Menang balapan

Tak butuh waktu lama Zalea sudah sampai di lokasi balapan, Abdul selaku temannya langsung menghampiri Zalea memeberikan helm dan juga motornya yang akan digunakan oleh Zalea.

"Hadiahnya 10 juta kalau loe menang." ucap Abdul.

"Gue nerimanya gak segitu kampret," protes Zalea.

"Kan loe pakek motor gue bestie, yakali gue gak dapet untung? Kalau motor gue rusak gimana?" seru Abdul.

"Mana lawannya? Cuma si Tamrin doang kan? Gak ada kapoknya tuh si permen ngajak gue balapan." tanya Zalea.

"Siapa bilang Tamrin doang? Ada satu cowol lagi, dia namanya Farhan anak holang kaya. Sebagai persyatatannya adalah kalau loe menang maka 10 juta hadiahnya, tapi kalau loe kalah loe harus jadi pacar salah satu pemenang diantara mereka, entah itu Farhan atau Tamrin." jelas Abdul.

"Mana bisa gitu njir?" tanya Zalea tak terima.

"Kalo loe setuju ya silahkan aja, kalau enggak pun ya gak masalah." ucap Abdul enteng.

"Yaaakk, nyebelin banget." kesal Zalea.

Tak lama kemudian datang dua motor berhenti tepat disamping Zalea, keduanya memakai helm hitam dan juga motor balapnya. Kedua laki-laki yang menaiki motor tersebut adalah lawan yang akan bertanding dengan Zalea, mereka adalah Farhan dan juga Tamrin.

'Cantik' batin Farhan.

Farhan terus menatap Zalea dari balik kaca helmnya. Zalea melepaskan topinya lalu memakai helm yang tadi di berikan oleh Abdul, dia merapikan rabut panjangnya agar memudahkannya memasukkan kepalanya kedalam helm.

Selesai memakai helmnya Zalea pun menaiki motor Abdul, dia menyerahkan topi dan juga tasnya pada Abdul tanpa membuka hoodie yang dipakainya. Tanpa babibu lagi Zalea mengajak kedua lawannya untuk memulai pertandingannya, hari semakin gelap dia yakin ibunya pasti tengah menunggu kepulangannya.

Nggeeenggg...Ngueeenggg..

Zalea menyalakan motornya sampai kepulan asap keluar dari knalpot motornya, kedua lawannya pun melakukan hal yang sama dengan Zalea.

"Dalam hitungan ketiga, pertandingan akan dimulai! Siap semuanya?" ucap wanita yang memegang bendera di kedua tangannya.

Tak ada jawaban dari ketiga peserta lomba, hanya anggukan kecil saja sebagai jawaban kalau mereka sudah siap.

Satu.

Dua.

Tiga.

Priiittt...

NGUEEEEENNGGG..

Ketiga peserta langsung melesat jauh mengendarai masing-masing motornya, Zalea memimpin kedua lawannya.

'Gue gak boleh kalah! Jangan sampai gue jatuh ke tangan pria brengsek untuk yang kedua kalinya, gue hak percaya dengan lelaki manapun! Cinta? Sampai saat ini gue benci yang namanya cinta' batin Zalea.

Dari kaca spion Zalea bisa melihat kalau Farhan ingin menyalip motornya, namun sayang pergerakan Farhan terbaca jelas oleh Zalea dengan gerakan cepat Zalea menambah lagi kecepatan motornya meninggalkan Tamrin dan Farhan. Zalea dijuluki ratu balap di sekolahnya, meskipun dia di juluki ratu balap bukan berarti dia tidak pernah kalah, dia pernah kalah sebanyak 2 kali selama ia berkecimpung di dunia balapan. Zalea menyunggingkan senyumnya begitu garia finish sudah terlihat di depan matanya, dari arah belakang Farhan dan juga Tamrin menambah kecepatannya tetapi bukan Zalea namanya kalau tidak tahu apa yaang akan dilakukan oleh lawannya.

NGUUEENGGGG.

Zalea membungkukkan tubuhnya menambah kecepatan diatas rata-rata, dan akhirnya ia menjadi pemenang balapan. Abdul bersorak kala temannya memenangkan kembali pertandingannya, dia mengajak Zalea bertos ria karena jika Zalea menang tentunya ia juga akan mendapatkan komisi.

"Yyeeaayy, wwooaahhh, Lea gue menang! Wwooaahh hahaha." sorak Abdul.

"Norak lu." cibir Zalea.

Zalea membuka helmya kemudian ia merapikan rambutnya yang berantakan bekas helm yang dipakainya, Tamrin dan juga Farhan menghentikan motornya kemudian melepaskan helmnya lalu turun dari motornya.

"Loe selalu jadi pemenangnya Lea." ucap Tamrin.

"Yes, of course." ucap Zalea santai.

Tamrin dan Farhan mengeluarkan uang masing-masinh sejumlah 5 juta dari saku jaket yang mereka pakai, mereka menyerahkan uang tersebut pada Abdul sesuai perjanjian.

"Thanks brohh, sering-sering ngajak balapan nya ya biar gue dapet komisi terus." ucap Abdul tersenyum senang.

"Loe yang untung, gue yang rugi." cibir Tamrin.

Farhan menjulurkan tangannya kearah Zalea, Zalea menyambut uluran tangan Farhan.

"Selamat, loe keren." ucap Farhan memeberikan selamat kepada Zalea.

"Loe juga keren kok." ucap Zalea tersenyum.

Deg! Deg! Deg!

Jantung Farhan seakan ikut balapan melihat senyum manis yang di perlihatkan oleh Zalea, ternyata dibalik ketomboyannya ada kecantikan yang tersembunyi dan hanya orang yang beruntung bisa melihatnya. Sejak ayahnya sering bermabuk-mabukkan, melakukan KDRT pada ibunya, melihat perselingkuhan ayahnya secara terang-terangan mengubah seluruh kehidupan Zalea, dia yang tadinya gadis penurut dan juga rajin berubah seketika. Saat ia memasuki sekolah SMA Zalea mulai berubah menjadi gadis yang nakal, penampilannya yang terkesan tomboy, seringkali ikut tawuran bahkan ia sering bolos sekolah demi mengikuti pertandingan balapan liar bersama Abdul.

"Boleh kita temenan." ucap Farhan.

"Boleh aja, asal jangan berlebihan." ucap Zalea.

"Okey," ucap Farhan setuju.

'Ternyata loe cewek yang unik Lea, gue semakin penasaran sama loe, lihat aja gue pasti bakal dapetin hati loe Lea' batin Farhan.

"Sorry gue harus cabut." ucap Zalea.

"Mau gue anterin gak?" tanya Farhan memberi tawaran pada Zalea.

"Gak usah." tolah Zalea.

Zalea berjalan kearah Abdul, dia meminta bagiannya atas kemenangan yang ia dapatkan.

"Mana bagian gue?" tanya Zalea.

"nih 6 juta." ucap Abdul menyerahkan uang pada Zalea.

"Thanks, gue cabut dulu ya." ucap Zalea.

"Lu mau kemana lagi? Gue anterin pulang bestie." ucap Abdul.

"Gue ada perlu dulu, gak usah anterin gue lagian masih belum larut jadi masih banyak kendaraan yang lewat kok." ucap Zalea.

"Yaudah, hati-hati bestie." ucap Abdul.

Zalea pergi meninggalkan arena balapan, Farhan terus menatap kepergian Zalea yang semakin jauh dari pandangannya. Tamrin menyenggol lengan Farhan sampai si empu terkejut, Farhan hanya menyunggingkan senyumnya kala ia kepergok menatap kepergian Zalea.

"Loe suka sama lea?" tanya Tamrin.

"Iya, gue tertarik sama dia." jawab Farhan jujur.

"Berarti loe saingan sama gue," ucap Tamrin.

"Siapa takut." tantang Farhan.

Zalea menghentikan angkot yang tak sengaja lewat begitu ia sampai di jalan raya, dia masuk kedalam angkotnya menuju pusat perbelanjaan.

"Pak ke toko peralatan sekolah ya." ucap Zalea.

"Siap neng." ucap supir angkot.

Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang, sesekali angkot berhenti menjemput penumpang yang lainnya. Tak butuh waktu lama angkit yang di tumpangi oleh Zalea sudah sampai di toko peralatan sekolah, Zalea turun lalu memberikan ongkosnya pada supir angkot. Zalea melangkahkan kakinya masui kedalam toko, ia memilah dan memilih peralatan sekolah seperti buku tulis, pensil, penggaris, tas dan tidak lupa ia juga membeli seragam baru untuk adiknya Nathan. Zalea membayar semua perlengkapan yang di belinya, setelahnya ia keluar dari toko berjalan tak jauh dari toko pelatan sekolah menuju rumah makan.

"Bu pesan nasi sama lauknya tiga ya." ucap Zalea.

"Mau di pisah apa disatuin neng?" tanya pegawai.

"Di pisah aja, lauknya cah kangkung, daging ayamnya 3, lalab sama sambelnya, terus yang terakhir tahu tempe." ucap Zalea.

"Ditunggu ya neng." ucap pegawai.

Tak berselang lama Zalea membayar semua makanan yang di pesannya, di keluar dari rumah makan menghitung sisa uang yang sudah di belanjakannya.

"Masih ada sisa, gue tabungin sedikit demi sedikit buat beli rumah." gumam Zalea.

Dari kejauhan seorang pria melihat Zalea tengah menghitung uangnya, ia sudah lama mencari keberadaan Zalea untuk kepentingannya.

"Lea. Panggilnya.

Deg!.

Zalea mengalihkan pandangannya melihat siapa yang memanggilnya, ketika dia melihat siapa yang memanggilnya seketika tangannya mengepal dengan kuat.

Terpopuler

Comments

Febby Fadila

Febby Fadila

dasar bapak nggak ada ahlak

2024-11-23

1

Partini Minok Nur Maesa

Partini Minok Nur Maesa

knp cm 6 jt harusnya yg punya mtr jgn byk2 ambilnya

2024-12-08

0

Selvianti María

Selvianti María

tuh si bapak gak ada kerjaan

2025-03-26

0

lihat semua
Episodes
1 pemeriksaan
2 Ketimpuk
3 Mengelabui Edgar
4 Bertemu kembali
5 Pura-pura Jadi Pacar
6 Kedatangan Adel
7 Keanehan Edgar.
8 Tawaran Balapan
9 Menang balapan
10 Membantu Zalea
11 Membawa Zalea
12 Zalea sadar
13 Cerita Zalea
14 Kekesalan Adel
15 Mengantar pulang
16 Berita Edgar
17 Kemarahan Edgar dan Leo
18 mencari pelaku
19 Kepolosan Edgar
20 Menemui Zalea
21 Menjemput Edgar.
22 Geril berulah kembali
23 Calon suami.
24 Berkunjung ke Villa
25 Kebelet
26 Mengganti celana
27 Rebutan Singkong
28 Naraya pingsan
29 Kondisi Naraya
30 Meminta restu
31 Keraguan Albert
32 Rumah baru
33 Wanita berpedang
34 Kegugupan Edgar
35 Akad nikah
36 Salting
37 Berjoget bersama
38 Konferensi pers
39 Ulah mommy Vs madam
40 Kekesalan Rasya
41 Alasan Adel
42 Membuntuti Rena
43 Kayu berurat
44 Perjaka tua
45 Pulang ke rumah
46 Kejujuran Edgar
47 keributan di dapur
48 Kemoterapi
49 Kenyataan pahit
50 Zalea dan Nathan sadar
51 pemakaman
52 Pindah
53 Makan lagi
54 Di buat meleleh
55 Emak-emak
56 Kepergok
57 Bertemu Alina.
58 Kecelakaan
59 Terompet
60 Membawa Zalea pulang
61 Rasya jatuh cinta
62 Cindy melahirkan
63 Kondisi Zalea
64 Koma
65 Menyerang
66 Permohonan Jessica
67 Keselek
68 Anak hebat
69 Jelek
70 Membanngunkan Zalea dan Edgar
71 Mood Leo
72 Leo dan Luna.
73 Butuh Tenaga
74 Berbelanja
75 Tepos
76 Zalea marah
77 Panas
78 Keren
79 Suami orang
80 Pergi honeymoon
81 Burayot
82 Makan siang
83 Cari sugar daddy
84 Edgar marah
85 Mendekati Halimah
86 Pengumuman
87 Beradu mulut
88 Cinta Leo
89 Menjemput Pasutri
90 Mual
91 Keluh kesah Leo
92 Ayam warna-warni
93 Mencari Ayam
94 Meminta restu
95 Kebenaran
96 Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97 Ending Iren
98 Kekhawatiran Halimah
99 Berkelahi
100 Mengubah penampilan
101 Meminta restu
102 Lamaran
103 Pernikahan
104 Pernikahan Luna dan Leo
105 Kebahagiaan Luna dan Leo
106 Adel Melahirkan
107 Zalea melahirkan
108 Satu lagi?
109 Membawa pulang Triplet
110 Membujuk Nathan dan Zalea
111 Menemui Geril
112 Pertemuan dan perpisahan
113 Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114 Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115 Novel Baru
116 Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys
Episodes

Updated 116 Episodes

1
pemeriksaan
2
Ketimpuk
3
Mengelabui Edgar
4
Bertemu kembali
5
Pura-pura Jadi Pacar
6
Kedatangan Adel
7
Keanehan Edgar.
8
Tawaran Balapan
9
Menang balapan
10
Membantu Zalea
11
Membawa Zalea
12
Zalea sadar
13
Cerita Zalea
14
Kekesalan Adel
15
Mengantar pulang
16
Berita Edgar
17
Kemarahan Edgar dan Leo
18
mencari pelaku
19
Kepolosan Edgar
20
Menemui Zalea
21
Menjemput Edgar.
22
Geril berulah kembali
23
Calon suami.
24
Berkunjung ke Villa
25
Kebelet
26
Mengganti celana
27
Rebutan Singkong
28
Naraya pingsan
29
Kondisi Naraya
30
Meminta restu
31
Keraguan Albert
32
Rumah baru
33
Wanita berpedang
34
Kegugupan Edgar
35
Akad nikah
36
Salting
37
Berjoget bersama
38
Konferensi pers
39
Ulah mommy Vs madam
40
Kekesalan Rasya
41
Alasan Adel
42
Membuntuti Rena
43
Kayu berurat
44
Perjaka tua
45
Pulang ke rumah
46
Kejujuran Edgar
47
keributan di dapur
48
Kemoterapi
49
Kenyataan pahit
50
Zalea dan Nathan sadar
51
pemakaman
52
Pindah
53
Makan lagi
54
Di buat meleleh
55
Emak-emak
56
Kepergok
57
Bertemu Alina.
58
Kecelakaan
59
Terompet
60
Membawa Zalea pulang
61
Rasya jatuh cinta
62
Cindy melahirkan
63
Kondisi Zalea
64
Koma
65
Menyerang
66
Permohonan Jessica
67
Keselek
68
Anak hebat
69
Jelek
70
Membanngunkan Zalea dan Edgar
71
Mood Leo
72
Leo dan Luna.
73
Butuh Tenaga
74
Berbelanja
75
Tepos
76
Zalea marah
77
Panas
78
Keren
79
Suami orang
80
Pergi honeymoon
81
Burayot
82
Makan siang
83
Cari sugar daddy
84
Edgar marah
85
Mendekati Halimah
86
Pengumuman
87
Beradu mulut
88
Cinta Leo
89
Menjemput Pasutri
90
Mual
91
Keluh kesah Leo
92
Ayam warna-warni
93
Mencari Ayam
94
Meminta restu
95
Kebenaran
96
Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97
Ending Iren
98
Kekhawatiran Halimah
99
Berkelahi
100
Mengubah penampilan
101
Meminta restu
102
Lamaran
103
Pernikahan
104
Pernikahan Luna dan Leo
105
Kebahagiaan Luna dan Leo
106
Adel Melahirkan
107
Zalea melahirkan
108
Satu lagi?
109
Membawa pulang Triplet
110
Membujuk Nathan dan Zalea
111
Menemui Geril
112
Pertemuan dan perpisahan
113
Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114
Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115
Novel Baru
116
Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!