Sebelum lanjut,
Follow Instagram @Lala_Syalala13
Buat yang kepo sama visualnya Marvel sama Adira yuk kepoin Instagram aku, di sana udah aku post ya visualnya.
Menurut kalian gimana nih cocok gak ya??
jangan lupa follow dan like juga ya postingan aku, siapa tahu waktu aku bikin giveaway kalian salah satu pemenangnya soalnya aku akan aktif di Instagram buat posting-posting pengumuman apapun, dan juga cerita apapun😁🙏🏻🙏🏻
HAPPY READING!!!🌼🌼🌼
🥕🥕🥕
"Ada acara apa nih peluk-peluk kan?" tanya Marvel yang baru saja tiba di dapur setelah mengganti seragamnya.
"Apaan sih, cowok gak boleh kepo." ucap mama Arini sambil melepaskan pelukannya.
Mereka bertiga pun makan dengan khidmat, Adira ingin bertanya di mana papa Marvel namun dia berfikir pasti sedang bekerja karena sekarang kan belum waktunya pulang kerja.
"Maaf ya sayang papa nya Marvel sedang di luar negeri jadi kamu gak bisa ketemu sama beliau." ucap mama Arini setelah mereka makan siang bersama.
Papa dewa memang kemarin malam harus terbang ke Macau karena ada urusan bisnis di sana.
"Iya tante, gak apa-apa kok." seru Adira mengerti dengan kesibukan dari keluarga Alaska.
Sedangkan Marvel terlihat biasa saja, karena dia sudah sangat biasa di tinggal bisnis oleh sang papa sehingga tidak ada raut wajah yang sedih terlihat.
Setelah itu mama Arini ijin karena beliau harus ke restoran nya untuk mengurus beberapa urusan, sehingga di sini hanya ada Adira dan Marvel, ada asisten rumah tangga di dapur.
"Mau makan cemilan?" tawar Marvel di sela-sela mereka menonton televisi berdua saja.
"Gak usah, ini juga masih ada kok." jawab Adira, dia sebenarnya tidak enak hati kalau harus terus di berikan perhatian seperti ini, apa lagi Marvel sangat loyal sekali kepadanya, dia takut tidak bisa membalasnya.
Ting Nong Ting Nong Ting Nong (Anggap sebagai bel pintu rumah ya.)
Tiba-tiba bel pintu rumah berbunyi menandakan ada tamu, biasanya scurity akan memberitahu tapi ini tidak.
"Sebentar ya aku buka pintu dulu." pamit Marvel.
Kemudian Marvel pun menuju ke arah pintu dan membuka pintu tersebut.
Jebret
"Taraaaaaaa!" pekik seseorang dari luar.
Siapa lagi kalau bukan anggota inti geng Orion, ada Angga, Diki, ojik dan onde pastinya dong.
"Kalian kenapa ke sini?" tanya Marvel dengan kesalnya karena sudah di ganggu oleh teman temannya itu, namun tidak mempersilahkan tamunya untuk masuk.
"Ya elah suruh masuk dulu ngapa bray," seru onde dengan gaya bicaranya yang bikin ngakak.
"Kenapa sih, kita kan mau berkunjung ke rumah pak ketu doang kali. Tante Arini tadi juga nge chat Angga buat main ke rumah," jawab ojik dengan santainya.
"Btw tante Arini tadi juga bilang loh kalau ada calon mantu dateng ke rumah," ucap Diki menggoda Marvel dengan mengerlingkan matanya seperti terkena debu saja.
"Emangnya di dalem ada Adira?" tanya Angga dengan to the point sekali.
"Iya, kalian gw bolehin masuk tapi jangan ngerusuh." tegas Marvel.
Tanpa di minta mereka pun langsung masuk ke dalam, dan langsung melihat di kursi ruang keluarga ada Adira yang sedang asyik menonton televisi dengan berbalut pakaian rumahan yang santai, yang sengaja mama Arini pinjamkan karena beliau tidak ingin baju Adira kotor nantinya apa lagi besok masih di gunakan.
Adira pun sama, saat mendengar derap kaki mendekat dia melihat ke arah pintu ternyata di sana sudah ada geng Orion yang terlihat slengean.
"Wah ada bu Ketu nih," ucap onde dengan akrabnya.
"Halo bu Ketu kita ketemu lagi." lanjutnya.
"Hai," balas Adira dengan singkat.
Walau dia pernah berkumpul dengan anggota geng Orion dan berbicara santai, tetap saja Adira merasa sedikit gugup, apa lagi di depannya ini adalah anak anak dari orang orang hebat, jika di bandingkan dengannya maka dia kalah jauh.
Adira pun harus kembali mengakrabkan dirinya kepada anggota geng Orion.
"Laper nih," ucap ojik tanpa dosa nya setelah ngomong banyak hal, Adira yang mendengar pun tertawa melihat ojik yang spontan sekali.
"Mau aku masakin?" tawar Adira membuat semua orang melihat ke arahnya tak terkecuali Marvel.
"Wah boleh nih bu ketu?" tanya ojik sambil melihat wajah Marvel yang sangat datar itu.
"Ya boleh dong." jawab Adira singkat.
Soal masak memasak dia adalah andalannya, dia sangat suka sekali dengan dapur hingga memasak, karena dulu saat di panti dia lah yang menyiapkan semua keperluan dapur dan memasak.
"Marvel boleh aku masak?" ijin Adira karena bagaimana pun dia sekarang di rumah Marvel bukan rumahnya sendiri.
"Kamu gak capek, kita suruh mbok Sumi aja ya atau asisten lainnya." ucap Marvel takut Adira kelelahan.
"Enggak kok, aku bakalan bikin yang gampang-gampang kok." Adira mencoba bernegosiasi kepada Marvel.
"Ya udah boleh." jawab Marvel.
Setelah itu Adira pun menuju ke dapur, dia memasak makan di bantu oleh mbok Sumi dan juga asisten rumah tangga yang lainnya.
Dia juga mengobrol dengan seru, mungkin karena status strata mereka sama sehingga langsung nyambung aja saat berbicara.
Sedangkan setelah kepergian Adira ke dapur, Marvel terus melihat ke arah sahabat-sahabat nya itu.
"Udah lah vel jangan di pandang kayak gitu." cerca Angga melerai tatapan menusuk Marvel.
"Kalian kenapa bisa dateng ke sini sih?" tanya Marvel lagi masih tidak terima karena kedatangan tamu tak di undang ini.
"Ya elah kita kan cuma bertamu bentar aja kali." ucap Diki.
"Kita heran aja, biasanya jam segini lo masih di markas atau enggak di warung bu tejo, tapi sejak pulang setelah tanding basket tadi kita sama sekali gak ngelihat elo vel, jadi ya kita iseng aja ke sini." ucap Angga.
"Dan tadi kebetulan tante Arini suruh kita ke sini dan bilang ada bu ketu jadi ya udah gas!" lanjut ojik dengan semangatnya.
Tak lama Adira datang dengan membawa panci besar berisikan mie yang sudah di buat tadi, dan di belakangnya ada mbok Sumi membawa telor ceplok untuk semuanya.
"Wahh jadi yeeyyyy!" seru ojik merasa senang karena cacing-cacing di perutnya akhirnya bisa dia kasih makan.
Mereka semua makan dengan lahap, begitu pun dengan Marvel yang baru pertamakali merasakan mie yang sangat enak ini.
"Kenapa, gak enak ya?" tanya Adira melihat Marvel hanya diam setelah memakan mie nya.
"Enak kok, enak banget malah." tukas Marvel kemudian menghabiskan mie nya tanpa tersisa.
.
.
Bersambung.....
...JANGAN LUPA BUAT PENILAIAN BINTANG LIMA NYA YA 🌟🌟🌟🌟🌟 VOTE, LIKE, KOMENTAR BIAR UP SETIAP HARI🙏🏻...
...KRITIK SARAN DI PERSILAHKAN ASAL DENGAN BAHASA DAN KATA-KATA YANG SOPAN KARENA AUTHOR JUGA MANUSIA PUNYA SALAH DAN KEKHILAFAN 🙏🏻...
...MASIH DALAM TAHAP BELAJAR JADI HARAP DI MAKLUMI YA READERS SEMUANYA 🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
nube
mudah2an papahnya Marvel nnti bs Nerima adira juga yaaa
kalau mulus di awal suka takut nnti konfliknya berat nih....
2023-12-13
0
Daud Kanaya
mudah"an papanya Marvel bisa menerima Dira sebagai kekasih Marvel,dan tdk memandang strata
2023-12-06
0