S1 BAB 2_Adira Sherly Zemira

Di sisi lain, pagi hari di waktu yang sama ada seorang gadis bernama Adira Sherly Zemira, gadis biasa yang memiliki keberuntungan bisa bersekolah di SMA Permata Bangsa karena kepintarannya, dia mendapatkan beasiswa sehingga bisa bersekolah di sana, kalau tidak maka bisa di pastikan dia tidak akan pernah bisa masuk ke sana.

"Adira!" panggil Jihan sahabat Adira saat melihat Adira baru saja masuk kedalam gerbang.

"Kenapa sih teriak-teriak mulu!" protes Adira.

"Hehe sorry."

Mereka pun segera berjalan masuk ke dalam sekolahan, saat akan menginjakkan kaki di koridor sekolah, tiba-tiba teriakan para siswi perempuan membuat langkah dua sahabat itu terhenti.

"Ada apaan sih?" tanya Adira.

"Astaga Dira liat tuh ada anak-anak Orion!" pekik Jihan yang memang tergila-gila dengan geng hits di sekolah itu sama seperti gadis-gadis lainnya.

Sedangkan Adira terlihat biasa saja karena dia sekolah untuk belajar bukan mengagumi lelaki, lagian dia juga sadar diri bahwa dia hanya seorang siswa biasa beda halnya dengan yang lainnya.

"Udah Jihan yuk kita masuk," ajak Adira.

"Ihh kamu mah gak seru dir," protes Jihan saat Adira menariknya untuk masuk ke dalam kelas.

Sampai di tempat duduknya Jihan terus saja mengomel kepada Adira karena sudah mengganggu waktu senangnya saat melihat Orion tadi.

"Aku tuh heran sama kamu dir, gimana bisa kamu terlihat biasa aja waktu ada Orion tadi, padahal semua cewek histeris melihat mereka?" tanya Jihan penasaran.

"Biasa aja sih, udah gak usah di bahas kenapa sih." ucap Adira.

Adira sekarang duduk di bangku kelas 3 SMA di kelas IPA 2, dia termasuk jajaran anak-anak berprestasi di sekolah karena bagi Adira hanya itu yang bisa dia banggakan.

Tak lama bel berbunyi menandakan jam masuk kelas, jarak kelas IPA dan IPS memang cukup jauh dan juga Adira yang jarang keluar kecuali ke perpustakaan membuat dia kurang tau anak-anak seangkatan nya.

🥕🥕🥕

Bel berbunyi menandakan jam istirahat tiba, Marvel dan sahabat-sahabat nya memilih ke kantin sekolah untuk membeli makanan.

"Guys mau makan apa kalian?" tanya Angga.

"Bakso aja," ucap ojik.

"Gw ayam geprek," ucap onde.

"Gw mie ayam aja, elo vel?" tanya Diki.

"Gw samain ojik aja ngga." ucap Marvel kemudian Angga pun mulai memesankan makanan mereka.

Suasana kantin mulai ramai, banyak anak-anak berhamburan ke sana untuk mencari makan siang.

Tak lama pesanan mereka pun datang, Marvel dan yang lainnya pun memakan makanan mereka.

"Eh habis ini ke lapangan yuk." ajak Diki.

"Boleh tuh, kebetulan kita udah lama gak main basket gak sih," ucap ojik dan di angguki semuanya kecuali Marvel yang sedang asyik makan baksonya.

"Ya udah yok jalan," ajak Marvel saat makanan mereka semua sudah habis.

Di sisi lain, kelas IPA 2

"Adira yuk ke kantin, aku laper banget nih." ajak Jihan.

"Kamu aja Han, aku masih nulis." ucap Adira sedang mencatat pelajaran yang baru selesai tadi.

"Ih kamu mah gak asik deh dir," sahut Jihan kesal, namun ada saja ide gilanya yang muncul.

Tiba-tiba saja Jihan menarik buku Adira, sedangkan Adira yang sedang menulis di buat kaget hingga berteriak cukup kencang.

"JIHAN!" teriak Adira menyusul Jihan, namun sayang Jihan tak kalah cepat berlari membuat Adira cukup kewalahan mengejar Jihan.

Hingga Jihan pun sampai di kantin dan di susul oleh Adira yang mengejar Jihan di belakang.

Karena tidak melihat ke samping membuat Adira menabrak seseorang tanpa sengaja hingga benturan cukup keras.

"Awwww!" pekik Adira merasakan keningnya terbentur benda keras, siapa lagi kalau bukan Marvel yang dia tabrak.

Semua siswa yang melihat kejadian tersebut pun heboh karena merasa beruntung Adira bisa menabrak seorang Marvel, namun keberuntungan itu pun hanya sekejap.

"Kalau jalan pakek mata!" bentak Marvel, sedangkan Adira hanya menunduk sambil meminta maaf.

"Maaf." ucap Adira karena dia memang salah.

"Kalau lagi ngomong liat orangnya." tegas Marvel kesal dengan siswa tak tau sopan santun itu.

Adira pun menaikkan wajah nya dan mata mereka berdua pun saling bertatapan, Adira yang baru pertama kali melihat sorot mata Marvel terlihat menakutkan namun memang cukup tampan.

Sedangkan Marvel merasa ada hal yang aneh saat melihat wajah Adira, bahwa tatapannya tak bisa berpaling.

"Maaf." ucap Adira memutus kontak mata dari Marvel.

"Lain kali kalo jalan hati-hati." tutur Marvel kemudian pergi meninggalkan Adira begitu saja.

"Huhhh Adira lo bikin gw deg-degan woyyy," ucap Jihan setelah dirasa Marvel and the geng sudah tidak ada di sana.

"Kamu sih, liat tuh banyak siswi yang pada liatin aku." ucap Adira kemudian merampas buku yang di bawa oleh Jihan dan kembali ke kelasnya.

🥕🥕🥕

Di sisi lain setelah tabrakan tak sengaja itu, entah mengapa Marvel terus terbayang wajah gadis tersebut bahkan nama saja dia sama sekali tak tau.

Dia merasa asing dengan wajah gadis tersebut padahal seharusnya dia tau siapa dan kelas berapa siswi tersebut.

"Lo kenapa vel?" tanya Diki saat mereka berada di lapangan basket.

"Penasaran sama cewek tadi?" tanya Diki, bahkan Marvel saja belum menjawab.

"Gak usah sotoy deh." ucap Marvel padahal dalam hatinya dia sangat penasaran dengan siswi tersebut.

"Alah gak usah bohong, dari mata lo tuh udah ketebak banget woy kalau lo penasaran sama tuh cewek," ucap Diki maklum lah playboy.

"Beneran, yakin nih gak mau tau? Padahal gw tau siapa dia," ujar Diki karena tak mendapat respon dari Marvel.

"Banyak b*cot loh!" Marvel langsung melempar bola basket tersebut.

Mereka pun bermain bola basket sebentar sebelum jam masuk kelas berbunyi lagi.

Jam pulang sekolah, Marvel dan anggota Orion lainnya bersiap karena mereka akan ke tongkrongan kebanggaan mereka untuk sekedar nongkrong.

Saat dia mengendarai motor sportnya tiba-tiba di arah depan pintu gerbang dia melihat gadis yang menabraknya tadi yang sedang berjalan keluar menuju ke halte bus, siapa lagi kalau Adira.

"Kalian duluan aja, gw ada perlu bentar." ucap Marvel menghentikan motornya.

"Ok kita ke tongkrongan dulu kalau gitu vel, jangan lupa nyusul." ucap Angga, kemudian memimpin anak-anak lainnya ke tongkrongan yaitu warkop bu Tejo yang tak jauh dari sekolah.

Setelah kepergian anggota Orion lainnya, Marvel pun mendekat ke arah halte bus di mana hanya ada Adira saja yang menunggu karena memang kebanyakan para siswa di SMA Permata Bangsa ini di jemput atau enggak bawa kendaraan sendiri.

Brummmm brummmm brummmm (Bayangin ini suara motor sport yaa.)

"Sendirian?" tanya Marvel setelah mematikan mesin motornya.

Adira yang di tanya pun melihat siapa yang mengajaknya bicara karena selama ini jarang sekali orang mau bergaul dengannya karena statusnya yang sangat bertolak belakang.

"Eh Marvel ya, maaf masih ada masalah sama yang di kantin tadi ya? Sorry sumpah gak sengaja," ucap Adira masih merasa takut.

"Gw tanya lo sendirian aja di sini?" tanya Marvel lagi.

"I... Iya," sahut Adira gugup, entah kenapa dia bisa gugup sekali.

.

.

Bersambung.....

...FOLLOW IG @Lala_Syalala13...

...PENILAIAN NYA YA 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

Terpopuler

Comments

nube

nube

Marvel jatuh cinta pada pandangan pertama gitu????? tp kykny belom ngeh deh.... bahkan gengsi sama temen2nya

2023-12-11

0

Afrendo Edo A

Afrendo Edo A

seru banget alurnya

2023-12-11

0

Gendhuk sri

Gendhuk sri

lanjut kak

2023-12-02

0

lihat semua
Episodes
1 S1 BAB 1_Marvel Putra Alaska
2 S1 BAB 2_Adira Sherly Zemira
3 S1 BAB 3_Pulang Bareng
4 S1 BAB 4_Pingsan
5 S1 BAB 5_Aku Suka Sama Kamu
6 S1 BAB 6_Balapan
7 S1 BAB 7_Khawatir
8 S1 BAB 8_Cemburu
9 S1 BAB 9_Panti Asuhan
10 S1 BAB 10_Bertemu Geng Orion
11 S1 BAB 11_Pertandingan Basket
12 S1 BAB 12_Tertarik
13 S1 BAB 13_Diterima Dengan Baik
14 S1 BAB 14_Tamu Tak Diundang
15 S1 BAB 15_Mall
16 S1 BAB 16_Ketangkep Polisi
17 S1 BAB 17_Pesta Ulang Tahun
18 S1 BAB 18_Pesta Dansa
19 S1 BAB 19_Kolam Renang
20 S1 BAB 20_Kronologi
21 S1 BAB 21_Orion Adalah Rumah
22 S1 BAB 22_Kemarahan Marvel
23 S1 BAB 23_Akibat
24 S1 BAB 24_Dikeluarkan
25 S1 BAB 25_Preman Baru
26 S1 BAB 26_Makan Malam
27 S1 BAB 27_Balas Dendam
28 S1 BAB 28_Calon Mantu
29 S1 BAB 29_Trauma
30 S1 BAB 30_Bubur Ayam
31 S1 BAB 31_Ancaman
32 S1 BAB 32_Ancaman 2
33 S1 BAB 33_Mengobati
34 S1 BAB 34_Touring
35 S1 BAB 35_Sadar Diri
36 S1 BAB 36_Angga Dan Jihan
37 S1 BAB 37_Gak Jomblo Lagi
38 S1 BAB 38_Kebun Teh
39 S1 BAB 39_Air Terjun
40 S1 BAB 40_Tidak Butuh Bisnis Itu
41 S1 BAB 41_Andai Ayah Sama Bunda Masih Ada
42 S1 BAB 42_Pilihan
43 S1 BAB 43_Dia Lagi
44 S1 BAB 44_Jangan Ambil Panti Asuhan Ini
45 S1 BAB 45_Keputusan Adira
46 S1 BAB 46_Terima Kasih Marvel
47 S1 BAB 47_Putus
48 S1 BAB 48_Satu Bab Penuh Kenangan (END)
49 New Story: Gadis Tawanan Sang Mafia
50 New Story: Cinta Lama Belum Kelar
51 New Story: Pembantu Menikahi Tuan Majikan
52 New Story: Pengantin Pengganti Tuan Bara
53 New Story: Kapten Pemikat Hati
54 New Story: Suami Pilihan Mama
55 New Story: Menaklukkan Hati Bos Mafia
Episodes

Updated 55 Episodes

1
S1 BAB 1_Marvel Putra Alaska
2
S1 BAB 2_Adira Sherly Zemira
3
S1 BAB 3_Pulang Bareng
4
S1 BAB 4_Pingsan
5
S1 BAB 5_Aku Suka Sama Kamu
6
S1 BAB 6_Balapan
7
S1 BAB 7_Khawatir
8
S1 BAB 8_Cemburu
9
S1 BAB 9_Panti Asuhan
10
S1 BAB 10_Bertemu Geng Orion
11
S1 BAB 11_Pertandingan Basket
12
S1 BAB 12_Tertarik
13
S1 BAB 13_Diterima Dengan Baik
14
S1 BAB 14_Tamu Tak Diundang
15
S1 BAB 15_Mall
16
S1 BAB 16_Ketangkep Polisi
17
S1 BAB 17_Pesta Ulang Tahun
18
S1 BAB 18_Pesta Dansa
19
S1 BAB 19_Kolam Renang
20
S1 BAB 20_Kronologi
21
S1 BAB 21_Orion Adalah Rumah
22
S1 BAB 22_Kemarahan Marvel
23
S1 BAB 23_Akibat
24
S1 BAB 24_Dikeluarkan
25
S1 BAB 25_Preman Baru
26
S1 BAB 26_Makan Malam
27
S1 BAB 27_Balas Dendam
28
S1 BAB 28_Calon Mantu
29
S1 BAB 29_Trauma
30
S1 BAB 30_Bubur Ayam
31
S1 BAB 31_Ancaman
32
S1 BAB 32_Ancaman 2
33
S1 BAB 33_Mengobati
34
S1 BAB 34_Touring
35
S1 BAB 35_Sadar Diri
36
S1 BAB 36_Angga Dan Jihan
37
S1 BAB 37_Gak Jomblo Lagi
38
S1 BAB 38_Kebun Teh
39
S1 BAB 39_Air Terjun
40
S1 BAB 40_Tidak Butuh Bisnis Itu
41
S1 BAB 41_Andai Ayah Sama Bunda Masih Ada
42
S1 BAB 42_Pilihan
43
S1 BAB 43_Dia Lagi
44
S1 BAB 44_Jangan Ambil Panti Asuhan Ini
45
S1 BAB 45_Keputusan Adira
46
S1 BAB 46_Terima Kasih Marvel
47
S1 BAB 47_Putus
48
S1 BAB 48_Satu Bab Penuh Kenangan (END)
49
New Story: Gadis Tawanan Sang Mafia
50
New Story: Cinta Lama Belum Kelar
51
New Story: Pembantu Menikahi Tuan Majikan
52
New Story: Pengantin Pengganti Tuan Bara
53
New Story: Kapten Pemikat Hati
54
New Story: Suami Pilihan Mama
55
New Story: Menaklukkan Hati Bos Mafia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!