Sebelumnya..
"Kamu siap melayani yang mulia Putri Mahkota". kata mereka serempak.
"Baik, kalau itu keputusan kalian. Tapi hanya akan ada kematian bagi seorang penghianat bagi ku". Ucap Putri Long Mei lagi.
"Kami mengerti Putri". Mereka lagi.
"Siapa nama kalian". tanya Putri Long Mei pada para pelayan.
"Hamba Xia yu, di sebelah adik saya Xia He. Sedangkan yang itu Mi Hoa, Yun Yun, dan shi Yi, Nona". Ujar pelayan Xia yu
"Baik. pelayan Xia yu yang akan memimpin urusan dapur. Dan yang lainnya, nanti San'er yang akan menempatkan". Kata Putri Long Mei.
"Baik, Putri. Ujar Xia Yu.
Setelah itu, Nubi mulai mengarahkan mereka. Sedangkan Putri Long Mei kembali ke kamarnya untuk istirahat.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Selanjutnya..
"Xia He dan mi Hoa bertugas menyiapkan makanan untuk putri". Ucap Nubi. "Sedangkan shi Yi dan Yun Yun, kalian berdua bertugas membersihkan seluruh kediaman ini". Ujar Nubi.
"Baik" . Jawab mereka serempak.
"Untuk prajurit, dua orang di tugaskan menjaga gerbang kediaman. Dan yang lain bisa berjaga-jaga di sekitar kediaman". Nubi melanjutkan.
Setelah pembagian tugas selesai, mereka masing-masing pergi ke kamar yang berada di areal belakang kediaman Anggrek untuk meletakkan barang-barang bawaan mereka.
Sedangkan Nubi kembali ke kamar sang putri, tentu untuk melaporkan hasil pembagian tugas yang di berikan.
"Maaf nona, Nubi mengganggu" kata Nubi
"Bagaimana, apa sudah selesai menempatkan mereka, San'er?". Tanya Putri Long Mei
"Sudah nona". ujar Nubi. " Nona, ada banyak pelayan dan prajurit disini. Bagaimana cara kita meninggalkan istana ini tanpa di ketahui oleh para prajurit? Pasti kalau mereka tahu, mereka akan melapor pada Kaisar". Ucap Nubi sedikit khawatir.
"Kamu tenang saja, kita akan meninggalkan kediaman ini tepat tengah malam. Tentu para pelayan n sebagian prajurit sudah beristirahat". Putri Long Mei menenangkan Nubi
"Kamu siapkan saja barang-barang yang akan kamu bawa". Putri Long Mei lagi
"Baik. Kalau begitu, Nubi undur diri dulu untuk menyiapkan persiapan semuanya". Ucap Nubi mulai berjalan mundur dan mendapatkan anggukan kepala dari sang putri.
Setelah beberapa jam, akhirnya matahari pun terbenam dan digantikan malam yang indah penuh bintang di angkasa.
Pelayan di kediaman Anggrek mulai menyiapkan makanan untuk sang putri. Sedangkan Putri Long Mei baru selesai mandi dan mengganti pakaiannya.
"Putri, makanan telah siap. Apa mau di hidangkan sekarang?" tanya Xia Yu.
"iya, mulai siapanya semuanya". Ujar Putri Long Mei
pelayan Xia Yu pun kembali ke ruang makan untuk menyajikan semua makanan yang telah di buat.
Sesaat kemudian, Putri Long Mei pun tiba di ruang makan tersebut.
"Duduklah kalian semua, kita makan bersama-sama". Ucap Putri Long Mei.
Nubi langsung duduk di dekat Putri Long Mei. Sedangkan Xia Yu dan pelayan yang lain hanya berdiri diam, yang akhirnya di tegur Putri Long Mei..
"Kenapa kalian masih berdiri, cepat duduk dan makan". Kata Putri Long Mei
"Tapi Putri, itu sangat tidak sopan. Biar kami makan di belakang, setelah putri makan". Ujar Xia Yu kaget.
"Di kediamanku ini, selama aku makan, maka semua pelayanku juga akan makan bersama denganku. Tidak ada bantahan yang mau aku dengar. Jika kalian masih ingin bekerja di sini, maka ikuti semua peraturan yang telah aku buat". Ucap Putri Long Mei tegas.
Para pelayan pun cukup tercengang, karena selama yang mereka menjadi pelayan di istana ini, belum pernah ada seorang pun yang mengatakan hal seperti itu.
"Ampun jangan usir kami, jangan usir kami". Ujar mereka serempak.
"Kalau tidak mau di usir dari sini, maka sebaiknya jangan banyak membantah. Sebaiknya cepat makan". kata Putri Long Mei lagi.
"Baik". Mereka serempak, dan mulai duduk dengan canggung.
"Oh ya, setelah selesai makan, kalian beristirahat lah". Ujar Putri Long Mei. "Dan jangan ada yang keluar sebelum pagi". Putri Long Mei lagi.
"Baik Putri". Jawab mereka serempak.
Mereka pun makan sambil sesekali berbincang ringan. Di sini terlihat jelas, kalau tidak ada perbedaan antara majikan dan para pelayan. sehingga para pelayan yang bekerja pun merasa senang.
Tepat tengah malam, Nubi pergi ke kamar Putri Long Mei, dan berkata..
"Semua persiapan telah siap, nona". Ujar Nubi
"Bagus San'er, kita bisa pergi sekarang". kata Putri Long Mei.
Mereka pun keluar dari kamar Putri Long Mei dan mulai berjalan ke arah belakang kediaman Anggrek. Setelah itu, dengan hati-hati mereka melintasi tembok dan keluar dari istana.
Dengan langkah santai, mereka menyusuri jalanan menuju ke arah pasar kekaisaran. Tampak sunyi yang di rasakan setelah mereka tiba di pasar
"Jadi seperti ini bentuk pasar di dinasti ini". Ujar Putri Long Mei
"Kalau siang hari, pasar ini bisa dibilang ramai, nona" Kata Nubi
"Aku memang belum pernah ke pasar selama ini". Ucap Putri Long Mei.
"Iya, nona. Karena nona mendapatkan uang bulanan yang sangat sedikit, makanya nona tidak pernah ke pasar. Semua kebutuhan harus di cukupi dengan uang yang sedikit itu, walau terkadang kurang". Ujar Nubi
"Tapi hari ini, penderitaan yang aku alami akan berakhir. Kita akan bersenang-senang selama melakukan petualangan ini". Ucap Putri Long Mei penuh semangat.
"Selama nona bahagia, Nubi juga ikut bahagia". Kata Nubi sambil tersenyum.
Mereka berdua terus berjalan hingga keluar dari ibu kota kekaisaran. Ketika memasuki desa yang berdekatan, mereka pun memutuskan untuk beristirahat karena hari sudah sangat malam.
Mereka berjalan menyusuri desa tersebut, mencari penginapan yang mungkin masih buka. Kebetulan mereka bertemu dengan beberapa warga desa..
"Permisi, di dekat sini, apakah ada penginapan yang masih di buka?" tanya Putri Long Mei
"Nona bisa ikuti sana jalan ini, kemudian belok kiri. Nanti nona akan ketemu penginapan angkasa". Ujar seorang pemuda.
"Terimakasih banyak sebelumnya". Ucap Putri Long Mei
"Sama-sama, nona". Kata mereka.
mereka mulai menyusuri jalan yang di tunjuk pemuda tadi. Benar saja, tak butuh waktu lama, mereka pun sampai di depan penginapan yang di maksud.
"Cukup besar juga penginapan disini untuk ukuran sebuah desa". Putri Long Mei bergumam
"ini karena desa ini, sangat dekat dengan kekaisaran Long, maka tentu saja banyak pengunjung yang datang". Kata Nubi
Mereka pun masuk dan mulai bertanya ke salah satu penjaga..
"Apa disini masih ada kamar kosong?". Tanya Putri Long Mei
"Ada, nona. Mau berapa kamar?". Tanya penjaga tersebut.
"Dua kamar saja untuk 1 malam". Kata Putri Long Met sambil menyerahkan uang sewanya.
setelah selesai melakukan pembayaran, mereka pun di antar ke kamar mereka. setelah di dalam kamar, mereka istirahat melepas lelah..
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
.
Petualangan seperti apa yang menanti mereka ya??
temukan jawabannya di bab selanjutnya..
Jangan lupa subscribe, like jempolnya, dan komen juga bila suka ya...
.
.
Baca juga novel yang lain ya...
Menceritakan seorang mafia yang mengalami kecelakaan sehingga melintasi waktu dan masuk ke tubuh seorang putri dari klan Fang.
karena tubuhnya yang lemah, dia tidak dapat berkultivasi bahkan dia di putuskan tunangannya dan selingkuh dengan sepupunya, anak dari tetua pertama.
Ikuti kisah selengkapnya ya...
makasih...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
Marliana ginting
klu mau kabur,,Lbh baik tolak aja pelayan dan prajurit kan mereka tdk akan d hukum krna si putri kabur
2024-12-30
0
Mami El
itu pelayan yg baru kan ditinggal apa tidak apa apa?
2024-01-22
2
Ayu Septiani
akhirnya putri mei dan pelayannya pergi juga dari istana untuk berpetualang
2023-12-02
3