S1 BAB 10_Bertemu Geng Orion

Tawuran yang terjadi pun membuat banyak anggota Orion dan rajawali yang sama sama terkena pukulan, hingga tak lama terdengar suara sirine polisi membuat semua orang kalang kabut melarikan diri.

Untung nya saja dengan cepat geng Orion bisa meloloskan diri tanpa ada yang tertangkap seperti kemarin.

Marvel setelah memastikan anggotanya aman dan meminta untuk mereka pulang masing-masing, dia pun juga pulang ke rumahnya.

"Dari mana kamu?" tanya papa dewa yang tiba-tiba muncul dan menyalakan lampu yang semulanya mati menjadi terang benderang.

"Marvel habis nongkrong pa." jawab Marvel.

"Mau berbohong kamu hah! Kamu pasti abis tawuran, lihat tuh muka babak belur kayak gitu." tegas papa dewa membuat Marvel jengah.

"Udah ya pa Marvel capek pingin istirahat," ucap Marvel meninggalkan papa dewa yang masih tersulut kemarahan.

"Marvel papa belum selesai bicara sama kamu, Marvel!" bentak papa dewa.

BRAKKKKK

Marvel menutup pintu kamarnya begitu keras, selama di rumah ada sang papa rasanya Marvel tidak bisa bernafas lega.

"Sh*t, gw capek terus begini aaaaakkkkkkkk!" pekik Marvel.

"Pa udah dong jangan di marahi anak nya, kamu gak kasihan terus marahin Marvel. Sekarang dia seperti ini karena perlakukan kita pa," ucap mama Arini.

"Kamu itu sama anak jangan di manja terus," ucap papa dewa.

🥕🥕🥕

Keesokan harinya base sekolah sangat ramai sekali dengan berita tentang kejadian kemarin dan berita itu tak luput dari Adira yang melihat hal itu.

Jangan lupakan dia khawatir sekali setelah melihat berita itu, bahkan dia menelepon Marvel namun tak ada jawaban.

"Kemana sih Marvel?" tanya Adira saat akan berangkat ke sekolah.

Setelah itu Adria pun memilih untuk berangkat ke sekolah karena dia sudah akan telat.

Sampai di sana dia melihat Jihan yang tengah menunggunya.

"Lo tumben dateng telat sih dir?" Anya Jihan.

"Gak papa kok."

"Btw lo gak papa kan dir?" tanya jihan memastikan.

"Ada apa emangnya?"

"Soal berita di base sekolah pagi ini."

"Aku gak papa kok Han, udah yuk masuk bentar lagi bel masuk." ajak Adira.

Jam istirahat Adira dan jihan pun menuju ke kantin itu pun atas paksaan Jihan, saat sampai sana ternyata ada geng Orion yang juga baru tiba.

Mata Marvel dan Adira saling bertatapan seperti mengisyaratkan sesuatu hal namun susah untuk di ucapkan, Adira melihat wajah Marvel yang terdapat beberapa lebam membuat hatinya nyeri melihatnya.

'Entah kenapa kamu mau pacaran sama aku vel, tapi kamu tidak mau cerita atau pun sekedar berkeluh kesah tentang keadaan kamu sekarang ini dan membuat aku selalu saja khawatir.' ucap Adria namun di dalam hatinya.

"Adira," panggil Jihan.

"Eh iya ayo Han aku mau bakso yang biasa aja ya." ucap Adira kemudian mencari duduk yang agak jauh dari geng Orion agar dia tidak melihat Marvel lebih tepatnya.

Sedangkan Marvel yang dari tadi melihat ke arah Adira pun merasa sangat bersalah, dia sudah berjanji tidak akan mengulangi hal ini namun ternyata janjinya bohong.

Dari sorot matanya saja Marvel bisa tau ada semburat kekecewaan yang hadir di sana.

Geng Orion lainnya pun langsung membawa Marvel untuk duduk dan membuyarkan tatapan Marvel ke Adira.

"Lo samperin aja vel Adira dari pada elo gunda gulana gini," ucap Angga.

"Udah, gw gak papa kok."

Jam pulang sekolah Adira menunggu bus yang sebentar lagi akan tiba, namun saat dia menunggu tiba-tiba motor sport Marvel tiba terlebih dahulu.

"Yuk naik," ucap Marvel sambil menepuk bangku di belakangnya.

"Aku bisa pulang sendiri." tolak Adira.

"Aku bilang naik Adira." tegas Marvel.

Mau tak mau akhirnya Adria pun naik ke motor Marvel.

Marvel tidak langsung membawa Adira ke kosannya tetapi dia malah membawa Adria ke markas geng Orion, di sana sudah banyak anak anak Orion yang sekedar nongkrong di sana dan ngobrol seperti tak ingin pulang ke rumah masing-masing, karena bagi mereka markas adalah rumah kedua mereka.

"Marvel ini dimana? Dan kenapa kita ke sini sih?" tanya Adira merasa canggung karena dia tidak tahu sekarang ini dia di bawa kemana oleh Marvel.

"Ayo turun, sekarang kita di markas Orion, aku mau kenalin kamu ke temen-temen aku." ajak Marvel.

Dia pun mengandeng tangan Adira dan berjalan menuju ke arah sahabat-sahabat nya yang kebetulan sudah berada di sana duluan.

"Eh ada siapa nih," ucap onde melihat Marvel yang datang dengan Adira.

"Gandengan tangan mulu, takut lepas lo." goda ojik.

"Aduh cantik banget sih, sama aku aja mau gak neng?" tawar Diki yang pastinya hanya bercanda, namun candaannya malah mendapat tatapan mengerikan dari Marvel.

"Santai bro, gw gak bakalan temen makan temen kok." ucap Diki.

"Syukurin lo dik, salah sendiri pacar temen di embat juga." ucap Angga dengan tawa mengejek.

"Dasar lo ya."

"Guys kenalin ini Adira pacar gw, dan Adira Kamu pasti kenal mereka dong, ini Angga, Diki, ojik dan onde, dan mereka yang sedang duduk santai di sana anggota Orion." ucap marvel memperkenalkan satu sama lain.

"Hai semuanya." sapa Adira.

"Hai Adira." sapa balik mereka.

Adira pun mulai membiasakan diri dan mengakrabkan dirinya dengan sahabat-sahabat sang kekasih karena bagaimana pun mereka adalah orang-orang terdekat Marvel sebelum dia hadir.

Ternyata sahabat-sahabat Marvel semuanya asik asik, bahkan Adira merasa nyaman berada di samping mereka, ya walah sesekali Marvel akan menghentikan pembicaraan mereka karena terlalu seru apa lagi Diki yang selalu menggoda Adira membuat darah nya mendidih karena cemburu.

Waktu sudah hampir sore, Marvel pun izin untuk mengantar Adira pulang.

"Kalau gitu aku balik dulu ya, dan makasih udah menyambut aku dengan baik." pamit Adira merasa senang bisa bergaul dengan mereka.

Ternyata anggapannya bahwa geng Orion adalah geng nakal dan sangat mengerikan semuanya terpatahkan, ternyata mereka menyenangkan dan menghibur bahkan enak untuk di ajak cerita dan bercanda.

"Siap bu boss." ucap ojik.

"Hati-hati ya cantik, Marvel awas ya kalau elo sakitin Adira gw bakalan rebut dia dari elo!" pekik onde saat melihat motor sport Marvel menjauh dari warkop dan yang pastinya hanya bercanda.

Beberapa saat mereka pun sampai di kosan Adira, hari ini dia libur karena Aminah ada ekskul di sekolahannya dan Adira juga sedikit capek.

"Udah sekarang masuk ya." ucap Marvel.

"Kamu belum jelasin aku soal kemarin Marvel," sahut Adira yang sangat dia tahan dari tadi.

"Asal kamu tahu ya mereka yang mulai duluan dan kalau aku sama anak-anak gak bergerak bakalan banyak lagi korban, mereka udah celakai anggora Orion sayang."

"Tapi aku khawatir tau sama kamu." ucap Adira.

"Iya aku minta maaf ya." ucap Marvel dan di angguki oleh Adria.

"Ya udah sekarang masuk ya," tutur Marvel dan di angguki oleh Adira.

Dia pun masuk dan setelah itu Marvel melajukan motor sport nya untuk pulang ke rumah karena tadi sang papa mengirim chat bahwa dia harus segera pulang karena ada yang ingin di bicarakan tapi entah apa Marvel sendiri juga tidak tahu.

Tak lama dia pun sampai di rumahnya dan masuk ke dalam, benar saja mama dan papa nya sudah duduk manis di ruang keluarga.

.

.

Bersambung.....

...FOLLOW IG @Lala_Syalala13...

...PENILAIAN NYA YA 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

Terpopuler

Comments

nube

nube

waaaah kalau dibawa ke markas artinya Marvel mempertegas hubungannya sama adira

2023-12-13

0

Sophia Aya

Sophia Aya

lanjut thor, semangat 👍🌹🥰

2023-12-05

0

Andini marlang

Andini marlang

lanjut ka...... bgs lho ceritanya.. tidak memandang kasta 💙

2023-12-05

1

lihat semua
Episodes
1 S1 BAB 1_Marvel Putra Alaska
2 S1 BAB 2_Adira Sherly Zemira
3 S1 BAB 3_Pulang Bareng
4 S1 BAB 4_Pingsan
5 S1 BAB 5_Aku Suka Sama Kamu
6 S1 BAB 6_Balapan
7 S1 BAB 7_Khawatir
8 S1 BAB 8_Cemburu
9 S1 BAB 9_Panti Asuhan
10 S1 BAB 10_Bertemu Geng Orion
11 S1 BAB 11_Pertandingan Basket
12 S1 BAB 12_Tertarik
13 S1 BAB 13_Diterima Dengan Baik
14 S1 BAB 14_Tamu Tak Diundang
15 S1 BAB 15_Mall
16 S1 BAB 16_Ketangkep Polisi
17 S1 BAB 17_Pesta Ulang Tahun
18 S1 BAB 18_Pesta Dansa
19 S1 BAB 19_Kolam Renang
20 S1 BAB 20_Kronologi
21 S1 BAB 21_Orion Adalah Rumah
22 S1 BAB 22_Kemarahan Marvel
23 S1 BAB 23_Akibat
24 S1 BAB 24_Dikeluarkan
25 S1 BAB 25_Preman Baru
26 S1 BAB 26_Makan Malam
27 S1 BAB 27_Balas Dendam
28 S1 BAB 28_Calon Mantu
29 S1 BAB 29_Trauma
30 S1 BAB 30_Bubur Ayam
31 S1 BAB 31_Ancaman
32 S1 BAB 32_Ancaman 2
33 S1 BAB 33_Mengobati
34 S1 BAB 34_Touring
35 S1 BAB 35_Sadar Diri
36 S1 BAB 36_Angga Dan Jihan
37 S1 BAB 37_Gak Jomblo Lagi
38 S1 BAB 38_Kebun Teh
39 S1 BAB 39_Air Terjun
40 S1 BAB 40_Tidak Butuh Bisnis Itu
41 S1 BAB 41_Andai Ayah Sama Bunda Masih Ada
42 S1 BAB 42_Pilihan
43 S1 BAB 43_Dia Lagi
44 S1 BAB 44_Jangan Ambil Panti Asuhan Ini
45 S1 BAB 45_Keputusan Adira
46 S1 BAB 46_Terima Kasih Marvel
47 S1 BAB 47_Putus
48 S1 BAB 48_Satu Bab Penuh Kenangan (END)
49 New Story: Gadis Tawanan Sang Mafia
50 New Story: Cinta Lama Belum Kelar
51 New Story: Pembantu Menikahi Tuan Majikan
52 New Story: Pengantin Pengganti Tuan Bara
53 New Story: Kapten Pemikat Hati
54 New Story: Suami Pilihan Mama
55 New Story: Menaklukkan Hati Bos Mafia
Episodes

Updated 55 Episodes

1
S1 BAB 1_Marvel Putra Alaska
2
S1 BAB 2_Adira Sherly Zemira
3
S1 BAB 3_Pulang Bareng
4
S1 BAB 4_Pingsan
5
S1 BAB 5_Aku Suka Sama Kamu
6
S1 BAB 6_Balapan
7
S1 BAB 7_Khawatir
8
S1 BAB 8_Cemburu
9
S1 BAB 9_Panti Asuhan
10
S1 BAB 10_Bertemu Geng Orion
11
S1 BAB 11_Pertandingan Basket
12
S1 BAB 12_Tertarik
13
S1 BAB 13_Diterima Dengan Baik
14
S1 BAB 14_Tamu Tak Diundang
15
S1 BAB 15_Mall
16
S1 BAB 16_Ketangkep Polisi
17
S1 BAB 17_Pesta Ulang Tahun
18
S1 BAB 18_Pesta Dansa
19
S1 BAB 19_Kolam Renang
20
S1 BAB 20_Kronologi
21
S1 BAB 21_Orion Adalah Rumah
22
S1 BAB 22_Kemarahan Marvel
23
S1 BAB 23_Akibat
24
S1 BAB 24_Dikeluarkan
25
S1 BAB 25_Preman Baru
26
S1 BAB 26_Makan Malam
27
S1 BAB 27_Balas Dendam
28
S1 BAB 28_Calon Mantu
29
S1 BAB 29_Trauma
30
S1 BAB 30_Bubur Ayam
31
S1 BAB 31_Ancaman
32
S1 BAB 32_Ancaman 2
33
S1 BAB 33_Mengobati
34
S1 BAB 34_Touring
35
S1 BAB 35_Sadar Diri
36
S1 BAB 36_Angga Dan Jihan
37
S1 BAB 37_Gak Jomblo Lagi
38
S1 BAB 38_Kebun Teh
39
S1 BAB 39_Air Terjun
40
S1 BAB 40_Tidak Butuh Bisnis Itu
41
S1 BAB 41_Andai Ayah Sama Bunda Masih Ada
42
S1 BAB 42_Pilihan
43
S1 BAB 43_Dia Lagi
44
S1 BAB 44_Jangan Ambil Panti Asuhan Ini
45
S1 BAB 45_Keputusan Adira
46
S1 BAB 46_Terima Kasih Marvel
47
S1 BAB 47_Putus
48
S1 BAB 48_Satu Bab Penuh Kenangan (END)
49
New Story: Gadis Tawanan Sang Mafia
50
New Story: Cinta Lama Belum Kelar
51
New Story: Pembantu Menikahi Tuan Majikan
52
New Story: Pengantin Pengganti Tuan Bara
53
New Story: Kapten Pemikat Hati
54
New Story: Suami Pilihan Mama
55
New Story: Menaklukkan Hati Bos Mafia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!