Yuni yang belum tau masalah politik, termakan oleh omongan Daffa.
"Jika kau ingin membalas dendam atas kematian kedua orang tuamu, aku siap membantumu, tetapi itu tidak secara gratis!" Lanjut ucap Daffa yang menyadari bahwa Yuni sudah termakan hasutannya.
"Putri kaela, kau harus menerima akibatnya!" Ucap Yuni yang penuh dengan amarah.
"Baiklah, karena sudah larut malam pergilah ke ruang sebelah, mungkin adik adikmu sudah tertidur pulas!" Ucap Daffa yang sudah berhasil menghasut Yuni.
Walaupun bangunan tua tersebut sudah bobrok dan tidak layak huni, tetapi di dalam paling ujung terdapat 1 kamar yang masih bisa dipakai, walaupun dengan beberapa lubang di tembok dan atap nya.
Setelah memastikan ketiga anak itu tertidur, keluarlah sesosok bayangan yang sedari tadi mendengar percakapan Daffa dan Yuni.
"Kenapa kau membiarkan mereka hidup?" Tanya sesosok bayangan tersebut.
"Bukan kah akan menarik membunuh tuan putri menggunakan seseorang yang masih kerabatnya?" Jawab Daffa sambil tersenyum.
"Terserah kau saja, aku harap kau tidak gagal lagi seperti monster monster bodoh yang kemarin!" Ucap sosok tersebut sambil memperingatkan Daffa.
Hingga sosok tersebut berlalu hilang di gelapnya malam. Dingin nya hembusan angin di pagi hari membangunkan Yuni dari tidurnya. Dia masih belum bisa percaya akan hal hal yang telah terjadi semalam.
Tapi suasana hati Yuni berubah ketika kedua adiknya mengerut kedinginan dan memeluk dirinya. Yuni yang berada di antara mereka pun mengelus kepala kedua adiknya sambil meneteskan air mata.
Di saat yang sama Yuni juga sedikit tersenyum Karena pagi ini dia masih bisa melihat kedua adiknya.Yang juga berhasil selamat dari kejadian semalam.
"Kak dimana ini?" Tanya juni yang beru saja terbangun.
"Apakah juni mengingat sesuatu " tanya Yuni yang mengkhawatirkan adiknya Juni.
"Tidak, Juni cuman merasa lapar!" Kata Juni yang polos
"Terkadang kakak khawatir dengan kondisi mu yang mudah lupa, tapi kali ini kakak bersyukur berkat kondisi tersebut!" Ucap Yuni dengan tersenyum seolah tidak pernah terjadi apa apa untuk menjaga mental adiknya.
"Kondisi,,, lupa,,, bersyukur?" Ucap Juni dengan bingung.
"Sekarang juni tunggu disini, kak Yuni mau mencari sesuatu untuk dimakan!" Kata Yuni yang mencoba menenangkan adiknya.
Yuni yang mencoba keluar dari bangunan tua tersebut, dikagetkan oleh sosok tubuh kekar yaitu Daffa. Dia terlihat berdiri dan seolah sudah menunggu dirinya.
"Hutan ini bahaya, ambillah ini!" Ucap Daffa sambil melempar sebuah kantong yang berisikan beberapa coin emas dan silver ke arah Yuni.
"Anggap saja itu gaji pertama mu,,, ada 2 orang yang akan mengantarkan kalian ke kota terdekat, setelah kalian menemukan penginapan, aku harap kau ikut kembali dengan 2 orang tersebut untuk latihan dan mengerjakan misi!" Ucap Daffa yang menjelaskan agenda Yuni hari ini.
"Ya, terimakasih!" Ucap Yuni yang seolah memahami situasi nya.
Yuni yang menerima kantong berisikan coin tersebut. Bergegas kembali untuk menemui kedua adiknya dan mengajak mereka pergi dari tempat tersebut. Akhirnya, Yuni beserta kedua adiknya pergi dengan dikawal 2 orang dari anggota geng kapak menuju kota.
Sesampainya di kota mereka bergegas mencari sebuah penginapan untuk mereka tinggali. Dan memesan beberapa makanan untuk mereka makan sebelum akhirnya Yuni berangkat meninggalkan kedua adiknya.
"Juna, tolong jaga Juni ketika kakak pergi!" Ucap Yuni meyakinkan juna sang adik.
"Tapi kak?" Ucap Juna yang masih merasa ketakutan dan trauma akan hal mengerikan yang telah menimpanya.
"Sebenarnya kakak juga khawatir meninggalkan kalian berdua,,, tapi pahamilah keadaan kita kali ini,,, jangan buat Juni sedih!" Ucap Yuni yang berusaha meyakinkan juna.
Setelah Juna memahami situasinya dia pun merelakan kepergian Yuni kakak nya.
"Pulanglah nanti sebelum makan malam!" Ucap Juni kepada sang kakak.
"Iya kakak akan segera pulang jika sudah selesai!" Ucap yuni sambil senyum seraya memberi tahu Juna untuk jangan mengkhawatirkan dirinya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Bening
kasihan yuni jd kambing hitam nya
2024-06-26
1
piyo lika pelicia
"Pulanglah nanti
2024-06-11
0
piyo lika pelicia
ternyata kau munafik juga ya Daffa😏
2024-06-11
1