Sembilan. Tak akan Melepaskan

Sebelumnya.....

"Aku tidak suka dengan wanita yang tidak tahu malunya merayu dan memiliki akal licik hanya untuk sebuah kedudukan". Bantah pangeran Ming Yuwen.

Akhirnya pangeran Ming Hoa hanya bisa diam dan menikmati rangkaian acara.

Susunan acara mulai di bacakan.

Pertama, dibuka dengan acara perburuan hewan yang bisa di ikuti para undangan yang hadir.

Kedua, pertunjukan bakat bagi para putri

Ketiga, pengumuman para pemenang dalam perburuan.

Terakhir acara puncak, yaitu ucapan selamat ulangtahun dan penyerahan hadiah untuk sang kaisar.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Lanjut ya......

Dalam ruang perjemuan, putri Long Mei menatap malas orang-orang yang ada disekelilingnya.

Sementara Wen, tangan kanan putra mahkota Ming Yuwen terus memperhatikan putri Long Mei. Terbesit dalam benaknya...

'bukannya rumor yang pernah ku dengar, bahwa putri mahkota kekaisaran ini adalah sampah yang tidak memiliki bakat. Tapi apa ini, wanita ini bukan hanya pandai dalam bela diri, tetapi juga pandai dalam ilmu pengobatan atau alkamis. Tentu orang buta yang menyebut gadis ini sampah'. Batin Wen

Beberapa saat kemudian, rangkaian acara untuk hari ini telah selesai. Dan akan dilanjutkan besok dengan acara perburuan hewan di hutan kekaisaran.

Para undangan bubar untuk kembali ke kediaman masing-masing. Putri Long Mei yang sudah merasa bosan, sudah melangkah terlebih dahulu meninggalkan perjemuan tersebut. Sementara Wen mendekat pada junjungannya dan berkata..

"Maaf sebelumnya, Yang mulia, pangeran. ada sesuatu yang ingin hamba sampaikan". Kata Wen.

"Katakan saja, Wen". Ucap pangeran Ming Yuwen

"Tidak bisa di sini, yang mulia. Ini masalah yang bisa dibilang serius". Wen lagi

"Baiklah. Mari kita kembali ke kediaman kita". Kata pangeran Ming Yuwen di ikuti pangeran Ming Hoa dan tentu Wen d belakang.

"Hal penting apa yang ingin kamu sampaikan". Tanya pangeran Ming Yuwen

"Masalah putri mahkota Long Mei". Kata Wen

"Hanya masalah wanita itu kamu bilang penting". Pangeran Ming Yuwen meninggikan suara.

"Bukan begitu, yang mulia. putri mahkota Long Mei adalah orang yang sama yang menolong dan mengobati, pangeran ". Wen menjelaskan cepat, karena takut sampai membuat junjungannya semakin marah.

"Tunggu-tunggu.. Menolong? Mengobati?". Pangeran Ming Hoa penuh tanda tanya.

"sebenarnya apa yang terjadi pada kalian sebelum sampai di kekaisaran ini?". Pangeran Ming Hoa mengajukan berbagai pertanyaan.

Bukannya menjawab pertanyaan pangeran Ming Hoa, pangeran Ming Yuwen balik berkata pada Wen..

"Kenapa kamu tidak katakan dari tadi, Wen". Kata pangeran Ming Yuwen.

"Jawab dulu pertanyaanku, kakak". Protes pangeran Ming Hoa.

Karena tidak ada respon dari pangeran Ming Yuwen, akhirnya Wen menjelaskan semua kejadian yang sempat mereka alami selama berada di hutan Sunyi. Tentu dengan bagaiman cara putri Long Mei membuat obat penawar racun spider merah yang di derita pangeran Ming Yuwen.

"Tak bisa dipercaya. Ucap pangeran Ming Hoa. "Jadi, sekarang kakak sudah sembuh dari racun spider merah. Ayah pasti akan sangat senang nantinya". Lanjut pangeran Ming Hoa.

"Kamu berencana mau meminta bantuan Putri long Mei untuk menyembuhkan ibunda". Akhirnya pangeran Ming Yuwen angkat bicara.

"Iya, kak. Selama ada harapan, kita patut mencoba. Biar aku yang akan bicara dengan putri Long Mei ". Ucap pangeran Ming Hoa

"Tidak. Aku yang akan menemui dan bicara dengannya". Potong pangeran Ming Yuwen cepat dengan mimik wajah tak suka

"Bukannya kakak tidak suka dekat dengan para wanita. Maka dari itu, biar saya saja yang bertemu dengan putri Long Mei". Pangeran Ming Hoa lagi.

"jangan coba-coba kamu mendekatinya". Ucap pangeran Ming Yuwen tegas

"iya... Iya". Pangeran Ming Hoa. 'Ada apa dengan kakak. Kenapa terlihat marah mendengar aku mau mendekati putri Long Mei '. batin pangeran Ming Hoa

Sementara dalam benak pangeran Ming Yuwen..

'Akhirnya aku berhasil menemukanmu, orang yang telah menolongku. Bisa dilihat dia sangat berbeda dari wanita yang selama ini mencoba mendekatiku. Aku tak akan melepaskan mu lagi permaisuri ku'. Batin pangeran Ming Yuwen.

"Wen, cari tahu letak kediaman putri Long Mei di istana". Kata pangeran Ming Yuwen.

"Baik, Yang mulia. Saya undur diri". Wen langsung keluar dari kediaman junjungannya.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Sementara putri Long Mei telah sampai di kediamannya, hanya bermalas-malasan di atas ranjang. Lelah masih nampak terlihat jelas di wajah sang putri.

"Mau Nubi siapakah cemilan, Nona". Tanya Nubi

"Tidak usah San'er. Hari ini aku sangat bosan. Kamu ke dapur istana, ambilkan aku jagung kemudian buatlah api di samping itu". kata Putri Long Mei.

"Apakah jagungnya mau di rebus, Nona?". Tanya Nubi lagi

"Kamu akan tahu nanti. Cepat kerjakan apa yang aku bilang tadi". Putri long Mei cepat

Tanpa berlama-lama lagi, Nubi langsung beranjak ke dapur istana untuk mengambil apa yang junjungannya perintahkan, kemudian dia membuat api.

Sementara putri Long Mei masuk ke dalam cincin dimensi untuk mengambil bahan-bahan membuat saos berbeqiu dan meraciknya menjadi sebagai olesan nanti. Semuanya beres, putri Long Mei keluar.

Di luar, setelah semuanya siap, Nubi masuk ke diaman memanggil majikannya.

"Nona, semuanya telah siap". Kata Nubi.

"Iya, San'er. Bawa tempat saos itu". Putri long Mei

Dengan saling canda, putri Long Mei dan Nubi membakar jagung dan melumuri dengan saos yang telah di siapkan putri Long Mei sebelumnya.. Butuh beberapa menit untuk mematangkan seluruh bagian jagung. Setelah semuanya matang, mereka beranjak ke depan kediaman dan duduk menikmati jagung beberqiu mereka.

"Nona, Nubi baru tahu ternyata jagung dapat di olah dengan cara di bakar. Apalagi ditambah dengan soas buatan nona, semuanya menjadi sangat sempurna lezatnya". Nubi dengan penuh semangat.

"Kalau gitu, kapan-kapan kita buat masakan lainnya. kamu mau?". Tanya putri Long Mei

"Nubi sangat mau, nona. Tapi biar Nubi yang kerjakan, nona arahkan saja caranya". Nubi antusias

"Karena disini hanya ada kita berdua, ayo habiskan tidak usah sungkan denganku". Pinta Putri long Mei.

"Baik, Nona". Jawab Nubi dengan senyum tergambar di wajahnya

Karena keasyikan, mereka tidak menyadari kalau gerak-gerik mereka di perhatikan oleh Wen. Tentu Wen juga penasaran dengan apa yang dilihatnya.

Karena yang dia tahu, jagung hanya dapat diolah dengan cara di rebus bukan di bakar. Apalagi hasil pembakaran jagung yang di oleskan sesuatu oleh pelayan itu, bau harumnya sampai tercium sampai di tempat Wen bersembunyi. Ingin rasanya Wen mencicipinya juga...

setelah memantau beberapa lama, Wen memutuskan untuk kembali melaporkan hasil pantauannya....

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Apakah pangeran Ming Yuwen sudah punya rasa suka di Putri long Mei??

bagaimana reaksinya kalau tahu kehidupan putri Long Mei memprihatinkan??

Temukan jawabannya di bab selanjutnya ya....

jangan lupa like jempolnya dan komen juga..

Biar athour jadi lebih semangat lagi menulisnya....

Terpopuler

Comments

Daniela Whu

Daniela Whu

hedeh kebiasax deh blm jug kenal pasti sdh diklaim milik x hello

2024-02-13

5

Mami El

Mami El

😂😂😂👌🏻udah bisa bikin jagung bakar aja nih....

2024-01-21

0

Emiliana Rampo

Emiliana Rampo

seru

2024-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Satu. Penghianatan sang kekasih
2 Dua. Hutan Sunyi
3 Tiga. Leon
4 Empat. Bakat Jenius
5 Lima. Selir Fan Yan
6 Enam. Pangeran Dingin
7 Tujuh. Pangeran Dingin 2
8 Delapan. Ulangtahun Kaisar
9 Sembilan. Tak akan Melepaskan
10 Sepuluh. Acara Perburuan
11 Sebelas. Puncak Acara Ulangtahun Kaisar
12 Dua Belas. Menemui Pujaan hati
13 Tiga Belas. Penyesalan Kaisar Long Han
14 Empat Belas. Konspirasi Para Selir
15 pengumuman...
16 Lima Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 1
17 Enam Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 2
18 Tujuh Belas. Hari Terakhir di Istana
19 Delapan Belas. Mulai Petualangan
20 Sembilan Belas. Membantu Desa Bunga
21 Dua Puluh. Membantu Desa Bunga 2
22 Dua puluh Satu. Kekaisaran Ming
23 Dua Puluh Dua. Ikut lelang 1
24 Dua Puluh Tiga. Ikut Lelang 2
25 Dua Puluh Empat. Ikut Lelang 3
26 Dua Puluh Lima. Mengunjungi istana Ming
27 Dua Puluh Enam. Bahagia Saat Bertemu
28 Dua Puluh Tujuh. Kediaman Merak
29 Dua Puluh Delapan. Lembah Beracun
30 Dua Puluh Sembilan. Menyembuhkan Permaisuri Ming 1
31 Tiga Puluh. Kesembuhan permaisuri Ming 2
32 Tiga Puluh Satu. Hadiah?
33 Tiga Puluh Dua. Terungkap
34 33. Hong
35 34. Sarapan Bersama
36 35. Perjemuan 1
37 36. Perjemuan 2
38 37. Kekaisaran Tang
39 38. Kesepakatan Berbisnis
40 39. Memenuhi Janji
41 40. festival lampion
42 41. Kembali Pulang
43 42. Balasan yang Setimpal
44 43. Mengumpulkan Bukti 1
45 44. Mengumpulkan Bukti 2
46 45. Kesembuhan Kaisar Long
47 46. Sidang istana
48 47. Hukuman 1
49 48. Hukuman 2
50 49. Berkunjung
51 50. Perjalanan Kekaisaran Long
52 51. Rasa Rindu
53 52. Sedikit Halangan
54 53. Kunjungan Yang Tiba-tiba
55 54. Terkejut
56 55. Pesan Yang Mulia
57 56. Kejutan
58 57. Memberi Kesempatan
59 58. Kunjungan Putri Long Mu Ai
60 59. Penasaran
61 60. Berita Dari Kekaisaran Tang
62 61. Pesan Dari Kakek Liu
63 62. Kediaman Selir Yi Ai
64 63. Mencari Petunjuk
65 64. Menyusul Sang Kekasih
66 65. Berkunjung
67 66. Bertemu Leon
68 67. Mulai Terungkap
69 68. Mulai Terungkap 2
70 69. Mengembalikan Nama Baik
71 70. Bertemu Dengan Long Yin
72 71. Prihatin
73 72. Permintaan Pangeran Ming Yuwen
74 73. Rasa Penasaran
75 74. Lamaran Yang Datang
76 75. Lamaran Yang Datang 2
77 76. Menerima atau Menolak?
78 77. Rasa Penasaran Pangeran Ming Yuwen
79 78. Menyelesaikan Pekerjaan
80 79. Mencari Hadiah
81 80. Mencari Hadiah 2
82 81. Pesta Ulang tahun Putri Long Mei
83 82. Tamu Tak Terduga
84 83. Menjemput Calon Permaisuri
85 84. Pesta Pernikahan
86 85. Terlambat Memberi Penghormatan
87 86. Kekhawatiran Pangeran Ming Yuwen
88 87. Kabar Pagi
89 88. Berat Hati
90 89. Hutan Dongjun 1
91 90. Hutan Dongjun 2
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Satu. Penghianatan sang kekasih
2
Dua. Hutan Sunyi
3
Tiga. Leon
4
Empat. Bakat Jenius
5
Lima. Selir Fan Yan
6
Enam. Pangeran Dingin
7
Tujuh. Pangeran Dingin 2
8
Delapan. Ulangtahun Kaisar
9
Sembilan. Tak akan Melepaskan
10
Sepuluh. Acara Perburuan
11
Sebelas. Puncak Acara Ulangtahun Kaisar
12
Dua Belas. Menemui Pujaan hati
13
Tiga Belas. Penyesalan Kaisar Long Han
14
Empat Belas. Konspirasi Para Selir
15
pengumuman...
16
Lima Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 1
17
Enam Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 2
18
Tujuh Belas. Hari Terakhir di Istana
19
Delapan Belas. Mulai Petualangan
20
Sembilan Belas. Membantu Desa Bunga
21
Dua Puluh. Membantu Desa Bunga 2
22
Dua puluh Satu. Kekaisaran Ming
23
Dua Puluh Dua. Ikut lelang 1
24
Dua Puluh Tiga. Ikut Lelang 2
25
Dua Puluh Empat. Ikut Lelang 3
26
Dua Puluh Lima. Mengunjungi istana Ming
27
Dua Puluh Enam. Bahagia Saat Bertemu
28
Dua Puluh Tujuh. Kediaman Merak
29
Dua Puluh Delapan. Lembah Beracun
30
Dua Puluh Sembilan. Menyembuhkan Permaisuri Ming 1
31
Tiga Puluh. Kesembuhan permaisuri Ming 2
32
Tiga Puluh Satu. Hadiah?
33
Tiga Puluh Dua. Terungkap
34
33. Hong
35
34. Sarapan Bersama
36
35. Perjemuan 1
37
36. Perjemuan 2
38
37. Kekaisaran Tang
39
38. Kesepakatan Berbisnis
40
39. Memenuhi Janji
41
40. festival lampion
42
41. Kembali Pulang
43
42. Balasan yang Setimpal
44
43. Mengumpulkan Bukti 1
45
44. Mengumpulkan Bukti 2
46
45. Kesembuhan Kaisar Long
47
46. Sidang istana
48
47. Hukuman 1
49
48. Hukuman 2
50
49. Berkunjung
51
50. Perjalanan Kekaisaran Long
52
51. Rasa Rindu
53
52. Sedikit Halangan
54
53. Kunjungan Yang Tiba-tiba
55
54. Terkejut
56
55. Pesan Yang Mulia
57
56. Kejutan
58
57. Memberi Kesempatan
59
58. Kunjungan Putri Long Mu Ai
60
59. Penasaran
61
60. Berita Dari Kekaisaran Tang
62
61. Pesan Dari Kakek Liu
63
62. Kediaman Selir Yi Ai
64
63. Mencari Petunjuk
65
64. Menyusul Sang Kekasih
66
65. Berkunjung
67
66. Bertemu Leon
68
67. Mulai Terungkap
69
68. Mulai Terungkap 2
70
69. Mengembalikan Nama Baik
71
70. Bertemu Dengan Long Yin
72
71. Prihatin
73
72. Permintaan Pangeran Ming Yuwen
74
73. Rasa Penasaran
75
74. Lamaran Yang Datang
76
75. Lamaran Yang Datang 2
77
76. Menerima atau Menolak?
78
77. Rasa Penasaran Pangeran Ming Yuwen
79
78. Menyelesaikan Pekerjaan
80
79. Mencari Hadiah
81
80. Mencari Hadiah 2
82
81. Pesta Ulang tahun Putri Long Mei
83
82. Tamu Tak Terduga
84
83. Menjemput Calon Permaisuri
85
84. Pesta Pernikahan
86
85. Terlambat Memberi Penghormatan
87
86. Kekhawatiran Pangeran Ming Yuwen
88
87. Kabar Pagi
89
88. Berat Hati
90
89. Hutan Dongjun 1
91
90. Hutan Dongjun 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!