Berita Edgar

Naraya mengambilkan dua gelas air putih untuk Edgar dan juga Zalea, Edgar melipat kedua kakinya yang panjang duduk dilantai bersama Zalea dan ibunya.

"Lea cerita sama ibu, apa yang sudah terjadi sama kamu nak?" tanya Naraya.

"Tadi Lea ikut balapan bu, si Abdul nawarin terus katanya uangnya lumayan jadi aku mau aja dan akhirnya Lea menang, terus pas Lea balik beli perlatan buat Nathan sekalian makanan malah dihadang sama si brengsek dan ibu tahu sendiri kan dia maunya jual Lea, karena gak mau akhirnya Lea di keroyok sama bapak dibanguin dua temennya." jelas Zalea.

"Ya Allah nak, kamu balapan lagi? Udah berapa kali ibu bilang, jangan pernah ikut balapan lagi nak bahaya!" ucap Naraya marah.

"Bu dengerin Lea, Lea ngelakuin semuanya demi kebaikan kita bertiga, aku mau beli rumah sendiri gak perlu ngontrak kaya gini lagi. Lagian tadi aku juga di tolongin sama om, ya kan om?" ucap Zalea.

"Hemm," jawab Edgar berdehem.

"Astagfirullah, tuan terimakasih sudah menolong anak bandel ini ya." ucap Naraya berkaca-kaca.

"Tidak masalah bu, tolong jangan panggil saya tuan. Panggil saja saya Edgar, saya menolong anak ibu itu tulus karena saya tidak akan membiarkan seorang wanita di tindas oleh pria." ucap Edgar.

"Ya karena hanya wanita yang boleh menindas pria, ya kan bu?" ucap Zalea meminta persetujuan ibunya.

Plak..

Naraya menggeplak lengan Zalea, kebiasaan anaknya itu selalu saja asal kalau bicara. Edgar tadinya ingin menyentil kening Zalea, namun keinginannya ia urungkan karena sudah di wakilkan oleh ibunya Zalea sendiri.

"Maaf bu, saya tidak bisa berlama-lama disini, saya harus pergi karena besok harus bekerja kembali." ucap Edgar.

"Silahkan nak Edgar, sekali lagi terimakasih ya sudah menolong anak saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan nak Edgar, hati-hati dijalannya ya nak." ucap Naraya tulus.

"Iya bu, aammiin. Kalau begitu saya pamit ya bu, permisi." ucap Edgar.

Edgar berdiri dari duduknya, ia pun keluar dari kontrakan setelah berpamitan pada Naraya. Zalea pun ikut keluar dari kontrakan mengantar Edgar sampai ke depan, tak lama kemudian Edgar sudah sampai di tempat dimana mobilnya terparkir.

"Cil gue balik dulu, awas! Jangan lupa besok." ucap Edgar.

"Iya om, makasih udah nganterin." ucap Zalea tersenyum.

Nyess..

Hati Edgar langsung meleleh melihat senyuman manis Zalea, kalau boleh dia tidak jadi pulang saking betahnya melihat senyuman Zalea.

"Om?" panggil Zalea.

Edgar masih betah menatap wajah Zalea tanpa berkedip, Zalea melambaikan tangannya tepat di depan wajah Edgar yang tengah terdiam dengan matanya yang menatap kearahnya, karena tak ada jawaban akhirnya Zalea mengguncangkan tubuh Edgar sampai si empu terkejut.

"Om, sadar om sadar." ucao Zalea.

"Astaga! Cil, lu apasn si? Bikin kaget gue lu." kesal Edgar.

"Habisnya om ngelamun." ucap Zalea.

"Siapa bilang? Udah ahh, gue mau balik tar di gerebeg warga dikiranya gue apa-apain lu." ucap Edgar.

Edgar pun langsung masuk kedalam mobilnya, dia mengeluarkan ponselnya lalu memencet kamera mengambil foto Zalea diam-diam.

Cekrek.

Setah mendapatkan apa yang dia mau, Esgar pun melajuka. Mobilnya meninggalkan Zalea yang masih berdiri di tempatnya.

Keesokan harinya.

Edgar masih betah bergelung di dalam selimutnya, trtapi diluar kamarnya Leo mengetuk-ngetuk pintu kamar Edgar dengan keras.

Dug..Dug..Dug..

"Bos, bangun bos! BOSS." teriak Leo.

Bulannya bangun Edgar malah menutupi kupingnya menggunakan bantal, dia masih mengantuk namun Leo dengan beeisiknya menggedor-gedor pintunya di pagi buta.

"BOSS! BUKA INI PENTING, LOE LIAT MEDIA SOSIAL SEKARANG JUGA!" teriak Leo.

Edgar melemparkan bantalnya kearah pintu, dia berdecak kesal pada Leo yang terus-terusan berteriak. Edgar mengambil hpnya dias nakasnya, ia melihat media sosial sesuai perintah Leo. Mata Edgar langsung terbelalak melihat postingan yang di tulis dalam sebuah berita, disana mengatakan kalau Edgar dinyatakan impoten oleh dokter di rumah sakit ternama. Foto Edgar keluar dari ruangan Andrologi pun ada disana, bahkan ada juga laporan medis yang diikut sertakan dalam postingan tersebut.

Prangg...

Edgar melempar ponselnya kelantai, matanya menajam serta tangannya mengepal dengan kuat, rahang tegasnya mengeluarkan urat-urat yang begitu jelas terlihat.

"Siapa yang sudah berani bermain di belakangku!" geram Edgar.

Wdgar turun dari atas kasurnya, dia berjalan kearah pintu lalu membukanya.

"Syukurlah loe udah bangun bos," ucap Leo.

"Cari siapa orang yang sudah melaporkan berita tersebut!" titah Edgar dengan wajah marahnya.

"Anak buah gue sedang menyelidikinya, sepertinya kita harus segera ke perusahaan karena para pengusaha yang sidah mengajukan kerjasama pastinya akan mempertanyakan berita tersebut." ucap Leo.

"Hemm." ucap Edgar dingin.

Edgar langsung saja pergi ke kamar mandinya, tanpa menunggu lama dia sudah siap dengan pakaian kerjanya. Leo langsung saja mengambil kunci mobilnya, dia berjalan mengikuti Edgar dari belakang.

.

.

"Hahaha, puas banget udah bongkar rahasianya." ucap seseorang tertawa lepas.

Seseorang tersebut tersenyum licik kala ia tahu Edgar memiliki rahasia besar, ia yakin saat ini Edgar pasti tengah sibuk menutupi berita yang sudah tersebar di media sosial.

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

pasti rival bisnisnya ya Thorr

2025-02-28

0

Jaspit Elmiyanti

Jaspit Elmiyanti

siapa tuh yg sudah berani ngusik Edgar

2024-11-09

0

Nanik Kusno

Nanik Kusno

musuh mu Edgar... segera hempaskan....

2024-11-24

3

lihat semua
Episodes
1 pemeriksaan
2 Ketimpuk
3 Mengelabui Edgar
4 Bertemu kembali
5 Pura-pura Jadi Pacar
6 Kedatangan Adel
7 Keanehan Edgar.
8 Tawaran Balapan
9 Menang balapan
10 Membantu Zalea
11 Membawa Zalea
12 Zalea sadar
13 Cerita Zalea
14 Kekesalan Adel
15 Mengantar pulang
16 Berita Edgar
17 Kemarahan Edgar dan Leo
18 mencari pelaku
19 Kepolosan Edgar
20 Menemui Zalea
21 Menjemput Edgar.
22 Geril berulah kembali
23 Calon suami.
24 Berkunjung ke Villa
25 Kebelet
26 Mengganti celana
27 Rebutan Singkong
28 Naraya pingsan
29 Kondisi Naraya
30 Meminta restu
31 Keraguan Albert
32 Rumah baru
33 Wanita berpedang
34 Kegugupan Edgar
35 Akad nikah
36 Salting
37 Berjoget bersama
38 Konferensi pers
39 Ulah mommy Vs madam
40 Kekesalan Rasya
41 Alasan Adel
42 Membuntuti Rena
43 Kayu berurat
44 Perjaka tua
45 Pulang ke rumah
46 Kejujuran Edgar
47 keributan di dapur
48 Kemoterapi
49 Kenyataan pahit
50 Zalea dan Nathan sadar
51 pemakaman
52 Pindah
53 Makan lagi
54 Di buat meleleh
55 Emak-emak
56 Kepergok
57 Bertemu Alina.
58 Kecelakaan
59 Terompet
60 Membawa Zalea pulang
61 Rasya jatuh cinta
62 Cindy melahirkan
63 Kondisi Zalea
64 Koma
65 Menyerang
66 Permohonan Jessica
67 Keselek
68 Anak hebat
69 Jelek
70 Membanngunkan Zalea dan Edgar
71 Mood Leo
72 Leo dan Luna.
73 Butuh Tenaga
74 Berbelanja
75 Tepos
76 Zalea marah
77 Panas
78 Keren
79 Suami orang
80 Pergi honeymoon
81 Burayot
82 Makan siang
83 Cari sugar daddy
84 Edgar marah
85 Mendekati Halimah
86 Pengumuman
87 Beradu mulut
88 Cinta Leo
89 Menjemput Pasutri
90 Mual
91 Keluh kesah Leo
92 Ayam warna-warni
93 Mencari Ayam
94 Meminta restu
95 Kebenaran
96 Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97 Ending Iren
98 Kekhawatiran Halimah
99 Berkelahi
100 Mengubah penampilan
101 Meminta restu
102 Lamaran
103 Pernikahan
104 Pernikahan Luna dan Leo
105 Kebahagiaan Luna dan Leo
106 Adel Melahirkan
107 Zalea melahirkan
108 Satu lagi?
109 Membawa pulang Triplet
110 Membujuk Nathan dan Zalea
111 Menemui Geril
112 Pertemuan dan perpisahan
113 Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114 Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115 Novel Baru
116 Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys
Episodes

Updated 116 Episodes

1
pemeriksaan
2
Ketimpuk
3
Mengelabui Edgar
4
Bertemu kembali
5
Pura-pura Jadi Pacar
6
Kedatangan Adel
7
Keanehan Edgar.
8
Tawaran Balapan
9
Menang balapan
10
Membantu Zalea
11
Membawa Zalea
12
Zalea sadar
13
Cerita Zalea
14
Kekesalan Adel
15
Mengantar pulang
16
Berita Edgar
17
Kemarahan Edgar dan Leo
18
mencari pelaku
19
Kepolosan Edgar
20
Menemui Zalea
21
Menjemput Edgar.
22
Geril berulah kembali
23
Calon suami.
24
Berkunjung ke Villa
25
Kebelet
26
Mengganti celana
27
Rebutan Singkong
28
Naraya pingsan
29
Kondisi Naraya
30
Meminta restu
31
Keraguan Albert
32
Rumah baru
33
Wanita berpedang
34
Kegugupan Edgar
35
Akad nikah
36
Salting
37
Berjoget bersama
38
Konferensi pers
39
Ulah mommy Vs madam
40
Kekesalan Rasya
41
Alasan Adel
42
Membuntuti Rena
43
Kayu berurat
44
Perjaka tua
45
Pulang ke rumah
46
Kejujuran Edgar
47
keributan di dapur
48
Kemoterapi
49
Kenyataan pahit
50
Zalea dan Nathan sadar
51
pemakaman
52
Pindah
53
Makan lagi
54
Di buat meleleh
55
Emak-emak
56
Kepergok
57
Bertemu Alina.
58
Kecelakaan
59
Terompet
60
Membawa Zalea pulang
61
Rasya jatuh cinta
62
Cindy melahirkan
63
Kondisi Zalea
64
Koma
65
Menyerang
66
Permohonan Jessica
67
Keselek
68
Anak hebat
69
Jelek
70
Membanngunkan Zalea dan Edgar
71
Mood Leo
72
Leo dan Luna.
73
Butuh Tenaga
74
Berbelanja
75
Tepos
76
Zalea marah
77
Panas
78
Keren
79
Suami orang
80
Pergi honeymoon
81
Burayot
82
Makan siang
83
Cari sugar daddy
84
Edgar marah
85
Mendekati Halimah
86
Pengumuman
87
Beradu mulut
88
Cinta Leo
89
Menjemput Pasutri
90
Mual
91
Keluh kesah Leo
92
Ayam warna-warni
93
Mencari Ayam
94
Meminta restu
95
Kebenaran
96
Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97
Ending Iren
98
Kekhawatiran Halimah
99
Berkelahi
100
Mengubah penampilan
101
Meminta restu
102
Lamaran
103
Pernikahan
104
Pernikahan Luna dan Leo
105
Kebahagiaan Luna dan Leo
106
Adel Melahirkan
107
Zalea melahirkan
108
Satu lagi?
109
Membawa pulang Triplet
110
Membujuk Nathan dan Zalea
111
Menemui Geril
112
Pertemuan dan perpisahan
113
Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114
Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115
Novel Baru
116
Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!