"Sayang kamu istirahat ya,nanti mama panggilkan dokter." Ucap bu Dewi.
"Gak usah ma...ini cuma luka kecil aja nanti juga sembuh."Jawab Ayla.
"Jangan nyepelein hal kecil, pokonya kamu harus diperiksa sama dokter ya."
"Hmmm iya...Ayla ke kamar dulu ya Ma."
"Iya sayang..
Bi...tolong antar Ayla ke kamar ya,jangan sampai dijatuh!" Seru Bu Dewi.
"Baik nyonya..." jawab pelayan tersebut.
Sesampainya dikamar,Ayla langsung merebahkan tubuhnya dan rasa nyeri akibat benturan tadi membuat dia agak sedikit pusing.Dewi ayu pun datang dengan seorang laki - laki muda yang usinya kira-kira 29 tahun. Laki-laki itu pun menyapanya dan seperti biasa Ayla hanya menjawab dengan seperlunya.
"Ayla,ini dokter Alif,dia akan memeriksa kamu apakah benturan tadi parah atau tidak." Ucap Dewi Ayu.
Ayla pun mengangguk dia langsung diperiksa oleh Dokter Alif dan tak lama dia dikasih resep obat.
"Dari analisa saya, akibat benturan tadi memang tidak cukup serius,tetapi kamu harus istirahat agar tubuh kamu cepat pulih. Saya akan kasih kamu vitamin biar kamu kembali vit lagi." Kata Dokter Alif.
"Terima kasih Dok,mari saya antar kedepan." kata Dewi Ayu.
Dewi ayu pun mengantar sang dokter sampai depan rumah.
"Terima kasih ya,kamu sudah memeriksa Ayla." kata Dewi Ayu.
"Sama-sama tan..."jawab Dokter Alif.
"Ko tan..? Memangnya saya setua itu?"kata Dewi Ayu
"Tidak sopan rasanya kalau saya memanggil anda dengan nama."
"Hmmm...kenapa cute sekali sih alif!" batin Dewi Ayu Sehingga tak sadar ia pun melamunkan pria yang ada dihadapannya.
"Hallo...!" Ucap Alif yang membuyarkan lamunan Dewi ayu.
"Eh, maaf! Saya hanya kagum dengan pesona Dokter! Hehe..." sambil senyum tipis-tipis.
"Saya pamit dulu ya." kata Dokter Alif.
"Iya...hati-hati ya!" ucap Dewi Ayu.
Hatinya pun berubah berbunga-bunga seperti sedang jatuh cinta kembali. Padahal dia tahu kalau dirinya sudah mempunyai Anak dua. Semenjak Prasetyo sering pergi keluar kota,dia menjadi kesepian. Wajar saja dia seperti itu, dulu pas dia menikah dengan Ayahnya Ayla usianya baru menginjak 17 tahun dan itupun karena perjodohan oleh orangtua.
***
Sudah 3 hari Ayla tidak sekolah, semenjak ada guru baru disekolahnya dia sering kena masalah.makanya dia pura-pura sakit aja biar dia gak ketemu sama Guru yang sok keren itu. Dia sudah izin kepada wali kelasnya bahwa dia gak akan masuk sekolah sebelum dia sembuh total. Padahal dirumah dia hanya bermain game seharian. Kalau ada papanya mungkin dia sudah kena omel. Sementara mamanya terus memanjakannya karena dia juga sibuk dengan memikirkan perasaannya dengan sang dokter tampan kemarin sehingga dia tak memperhatikan anaknya kalau tidak sekolah berhari-hari.
Prasetyo pun tiba-tiba pulang dan tidak memberitahukan kepulangnnya kepada istri dan anaknya. Dia sengaja tidak memberitahu mereka agar dia tahu keadaan rumah kalau dia sedang pergi.
"Assalamu'alaikum!" sapa Prasetyo
"Wa'alaikumussalam Tuan,,," Jawab pelayan .
"Kemana Nyonya?"tanya prasetyo.
"Nyonya sedang ada di taman Tuan." jawab salah seorang Pelayan.
Prasetyo pun menyimpan tas miliknya lalu berjalan menuju tempat istrinya itu berada. Dan tak disangka istrinya sedang asyik Video Call dengan seseorang. Prasetyo pun mendekati istrinya ternyata dia sedang berbicara mesra dengan pria yang lebih muda darinya. Hatinya pun terasa sakit karena dia mengetahui secara langsung istrinya sedang berselingkuh.
"Mama!" teriak Prasetyo.
Dewi Ayu pun kaget kenapa suaminya sudah berada dihadapannya. Perasaanya menjadi campur aduk karena pasti suaminya sudah mengetahui kalau tadi dia sedang berbicara dengan Dokter Alif.
"Siapa pria itu Ma?"tanya Prasetyo dengan marah.
"Hmm...bukan siapa-siapa pah... Jangan marah dulu,biar mama jelasin semuanya ke papa."
"Gak perlu! Aku bukan orang bodoh yang bisa kamu bohongi!" ucap Prasetyo.
"Pa...dengerin mama dulu." Sambil mendekati suaminya.
"Gak ada yang perlu dijelasin! Semuanya sudah terbukti jelas di depan mataku secara langsung kamu sedang berselingkuh bersama pria itu. Aku gak nyangka kamu mengkhianatiku Ma!"
"Pa..ini tidak seperti yang papa fikirkan!" kata Dewi Ayu.
"Aku kecewa sama kamu! Tapi kamu ingat jangan sampai anak-anak tahu soal pertengkaran kita! Kalau mereka sampai tahu,aku gak akn ngasih kamu harta gono gini!"
"Pa...!" teriak Dewi Ayu.
Prasetyo pun merasa kecewa karena sudah kehilangan kepercayaan dengan orang yang dia cintai. Dia tak menyangka orang yang dia sayangi sudah berkhianat dibelakangnya.
Dewi ayu pun sangat frustasi karena dia akan diceraikan oleh suaminya,meskipun dia sudah tak mencintai suaminya tetapi hartanya bisa memanjakkan dirinya selama ini. Tetapi karena sudah terlanjur ketahuan oleh suaminya dia harus menerima konsekuensinya.
Prasetyo pun pergi meninggalkan istrinya dan masuk ke ruang kerja dia sangat kecewa sekali karena perbuatan istrinya itu. Kurang apa dia selama ini? Semua fasilitas dan kemewahannya tak membuat istrinya menjadi lebih setia dia tak menyangka kalau dirinya akan dikhianati. Lalu dia menelpon seseorang dan dia membicarakan hal yang sangat penting dengan lawan telponnya.
"Hmmm ternyata di rumah terus malah makin gabut deh! Mending gue telpon Riko aja." kata Ayla.
Maaf nomor yang ada tuju sedang tidak dapat dihubungi
"Ihh kemana sih Riko! Telponnya gak aktif-aktif!" kesal Ayla lalu membanting handphone miliknya.
Meskipun dia membanting handphone yang harganya ratusan juta,tapi dia gak akan menyesal karena setiap dia minta sama orangtuanya pasti selalu dibelikan.
Dret...Dret...
Hand phone nya berbunyi setelah itu dia mengecek layar hp miliknya siapa tahu itu dari Riko. Dan ternyata bukan, dia sudah kegirangan karena ia kira kekasihnya menelpon balik.
"Hmmm.. Gue pikir Riko!" Ucap Ayla kesal.
Ternyata yang menelponnya Adalah Nindi. Bikin tambah gak mood aja,tapi kali aja ada hal penting dari sahabatnya.
"Hallo Nin...?" sapa Ayla.
"Hallo Ay.. lho gak kesel apa terus-terusan dirumah? Ketinggalan info loh!" Ucap Nindi.
"Lho gak tau aja gimana sifat gue! Emang ada info apaan sih!"tanya Ayla
"Cie ... Kepo atau kepo banget nih?!!" ledek Nindi.
"Please deh ya,jangan basa basi sama gue! I don't like ok...kalau gak penting gue tutup nih!"
"Ih...gitu aja marah,sabar dong...gue mau bilang kalau..."
"Kalau apa?jangan bertele-tele deh!" kata Ayla.
"Sabar dong Ay...orang yang sabar disayang cowok tampan!"
"lama-lama gue matiin ya telponnya!" kesal Ayla.
"Gue mau ngomong kalau wali kelas kita diganti." Ucap Nindi.
"Whatt? Diganti? sama siapa?"tanya Ayla yang mulai panik. Karena dia tahu wali kelasnya bisa diandalkan kalau dia gak mood sekolah. semuanya akan beres dan baik,tidak pernah dia dialfakan diseolahnya kalau dia lagi males ke sekolah.
"Iya Ay...Bu Nurul dipindahkan jadi wali kelas XII Ipa 2, dan yang akan menggantikan dia adalah Pak Rakha."
"Hahhh...Gila nih ya,kenapa bisa dia yang ngegantiin bu Nurul?"
"Gak tahu,pokonya banyak aturan kalau wali kelasnya dia Ay...Makanya lho sekolah biar gak ketinggalan info kaya gini!" Kata Nindi.
"Gue gak rela kalau wali kelas kita dia,gue mau keluar aja!" Ucap Ayla.
"Lho mau keluar bagaimna? 6 bulan lagi kita bakal ujian,lho gila ya? Mana ada yang mau nerima siswi pindahan udah kelas 3 ."
"Ya tuhan...cobaan apa lagi yang engkau berikan? Kenapa dia harus jadi wali kelas gue sihh!" batin Ayla.
"Udah ya...gue tutup dulu telponnya ." Seru Nindi.
"Oke!" jawab Ayla singkat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments