sebelum malam teragedi

Malam yang gelap dan begitu sunyi datang menghampiri. Yuni yang hampir keluar dari rimbunnya pepohonan hutan. Setelah beberapa menit berjalan, Yuni akhirnya telah sampai di rumah dan bersiap siap memberi kejutan.

“Kakak pulang!“ ucapnya sambil membuka pintu rumah.

Juna dan Juni yang sedang makan malam kaget mendengar suara kakaknya yang sudah beberapa bulan tidak pernah terdengar.

“Ah, kakak!” Ucap keduanya sambil berlari menghampiri Yuni.

Sontak sang kakak yang juga merasa rindu pun memeluk erat kedua adiknya.

“Apakah besok kakak libur ?” Ucap Juni yang merasa sangat rindu.

“Tidak !” ucap Yuni sambil menggelengkan kepala.

Seketika kedua wajah adiknya terlihat sedih mendengar perkataan kakak nya yang baru tiba.

“Kenapa kalian sedih, lusa kakak sudah bisa libur lho !” ucap Yuni sambil tersenyum.

“Benarkah kak ?” tanya Juna memastikan perkataan kakak nya.

“Iya,,, iya,,!” Jawab Yuni meyakinkan kedua adiknya.

“Bagaimana kalau besok malam kita adakan sebuah pesta untuk menyambut kepulangan kakak!“ ucap Juna yang senang mendengar perkataan kakak perempuannya.

“Boleh saja !” Kata Yuni menanggapi adiknya.

“Apa kakak malam ini mau menginap di rumah ?” Tanya juni yang masih bersedih.

“Tidak, kakak cuman pulang sebentar untuk melihat kalian dan memberi kabar lusa kakak libur!” Ucap Yuni dengan lembut menanggapi Juni.

“Bisakah kakak berjanji untuk tidak pulang larut malam besok?” ucap Juni meminta kepastian kakaknya.

“Ya tentu, ketika pekerjaan kakak selesai, kakak akan langsung pulang!” ucap Yuni meyakinkan adiknya.

Seketika wajah kedua adik Yuni gembira mendengar kabar tersebut. Setelah memastikan keadaan kedua adiknya, Yuni bergegas pergi meninggalkan mereka berdua.

“Kakak pergi dulu, jaga diri kalian baik baik!” Ucap Yuni yang tidak tega meninggalkan kedua adiknya hingga ingin segera menyelesaikan misi terakhir nya.

Setelah kepergian Yuni, kedua anak kembar tersebut merencanakan sebuah agenda untuk membuat pesta kecil menyambut ke pulangkan kakaknya. Dan mereka berdua memutuskan untuk tidur lebih awal agar besok bisa bangun pagi, untuk membeli beberapa kebutuhan acara pesta.

Keesokan hari nya, Yuni yang menjalankan sebuah misi pengintaian mengikuti wanita yang menjadi targetnya. Dimulai dari sang target keluar dari penginapan, hingga sampai di dalam guild, Yuni tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan.

“Sudah seharian ini tidak ada hal aneh yang dapat kutemukan!” Gumam Yuni sambil memperhatikan targetnya.

Hari mulai senja, Yuni yang memperlihatkan target bersama dengan seorang wanita disampingnya berdiri di depan sebuah rumah tua.

“Hah… merepotkan saja, seharian ini dia cuman sedang mencari rumah ?” Gumam Yuni yang merasa lelah berdiri di balik pepohonan.

Yuni yang merasa pengintaian ini sia sia, dia mengalihkan perhatian beberapa saat. Namun ketika dia kembali melihat, target dan temannya sudah tidak ada di tempat tersebut.

“Kemana perginya mereka!” Gumam Yuni yang bingung dan mulai panik.

“Gawat, apakah aku sudah ketahuan?” Lanjut gumam Yuni yang sudah panik karena kehilangan jejak sang target.

Akhirnya, Yuni yang panik mencoba menjauh dari tempat tersebut. Tiba tiba ada seseorang yang mengikuti Yuni dengan kecepatan tinggi di antara pepohonan, sehingga mau tidak mau Yuni harus menambah kecepatan untuk menghindari sebuah pertarungan.

Situasi dalam pelarian tersebut semakin memburuk, karena seseorang tersebut sudah hampir mendekatinya. Hingga Yuni terpaksa menggunakan skill own shadow's milik nya, untuk mengalihkan perhatian. Rencana Yuni pun berhasil, dan seseorang tersebut terus mengejar bayangan Yuni tanpa menyadari bahwa Yuni yang asli sedang bersembunyi di balik semak-semak.

Yuni pun memanfaatkan kesempatan ini dengan berlari ke arah yang berlawanan, hingga dia terhenti di sebuah sungai yang lumayan jauh dari tempat tadi dia mengaktifkan skill nya. Tidak berselang lama, tiba-tiba saja dia memuntahkan darah dari mulutnya seakan dia sedang terluka dalam.

“Cepat juga dia mengejar bayangan ku!” Gumam Yuni sambil mengeluarkan poison pemulihan dari tas kecil di pinggangnya.

Setelah itu, Yuni pun bergegas kembali untuk melaporkan hasil penyelidikan hari ini. Tak butuh waktu lama untuk sampai di tempat persembunyian geng kapak, karena hutan tempat Yuni dikejar adalah hutan yang sama tempat markas geng kapak.

Terpopuler

Comments

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

telah sampai

2024-06-22

0

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

semangat kek

2024-06-18

0

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

kasihan mereka

2024-06-18

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!