Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 14

"Iihh... ngapain Pak Haris pegang-pegang saya," Sungut Sarah. Segera bangkit dari lengan kekar yang sejatinya menolong ketika dirinya hendak jatuh ke lantai.

"Sudah ditolong bukan terimakasih malah ngomel-ngomel kamu," Haris mendorong dahi Sarah perlahan dengan jemari.

"Iihh... nyebelin memang," Sarah merengut, lalu menuju lantai atas di mana mama Salma menunggu.

Dalam diam Haris membuntuti Sarah, tidak ada yang berkata-kata hingga tiba di depan ruangan Asyima. Dengan mudah Sarah menemukan ruangan tersebut karena sudah di tunjukkan oleh Asyima melaui ancer-ancer.

Tok tok tok.

Sarah mengetuk pintu, ketika menunggu dibuka, tanpa Sarah tahu, Haris memandangi tengkuk mulus milik Sarah. Sebab, rambut Sarah dikuncir kuda.

Dingin terasa tengkuk Sarah, gadis cantik pun menoleh hingga kepalanya membentur wajah Haris. Pria itu meringis kesakitan kala dia iseng meniup tengkuk Sarah, justru kwalat.

"Lagian Pak Haris, ngapain juga... dekat-dekat begitu," Sarah berdecak kesal.

Mulut Haris sudah terbuka hendak mengucap sesuatu, tetapi pintu pun terbuka. "Oh... kalian sudah datang... masuk Nak. Lama menunggu ya? Soalnya Mama lagi di kamar mandi," Wanita paruh baya yang berpakaian setelan setengah lengan t-shrit, masih tampak cantik dan segar, minta anak dan calon menantunya masuk.

"Tidak apa-apa Ma, kami baru datang kok," Sarah menyahut lalu masuk bersama Haris.

"Kalian datang bersama, memang tadi boncengan ya?" Asyima berharap demikian.

"Tidak Ma"

"Tidak Tante" Haris bersama Sarah menjawab bersamaan, mengundang tawa Asyima.

"Kalian duduk dulu, biar Mama ambilkan minum," Asyima ke belakang hendak ambil minuman yang sudah dia siapkan.

Tetapi secepatnya Sarah menyusul. "Biar aku saja Ma," Sarah tentu tidak membiarkan mama Salma repot melayani dirinya.

Asyima tersenyum memandangi Sarah yang tengah membuka kulkas. "Alhamdulillah... putriku kini telah berubah lebih baik," Asyima membatin.

Sementara Haris duduk di sofa mewah. Netranya memindai sekeliling ruangan Asyima. Betapa merasa kecil di hadapan calon mertua. Merasa tidak sebanding dengan kehidupan orang tuanya yang hanya pedagang ikan asin keliling.

Entah ada rencana apa di balik perjohan ini. Orang sekelas Asyima bisa mencarikan jodoh konglomerat untuk putrinya. "Kenapa Harus aku?" Pertanyaan gemuruh di hati Haris.

"Minum Pak," Tiga gelas sirup tengah Sarah letakkan di depan Haris.

"Terimakasih" Haris pun tersadar dari lamunan.

"Kok manggilnya Pak, sih Salma... Mas dong..." Asyima mengusap kepala Sarah ketika sudah duduk bertiga.

Sarah tersenyum kecut. Sungguh sedih hatinya menatap Asyima. Dia merasa berdosa lantaran sudah menipu orang sebaik mama Salma.

Setelah minum dan ngobrol sebentar, Asyima mengukur tubuh Sarah. "Karena baju ini untuk putri Mama dan calon menantu Mama... Mama yang akan membuat sendiri untuk kalian," Asyima bersemangat. Selesai mengukur Sarah, Asyima mengukur tubuh Haris.

"Terimakasih, Ma"

"Terimakasih, Tante..."

"Ma... aku numpang toilet" Izin Sarah. Karena sudah menahan sesuatu.

Asyima hanya mengangguk lalu melingkarkan meteran ke pinggang Haris yang sejak tadi hanya diam.

"Haris... Mama minta maaf, karena telah lancang menjodohkan kamu dengan Salma. Mama tahu Ris, anak Mama tidak sempurna untuk kamu," Asyima menitikkan air mata.

"Tidak apa-apa Tante... saya mengerti. Tante jangan khawatir, saat ini Salma sudah berubah kok" Haris menuturkan jika saat ini Salma serius belajar, bahkan sudah berubah.

"Tante... jika diizinkan, saya akan mengajak Salma main ke rumah," Haris ingin Salma tahu keadaan rumah orang tuanya bahwa bukan orang kaya seperti Salma.

"Tentu saja boleh Ris,"

************

"Sekarang kamu membonceng motor saya," kata Haris ketika mereka sudah di halaman butik.

"Nggak usah, saya membawa motor sendiri kok," tolak Sarah cepat, lalu melenggang menuju motornya. Setelah naik, kemudian memasukkan kunci ke lubang.

"Dengar dulu Salma... Aku sudah izin Tante Asyima, akan mengajak kamu ke rumah Abah" Haris kali ini berbicara selayaknya calon istri, bukan antara guru dan murid.

"Nggak mau..." Entah mengapa Sarah merasa berat datang ke rumah Haris yang baru dia kenal. Sementara ke rumah Rafi yang sudah lama menjalin hubungan pun Sarah selalu menolak ketika diajak ke apartemen.

"Salma..." Haris memegang tangan Sarah yang sudah menggenggam stang.

"Jangan pegang-pegang Bapak," Ketus Sarah, mencoba melepas tangan Haris.

"Makanya ayo, ibu saya menunggu kamu," Sebisa mungkin Haris meyakinkan Sarah. Tangan Sarah terus saja bergerak-gerak ingin lepas dari tangan kekar Haris, tetapi pria itu sengaja tidak melepaskan agar Sarah menjawab lebih dulu.

"Makanya lepas dulu Pak Haris..." Sarah mendelik gusar. Tetapi Haris bukan marah, justru terkekeh.

"Nggak ada yang lucu" Sarah membuang wajah ke samping.

"Baiklah... saya mau ke rumah Bapak. Tetapi dengan satu syarat. Kita menggunakan motor masing-masing" tegas Sarah.

"Memang kenapa?" Haris menatap lekat wajah Sarah.

"Saya tidak mau hubungan kita diketahui oleh orang lain. Kalau sampai ada anak yang melihat kita berboncengan, akan menjadi gosip nanti," Persyaratan Sarah panjang lebar.

"Berarti kamu sudah mengakui, kalau kita sekarang ada hubungan," Haris bergurau. Tetapi kena tatapan tajam mata Sarah.

"Sudah... tidak usah pamer mata. Karena mata kamu itu seram" Haris lalu menarik mundur motornya dari tengah motor para pengunjung butik.

"Sekarang motor kamu jalan lebih dulu. Aku akan mengawalmu jangan sampai belok sebelum tiba di rumah," Rafi lagi-lagi terkekeh.

Tanpa banyak bicara lagi, Sarah menjalankan motornya lebih dulu. Sepanjang jalan berpikir, entah esok atau lusa, tetap saja akan berkunjung ke rumah orang tua Haris.

Tiba di lampu merah, motor Sarah berhenti. Di balik helm ia menoleh ke kanan mencari Haris. Tetapi bukan Haris yang dia lihat. Dua orang tengah berboncengan, yakni pria dan wanita. Pria yang di depan jelas tertutup helm, tetapi fostur tubuhnya tentu saja tidak Sarah lupa. Sementara wanita yang membonceng, tertawa lepas kedua tangannya berpegangan punggung pria tersebut.

...~Bersambung~...

Terpopuler

Comments

Lee

Lee

Itu pasti Rafi sma Salma .😱

2024-03-13

0

Eka elisa

Eka elisa

psti itu slma ma arif kn....?
jgn cmburu sarah itu cumn sndiwara dn klian brdua bkln trprangkap dlm sndiwara itu...

2024-03-11

1

Eka elisa

Eka elisa

dia putri mu yg lsin bu syima...

2024-03-11

1

lihat semua
Episodes
1 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 1.
2 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 2
3 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 3
4 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 4
5 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 5
6 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 6
7 Cintaku Ditukar Siswi Kembar bab 7
8 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 8
9 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 9
10 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 10
11 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 11
12 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 12
13 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 13
14 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 14
15 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 15
16 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 16
17 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 17
18 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 18
19 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 19
20 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 20
21 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 21
22 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 22
23 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 23
24 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 24
25 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 25
26 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 26
27 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 27
28 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 28
29 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 29
30 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 30
31 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 31
32 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 32
33 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 33
34 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 34
35 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 35
36 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 36
37 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 37
38 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 38
39 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 39
40 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 40.
41 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 41
42 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 42
43 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 43
44 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 44
45 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 45
46 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 46
47 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 47
48 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 48
49 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 49
50 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 50
51 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 51
52 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 52
53 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 53
54 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 54
55 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 55
56 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 56
57 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 57
58 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 58
59 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 59
60 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 60
61 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 61
62 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 62
63 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 63
64 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 64
65 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 65
66 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 66
67 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 67
68 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 68
69 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 69
70 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 70
71 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 71
72 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 72
73 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 73
74 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 74
75 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 75
76 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 76
77 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 77
78 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 78
79 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 79
80 Cintaku Ditukar Siswi Kembar bab 80
81 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 81
82 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 82
83 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 83
84 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 84
85 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 85
86 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 86
87 Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 87
88 The Power Of Mbak Jamu
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 1.
2
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 2
3
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 3
4
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 4
5
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 5
6
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 6
7
Cintaku Ditukar Siswi Kembar bab 7
8
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 8
9
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 9
10
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 10
11
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 11
12
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 12
13
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 13
14
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 14
15
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 15
16
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 16
17
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 17
18
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 18
19
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 19
20
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 20
21
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 21
22
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 22
23
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 23
24
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 24
25
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 25
26
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 26
27
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 27
28
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 28
29
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 29
30
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 30
31
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 31
32
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 32
33
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 33
34
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 34
35
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 35
36
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 36
37
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 37
38
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 38
39
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 39
40
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 40.
41
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 41
42
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 42
43
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 43
44
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 44
45
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 45
46
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 46
47
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 47
48
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 48
49
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 49
50
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 50
51
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 51
52
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 52
53
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 53
54
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 54
55
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 55
56
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 56
57
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 57
58
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 58
59
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 59
60
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 60
61
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 61
62
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 62
63
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 63
64
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 64
65
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 65
66
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 66
67
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 67
68
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 68
69
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 69
70
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 70
71
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 71
72
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 72
73
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 73
74
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 74
75
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 75
76
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 76
77
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 77
78
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 78
79
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 79
80
Cintaku Ditukar Siswi Kembar bab 80
81
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 81
82
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 82
83
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 83
84
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 84
85
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 85
86
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 86
87
Cintaku Ditukar Siswi Kembar. Bab 87
88
The Power Of Mbak Jamu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!