Tawuran yang terjadi pun membuat banyak anggota Orion dan rajawali yang sama sama terkena pukulan, hingga tak lama terdengar suara sirine polisi membuat semua orang kalang kabut melarikan diri.
Untung nya saja dengan cepat geng Orion bisa meloloskan diri tanpa ada yang tertangkap seperti kemarin.
Marvel setelah memastikan anggotanya aman dan meminta untuk mereka pulang masing-masing, dia pun juga pulang ke rumahnya.
"Dari mana kamu?" tanya papa dewa yang tiba-tiba muncul dan menyalakan lampu yang semulanya mati menjadi terang benderang.
"Marvel habis nongkrong pa." jawab Marvel.
"Mau berbohong kamu hah! Kamu pasti abis tawuran, lihat tuh muka babak belur kayak gitu." tegas papa dewa membuat Marvel jengah.
"Udah ya pa Marvel capek pingin istirahat," ucap Marvel meninggalkan papa dewa yang masih tersulut kemarahan.
"Marvel papa belum selesai bicara sama kamu, Marvel!" bentak papa dewa.
BRAKKKKK
Marvel menutup pintu kamarnya begitu keras, selama di rumah ada sang papa rasanya Marvel tidak bisa bernafas lega.
"Sh*t, gw capek terus begini aaaaakkkkkkkk!" pekik Marvel.
"Pa udah dong jangan di marahi anak nya, kamu gak kasihan terus marahin Marvel. Sekarang dia seperti ini karena perlakukan kita pa," ucap mama Arini.
"Kamu itu sama anak jangan di manja terus," ucap papa dewa.
🥕🥕🥕
Keesokan harinya base sekolah sangat ramai sekali dengan berita tentang kejadian kemarin dan berita itu tak luput dari Adira yang melihat hal itu.
Jangan lupakan dia khawatir sekali setelah melihat berita itu, bahkan dia menelepon Marvel namun tak ada jawaban.
"Kemana sih Marvel?" tanya Adira saat akan berangkat ke sekolah.
Setelah itu Adria pun memilih untuk berangkat ke sekolah karena dia sudah akan telat.
Sampai di sana dia melihat Jihan yang tengah menunggunya.
"Lo tumben dateng telat sih dir?" Anya Jihan.
"Gak papa kok."
"Btw lo gak papa kan dir?" tanya jihan memastikan.
"Ada apa emangnya?"
"Soal berita di base sekolah pagi ini."
"Aku gak papa kok Han, udah yuk masuk bentar lagi bel masuk." ajak Adira.
Jam istirahat Adira dan jihan pun menuju ke kantin itu pun atas paksaan Jihan, saat sampai sana ternyata ada geng Orion yang juga baru tiba.
Mata Marvel dan Adira saling bertatapan seperti mengisyaratkan sesuatu hal namun susah untuk di ucapkan, Adira melihat wajah Marvel yang terdapat beberapa lebam membuat hatinya nyeri melihatnya.
'Entah kenapa kamu mau pacaran sama aku vel, tapi kamu tidak mau cerita atau pun sekedar berkeluh kesah tentang keadaan kamu sekarang ini dan membuat aku selalu saja khawatir.' ucap Adria namun di dalam hatinya.
"Adira," panggil Jihan.
"Eh iya ayo Han aku mau bakso yang biasa aja ya." ucap Adira kemudian mencari duduk yang agak jauh dari geng Orion agar dia tidak melihat Marvel lebih tepatnya.
Sedangkan Marvel yang dari tadi melihat ke arah Adira pun merasa sangat bersalah, dia sudah berjanji tidak akan mengulangi hal ini namun ternyata janjinya bohong.
Dari sorot matanya saja Marvel bisa tau ada semburat kekecewaan yang hadir di sana.
Geng Orion lainnya pun langsung membawa Marvel untuk duduk dan membuyarkan tatapan Marvel ke Adira.
"Lo samperin aja vel Adira dari pada elo gunda gulana gini," ucap Angga.
"Udah, gw gak papa kok."
Jam pulang sekolah Adira menunggu bus yang sebentar lagi akan tiba, namun saat dia menunggu tiba-tiba motor sport Marvel tiba terlebih dahulu.
"Yuk naik," ucap Marvel sambil menepuk bangku di belakangnya.
"Aku bisa pulang sendiri." tolak Adira.
"Aku bilang naik Adira." tegas Marvel.
Mau tak mau akhirnya Adria pun naik ke motor Marvel.
Marvel tidak langsung membawa Adira ke kosannya tetapi dia malah membawa Adria ke markas geng Orion, di sana sudah banyak anak anak Orion yang sekedar nongkrong di sana dan ngobrol seperti tak ingin pulang ke rumah masing-masing, karena bagi mereka markas adalah rumah kedua mereka.
"Marvel ini dimana? Dan kenapa kita ke sini sih?" tanya Adira merasa canggung karena dia tidak tahu sekarang ini dia di bawa kemana oleh Marvel.
"Ayo turun, sekarang kita di markas Orion, aku mau kenalin kamu ke temen-temen aku." ajak Marvel.
Dia pun mengandeng tangan Adira dan berjalan menuju ke arah sahabat-sahabat nya yang kebetulan sudah berada di sana duluan.
"Eh ada siapa nih," ucap onde melihat Marvel yang datang dengan Adira.
"Gandengan tangan mulu, takut lepas lo." goda ojik.
"Aduh cantik banget sih, sama aku aja mau gak neng?" tawar Diki yang pastinya hanya bercanda, namun candaannya malah mendapat tatapan mengerikan dari Marvel.
"Santai bro, gw gak bakalan temen makan temen kok." ucap Diki.
"Syukurin lo dik, salah sendiri pacar temen di embat juga." ucap Angga dengan tawa mengejek.
"Dasar lo ya."
"Guys kenalin ini Adira pacar gw, dan Adira Kamu pasti kenal mereka dong, ini Angga, Diki, ojik dan onde, dan mereka yang sedang duduk santai di sana anggota Orion." ucap marvel memperkenalkan satu sama lain.
"Hai semuanya." sapa Adira.
"Hai Adira." sapa balik mereka.
Adira pun mulai membiasakan diri dan mengakrabkan dirinya dengan sahabat-sahabat sang kekasih karena bagaimana pun mereka adalah orang-orang terdekat Marvel sebelum dia hadir.
Ternyata sahabat-sahabat Marvel semuanya asik asik, bahkan Adira merasa nyaman berada di samping mereka, ya walah sesekali Marvel akan menghentikan pembicaraan mereka karena terlalu seru apa lagi Diki yang selalu menggoda Adira membuat darah nya mendidih karena cemburu.
Waktu sudah hampir sore, Marvel pun izin untuk mengantar Adira pulang.
"Kalau gitu aku balik dulu ya, dan makasih udah menyambut aku dengan baik." pamit Adira merasa senang bisa bergaul dengan mereka.
Ternyata anggapannya bahwa geng Orion adalah geng nakal dan sangat mengerikan semuanya terpatahkan, ternyata mereka menyenangkan dan menghibur bahkan enak untuk di ajak cerita dan bercanda.
"Siap bu boss." ucap ojik.
"Hati-hati ya cantik, Marvel awas ya kalau elo sakitin Adira gw bakalan rebut dia dari elo!" pekik onde saat melihat motor sport Marvel menjauh dari warkop dan yang pastinya hanya bercanda.
Beberapa saat mereka pun sampai di kosan Adira, hari ini dia libur karena Aminah ada ekskul di sekolahannya dan Adira juga sedikit capek.
"Udah sekarang masuk ya." ucap Marvel.
"Kamu belum jelasin aku soal kemarin Marvel," sahut Adira yang sangat dia tahan dari tadi.
"Asal kamu tahu ya mereka yang mulai duluan dan kalau aku sama anak-anak gak bergerak bakalan banyak lagi korban, mereka udah celakai anggora Orion sayang."
"Tapi aku khawatir tau sama kamu." ucap Adira.
"Iya aku minta maaf ya." ucap Marvel dan di angguki oleh Adria.
"Ya udah sekarang masuk ya," tutur Marvel dan di angguki oleh Adira.
Dia pun masuk dan setelah itu Marvel melajukan motor sport nya untuk pulang ke rumah karena tadi sang papa mengirim chat bahwa dia harus segera pulang karena ada yang ingin di bicarakan tapi entah apa Marvel sendiri juga tidak tahu.
Tak lama dia pun sampai di rumahnya dan masuk ke dalam, benar saja mama dan papa nya sudah duduk manis di ruang keluarga.
.
.
Bersambung.....
...FOLLOW IG @Lala_Syalala13...
...PENILAIAN NYA YA 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟...
...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...
...VOTE 💌...
...LIKE 👍🏻...
...KOMENTAR 🗣️...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
nube
waaaah kalau dibawa ke markas artinya Marvel mempertegas hubungannya sama adira
2023-12-13
0
Sophia Aya
lanjut thor, semangat 👍🌹🥰
2023-12-05
0
Andini marlang
lanjut ka...... bgs lho ceritanya.. tidak memandang kasta 💙
2023-12-05
1