Sebelumnya...
Tiba-tiba suara itu terdengar lagi, tetapi kali ini sangat jelas.
"Tuan... Sudah lama sekali aku menunggumu". Kata suara itu lagi.
Asal suara itu berasal dari pedang yang menancap di tanah.
Putri Long Mei mendekat dan mencoba mencabut pedang tersebut. Tanpa sengaja jarinya tergores dan darahnya jatuh tepat di atas telur.
Putri Long Mei masih bingung kenapa bisa jarinya tergores bagitu saja. Namun lebih aneh lagi, belas lukanya walau kecil, tetapi daerah yang keluar bagai tersedot ke telur di samping.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Lanjut ya....
Putri Long Mei mencoba untuk menarik tangannya, tetapi semakin di paksa, semakin kuat hisapannya.. beberapa menit berlalu, putri Long Mei mulai terlihat pucat dan lemas.
Tiba-tiba bunyi retakan telur dekat cairan darah yang menetes. Karena kaget, putri Long Mei cepat-cepat menarik tangannya dan menjauh. Dan semakin lama retak kan semakin membesar. Tidak lama muncul hewan kecil yang berbulu lebat dengan bentu menyerupai kucing dengan bulu sedikit panjang dan lebat keluar dari dalam cangkang.
Hewan itu memandangi putri Long Mei dan melompat mendekat.
"Hormat hamba, Tuan.". Ucap hewan itu dengan tiba-tiba
"Aku bukan tuanmu. Dan sejak kapan aku menjadi tuanmu?". Putri Long Mei
"Sejak tuan meneteskan darah di atas cangkang ku, maka anda adalah tuan saya". Ucap hewan itu lagi.
"Oh begitu. Kalau begitu, jangan panggil aku tuan, aku tidak suka"..putri Long Mei dengan nada jelas
"Lalu bagaimana saya harus memanggil anda?". Tanya hewan itu
"Panggil aku, Nona". Putri Long Mei memberi tahu
"Bai, Nona". Jawab Hewan itu cepat.
"Saya tidak memiliki nama. Kalau berkenan, Sudi kah Nona memberi saya nama". Kata itu dengan nada penuh harap
"Baiklah. Karena kamu menyerupai kucing, maka aku akan memanggilmu Loen. Bagaimana?". Tanya putri Long Mei
"Saya sangat berterima kasih, Nona. Saya suka dengan nama itu". Leon.dengan penuh semangat sambil menggoyang-goyang ekornya.
"Kamu sungguh menggemaskan". Ucap putri Long Mei sambil mengelus buluh di tubuh Leon yang lebat.
"Oh ya Leon, kamu tahu pedang apa ini? Dan kenapa bisa pedang itu ada di dekat telurmu?". Tanya putri Long Mei
"Pedang itu di juluki dengan pedang langit dan kenapa Padang itu bisa ada di samping telurku, itu karena sebelumnya tuan saya dengan berharap pewaris pedang berikut akan lebih baik dan menolong sesama". Leon menjelaskan panjang lebar.
"Kenapa pedang ini seolah-olah memanggil dan menuntunku ke sini". Putri Long Mei bertanya lagi.
"Itu karena di dalam jiwa Nona tergambar ketegasan dan ketekunan, serta aura jiwa Nona yang menonjol dari yang lain". Terang Leon
"oh begitu ". Putri Long Mei
"Sebaiknya, Nona meningkatkan kekuatan dulu. Saya lihat tingkat kultivasi Nona masih sangat rendah". Leon lagi
"Tubuh ini memang sangat lemah dan belum pernah saya coba untuk berkultivasi". Ucap
Putri Long Mei
"Itu karena jalan maridian Nona tersumbat. Sehingga sekuat apa pun Nona mencoba tidak akan berhasil". Terang Leon
"Aku harus bagaimana,.Leon?". Tanya putri Long Mei
"Kita bersihkan dulu jalur maridian Nona. Baru kita fokus meningkatkan kultivasi, Nona". Leon lagi. "Non harus berendam di kolam surgawi yang ada di bagian dalam goa ini untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menyumbat jalan madirian ". Leon menjelaskan lebih lanjut.
"Baiklah. Tapi apakah aku boleh tahu ada berapa tingkatan kultivasi di benua ini?". Putri Long Mei bertanya lagi.
Tingkat kultivasi di bagi menjadi sembilan tingkatan, dan masing-masing harus memulai tiga tahap. Yaitu tahap awal, tahap menengah, dan tahap akhir. Untuk tingkat kultivasi dimulai dari
Pemula
Bumi
Pendekar
Jenderal
Ahli
Master
Grand Master
Legenda
Abadi
"mari saya antar Nona ke kolam surgawi untuk berendam membersihkan kotoran yang menghambat jalur maridian, Nona". Leon berjalan dengan cepat ke depan, di ikuti putri Long Mei di belakang.
Semakin masuk ke dalam, nampak cahaya yang terang disekitar kolam surgawi. Kolam dengan air seperti susu dengan kandungan Qi yang padat.
"Cepat masuk, Nona. Saya akan menunggu Nona di sini". Leon sambil naik di atas batu besar.
Tanpa menunggu lama, putri Long Mei masuk dan mulai memejamkan mata dan fokus menyerap manfaat dari air surgawi.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Sementara di dalam istana, kaisar dan para.pembesar sedang membahas masalah perayaan pesta ulangtahun Kaisar yang akan berlangsung tidak akan lama lagi.
"Bagaimana persiapan perayaan yang akan datang?". Kaisar bertanya pada segenap mentri dan pembesar yang hadir.
"Semua persiapan telah dilaksanakan dengan baik, yang mulai. Mentri.Qing Shan selaku penanggung jawab persiapan. "semua undangan sudah disebarkan ke berbagai kerajaan tetangga, kerabat, Serta kita yg ada di kekaisaran ini". Lanjutnya lagi
"Perayaan pesta ulangtahun yang mulia kaisa, akan di mulai dari lomba berburu yang akan di ikuti putra-putri kerajaan ini, kerajaan tetangga serta beberapa klan. Kemudian disusul dengan pertunjukan bakat, pemberian hadiah bagi peserta yang menang pada lomba di atas. Terakhir, pemberian hadiah ulangtahun pada yang mulia tentunya". Mentri Qing Shan menjelaskan.
"Baguslah kalau begitu. Zean harap, semua berjalan dengan lancar". kaisar.
"iya yang mulia ". Mereka serempak
"Yang mulai,.maaf apa bila saya lancang". Mentri Qing Shan
"Katakan!" Kaisar lagi
"Apakah perayaan kali ini putri Long Mei akan ikut di dalamnya? seperti yang kita tahu, banyak pembesar yang akan datang ke sini. Takutnya kalau putri mahkota tidak hadir, akan anggapan buruk dari kerajaan lain. Belum lagi, Putri Mahkota Long Mei belum perna ikut hadir di perayaan-perayaan sebelumnya". Qing Shan memberanikan diri untuk menyampaikan kekhawatirannya.
"Kali ini aku ijinkan putri mahkota untuk ikut perayaan. urus Kasim untuk menyampaikan tahta ku pada putri mahkota. Dan bawakan beberapa pasang pakaian untuknya". Ucap Kaisar Long dengan nada tak suka
"Dan bilang padanya untuk tidak membuat kekacauan selama perayaan berlangsung. Atau dia akan menerima akibatnya". Kaisar dengan nada tegas.
"Baik, yang mulia". kain menjawab
Setelah itu pertemuan tersebut di bubar oleh Kaisar. Para pejabat istana langsung melanjutkan aktifitas mereka sebagai mana mestinya.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Semakin seru aja ya.....
Apakah putri Long Mei akan hadir perayaan??
Jangan lupa like, dan sarannya, serta ikuti ceritaku ya...
biar saya bisa lebih semangat lagi......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
Maya Arga Purnomo
maaf ya thor.. harusnya hewan yg keluar dr telur itu kyak phoenix apa naga.. kenapa ini hewan berbulu seperti kucing? dan itu kakinya ada berapa ya?? 🤭
2024-12-06
0
Vani_27
koreksi thor, tahta? seharusnya kan titah
2024-12-21
1
Jamilah Hidirmanto
asik ceritanya lanjut 🥰🥰
2025-01-14
0