"Jangan berpuas diri dulu sebelum lawan mu tewas !" Teriak Daffa yang sedari tadi mengawasi pertempuran tersebut.
Monster beruang yang merasa kesakitan pun mengaum, seakan menandakan bahwa dirinya sudah benar benar marah. Tidak berselang lama, monster tersebut berlari kencang menuju Yuni dengan keadaan luka di bagian matanya.
Bukannya menghindar, keduanya malah berlari kearah monster tersebut secara bersamaan. Monster beruang yang melihat kedua mangsanya berlari mendekat, mencoba menerkam salah satu dari mereka.
Yuni yang mengetahui pola serangan monster beruang tersebut mencoba mengalihkan perhatian, dengan berlari ke arah samping. Ternyata yang di incar monster tersebut adalah bayangan kembar Yuni, dan dia pun bisa mengatasi serangan monster beruang dengan melompat sambil mencari celah. Agar bisa mengambil kembali senjatanya yang tertancap di mata monster beruang.
Yuni yang di untungkan dengan lengahnya monster tersebut, berlari dengan cepat sambil melancarkan serangannya. Monster tersebut yang tidak menyadari kedatangan Yuni, terkena serangan untuk yang kedua kalinya di bagian mata yang satunya.
Monster beruang yang sudah tidak bisa melihat, menyerang secara acak disekitar nya. Bayangan Yuni pun langsung mendekati monster tersebut, sambil menghindari serangannya. Lalu dia menemukan sebuah celah yang memungkinkan, dia lompat keatas kepala monster beruang dan mengambil kedua belati yang tertancap di kedua mata monster beruang.
Monster beruang yang merasa kesakitan akibat ada sesuatu yang mencoba menarik belati itu, merubah pola serangan nya menuju arah bayangan Yuni. Tapi serangan tersebut berhasil di hindari oleh bayangan Yuni, yang sudah berhasil mengambil kedua senjata tersebut.
Monster beruang yang sudah kelelahan, dan kehabisan banyak darah mulai membatasi pergerakan nya. Yuni yang menoleh ke arah bayangannya, tiba tiba mendapatkan suatu isyarat berupa satu anggukan kepala, Di sertai pemberian senjata yang telah berhasil dia ambil dari monster tersebut.
Walaupun begitu, Yuni langsung paham dan mengerti apa maksud dari bayangan dirinya itu. Dan mereka berdua langsung berlari menuju kearah monster beruang, Sambil melompat ke atas. Keduanya menyerang dengan seluruh tenaga, tepat di kepala sang monster beruang. Dan akhirnya mereka berdua pun berhasil mengalahkan monster beruang.
Waktu 10 menit dari pengaktifan skill Yuni pun berlalu, entah yang mana yang asli, kedua wujud itu tiba-tiba menyatu dengan begitu cepat.
"Bagus !" Ucap Daffa sambil datang menghampiri Yuni.
"Terimakasih tuan !" Jawab Yuni sambil duduk seraya memberi hormat.
"Aku harap kau sudah cukup kuat untuk misi ini !" Ucap Daffa sambil memberikan sebuah gulungan kertas.
Yuni yang menerima gulungan kertas tersebut kaget, ketika melihat dan mengetahui bahwa isi dari gulungan tersebut adalah sebuah gambar yang dia kenal.
"Bukan kah ini !" Kata Yuni yang kaget ketika membuka gulungan misi yang di berikan Daffa padanya.
"Ya, itu adalah joe baronet orang yang paling di percaya tuan putri !" Ucap Daffa meyakinkan Yuni.
"Oh ya, aku juga baru mendapat kabar bahwa dia lah yang memimpin pasukan dan pemberontak untuk menyerang kastil ayah mu !" Lanjut Daffa meyakinkan Yuni.
Yuni yang mendengar penjelasan terakhir dari Daffa, langsung terbakar oleh api dendam nya. Hingga sulit membedakan Antara benar dan salah.
"Baik tuan !" Kata Yuni sambil meremas gambar tersebut.
"Ingat selesaikan dengan cepat malam ini dan jangan sampai meninggalkan jejak !" Ucap Daffa sambil tersenyum puas karena Yuni termakan oleh omongannya.
Yuni yang sudah tidak sabar menjalankan misi tersebut, bergegas pergi dari tempat itu meninggalkan Daffa.
"Joe baronet, tunggu pembalasanku !" Gumam Yuni yang penuh amarah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Bening
daffa km sini ku bejekw
2024-06-26
1
piyo lika pelicia
Yuni.. dia itu orang jahat
2024-06-13
1