Sebelumnya...
"Yang mulia, maaf apa bila saya lancang". Mentri Qing Shan
"Katakan". Kaisar Long
"Apakah perayaan kali ini putri mahkota Long Mei akan ikut di dalamnya? Seperti yang kita ketahui, banyak pembesar yang akan datang ke sini. Takutnya lagi Putri Mahkota Long Mei belum pernah ikut hadir di perayaan-perayaan sebelumnya ". Mentri Qing Shan memberikan diri.
"Kali ini aku ijinkan putri mahkota Long Mei untuk ikut perayaan. Utus Kasim untuk menyampaikan tihtaku pada putri mahkota. Dan bawakan beberapa pasang pakaian untuknya ". Ucap Kaisar Long dengan nada tak suka
"Baik, yang mulia". Jawab Kasim
Setelah itu pertemuan tersebut di bubar oleh Kaisar. Para pejabat istana langsung melanjutkan aktifitas mereka sebagai mana mestinya.
🌺🌺🌺🌺🌺
Lanjut ya...
Di dalam goa di hutan Sunyi, putri Long Mei telah selesai menyerap semua asensi yang bermanfaat dari kolam surgawi. Air yang mulanya seperti susu, sudah berubah bening seperti air biasa pada umumnya.
Bom.... Bom.... Bom..... Bom.... Bom.... Bom... Bom.... Bom....
Terdengar delapan kali bunyi berurutan dari dalam tubuh putri Long Mei. Menandakan putri Long Mei telah berhasil membersihkan jalan maridiannya dari kotor yang selama ini menumpuk, sehingga menyebabkan putri Long Mei tidak dapat berkultivasi dan juga menandakan putri Long Mei sudah berhasil menjadi kultivasi tingkat pendekar tahap menengah.
Leon yang sedang asik tiduran di atas batu besar dekat kolam surgawi pun tercengang mendengar bunyi beruntun tersebut.
"Sungguh beruntung aku memiliki tuan yang bisa dibilang memiliki bakat jenius". Ucap Leon sambil mata terus mengawasi tuannya
Perlahan-lahan putri Long Mei membuka matanya. Tampak kulit yang seputih giok dan wajah yang bersih bagi seorang Dewi.
"Sepertinya aku berhasil membersihkan jalan madirian ku". Putri Long Mei sambil melihat dan merasakan perubahan dari dalam tubuhnya.
"Selamat, Nona. Nona telah berhasil menjadi seorang kultivasi tingkat pendekar tahap menengah ". Kata Leon, setelah putri Long Mei keluar dari kolam surgawi.
"Hanya sampai tingkat pendekar. Kiranya bisa sampai tingkat ahli atau master".
Leon diam mendengar itu cukup tercengang. Orang biasan membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun hanya untuk bisa naik satu tahap. Tapi sekarang, Nonanya yang hanya butuh beberapa menit sudah sampai ditingkat pendekar tahap menengah, merasa tidak puas dengan pencapaiannya. Kalau ada orang yang mendengar ucapan putri Long Mei tadi, orang-orang pasti akan mengutuknya
"Nona bisa ganti pakaian di ruangan yang ada disebelah kanan sana". Leon lagi.
"Baiklah". Putri Long Mei
Tidak butuh waktu lama, putri Long Mei telah selesai dan keluar
"Leon, ruang apa di sebelah kiri itu?". Tanya putri Long Mei
"Ruangan itu terdapat banyak sumber daya yang bisa membantu meningkatkan kekuatan, Nona. Mulai dari tanaman obat, pil, bahkan uang dari nilai terkecil sampai nilai terbesar, maupun mata uang dari benua yang lebih tinggi
Mata uang sendiri memiliki nilai tukar, mulai dari
1 koin emas sama dengan 1000 koin perak
1 koin perak sama dengan 100 koin perunggu
sedangkan untuk mata uang dari benua lain nilai tukar..
1 baru kristal sama dengan 100 koin emas
"Dan di dalam juga terdapat cincin dimensi dengan kapasitas tidak terbatas dan bisa menyimpan benda mati maupun hewan yang hidup yang hidup di dalamnya". Leon menjelaskan panjang lebar.
Putri Long Mei berjalan ke ruangan yang dimaksud dan melihat isi di dalamnya. Begitu terbuka, Putri Long Mei tercengang dengan berbagai sumber daya yang ada di dalam.
Deretan tanaman obat yang berjejer rapi, dan berbagai tumbuhan obat yang bisa dibilang langkah di jaman modern dulu. Pot-pot obat dengan tingkat satu sampai tingkat sembilan.
Belum lagi tumpukan uang yang menggunung dan bisa dibilang tidak akan habis walau diambil terus-menerus.
Putri Long Mei mengedarkan pandangannya ke segala arah untuk mencari letak cincin ruang. Terlihat cincin ruang tepat berada di tengah-tengah ruangan di atas batu ukuran sedang.
Setelah memegang cincin di tangannya, Leon berkata...
"Nona, teteskan darah di cincin itu. Agar mendapat pengakuan dari cincin tersebut". Leon lagi.
putri Long Mei menggores sedikit jarinya dan darahnya di teteskan langsung di atas cincin.
"Bagaimana cara memasukkan semua ini ke dalam cincin ruang?". Tanya putri Long Mei
"Nona cukup membayangkan saja semua benda di dalam sini masuk di dalam cincin ruang". Leon menjelaskan
Putri Long Mei memejamkan mata mengikuti instruksi yang telah di katakan Leon.seketika semua isi yang ada di dalam ruang tersebut kosong. setelah semuanya selesai, putri Long Mei memutuskan untuk pulang ke kediamannya.
"Leon, ini sudah menjelang pagi, masuklah kamu ke dalam cincin dimensi karna aku akan pulang ke kediamanku". Putri Long Mei "Baik. Kalau ada kesempatan, berkunjunglah ke ruang dimensi nanti". Leon lagi dan segera masuk ke dalam cincin dimensi yang ada di jari manis putri Long Mei.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Di istana sendiri, khususnya kediaman milik putri Long Mei, Nubi mulai gelisah. Mengingat hari sudah menjelang pagi, tapi sang junjungan belum pulang.
Tiba-tiba seseorang masuk melalui jendela kamar putri Long Mei. Sontak saja, Nubi kaget akan itu.
"Ini aku San'er". Putri Long Mei menghilangkan kekagetan Nubi.
"Nona, kenapa baru pulang? Apakah nona mendapat masalah selama di hutan Sunyi? Biar Nubi lihat keadaan, Nona". Putri Long Mei
"Aku tidak apa-apa, Nubi". Putri Long Mei
"Aku mau istirahat sebentar. Kamu keluarlah dan istirahat". Putri Long Mei
"Baik, Nona". Jawab Nubi tanpa bantahan langsung jalan keluar dan menutup pintunya membiarkan Nona Nya istirahat.
Pagi harinya, Nubi masuk ke kamar putri Long Mei dan membangunkan sang putri Long.
"Nona, air hangat untuk nona mandi sudah siap". Nubi dengan suara lembut.
"Sedikit lagi, Nubi". Kata Putri Long Mei
"Tidak bisa, Nona. Karena, saya semalam sempat mendengar dari para pelayan yang bertugas di dapur, bahwa pagi ini Kasim istana kesini membawa titah dari Kaisar. Jadi Nona harus bangun dan bersiap-siap menunggu"..Nubi menjelaskan
"Ada apa dengan kaisar itu?". Terdengar suara dari Putri Long Mei tidak suka.
"Tapi, selama ini aku tidak pernah terlibat dala setiap perayaan, bukan?". Tambah putri Long Mei
"Nubi tidak tahu, Nona". Jawab Nubi
Dengan terpaksa putri Long Mei bangun mandi kemudian bersiap-siap. Tidak lama dari itu, Nubi masuk dan sampaikan pada putri Long Mei kalau Kasim yang membawa titah Kaisar telah tiba.
"Nona, Kasim istana telah datang". Kata Nubi
"Suru dia masuk". Putri Long Mei mempersilahkan
Setelah Kasim berada di dalam kediaman putri Long Mei,. terdengar ucapan Kasim istana.
"Apakah yang mulai Putri Long Mei siap mendengarkan titah dari yang mulia kaisar". Tanya Kasim istana
"Iya". Jawab Putri Long Mei
"Saya kaisar Long Han dengan ini memberi bahwa putri mahkota Long Mei untuk ikut dan berpartisipasi dalam perayaan Ulangtahun kaisar". Kasim istana setelah selesai membaca titah kaisar.
"Dengan ini pula, yang mulia kaisa mengirim pakaian dan persiapan untuk yang mulia putri mahkota kenakan nanti". Lanjut Kasim istana.
"Cih... kenapa kaisar ini tiba-tiba saja berbaik hati". Cibir putri Long Mei dalam hati.
Setelah menyampaikan semua titah kaisar, Kasim istana mengundurkan diri dan kembali ke istana.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
makin seru ya.....
Bagaimana keseruan di perayaan ulangtahun Kaisar ya...
penasaran... Nex bab berikut...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
Jade Meamoure
banyak kata yg salah ada yg kurang n kelebihan huruf harus teliti krna kelebihan atau kekurangan 1 huruf akan mempengaruhi arti dari kalimat tsb
2025-02-18
1
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
jangan diulang² terus bab terakhirnya thor
2024-11-20
3
Yandiitee
Astaga, hancur novelnya🤣🤣🤣🤣
2024-11-16
3