KALAU ADA TYPO BOLEH KOMEN DI PART-NYA YA BIAR SEGERA DI PERBAIKI.
🥕🥕🥕
Semua supporter SMA Permata Bangsa bersorak karena kecurangan yang di lakukan oleh tim lawan, bahkan hingga akhir pun kecurangan terus di lakukan.
Walau pun begitu tetap sama tim permata Bangsa lah yang menjadi juara membuat sorak gembira semua suporter pecah di tribun.
Begitupun dengan Adira yang merasa senang karena perjuangan Marvel berlatih beberapa waktu belakangan ini terbayarkan dengan menangnya tim permata Bangsa.
"Cie yang pacarnya menang nih," goda Jihan.
"Ih kamu mah terus aja godain aku," ucap Adira dengan malu malu.
"Gimana rasanya kalah lagi." tekan Marvel di kata terakhir saat mereka baru saja bertanding.
sedangkan Natan dan juga rekan rekannya yang lain menahan amarah sekaligus malu karena sudah dengan percaya dirinya mengatakan akan mengalahkan SMA Permata Bangsa, namun mereka malah yang kalah.
"Ini hanya keberuntungan, gw jamin pertemuan selanjutnya gw bakalan numbangin SMA lo." tegas Natan.
"Gw tunggu waktu waktu itu tiba," ucap Marvel dengan santainya.
Setelah itu banyak cewek-cewek yang mengerubungi Marvel dengan memberikan minuman agar Marvel tidak kehausan, bahkan intan pun hadir dan menyuruh semua orang pergi agar dia bisa leluasa berduaan dengan Marvel.
"Marvel ini ya minumnya," sahut intan dengan centilnya, bahkan Adira bisa melihat kancing baju intan yang memang sengaja dia buka hingga menampakkan belahan dadanya, hal itu membuat Adira di bakar rasa cemburu.
"Cemburu neng, kalau cemburu mah samperin terus kasih nih minum." ucap Jihan dengan memberikan sebotol air mineral agar Adira memberikannya kepada Marvel.
Adira yang melihat botol minum dari Jihan pun langsung meminumnya langsung hingga habis membuat Jihan melongo di buatnya.
"Astaga, nih ya dasar gengsian, gengsi aja terus gedein." sindir Jihan terhadap sang sahabat.
sedangkan Marvel tidak menanggapi semua cewek-cewek yang mendekatinya, bahkan saat intan memberikan botol air minum pun Marvel tidak menerimanya dan memilih merebut minuman dari tangan onde.
"Cewek lo gak dateng?" tanya Angga dengan berbisik.
Marvel pun mencari ke sudut lapangan siapa tahu sang kekasih berada di sana, dan benar saja saat matanya sedang mencari sosok manis yang membuat hatinya berbunga dia melihat Adira berada di tribun barisan para penonton.
Marvel melayangkan senyuman manis untuk sang kekasih dan begitupun sebaliknya membuat semua orang melihat Marvel tersenyum pun merasa kaget dan tidak percaya seorang Marvel bisa senyum semanis itu.
"Gila pacar loh kalau senyum manis banget dir," bisik Jihan terpesona dengan kekasih sahabatnya itu.
"Awas matanya jangan jelalatan." peringatan Adira kepada Jihan yang seperti hilang kontrol saat melihat Marvel.
"Biarin soalnya pacarnya gak mau deketin langsung kan lumayan gw embat ya." ucap Jihan mendapatkan pukulan pelan di lengannya dari Adira.
Jihan pun tertawa terbahak-bahak melihat sang sahabat yang cemburu namun terus gengsi untuk mengakuinya.
"Mau ke bawah?" ajak Jihan.
"Gak usah di sini aja." jawab Adira.
Setelah itu Adira pun menuju ke parkiran di mana Marvel menyuruhnya untuk pulang bersama.
Saat dalam perjalanan, tak sengaja dia bertabrakan dengan seseorang membuat Adira hampir saja jatuh namun untung saja tubuhnya di tolong oleh seseorang hingga Adira tidak harus mencium lantai keras itu.
"Eh maaf dan terima kasih." ucap Adira melihat siapa yang telah menabraknya dan sekaligus menolongnya.
"Santai aja." ucap pria itu.
'Orang ini bukannya yang tanding sama Marvel tadi ya?' gumam Adira dalam hatinya.
"Eh lo anak sebelah ya?" tanya Jihan dengan sinis nya tidak suka, maklum tim lawan.
Yap dia adalah Natan, ketua tim basket tim lawan yang sebenarnya akan menuju ke bus namun tanpa sengaja dia menabrak seorang gadis yang terlihat cantik, lembut dan sopan itu.
Bahkan Natan yang menabraknya saja tidak minta maaf, namun malah cewek misterius itu yang meminta maaf pikir Natan dan mulai tertarik dengan sosok wanita itu.
"Udah Jihan, sekali lagi terima kasih. Kalau begitu kaki pamit, permisi." ucap Adira kemudian menarik tubuh Jihan agar tidak terus memberikan tatapan sinis kepada orang yang sudah membantu dirinya.
"Cantik!" satu kata terucap dari mulut Natan, dia rasa dia mulai tertarik dengan sosok wanita itu.
Dia pun segera menuju ke bus sekolahnya karena semua orang sudah menunggunya.
...FOLLOW IG @Lala_Syalala13...
...PENILAIAN NYA YA 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟...
...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...
...VOTE 💌...
...LIKE 👍🏻...
...KOMENTAR 🗣️...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
nube
nah kaaaaan saingan basket plus saingan dapetin adira, eh Marvel udh dapetin adira denk
2023-12-13
0
Andini marlang
ini bgs lho thour.... lanjut... pokoe sukses trs 💙💙💙💙
2023-12-05
1
Daud Kanaya
awas Marvel ada rival baru,jangan sampai emosi y
2023-12-05
0