Sepuluh. Acara Perburuan

Sebelumnya....

"Karena disini hanya ada kita berdua, ayo habiskan tidak usah sungkan dengan ku". Pinta Putri long Mei.

"Baik, Nona". Jawab Nubi dengan senyum tergambar jelas diwajahnya.

Karena keasyikan, mereka tidak menyadari kalau gerak-gerik mereka di perhatikan oleh Wen. Tentu Wen juga penasaran dengan apa yang dilihatnya.

Karena yang tahu, jagung hanya dapat diolah dengan cara di rebus bukan di bakar. Apalagi hasil pembakaran jagung yang di oleskan sesuatu oleh pelayan itu, bau harumnya tercium sampai ditempat Wen bersembunyi. Ingin rasanya Wen mencicipinya juga...

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Lanjut ya....

Setelah Wen kembali ke kediaman junjungannya, Wen mulai menceritakan keadaan dan kondisi kediaman putri Long Mei yang jauh dari kata layak untuk seorang putri mahkota. Belum lagi hanya ada satu orang pelayan dikediaman itu, dan tidak ada seorang prajurit pun yang menjaga kediaman sang putri.

'letak kediaman yang jauh dan tak layak, tidak ada pelayan yang melayani. Sungguh miris kehidupanmu, permaisuriku'. Batin pangeran Ming Yuwen

Ya pangeran Ming Yuwen sudah mulai menyukai putri Long Mei. Walau pertemuan mereka yang singkat dan terbilang cuek, namun getaran-getaran cinta telah tumbuh mekar.

"Aku akan mengeluarkan dari kediaman itu. Pasti". Terdengar suara penuh tekat dari pangeran Ming Yuwen

Wen hanya menatap bingung dengan junjungannya.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

disisi lain, tepatnya ruang kerja kaisar. Kaisar masih termenung membayangkan wajah cantik permaisurinya yang telah tiada, ada rasa penyesalan di hatinya. Karena telah lama mengabaikan sang putri. Apalagi dia tahu, saking bencinya dia karena sang putri tidak memiliki bakat seperti halnya anak pada umumnya, dia dengan kejamnya menempatkan sang putri dikediaman terjauh dari istana dengan tidak ada satu pun pengawal dan hanya satu pelayan untuk membantunya.

"Apa aku terlalu kejam pada anakku? Dari cara dia menyapaku, dia terlihat seperti orang asing. Tidak ada guratan rindu di wajahnya untukku". Sesal kaisar Han.

"Setelah acara ini selesai, aku akan coba melihat keadaannya". Ucap Kaisar Han lagi.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Keesokan harinya

Semua tamu undangan telah hadir di dalam ruang perjemuan, mereka berbincang sambil menikmati hidangan yang telah disediakan. Putri Long Mei pun demikian, duduk disalahkan satu tempat kosong dan menikmati hidangan dengan lahap, tanpa memperdulikan sekitarnya.

Saat sedang asyik menyantap makanan,

"Putri, kita berjumpa lagi". Seketika putri Long Mei berbalik dan melihat sosok yang tiba-tiba datang dan duduk disampingnya.

"Siapa kamu? Apakah kita pernah bertemu? putri Long Mei dengan wajah penuh tanda tanya.

"Tentu. Kamu yang sudah menolongku dan berbaik hati membuat penawar racun yang ada dalam tubuhku". Ucap Putra Mahkota Ming Yuwen

"Perkenalkan, aku adalah pangeran Ming Yuwen dari kekaisaran Ming. Saya berterima kasih atas pertolongan anda putri". Pangeran Ming Yuwen lebih lanjut.

"Tidak masalah". Kata Putri Long Mei acuh sambil melanjutkan makannya.

"Bolehkah aku duduk bersamamu di sini". Tanya Pangeran Ming Yuwen

"Bukannya anda telah duduk, pangeran ". Jawab Putri long Mei.

Pangeran Ming Yuwen hanya tersenyum mendengar jawaban dari sang putri. Semua itu terlihat menggemaskan di mata pangeran Ming Yuwen.

Sementara pangeran Ming Hoa dan Wen saling menatap tak percaya dengan tingkah pangeran Ming Yuwen di depan putri Long Mei. Biasanya, pangeran Ming Yuwen akan bersikap dingin dan berbicara ketua pada setiap wanita yang mencoba mendekatinya. Tapi di depan mereka sekarang, sikap pangeran Ming Yuwen sangat bertolak belakang dengan kebiasaannya. Malah terkesan lembut, baik tutur kata maupun pandangannya.

Lanjut di acara...

Teriakan dari arah pintu ruang perjemuan..

"Kaisar Long Han telah tiba". Suara Kasim istana

Semua menyambut kedatangan sang kaisar.

kaisar pun berjalan ketempat duduknya , pandangannya mengarah ke segala arah mencari sosok sang putri. Setelah menemukannya, ada senyum samar di bibirnya. Kemudian kaisar mengumumkan bahwa acara perburuan hewan dimulai. Setiap orang bisa membentuk kelompok atau pun sendiri-sendiri.

Disini terlihat pangeran Ming Yuwen memilih ikut dengan putri Long Mei. Karena pangeran Ming Yuwen memang tidak mau berjauhan dengan sang putri. Otomatis, pangeran Ming Hoa pun satu kelompok.

Sedangkan putri Long yin mencoba mendekati putra mahkota dari kekaisaran Song, Song Hongli.

"Yang mulia, bisakah aku satu kelompok denganmu?". Tanya Putri long yin malu-malu.

"Iya. Tentu bisa, putri. Ucap pangeran Song Hongli. "Kita akan sama-sama dengan adikku dan yang lainnya". Lanjutnya

Untuk pangeran Long Bai dan putri Long Mu Ai, mereka satu kelompok dengan beberapa klan.

Semua kelompok sudah membawa peralatan berburu, serta kebutuhan lainya yang mereka butuhkan. Kendaraan berupa kuda pun sudah disiapkan.

Tanpa berlama-lama, masing-masing kelompok mulai bergerak menuju hutan kekaisaran. Dalam kelompok, putri Long Mei berjalan cepat di depan meninggalkan yang lain untuk cepat menyelesaikan semuanya agar bisa beristirahat.

"Tunggu, putri". Panggil pangeran Ming Yuwen menyusul putri Long Mei. Sontak yang lainnya juga memacu cepat kuda mereka.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Dunia Modern

Hari ini, tepat satu bulan sudah semenjak kejadian yang menimpah tim khusus kepolisian meteng Jakarta. Rekan-rekan seprofesi sangat menyayangkan akan hal itu. Pihak kepolisian merasa ada kejanggalan dalam kejadian tersebut. Akhirnya, mereka mulai mencari bukti-bukti untuk memecahkan kasus ini.

"Bagaimana dengan pencarian bukti-bukti kusus ini". Tanya Bagas Parmono salah satu komandan kepolisian.

"Semua bukti diduga kuat ada campur tangan dari pihak kepolisian, pak". Jawab sersan Sandi

"Usut tuntas kasus ini, jangan biarkan berlarut-larut". Lanjut komandan

"Baik, pak". Sersan Sandi tegas.

Dengan bekerja keras yang dilakukan pihak kepolisian, akhirnya mendapat titik terang dari kasus ini. Para tersangka yang terkait dalam kasus ini di tangkap satu persatu. Yang paling mengejutkan, salah satu tersangka tersebut adalah wakil dari tim khusus ini, yaitu pak Arjuna. Yang tak lain adalah kekasih dari ibu Anjani sendiri.

Karena kasus ini bukan hanya menewaskan salah satu komandan tim khusus terbaik, tetapi juga rekan-rekan tim khusus yang berjumlah tujuh belas orang. Maka setelah di sidang, semua tersangka di jatuhi hukuman mati atau seumur hidup.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

kembali ke hutan kekaisaran

Tim dari putri Long Mei mengambil jalan ke arah kanan. Berjalan perlahan-lahan, putri Long Mei melihat seekor kijang. Sontak putri Long Mei langsung menarik busurnya dan membidik kijang tersebut. Anak panah yang dilepas putri Long Mei menancap tepat diperut sang kijang. Kijang pun mati seketika.

"Putri, kamu sangat hebat. Sekali bidik, langsung kijang tersebut langsung tumbang". Puji pangeran Ming Hoa.

Putri Long Mei hanya senyum sekilas.

Sontak pangeran Ming Yuwen jengkel langsung menarik tangan sang putri untuk pergi menjauh dari yang lain.

Putri long Mei yang di tarik pun bingung, kenapa pangeran Ming Yuwen menarik tangannya..

"Ada apa denganmu, pangeran?" tanya putri Long Mei

"Tidak. Aku hanya tidak suka kamu memperlihatkan senyummu ke orang lain selain padaku". Pangeran Ming Yuwen terlihat cemburu.

"kenapa kamu mengatur-atur aku. Kamu bukan siapa-siapa bagiku". Ucap putri Long Mei.

"Aku memang bukan siapa-siapa bagimu. Tapi mulai detik ini, kamu hanya boleh dekat dan tersenyum hanya padaku". Terang pangeran Ming Yuwen

"Kenapa harus begitu. Kamu tidak bisa mengaturku sesukamu". Bantah putri Long Mei.

"Harus kamu tahu putri, kamu merupakan permaisuriku. Jadi kamu hanya boleh dekat dan tersenyum padaku saja". Kata pangeran Ming Yuwen.

Penjelasan pangeran Ming Yuwen seketika membuat putri Long Mei melebarkan matanya.

'Apa-apaan ini. Seenaknya saja bilang aku permaisurinya'. Batin putri Long Mei.

"Aku tidak pernah bilang mau menjadi permaisurimu. Pernikahan merupakan sesuatu yang sakral, dan sekali seumur hidup. Aku tidak mau salah memilih pasangan. Aku akan menikah dengan orang yang betul-betul aku cintai dan dia juga harus mencintaiku serta hanya akan ada aku seorang yang boleh menjadi istrinya. Tidak ada selir atau yang lainnya". Putri Long Mei menjelaskan panjang lebar.

"Kamu tidak perlu khawatir. Untuk istri, aku memang merasa satu saja sudah cukup untukku. Jadi, aku tidak akan pernah mengangkat selir sampai kapanpun". Kata pangeran Ming Yuwen

Dan lagi aku akan berusaha membuat kamu jatuh cinta padaku. Jadi jangan pernah dekat dengan pria manapun". Lanjut pangeran Ming Yuwen.

Putri Long Mei hanya menatapnya malas...

Sementara acara perburuan hewan terus berlangsung hingga menjelang sore hari. Setiap hasil buruan yang di dapat, di catat, kemudian di bawah ke istana.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Gimana....

makin seru bukan....

Pangeran Ming Yuwen tidak romantis bangat ya....

main tembak-menembak aja...

coba lihat sikon dulu kek.

kalau gini, kira-kira putri Long Mei akan membuka hati dan terima cintai pangeran Ming Yuwen tidak ya????

temukan jawabannya di bab selanjutnya...

jangan lupa, subscribe, like jempolnya, dan komen ya....

biar athour lebih semangat lagi menulisnya....

Terpopuler

Comments

Hanaby 💕

Hanaby 💕

Bagus alurnya begini sbb Kita tau juga si Penghianat di Dunia 1 lagi terhukum juga, sbb kebykkan cerita hilang begitu saja apa yg berlaku di Dunia 1 lagi 👏👏👏

2025-01-16

0

Jade Meamoure

Jade Meamoure

terpidana hukuman mati sama seumur hidup itu beda lho Thor 😄😄😄

2025-02-18

1

Arma Nita

Arma Nita

Thor kebanyakan ocehan yg tadi nya seru jadi gerammmmmmmtak basct lanjut ya lanjut aja

2024-12-03

0

lihat semua
Episodes
1 Satu. Penghianatan sang kekasih
2 Dua. Hutan Sunyi
3 Tiga. Leon
4 Empat. Bakat Jenius
5 Lima. Selir Fan Yan
6 Enam. Pangeran Dingin
7 Tujuh. Pangeran Dingin 2
8 Delapan. Ulangtahun Kaisar
9 Sembilan. Tak akan Melepaskan
10 Sepuluh. Acara Perburuan
11 Sebelas. Puncak Acara Ulangtahun Kaisar
12 Dua Belas. Menemui Pujaan hati
13 Tiga Belas. Penyesalan Kaisar Long Han
14 Empat Belas. Konspirasi Para Selir
15 pengumuman...
16 Lima Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 1
17 Enam Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 2
18 Tujuh Belas. Hari Terakhir di Istana
19 Delapan Belas. Mulai Petualangan
20 Sembilan Belas. Membantu Desa Bunga
21 Dua Puluh. Membantu Desa Bunga 2
22 Dua puluh Satu. Kekaisaran Ming
23 Dua Puluh Dua. Ikut lelang 1
24 Dua Puluh Tiga. Ikut Lelang 2
25 Dua Puluh Empat. Ikut Lelang 3
26 Dua Puluh Lima. Mengunjungi istana Ming
27 Dua Puluh Enam. Bahagia Saat Bertemu
28 Dua Puluh Tujuh. Kediaman Merak
29 Dua Puluh Delapan. Lembah Beracun
30 Dua Puluh Sembilan. Menyembuhkan Permaisuri Ming 1
31 Tiga Puluh. Kesembuhan permaisuri Ming 2
32 Tiga Puluh Satu. Hadiah?
33 Tiga Puluh Dua. Terungkap
34 33. Hong
35 34. Sarapan Bersama
36 35. Perjemuan 1
37 36. Perjemuan 2
38 37. Kekaisaran Tang
39 38. Kesepakatan Berbisnis
40 39. Memenuhi Janji
41 40. festival lampion
42 41. Kembali Pulang
43 42. Balasan yang Setimpal
44 43. Mengumpulkan Bukti 1
45 44. Mengumpulkan Bukti 2
46 45. Kesembuhan Kaisar Long
47 46. Sidang istana
48 47. Hukuman 1
49 48. Hukuman 2
50 49. Berkunjung
51 50. Perjalanan Kekaisaran Long
52 51. Rasa Rindu
53 52. Sedikit Halangan
54 53. Kunjungan Yang Tiba-tiba
55 54. Terkejut
56 55. Pesan Yang Mulia
57 56. Kejutan
58 57. Memberi Kesempatan
59 58. Kunjungan Putri Long Mu Ai
60 59. Penasaran
61 60. Berita Dari Kekaisaran Tang
62 61. Pesan Dari Kakek Liu
63 62. Kediaman Selir Yi Ai
64 63. Mencari Petunjuk
65 64. Menyusul Sang Kekasih
66 65. Berkunjung
67 66. Bertemu Leon
68 67. Mulai Terungkap
69 68. Mulai Terungkap 2
70 69. Mengembalikan Nama Baik
71 70. Bertemu Dengan Long Yin
72 71. Prihatin
73 72. Permintaan Pangeran Ming Yuwen
74 73. Rasa Penasaran
75 74. Lamaran Yang Datang
76 75. Lamaran Yang Datang 2
77 76. Menerima atau Menolak?
78 77. Rasa Penasaran Pangeran Ming Yuwen
79 78. Menyelesaikan Pekerjaan
80 79. Mencari Hadiah
81 80. Mencari Hadiah 2
82 81. Pesta Ulang tahun Putri Long Mei
83 82. Tamu Tak Terduga
84 83. Menjemput Calon Permaisuri
85 84. Pesta Pernikahan
86 85. Terlambat Memberi Penghormatan
87 86. Kekhawatiran Pangeran Ming Yuwen
88 87. Kabar Pagi
89 88. Berat Hati
90 89. Hutan Dongjun 1
91 90. Hutan Dongjun 2
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Satu. Penghianatan sang kekasih
2
Dua. Hutan Sunyi
3
Tiga. Leon
4
Empat. Bakat Jenius
5
Lima. Selir Fan Yan
6
Enam. Pangeran Dingin
7
Tujuh. Pangeran Dingin 2
8
Delapan. Ulangtahun Kaisar
9
Sembilan. Tak akan Melepaskan
10
Sepuluh. Acara Perburuan
11
Sebelas. Puncak Acara Ulangtahun Kaisar
12
Dua Belas. Menemui Pujaan hati
13
Tiga Belas. Penyesalan Kaisar Long Han
14
Empat Belas. Konspirasi Para Selir
15
pengumuman...
16
Lima Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 1
17
Enam Belas. Hukuman Untuk Selir Fan Yan dan Putri Long Yin 2
18
Tujuh Belas. Hari Terakhir di Istana
19
Delapan Belas. Mulai Petualangan
20
Sembilan Belas. Membantu Desa Bunga
21
Dua Puluh. Membantu Desa Bunga 2
22
Dua puluh Satu. Kekaisaran Ming
23
Dua Puluh Dua. Ikut lelang 1
24
Dua Puluh Tiga. Ikut Lelang 2
25
Dua Puluh Empat. Ikut Lelang 3
26
Dua Puluh Lima. Mengunjungi istana Ming
27
Dua Puluh Enam. Bahagia Saat Bertemu
28
Dua Puluh Tujuh. Kediaman Merak
29
Dua Puluh Delapan. Lembah Beracun
30
Dua Puluh Sembilan. Menyembuhkan Permaisuri Ming 1
31
Tiga Puluh. Kesembuhan permaisuri Ming 2
32
Tiga Puluh Satu. Hadiah?
33
Tiga Puluh Dua. Terungkap
34
33. Hong
35
34. Sarapan Bersama
36
35. Perjemuan 1
37
36. Perjemuan 2
38
37. Kekaisaran Tang
39
38. Kesepakatan Berbisnis
40
39. Memenuhi Janji
41
40. festival lampion
42
41. Kembali Pulang
43
42. Balasan yang Setimpal
44
43. Mengumpulkan Bukti 1
45
44. Mengumpulkan Bukti 2
46
45. Kesembuhan Kaisar Long
47
46. Sidang istana
48
47. Hukuman 1
49
48. Hukuman 2
50
49. Berkunjung
51
50. Perjalanan Kekaisaran Long
52
51. Rasa Rindu
53
52. Sedikit Halangan
54
53. Kunjungan Yang Tiba-tiba
55
54. Terkejut
56
55. Pesan Yang Mulia
57
56. Kejutan
58
57. Memberi Kesempatan
59
58. Kunjungan Putri Long Mu Ai
60
59. Penasaran
61
60. Berita Dari Kekaisaran Tang
62
61. Pesan Dari Kakek Liu
63
62. Kediaman Selir Yi Ai
64
63. Mencari Petunjuk
65
64. Menyusul Sang Kekasih
66
65. Berkunjung
67
66. Bertemu Leon
68
67. Mulai Terungkap
69
68. Mulai Terungkap 2
70
69. Mengembalikan Nama Baik
71
70. Bertemu Dengan Long Yin
72
71. Prihatin
73
72. Permintaan Pangeran Ming Yuwen
74
73. Rasa Penasaran
75
74. Lamaran Yang Datang
76
75. Lamaran Yang Datang 2
77
76. Menerima atau Menolak?
78
77. Rasa Penasaran Pangeran Ming Yuwen
79
78. Menyelesaikan Pekerjaan
80
79. Mencari Hadiah
81
80. Mencari Hadiah 2
82
81. Pesta Ulang tahun Putri Long Mei
83
82. Tamu Tak Terduga
84
83. Menjemput Calon Permaisuri
85
84. Pesta Pernikahan
86
85. Terlambat Memberi Penghormatan
87
86. Kekhawatiran Pangeran Ming Yuwen
88
87. Kabar Pagi
89
88. Berat Hati
90
89. Hutan Dongjun 1
91
90. Hutan Dongjun 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!