Di tempat yang berbeda. Terlihat dua orang pemuda yang sedang duduk di atas sofa yang ada di sebuah rumah mewah.
Dan kedua pemuda itu adalah Andre bersama temannya Kenzo. Enam bulan sejak kematian Dimas yang sudah mati terbunuh ditangan teman mereka sendiri yaitu Marvel. Membuat mereka berdua menjadi was was dan merasa sangat bersalah yang teramat sangat dalam kepada Jo.
Sebab, mereka berdua sangat tahu, kalau Jo bukanlah tersangka dalam kasus pembunuhan itu. Tapi sayangnya mereka berusaha untuk memaksa diri mereka, meyakini bahwa Jo adalah seorang pembunuh.
Dan kini setelah beberapa bulan, rasa bersalah itu kembali menghantui mereka berdua. Apalagi setelah mendengar kabar keadaan Jo, yang telah dikirim ke penjara Kerobokan. rasa bersalah itu semakin menggerogoti jiwa mereka berdua.
Tapi mereka berdua juga tidak berani untuk menjadi saksi kunci atas fitnah yang dituduhkan kepada Jo. Sehingga mereka berdua memutuskan menjauhi Marvel yang telah pergi ke negara Belanda.
"Apakah benar jika Jo sudah hampir kehilangan nyawanya saat ini?" tanya Kenzo menatap wajah Andre lekat.
"Iya, itulah kabar terbaru yang aku dengar dari mulut Marvel sendiri. Rasanya aku benar-benar tidak tenang Kenzo!" ucap Andre tampak menyiratkan wajah frustasi.
"Aku juga Andre. Sejak kejadian pada siang itu, aku rasa aku telah berubah menjadi orang jahat di muka bumi ini. Dan aku sangat bersalah kepada Jo, karena kita telah menutupi kebenaran yang ada."
"Iya, mungkin itulah yang harus kita dapatkan Kenzo. Kita tidak mungkin melawan kekuasaan yang dimiliki oleh Marvel. Aku rasa pria itu adalah orang tersadis yang pernah aku temui." ucap Andre mencurahkan isi hati yang dia rasakan.
Hingga tak lama kemudian, mereka berdua pun kembali melanjutkan pekerjaan mereka, yaitu melamun dengan perasaan bersalah yang teramat sangat mendalam.
***
Sedangkan di dalam penjara. Terdengar suara pukulan, dan suara rintih kesakitan yang terdengar jelas di ruangan penjara milik Pablo.
Pablo sendiri , yang akhirnya memutuskan untuk menggembleng Jo menjadi seorang pria kuat dan juga pantang menyerah.
Hingga kini hampir 5 tahun lamanya, Jo di latih dan di gembeleng mati matian oleh Pablo. Walaupun banyak hal yang mereka lewati, tapi rasa kepercayaan diri mereka kepada Jo, membuat mereka melatih Jo benar-benar menjadi seorang narapidana yang sangat handal.
Buuukk.... bukk.....
"Ayo bangkitlah! Jangan membuatku marah." ancam pria itu yang tak lain adalah pablo.
Sudah sejak lima tahun berlalu, Pablo melakukan hal ini kepada Jo. Dan ini semua, Pablo lakukan agar di masa depan Jo bisa menjadi tangguh dan juga kuat.
Sedangkan Jo, yang mengetahui harapan besar kepada dirinya. Berusaha keras untuk menerima apapun yang Pablo berikan kepada dirinya.
Hingga hari demi hari, Jo terima dengan lapang dada. Begitu juga dengan ucapan Pablo yang terus teruasan membangkitkan rasa semangat Jo yang sudah hampir musnah.
"Jo...! Kau harus kuat akan siksaan yang kau dapatkan. Karena semua terpaksa aku lakukan, demi menjadikanmu seorang ketua mafia yang tangguh dan aku yakin, jika aku mampu menjadikan mu seorang pemuda hebat di masa depan nantinya." ucap Pablo menjelaskan kepada Jo.
Jo yang mendengar perkataan Pablo pun langsung berlutut di hadapan Pablo. Tidak terasa, lima tahun sudah masa tahanan Jo berlalu. Dan itu artinya, saat ini tersisa 7 tahun lagi.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments
Driyanto Kriswan
Bahaya! Bahaya! Bahaya pembalasan Jo, bikin pemfitnah nyawanya akan jo jongkat jungkit dalam siksaan jiwa dan arus balik kehidupan hancur di aneka sektor! BEGITUKAH?
2025-02-12
0
S H 10
Terusss Bertahan Jo.. /Determined//Determined//Determined//Determined/
2025-01-07
0
Sutikno 23
ayolah Jo berjuang terus menerus tambah kuat lagi
2024-11-19
0