Kemarahan Edgar dan Leo

Di perusahaan.

Saat Edgar masuk kedalam perusahaan, para karyawan menundukkan kepalanya melihat wajah menyeramkan Edgar, bukan hanya Edgar saja tetapi wajah Leo dua kali lipat lebih menyeramkan. Para karyawan yang bekerja di perusahaan Edgar sangatlah tahu siapa Edgar kalau ia tengah marah, singanya Edgar yaitu Leo tidak akan tinggal diam begitu tahu kalau majikannya tengah ada masalah.

Tring..

Edgar melangkahkan kaki panjangnya menuju ruangan miliknya, saat ia membuka pintu dilihatnya sang ayah dan juga saudara kembarnya beserta anggota keluarga Wiguna sudah menunggu kedatangannya.

"Edgar apa yang di beritakan itu benar?" tanya Rio.

"Hemm." jawab Edgar berdehem.

"Kenapa kamu tidak cerita sama daddy?" tanya Rio.

"Rio, sekarang bukan waktunya membahas soal itu. Sekarang tugas kita adalah take down berita itu, cari tahu siapa yang sudah menyebarkannya." ucap Indah.

"Mommy benar, kalau memang susah menemukan siapa pelakunya kita tonggal hubungi om Arion." ucap Albert.

"Kalau pelakunya cewek, kasih dia ke gue biar gue ceramahin." ucap Adel.

"Leo, kau sudah mencari tahu bukan?" tanya Satria.

Leo hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, jika tingkat kemarahannya sudah berada di level sepuluh itu berarti sudah urgent, kalaupun ia mengeluarkan suara maka bukan kata-kata yang ia ucapkan, melainkan pedanga yang keluar dari dalam mulutnya.

'Anjir, Leo kalau udah mode singa ngalahin cewek yang lagi pms' batin Rasya bergidik ngeri.

Ting.

Berita sudah di take down, dan untuk pelakunya kami sudah mendapatkannya. Untuk dugaan sementara, dia adalah seorang perempuan yang pernah ditolak saat hendak di jodohkan dengan tuan Edgar.

Leo membaca sebuah pesan dari anak buahnya, bukan hal yang sulit untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Edgar menatap kearah Leo, dia meminta jawaban atas bunyi pesan yang masuk ke hp miliknya. Leo pun menyerahkan hp miliknya pada Edgar, karena penasaran Edgar pun mengambil hp Leo lalu membaca pesan masuk dari anak buahnya Leo.

"Cari dokter Gilang sekarang, bawa dia kehadapanku saat ini juga!" amuk Edgar.

"Baik bos." seru Leo.

Amarah Edgar sudah menaiki puncaknya, dia tahu kalau dalang dari semua ini ada kaitannya dengan Gilang selaku dokter yang menanganinya. Indah melihat kilat amarah dari wajah Edgar, dia memberanikan diri menghampiri Edgar lalu menyentuh tangannya dengan lembut.

"Tenanglah, mommy dan yang lainnya ada disini." ucap Indah dengan lemah lembut.

Kemarahan Edgar yang tadinya memuncak perlahan mereda, ia menundukkan kepalanya menguasai tubuhnya yang sudah terpancing emosi. Indah memeluk tubuh Edgar dengan erat, dia juga mengusap punggung Edgar yang sudah ia anggap sebagai anaknya sendiri.

"Kita keluarga disini, jangan pernah merasa sendirian apalagi menyembunyikan sebesar ini dari kami Ed, Nadia pasti sedih melihat anaknya memeluk lukanya sendirian, biarkan kami membantu mengobati lukamu dengan kasih sayang." ucap Indah menangkup wajah Edgar.

Bohong kalau Edgar bilang kuat, sekuat-kuatnya ia pasti mempunyai kelemahan. Edgar menahan tangisnya di depan Indah yang sudah ia anggap sebagai ibunya, andai saja ibunya masih ada mungkin dia akan mencurahkan semua beban di pundaknya kepadanya.

"Terimakasih mom." ucap Edgar dengan suaranya yanng tercekat.

Satria dan Rio menghampiri Edgar, Indah menggeserkan posisinya kesamping. Rio memeluk anak sulungnya yang jarang sekali pulang ke rumahnya sendiri, jika Rio menyuruhnya pulang ia akan mengatakan kalau dia benci melihat rumah yang lebih tepatnya mansion, disana semua kenangan buruknya bersama kakek dan ibu tirinya masih terkenang dengan jelas dalam benaknya.

"Kau sudah memeriksanya kan?" tanya Rio.

"Sudah, aku yakin hasil pemeriksaanku yang di pajang di berita adalah ulah dari dokter yang memeriksaku daddy, aku yakin itu. Dia pasti bekerja sama dengan seseorang, dia sudah salah telah bermain-main denganku." ucap Edgar.

"Kau tenang saja kak, aku yakin kau pasti akan sembuh." ucap Satria mencoba memberikan kekuatan pada kakaknya.

"Aku tidak butuh perawatan, karena aku sudah punya obatnya sendiri."celetuk Edgar.

Celetukan Edgar sontak membuat Indah, Rio dan Sartria terkejut, berbeda dengan reaksi Albert dan yang lainnya karena mereka memang sudah mengetahui obat yang dimaksud Edgar.

"Jika kau sudah memiliki obatnya, maka kau harus segera menggunakannya Ed. Media sudah mengetahui rahasiamu, kemungkinan besar para kolega bisnis akan mempertanyakan hal itu karena memang ada pengaruhnya." ucap Albert.

"Tapi kak, obat Edgar bukan berupa obat-obatan yang bisa diracik ataupun di beli di apotik maupun di rumah sakit, obat yang di maksud oleh Edgar adalah seorang gadis yang mampu membangunkan perkututnya." ucap Rasya.

"Aku tahu, bukankah lebih baik jika Edgar segera bertindak? Sangat disayangkan jika tuan Zico mencabut kerjasamanya, kita disini semua tahu bahwasannya dia membawa pengaruh yang besar dan bahkan kau juga mendapatkannya dengan susah payah." jelas Albert.

"Aku tahu apa yang akan ku lakukan, kalian tidak perlu mencemaskanku." ucap Edgar.

"Maaf boss, aku harus segera pergi." ucap Leo.

"Pergilah." ucap Edgar.

Edgar mengizinkan Leo pergi, dia tahu apa yang akan dilakukan oleh singanya disaat ia di terpa masalah besar. Rio dan yang lainnya pun terdiam, Adel yang biasanya berkoar pun tak berkutik melihat wajah Edgar yang terlihat sedang kacau.

.

.

Pagi-pagi Zalea sudah bangun membersihkan tubuhnya, lukanya masih terasa sakit namun ia tetap harus pergi bekerja, karena tidak mungkin kalau ia bolos disaat ia butuh uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri beserta ibu dan adiknya.

"Aduh, kok gue jadi deg-degan ya disuruh nyamperin tuh si om." gumam Zalea.

Zalea membawa peralatan make up hanya lipstik dan bedak bayi saja, tuntutan pekerjaannya harus bisa berdandan walaupun hanya natural saja. Zalea terpaksa harus belajar anggun dan juga belajar memakai make up, jujur saja jika ia tak butuh mana mau dia berdandan seperti itu.

Terpopuler

Comments

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Kalau obatnya Zalea..... segera halalin aja.... langsung sembuh deh...

2024-11-24

1

Selvianti María

Selvianti María

siap siap dah lea bentar lagi pasti di lamar edgar deh

2025-03-26

0

Ima Kristina

Ima Kristina

dokter Gilang pasti yang bocorin hasil kesehatan Edgar

2025-02-28

0

lihat semua
Episodes
1 pemeriksaan
2 Ketimpuk
3 Mengelabui Edgar
4 Bertemu kembali
5 Pura-pura Jadi Pacar
6 Kedatangan Adel
7 Keanehan Edgar.
8 Tawaran Balapan
9 Menang balapan
10 Membantu Zalea
11 Membawa Zalea
12 Zalea sadar
13 Cerita Zalea
14 Kekesalan Adel
15 Mengantar pulang
16 Berita Edgar
17 Kemarahan Edgar dan Leo
18 mencari pelaku
19 Kepolosan Edgar
20 Menemui Zalea
21 Menjemput Edgar.
22 Geril berulah kembali
23 Calon suami.
24 Berkunjung ke Villa
25 Kebelet
26 Mengganti celana
27 Rebutan Singkong
28 Naraya pingsan
29 Kondisi Naraya
30 Meminta restu
31 Keraguan Albert
32 Rumah baru
33 Wanita berpedang
34 Kegugupan Edgar
35 Akad nikah
36 Salting
37 Berjoget bersama
38 Konferensi pers
39 Ulah mommy Vs madam
40 Kekesalan Rasya
41 Alasan Adel
42 Membuntuti Rena
43 Kayu berurat
44 Perjaka tua
45 Pulang ke rumah
46 Kejujuran Edgar
47 keributan di dapur
48 Kemoterapi
49 Kenyataan pahit
50 Zalea dan Nathan sadar
51 pemakaman
52 Pindah
53 Makan lagi
54 Di buat meleleh
55 Emak-emak
56 Kepergok
57 Bertemu Alina.
58 Kecelakaan
59 Terompet
60 Membawa Zalea pulang
61 Rasya jatuh cinta
62 Cindy melahirkan
63 Kondisi Zalea
64 Koma
65 Menyerang
66 Permohonan Jessica
67 Keselek
68 Anak hebat
69 Jelek
70 Membanngunkan Zalea dan Edgar
71 Mood Leo
72 Leo dan Luna.
73 Butuh Tenaga
74 Berbelanja
75 Tepos
76 Zalea marah
77 Panas
78 Keren
79 Suami orang
80 Pergi honeymoon
81 Burayot
82 Makan siang
83 Cari sugar daddy
84 Edgar marah
85 Mendekati Halimah
86 Pengumuman
87 Beradu mulut
88 Cinta Leo
89 Menjemput Pasutri
90 Mual
91 Keluh kesah Leo
92 Ayam warna-warni
93 Mencari Ayam
94 Meminta restu
95 Kebenaran
96 Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97 Ending Iren
98 Kekhawatiran Halimah
99 Berkelahi
100 Mengubah penampilan
101 Meminta restu
102 Lamaran
103 Pernikahan
104 Pernikahan Luna dan Leo
105 Kebahagiaan Luna dan Leo
106 Adel Melahirkan
107 Zalea melahirkan
108 Satu lagi?
109 Membawa pulang Triplet
110 Membujuk Nathan dan Zalea
111 Menemui Geril
112 Pertemuan dan perpisahan
113 Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114 Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115 Novel Baru
116 Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys
Episodes

Updated 116 Episodes

1
pemeriksaan
2
Ketimpuk
3
Mengelabui Edgar
4
Bertemu kembali
5
Pura-pura Jadi Pacar
6
Kedatangan Adel
7
Keanehan Edgar.
8
Tawaran Balapan
9
Menang balapan
10
Membantu Zalea
11
Membawa Zalea
12
Zalea sadar
13
Cerita Zalea
14
Kekesalan Adel
15
Mengantar pulang
16
Berita Edgar
17
Kemarahan Edgar dan Leo
18
mencari pelaku
19
Kepolosan Edgar
20
Menemui Zalea
21
Menjemput Edgar.
22
Geril berulah kembali
23
Calon suami.
24
Berkunjung ke Villa
25
Kebelet
26
Mengganti celana
27
Rebutan Singkong
28
Naraya pingsan
29
Kondisi Naraya
30
Meminta restu
31
Keraguan Albert
32
Rumah baru
33
Wanita berpedang
34
Kegugupan Edgar
35
Akad nikah
36
Salting
37
Berjoget bersama
38
Konferensi pers
39
Ulah mommy Vs madam
40
Kekesalan Rasya
41
Alasan Adel
42
Membuntuti Rena
43
Kayu berurat
44
Perjaka tua
45
Pulang ke rumah
46
Kejujuran Edgar
47
keributan di dapur
48
Kemoterapi
49
Kenyataan pahit
50
Zalea dan Nathan sadar
51
pemakaman
52
Pindah
53
Makan lagi
54
Di buat meleleh
55
Emak-emak
56
Kepergok
57
Bertemu Alina.
58
Kecelakaan
59
Terompet
60
Membawa Zalea pulang
61
Rasya jatuh cinta
62
Cindy melahirkan
63
Kondisi Zalea
64
Koma
65
Menyerang
66
Permohonan Jessica
67
Keselek
68
Anak hebat
69
Jelek
70
Membanngunkan Zalea dan Edgar
71
Mood Leo
72
Leo dan Luna.
73
Butuh Tenaga
74
Berbelanja
75
Tepos
76
Zalea marah
77
Panas
78
Keren
79
Suami orang
80
Pergi honeymoon
81
Burayot
82
Makan siang
83
Cari sugar daddy
84
Edgar marah
85
Mendekati Halimah
86
Pengumuman
87
Beradu mulut
88
Cinta Leo
89
Menjemput Pasutri
90
Mual
91
Keluh kesah Leo
92
Ayam warna-warni
93
Mencari Ayam
94
Meminta restu
95
Kebenaran
96
Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97
Ending Iren
98
Kekhawatiran Halimah
99
Berkelahi
100
Mengubah penampilan
101
Meminta restu
102
Lamaran
103
Pernikahan
104
Pernikahan Luna dan Leo
105
Kebahagiaan Luna dan Leo
106
Adel Melahirkan
107
Zalea melahirkan
108
Satu lagi?
109
Membawa pulang Triplet
110
Membujuk Nathan dan Zalea
111
Menemui Geril
112
Pertemuan dan perpisahan
113
Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114
Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115
Novel Baru
116
Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!