarna merah!" Ucap si pembeli, sembari mendekatkan wajahnya ke arah si pedagang.

"Apakah di seorang vampir?" tanya si pedagang yang penuh penasaran.

Sontak si pembeli yang mendengar pertanyaan itu langsung menutup mulut si pedagang.

"Sssttt,,, sssttt,,, kecilkan suaramu, menurut kabar dia hanyalah seorang mage yang bisa mengendalikan darah!" Ucap si pembeli meyakinkan sang pedagang.

Juna dan Juni yang berada di situ, tanpa sengaja mendengar percakapan tersebut, dan membuat mereka merasa takut. Karena vampir yang mereka dengar, dari buku kisah dongeng sebelum tidur. Adalah seseorang yang memiliki paras yang menawan, karena menghisap darah memakan anak anak nakal.

"Kak,, Juni takut!" Ucap Juni mendekati Juna, sambil memegang erat baju kakaknya.

"Itu tidak benar, vampir itu cuma sekedar dongeng!" Ucap Juna yang juga merasa takut, sambil mencoba menenangkan adiknya dan pergi menjauh dari tempat tersebut.

"Bagaimana, kalau kita beli kue di sebelah sana ?" Kata Juna mengalihkan topik pembicaraan.

Juni yang mendengar ajakan sang kakak, seketika berubah suasana hati nya. Dari yang tadinya Takut, menjadi senang seketika dan melupakan topik pembicaraan tadi. Di saat yang bersamaan, Juni juga melihat seseorang yang berlari menuju kearah nya. Juni terkagum melihat kecantikan sosok tersebut, hingga tidak mau beranjak menghindar dari nya.

Juna yang mengetahui hal tersebut, berjalan menghampiri Juni dengan rasa takut. Karena Juna mengingat ciri-ciri penyihir darah yang di katakan si pembeli tadi, berdiri di depan Juni.

*

Di sisi lain, Yuni yang bersiap berangkat menjalankan misi nya, membawa beberapa peralatan yang telah di siapkan oleh anggota gank kapak. Setelah Yuni merasa cukup, dia bergegas pergi dengan beberapa anggota yang menemaninya.

Waktu pun berlalu begitu cepat, hingga tanpa di sadari, Yuni beserta beberapa anggotanya hampir sampai di kediaman joe baronet. Di depan pintu gerbang di jaga oleh 2 kesatria penjaga full armor. Yuni yang mengetahui hal ini memutuskan untuk berhenti sejenak sambil menyusun rencana.

"Tolong kalian tunggu di sini dan awasi para penjaga!" Kata Yuni menjelaskan rencananya.

"Jika terjadi sesuatu yang mendesak ketika aku berada di dalam, tolong alihkan perhatian para penjaga!" Lanjut penjelasan Yuni mengenai rencananya.

Malam pun semakin larut, Yuni pun mencoba menyusup dan berhasil melewati para penjaga. Yuni pun bergegas mencari target nya, sambil memastikan setiap ruangan, hingga dia terhenti di sebuah sudut yang memiliki pintu megah.

"Menurut informasi, ini adalah ruangannya !" Gumam Yuni, sambil mencoba untuk membuka pintu tersebut.

Yuni pun merasa kaget dan heran, karena pintu tersebut tidak terkunci dan dia memutuskan untuk masuk cara perlahan.

Ternyata ruangan itu gelap. Dengan pantulan cahaya rembulan yang menembus jendela, ruangan tersebut terlihat luas dan megah. Yuni yang bersembunyi di sudut gelapnya ruangan, mendengar rintihan suara aneh dari balik tirai yang menutupi sebuah ranjang luas.

"Ah,,, tuan!" Suara rintih seorang wanita yang terdengar aneh di telinga Yuni.

Yuni bergegas melompat ke arah ranjang tersebut, dan mencoba menikam seseorang yang berada di dalam nya. Pada akhirnya serangan Yuni berhasil mengenai seseorang, dan terlihat tumpahan darah mengalir di atas tirai tempat senjata Yuni menancap.

"Oi,,,oi,,, kau sudah merusak mainan ku!" Ucap seorang pria tanpa busana yang berdiri di samping Yuni.

Yuni yang kaget akibat mendengar suara itu, tiba-tiba menarik kembali senjatanya dan melancarkan serangan untuk ke dua kalinya. Serangan Yuni berhasil di tepis sosok tersebut, hingga mengakibatkan tubuh Yuni terlempar ke samping jendela, yang membuat wajah Yuni terlihat jelas oleh sosok tersebut.

"Aku harap kau tidak keberatan menjadi mainan baru ku?" Ucap sosok tersebut, yang sudah melihat kecantikan wajah Yuni.

"Kau,,, benar benar cabul joe baronet!" Ucap Yuni yang penuh amarah.

Joe.

Ras : human.       Level : 29.

Max HP : 1000/1000.

Max Mp : 800/800.

STR : 40.

AGI : 60.

INT : 30.

VIT : 40.

DEX :50.

LUX :30.

Seorang pendekar tombak yang memiliki 1 skill yaitu:

*Launcher spear.

Adalah sebuah skill yang meluncurkan tombak dengan tipe demage area, memiliki 70 psycal demage bagi yang Terkena ujung tombak dan membuat stun target yang berada di sekitar tombak selama 5 detik, couldown skill 15 menit.

"HoOo, kau membuat ku tambah bergairah!"  Ucap Joe, yang berlari kearah Yuni seraya ingin menangkap Yuni.

Yuni yang menyadari kedatangan Joe, kembali melancarkan serangannya hingga berhasil menggores tanga Joe.

"Anak nakal!" Ucap Joe, sambil tersenyum dan menjilati darah yang keluar, dari tangannya yang terluka.

Yuni yang sedikit puas akibat berhasil melukai Joe, dia kembali melancarkan serangannya. Joe yang memiliki stat dan Level lebih tinggi, dengan mudah bisa menghindari beberapa serangan Yuni. Hingga tiba tiba serangan Yuni di tendang oleh nya, mengakibat kan senjata Yuni terlempar jauh di sudut ruangan.

Joe memanfaatkan momen terlempar nya sengaja Yuni dengan melompat ke arah nya. Hingga Yuni berhasil dia tangkap dengan posisi, Joe menduduki tubuh Yuni yang sudah terbaring di lantai, dengan kedua tangannya yang berhasil dia genggam erat .

"Akhirnya tertangkap!" Ucap Joe yang penuh nafsu, sambil mendekatkan wajahnya ke arah wajah Yuni.

Yuni yang tidak bisa bergerak mencoba untuk melepaskan diri, dan sulit baginya lepas dari cengkeraman Joe. Dan tiba tiba tetesan darah mengalir dari kepala Joe, hingga membuatnya mati seketika di atas tubuh Yuni terbaring lemas.

Ternyata yuni baru sadar, bahwa sebelum melancarkan serangan pertamanya, dia sudah mengaktifkan skill own shadow's nya untuk menjaga pintu masuk dari penjaga.

"Lagi lagi kau menolongku!" Gumam Yuni, yang mencoba melepaskan dari himpitan tubuh Joe.

Dan seketika, bayangan itu menyatu kembali dengan Yuni, menandakan waktu skill sudah habis.

"Kenapa aku merasa, ada yang menegurku jangan jatuhkan senjata mu ?" Gumam Yuni yang merasa heran, karena seolah ada yang menegurnya.

Tiba-tiba terdengar keributan, dan beberapa teriakan seorang penjaga di luar. Yuni yang mendengar keributan tersebut, bergegas keluar dari ruangan. Hingga dia berhasil menemui kembali anggota yang menemani misi nya.

"Baiklah waktu nya pulang !" Ucap Yuni yang sudah berhasil menyelesaikan misinya.

Di tengah perjalanan pulang, Yuni tiba-tiba berhenti karena teringat bahwa dia memiliki janji dengan kedua adiknya.

"Yuni kenapa kamu terhenti ?" Tanya salah satu anggota yang menemani misi Yuni.

"Ah,,, e,,,to,, sebenarnya aku memiliki janji dengan kedua adik ku, aku harap kalian bisa menggantikan ku untuk melaporkan keberhasilan misi ini!" Ucap Yuni, sambil meminta tolong ke salah satu anggota.

"Sungguh merepotkan, baiklah,,, tapi jika kita bertemu kembali, kuharap kau bersedia mentraktir kami beberapa gelas anggur!" Ucap salah satu anggota menyanggupi permintaan Yuni.

"Baiklah!" Kata yuni dengan tersenyum, dan berpisah meninggalkan anggotanya.

"Kurasa masih sempat, tunggu kakak ya!" Gumam Yuni, yang sudah tidak sabar menemui kedua adiknya.

Terpopuler

Comments

Bening

Bening

kasihan si juna dan juni

2024-06-26

0

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

mampir kek

2024-06-13

0

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

semangat kek 😀

2024-06-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!