Ketimpuk

Praaanggg..

Seorang gadis menutup telinga sang adik lelakinya dikamar, mereka berdua saling berpelukan mendengar sebuah barang yang dilemparkan dan berbunyi dengan begitu nyaringnya. Air mata keduanya pun lolos begitu saja, sudah hampir setiap hari mereka mendengar keributan yang berasal dari kedua orangtuanya.

"Kamu tutup telinga kamu, jangan dengarkan mereka." ucap sang gadis.

"Iya kak, hiks." jawab sang adik sambil menangis.

Seorang perempuan sedang menangis sesenggukan dihadapan suaminya, wajahnya sudah lebam dan juga sudut bibirnya mengeluarkan darah akibat ulah suaminya. Setiap harinya suaminya menghabiskan uang hasil jerih payahnya hanya untuk bermabuk-mabukkan, Naraya sudah tak sanggup lagi hidup bersama suaminya yang bernama Geril, Naraya seringkali di siksa dan di tampar oleh suaminya sendiri jika ia tak memberikan uangnya.

"GUE BILANG SINIIN UANGNYA!" teriak Geril.

"Gak ada mas, aku udah bilang berapa kali sama kamu! Uangnya udah kamu bayarin buat sekolahnya Nathan." tegas Naraya.

PLAK..

Naraya ditampar oleh Geril sampai ia terjatuh, Geril yang dalam kondisi mabuk semakin tak bisa mengontrol emosinya ketika kemauannya tak di turuti oleh istrinya.

"Pukul terus mas pukul!! Aku udah capek hidup sama kamu, aku pengen kita CERAI!" teriak Naraya.

"Oke! Besok gue langsung urus semuanya! Lebih baik gue cari istri yang bisa gue andelin, gak kayak loe yang bego!" sentak Geril.

Zalea syok mendengarnya, dia langsung keluar dari dalam kamarnya menghampiri ibunya yang sudah tak berdaya. Dia menatap nyalang kearah sang ayah, Geril meligat Zalea seakan tertarik melihat tubuhnya yang agak berisi.

"Lea, kalo kamu bapak jual kayaknya bakal laku keras." ucap Geril sambil memainkan dagunya.

"Brengsek!" umpat Zelea.

Naraya langsung memeluk puterinya, ia tak rela jika Geriel sampai nekad menjual puterinya sendiri. Zalea melepaskan pelukan ibunya yang terus menggeleng-gelengkan kepalanya, dia mengepalkan tangannya kemudian berdiri dihadapan sanga ayah drngan tatapannya yang tajam.

PLAK!!

"Bapak pikir aku akan diam saja, setelah apa yang bapak lakukan selama ini?!" amuk Zalea.

"Anak kurang ajar!" geram Geril.

Geril melayangkan tanganmya kearah Zalea, Naraya langsung menutup matanya takut. Zalea menahan tangan sanga ayah lalu memelintirnya dengan kuat, tak hanya itu. Naraya juga menghajar ayahnya dengan membabi buta, emosinya seakan tersulut naik sampai ke puncak kepalanya.

"Nak sudah nak, sudah." ucap Naraya menghentikan Zalea.

Zalea sudah muak dengan tingkah ayahnya, dia tidak tahan lagi melihat ibunya yang setiap hari disiksa dan juga diperas uangnya.

"Jangan menampakkan wajahmu dihadapan kami lagi! Urus segera perceraian kalian, aku tidak mau melihat ibuku lebih sengsara lagi di tangan lelaki brengsek sepertimu." tekan Zalea.

Zalea adalah seorang anak gadis berusia 18 tahun yang baru saja lulus dari bangku sekolah, dia sudah menahan semua amarah, kecewa, benci menjadi satu kepada ayahnya sendiri karena selama ia duduk di bangku sekolah dasar ayahnya selalu saja menyusahkan ibunya, bahkan tak segan-segan main tangan. Diluaran sana Zalea seringkali melihat ayahnya pergi bersama seorang wanita, bermabuk-mabukan, bahkan ia pernah memergoki ayahnya bercinta dengan wanita lain selain ibunya di rumah tetangganya, sekarang ia sudah bisa bekerja menghidupi ibu dan adiknya walaupun pekerjaannya tidaklah begitu besar gajinya namun cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ayo bu, biarkan saja si brengsek ini pingsan disini." hcap Zalea menarik tangan ibunya untuk bangkit.

Naraya menuruti ucapan Zalea, dia bangkit dari duduknya kemudian berjalan masuk kedalam kamar Zalea dimana Nathan sedang berjongkok memeluk kakinya ketakutan.

"Nathan." panggil Naraya.

"Ibu." ucap Nathan menengadahkan kepalanya melihat kearah sang ibu.

Naraya pun merentangkan tangannya kearah Nathan, dia memeluk anak lakinya yang menangis sesenggukkan didalam dekapannya. Ketiganya berpelukan sampai akhirnya mereka tidur diatas kasur yang sempit dengan berdempetan, Zalea tak bisa memejamkan matanya, dia memutuskan untuk turun dan menatap kearah luar dari jendela kamarnya.

"Ya Allah, apakah kami tidak berhak bahagia? Kenapa engkau kirimkan seorang lelaki yang seharusnya menjadi pemimpin dikeluarga ini malah menjadi seorang iblis bertubuh manusia, pria mana lagi yang harus ku percaya? jangankan ayahku, kekasihku saja yang ku anggap sebagai rumah mengkhianatiku." gumam Zalea.

Tes..

Air mata lolos begitu saja dari mata Zalea, saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas Zelea memiliki seorang kekasih bernama Zafier. Mereka berpacaran selama dua tahun lamanya, tetapi Zafier lebih memilih wanita lain dibandingkan dirinya dengan alasan penampilan Zalea yang tomboy dan juga kasar.

'gue ingin kita akhiri hubungan ini, gue lebih nyaman bersama Alina. Dia lebih perhatian, lembut, dan anggun. Lihatlah penampilan loe? Tomboy, suka berantem, kasar dan gak ada lembut-lembutnya. Sadar gak sih kalau loe itu gak selevel sama gue, nyesel gue udah pacaran sama loe yang ternyata anak dari tukang mabuk dan tukang cuci'

Kata-kata yang akan selalu diingat oleh Zalea dari mantan kekasihnya, selama 2 tahun ia selalu menjadikan Zafier sebagai sandarannya, namun ternyata diam-diam Alina selaku sahabatnya sendiri menikung dari belakang. Sampai saat ini Zalea membenci manusia yang bernama laki-laki, ia bahkan menutup rapat hatinya untuk pria manapun karena sudah cukup baginya semua rasa sakit yang diterimanya.

Pagi harinya.

Zalea memutuskan untuk membawa ibu dan adiknya pergi dari rumahnya, ia sudah menyiapkan sebuah rumah kontrakan yang cukup untuk ditinggali bertiga.

"Bu, ayo kita segera pergi dari sini sebelum dia bangun."ucap Zalea.

Naraya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, dia mengemas semua barang miliknya dan juga Nathan. Zalea membantu ibunya berkemas, selesai berkemas semuanya lantas pergi dari rumah berjalan kaki ke jalan raya mencari angkutan umum.

Beberapa menit kemudian.

Zalea serta ibu dan adiknya sudah sampai dikontrakan, karena harus pergi bekerja Zalea memutuskan untuk mengganti pakaiannya dan bersiap-siap pergi ke restoran tempat dimana ia bekerja.

"Bu Zalea harus kerja, maaf gak bisa bantuin ibu beres-beres." ucap Zalea.

"Pergilah nak, maaf ibu sudah menyusahkanmu." ucap Naraya.

"Tidak apa-apa bu, sudah tugas Zalea sebagai anak membantu ibu keluar dari kandang harimau itu." ucap Zalea.

Zale pun menyalimi tangan ibunya, dia pergi mengambil tas selempangnya keluar dari kontrakan. Zalea menyusuri jalanan mencari angkutan umum, dari daerah kontrakannya menuju restoran lumayan jauh dan kendaraan pun lumayan susah untuk di dapatkan.

"Duh, ini angkot mana lagi gak ada yang pada nongol." ucap Zalea celingukan mencari angkot.

Dengan terpaksa Zalea berjalan kaki sambil menunggu angkutan umum lewat, dia menendang-nendang kakinya berjalan dengan lesu, rasanya dunia terasa suram terlihat dari dalam pandangannya.

Seorang pria tengah menendang-nendang ban mobilnya yang tiba-tiba pecah, dia terus menggerutu dan mengumpat seraya menelpon seseorang dari sebrang. Zalea tak sengaja menendang botol kaleng minuman sampai melayang, dia tidak melihat kemana terbangnya botol yang ia tendang sampai ia sadar ada suara seseorang yang meringis kesakitan.

Wuiiinggg..

Pletak.

"Anjir, gguuuoobbblokksss, setan, monyet, A**, keong racun,keong darat, siapa nih yang nimpuk gue?!" ucapnya emosi.

"Waduh," ucap Zalea terkejut.

Terpopuler

Comments

SR.Yuni

SR.Yuni

Naah ...begini dong kalo bikin cerita biarpun novel dunia halu tapi jangan juga dijadikan dalih istri patuh sama suami , kalo suami baik ya wajib nurut lah ini suami udha kayak binatang. Demen aku cerita sat set ginj gak pakai nemen gobloknya. ..keren Thor👍👍

2024-12-25

0

Febby Fadila

Febby Fadila

sahabat adlah maut... aku sdah merasakan itu semua 😭😭

2024-11-23

1

Herida Muria Santi

Herida Muria Santi

lah ini lagi,,,kayak x Edgar & zalea ketemu,,,,kayak x nggak kalah seru deh ini cerita x😂

2024-11-29

0

lihat semua
Episodes
1 pemeriksaan
2 Ketimpuk
3 Mengelabui Edgar
4 Bertemu kembali
5 Pura-pura Jadi Pacar
6 Kedatangan Adel
7 Keanehan Edgar.
8 Tawaran Balapan
9 Menang balapan
10 Membantu Zalea
11 Membawa Zalea
12 Zalea sadar
13 Cerita Zalea
14 Kekesalan Adel
15 Mengantar pulang
16 Berita Edgar
17 Kemarahan Edgar dan Leo
18 mencari pelaku
19 Kepolosan Edgar
20 Menemui Zalea
21 Menjemput Edgar.
22 Geril berulah kembali
23 Calon suami.
24 Berkunjung ke Villa
25 Kebelet
26 Mengganti celana
27 Rebutan Singkong
28 Naraya pingsan
29 Kondisi Naraya
30 Meminta restu
31 Keraguan Albert
32 Rumah baru
33 Wanita berpedang
34 Kegugupan Edgar
35 Akad nikah
36 Salting
37 Berjoget bersama
38 Konferensi pers
39 Ulah mommy Vs madam
40 Kekesalan Rasya
41 Alasan Adel
42 Membuntuti Rena
43 Kayu berurat
44 Perjaka tua
45 Pulang ke rumah
46 Kejujuran Edgar
47 keributan di dapur
48 Kemoterapi
49 Kenyataan pahit
50 Zalea dan Nathan sadar
51 pemakaman
52 Pindah
53 Makan lagi
54 Di buat meleleh
55 Emak-emak
56 Kepergok
57 Bertemu Alina.
58 Kecelakaan
59 Terompet
60 Membawa Zalea pulang
61 Rasya jatuh cinta
62 Cindy melahirkan
63 Kondisi Zalea
64 Koma
65 Menyerang
66 Permohonan Jessica
67 Keselek
68 Anak hebat
69 Jelek
70 Membanngunkan Zalea dan Edgar
71 Mood Leo
72 Leo dan Luna.
73 Butuh Tenaga
74 Berbelanja
75 Tepos
76 Zalea marah
77 Panas
78 Keren
79 Suami orang
80 Pergi honeymoon
81 Burayot
82 Makan siang
83 Cari sugar daddy
84 Edgar marah
85 Mendekati Halimah
86 Pengumuman
87 Beradu mulut
88 Cinta Leo
89 Menjemput Pasutri
90 Mual
91 Keluh kesah Leo
92 Ayam warna-warni
93 Mencari Ayam
94 Meminta restu
95 Kebenaran
96 Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97 Ending Iren
98 Kekhawatiran Halimah
99 Berkelahi
100 Mengubah penampilan
101 Meminta restu
102 Lamaran
103 Pernikahan
104 Pernikahan Luna dan Leo
105 Kebahagiaan Luna dan Leo
106 Adel Melahirkan
107 Zalea melahirkan
108 Satu lagi?
109 Membawa pulang Triplet
110 Membujuk Nathan dan Zalea
111 Menemui Geril
112 Pertemuan dan perpisahan
113 Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114 Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115 Novel Baru
116 Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys
Episodes

Updated 116 Episodes

1
pemeriksaan
2
Ketimpuk
3
Mengelabui Edgar
4
Bertemu kembali
5
Pura-pura Jadi Pacar
6
Kedatangan Adel
7
Keanehan Edgar.
8
Tawaran Balapan
9
Menang balapan
10
Membantu Zalea
11
Membawa Zalea
12
Zalea sadar
13
Cerita Zalea
14
Kekesalan Adel
15
Mengantar pulang
16
Berita Edgar
17
Kemarahan Edgar dan Leo
18
mencari pelaku
19
Kepolosan Edgar
20
Menemui Zalea
21
Menjemput Edgar.
22
Geril berulah kembali
23
Calon suami.
24
Berkunjung ke Villa
25
Kebelet
26
Mengganti celana
27
Rebutan Singkong
28
Naraya pingsan
29
Kondisi Naraya
30
Meminta restu
31
Keraguan Albert
32
Rumah baru
33
Wanita berpedang
34
Kegugupan Edgar
35
Akad nikah
36
Salting
37
Berjoget bersama
38
Konferensi pers
39
Ulah mommy Vs madam
40
Kekesalan Rasya
41
Alasan Adel
42
Membuntuti Rena
43
Kayu berurat
44
Perjaka tua
45
Pulang ke rumah
46
Kejujuran Edgar
47
keributan di dapur
48
Kemoterapi
49
Kenyataan pahit
50
Zalea dan Nathan sadar
51
pemakaman
52
Pindah
53
Makan lagi
54
Di buat meleleh
55
Emak-emak
56
Kepergok
57
Bertemu Alina.
58
Kecelakaan
59
Terompet
60
Membawa Zalea pulang
61
Rasya jatuh cinta
62
Cindy melahirkan
63
Kondisi Zalea
64
Koma
65
Menyerang
66
Permohonan Jessica
67
Keselek
68
Anak hebat
69
Jelek
70
Membanngunkan Zalea dan Edgar
71
Mood Leo
72
Leo dan Luna.
73
Butuh Tenaga
74
Berbelanja
75
Tepos
76
Zalea marah
77
Panas
78
Keren
79
Suami orang
80
Pergi honeymoon
81
Burayot
82
Makan siang
83
Cari sugar daddy
84
Edgar marah
85
Mendekati Halimah
86
Pengumuman
87
Beradu mulut
88
Cinta Leo
89
Menjemput Pasutri
90
Mual
91
Keluh kesah Leo
92
Ayam warna-warni
93
Mencari Ayam
94
Meminta restu
95
Kebenaran
96
Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97
Ending Iren
98
Kekhawatiran Halimah
99
Berkelahi
100
Mengubah penampilan
101
Meminta restu
102
Lamaran
103
Pernikahan
104
Pernikahan Luna dan Leo
105
Kebahagiaan Luna dan Leo
106
Adel Melahirkan
107
Zalea melahirkan
108
Satu lagi?
109
Membawa pulang Triplet
110
Membujuk Nathan dan Zalea
111
Menemui Geril
112
Pertemuan dan perpisahan
113
Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114
Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115
Novel Baru
116
Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!