Bertemu kembali

Mobil Rasya sudah sampai di depan kantor Edgar, dia keluar bersamaan dengan Edgar melangkahkan kakinya masuk kedalam. Edgar memasang wajah datar dan dinginnya begitu memasuki perusahaan begitupun dengan Rasya, mereka akan menampilkan wajah dingin ketika memasuki perusahaannya. Jika diluar perusahaan Edgar dan Rasya begitupun Leo akan menunjukkan sifat bobroknya ketika sudah berkumpul bersama, Edgar yang polos disatukan dengan Rasya yang sama polosnya berbeda dengan Leo.

Tring..

Edgar dan Rasya keluar dari dalam lift, mereka melangkahkan kakinya menuju ruangan CEO.

Ceklek.

Leo tengah membereskan berkas yang dibutuhkan untuk meeting nanti, Edgar mendudukkan tubuhnya di kursi singgasananya.

"Boss loe kemana aja sih? Gue telponin gak diangkat?" tanya Leo.

"Kebalik, gue yang harusnya nanya sama loe kek gitu. Tadi mobil gue pecah ban, dan loe gue telponin gak nyaut-nyaut makanya pas loe nelpon gue gak mau jawab telpon loe masih sebel gue sama loe." jawab Edgar.

"Sorry boss hp gue lowbat, lagian tadi banyak berkas yang harus dikerjain dan lagi gue dah bilang kalau tuan Simon bakalan dateng, pas cek email ada pesan dari asisten tuan Zivo ngabarin kalau dia bakal dateng makanya gue hubungin loe." jelas Leo.

"Yaudah, mana berkasnya biar gue cek dulu." ucap Edgar.

Leo menyerahkan berkas yang akan di presentasikan untuk meeting bersama Zico, dengan teliti Edgar memeriksa setiap kata dan juga bagian-bagian penting yang tertis di dalamnya.

"Masih ada waktu bukan?" tanya Edgar.

"Masih, emangnya kenapa?" tanya Leo.

"Berkas ini harus di perbaiki, ada sedikit typo tulisannya." ucap Edgar.

"Yaudah sini, gue benerin dulu." ucap Leo mengambil kembali berkasnya.

"Tunggu dulu, biar gue tandain mana yang harus di benerin boar nanti gak salah lagi." ucap Edgar.

"Oke boss." ucap Leo.

Leo berdiri disamping Edgar, dia juga melihat bagian-bagian yang ditandai oleh Edgar.

"Hati-hati kalau berurusan sama tuan Zico, salah satu kata atau kurang nol satu aja udah gak ada kesempatan buat loe Ed." ucap Rasya mengingatkan.

"Ngeri banget sih kalau urusannya udah sama orang cerdas." ucap Edgar.

"Makanya loe juga harus lebih cerdas lagi Ed, loe gak mungkin berada ditahap ini kalau loe gak ada usaha." ucap Rasya.

"Iya juga sih." ucap Edgar.

Edgar menyerahkan berkasnya pada Leo untuk di perbaiki, sedangkan ia kembali memeriksa berkas lain dan jika ada yang salah ia pun akan memperbaikinya sendiri agar menghemat waktu.

"Leo kalau bisa lebih cepet beresinnya, gue mau benerin juga berkas yang satu ini soalnya ada kesalahan di bagian nominalnya." ucap Edgar.

"Oke bos." seru Leo.

Rasya tak mungkin diam saja, dia memabantu Leo mengerjakan berkasnya agar tidak terjadi kesalahan. Sebagai sahabat tentunya Rasya ingin melihat Edgar dan Leo sukses mendapatkan kerjasamanya bersama tuan Zico, ketiganya pun fokus mengerjakan berkas sebelum Zico datang.

Tepat pukul 12 siang Zico datang bersama asisten pribadinya yang beranama Louis, mereka dijamu dengan sangat baik oleh Edgar. Edgar menatap tak percaya melihat sikap dingin tuan Zico yang 3 kali lipat lebih dingin darinya, asisten pribadinya pun sama persis seperti tuannya bahkan lebih dingin lagi.

'Gue kira gue orang yang paling dingin di dunia ini, ternyata tuan Zico lebih dingin lagi, jadi berasa berdiri di kelilingi salju saking dinginnya melihat sikapa dia. Uhuuyy, lima puluh.' batin Edgar.

Edgar menjabat tangan tuan Zico, dia langsung membawa tuan Zico masuk kedalam ruang meeting karena memang atas permintaan asisten pribadinya.

"Tuan tidak suka bertele-tele." ucap Louis dingin.

"Baiklah, silahkan ikut aku." ucap Edgar.

Edgar mempersilahkan Tuan Zico duduk di kursi yang sudah di sediakan, meeting berlangsung dengan lancar dan tuan Zico pun mendengarkan apa yang di prrsentasikan oleh Edgar.

Dua jam kemudian.

Meeting sudah selesai dilaksanakan, tuan Zico puas dengan presentasi Edgar. Akhirnya ia membuat kesepakatan bersama Edgar dan menjalin kerjasama, Edgar pun tersenyum puas karena tuan Zico menerima langsung kerjasama yang ia ajukan, karena biasanya jika mengajukan kerjasama dengan tuan Zico maka harus menunggu keputusannya dalam waktu yang tak bisa di tentukan.

Edgar berjabat tangan dengan tuan Zico, ia mengabadikan moment langka tersebut. Selesai semua urusannya dengan tuan Zico Edgar mengantarkan tamu spesialnya sampai kedepan, begitu mobil tuan Zico sudah pergi dari perusahaan Edgar mengajak Rasya dan juga Leo kembali keruangannya.

Sampai di ruangan CEO.

Edgar menutup pintunya dengan rapat, dia kemudian berjingkrak-jingkrak layaknya anak kecil yang memenangkan hadiah.

"YUHUUUU, BERHASIL." teriak Edgar.

"Norak." cibir Rasya.

"Boss udah boss, malu sama umur." ucap Leo.

"Bodo amat. Yang pasti gue hari ini seneng banget akhirnya kerjasama gue diterima huhuuyy.. Lima puluhh.." ucap Edgar girang.

Leo dan Rasya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Edgar yang norak dimata mereka berdua, Edgar tidak seperti orang yang mereka kenal pasalnya Edgar yang dingin dan angkuh tiba-tiba berubah drastis.

"Bukan boss gue." ucap Leo.

"Bukan temen, bukan sodara, please dia buka siapa-siapa gue. Gue gak kenal dia Leo, ini beneran Edgar bukan sih?" ucap Rasya.

"Kagak tahu gue." ucap Leo mengendikkan bahunya.

Krruuuukkkl..Kruuukkk..

Suara perut Edgar berbunyi, dia lupa kalau sejak pagi ia belum mengisi perutnya. Ia berhenti berjingkrak-jingkrak kemudian menghampiri Rasya dan Leo, kedua bestienya hanya melongo melihat kearahnya.

"Ngapa loe berdua?" tanya Edgar.

"Gue heran sama loe," ucap Rasya.

"Heran kenapa?" tanya Edgar.

"Kadang waras, kadang juga loe stress. Yuk sini cerita sama gue, kalau loe punya gangguan mental kita pergi ke psikiater Ed." ucap Rasya.

"Gue gak gila Sya, loe sembarangan aja kalo ngomong. Btw yuk ke restoran si bahlul, gue laper nih." ucap Edgar.

"Loe yang traktir ya." ucap Rasya.

"Gue juga di traktir boss, jangan lupa bonus." ucap Leo.

"Bonus aja di pikiran loe, yaudah ayok kita pergi keburu pingsan gue." ucap Edgar.

Rasya menganggukkan kepalanya, dia pun pergi bersama Edgar dan juga Leo menuju lantai bawah. Mereka bertiga berada di dalam satu mobil yang sama, Leo yang duduk di kemudi sedangkan Edgar dan Rasya duduk di belakang.

"Mentang-mentang bos, loe semua duduk di belakang." protes Leo.

"Yaelah, jangan protes kalau mau bonus tetep aman." ucap Edgar.

Leo pun langsung membungkam mulutnya, di belakang Edgar dan Rasya sibuk memegang laptopnya masing-masing.

Beberapa menit kemudian mobil yang ditumpangi Edgar sudah sampai di restoran terkenal, pemilik restoran yang Edgar datangi milik salah satu temannya.

"Mau di VIP atau mau disini aja boss?" tanya Leo.

"Disini aja, biar rame." ucap Edgar.

"Oke." ucap Leo.

Ketiganya pun duduk di meja yang kosong, pelayan datang memberikan buku menu di meja Edgar. Edgar memesan beberapa menu diikuti oleh Rasya dan Leo, pelayan mencatat semua menu yang di pesannya.

Tak lama kemudian pelayan datang membawa semua pesanan Edgar dan yang lainnya, ia meletakkan satu persatu piring diatas meja. Satu orang pelayan perempuan datang membawa minuman dan meletakkannya diatas meja, Edgar menatap wajah pelayan yang datang membawa minuman karena merasa familiar dengan wajahnya.

"Wooahh, kelinci nakal ternyata kau disini rupanya." ucap Edgar.

Pelayan tersebut ternyata Zalea, mendengar suara Edgar yang memanggilnya kelinci nakal pun Zalea langsung menatapnya sampai bola matanya hampir keluar dari tempatnya.

"O'ow, k-kau?" tunjuk Zalea.

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

akhirnya Edgar dan Lea bertemu lagi ... Lea kan sebelas duabelas modelnya sama Adel...seru nich

2025-02-28

0

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Tak kiro Zalea kerja ditempat Satria....🥴🥴🥴🥴🥴

2024-11-24

1

Selvianti María

Selvianti María

😄😄😄😄😄 kelinci kecil ketemu si beruang pemarah

2025-03-26

0

lihat semua
Episodes
1 pemeriksaan
2 Ketimpuk
3 Mengelabui Edgar
4 Bertemu kembali
5 Pura-pura Jadi Pacar
6 Kedatangan Adel
7 Keanehan Edgar.
8 Tawaran Balapan
9 Menang balapan
10 Membantu Zalea
11 Membawa Zalea
12 Zalea sadar
13 Cerita Zalea
14 Kekesalan Adel
15 Mengantar pulang
16 Berita Edgar
17 Kemarahan Edgar dan Leo
18 mencari pelaku
19 Kepolosan Edgar
20 Menemui Zalea
21 Menjemput Edgar.
22 Geril berulah kembali
23 Calon suami.
24 Berkunjung ke Villa
25 Kebelet
26 Mengganti celana
27 Rebutan Singkong
28 Naraya pingsan
29 Kondisi Naraya
30 Meminta restu
31 Keraguan Albert
32 Rumah baru
33 Wanita berpedang
34 Kegugupan Edgar
35 Akad nikah
36 Salting
37 Berjoget bersama
38 Konferensi pers
39 Ulah mommy Vs madam
40 Kekesalan Rasya
41 Alasan Adel
42 Membuntuti Rena
43 Kayu berurat
44 Perjaka tua
45 Pulang ke rumah
46 Kejujuran Edgar
47 keributan di dapur
48 Kemoterapi
49 Kenyataan pahit
50 Zalea dan Nathan sadar
51 pemakaman
52 Pindah
53 Makan lagi
54 Di buat meleleh
55 Emak-emak
56 Kepergok
57 Bertemu Alina.
58 Kecelakaan
59 Terompet
60 Membawa Zalea pulang
61 Rasya jatuh cinta
62 Cindy melahirkan
63 Kondisi Zalea
64 Koma
65 Menyerang
66 Permohonan Jessica
67 Keselek
68 Anak hebat
69 Jelek
70 Membanngunkan Zalea dan Edgar
71 Mood Leo
72 Leo dan Luna.
73 Butuh Tenaga
74 Berbelanja
75 Tepos
76 Zalea marah
77 Panas
78 Keren
79 Suami orang
80 Pergi honeymoon
81 Burayot
82 Makan siang
83 Cari sugar daddy
84 Edgar marah
85 Mendekati Halimah
86 Pengumuman
87 Beradu mulut
88 Cinta Leo
89 Menjemput Pasutri
90 Mual
91 Keluh kesah Leo
92 Ayam warna-warni
93 Mencari Ayam
94 Meminta restu
95 Kebenaran
96 Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97 Ending Iren
98 Kekhawatiran Halimah
99 Berkelahi
100 Mengubah penampilan
101 Meminta restu
102 Lamaran
103 Pernikahan
104 Pernikahan Luna dan Leo
105 Kebahagiaan Luna dan Leo
106 Adel Melahirkan
107 Zalea melahirkan
108 Satu lagi?
109 Membawa pulang Triplet
110 Membujuk Nathan dan Zalea
111 Menemui Geril
112 Pertemuan dan perpisahan
113 Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114 Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115 Novel Baru
116 Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys
Episodes

Updated 116 Episodes

1
pemeriksaan
2
Ketimpuk
3
Mengelabui Edgar
4
Bertemu kembali
5
Pura-pura Jadi Pacar
6
Kedatangan Adel
7
Keanehan Edgar.
8
Tawaran Balapan
9
Menang balapan
10
Membantu Zalea
11
Membawa Zalea
12
Zalea sadar
13
Cerita Zalea
14
Kekesalan Adel
15
Mengantar pulang
16
Berita Edgar
17
Kemarahan Edgar dan Leo
18
mencari pelaku
19
Kepolosan Edgar
20
Menemui Zalea
21
Menjemput Edgar.
22
Geril berulah kembali
23
Calon suami.
24
Berkunjung ke Villa
25
Kebelet
26
Mengganti celana
27
Rebutan Singkong
28
Naraya pingsan
29
Kondisi Naraya
30
Meminta restu
31
Keraguan Albert
32
Rumah baru
33
Wanita berpedang
34
Kegugupan Edgar
35
Akad nikah
36
Salting
37
Berjoget bersama
38
Konferensi pers
39
Ulah mommy Vs madam
40
Kekesalan Rasya
41
Alasan Adel
42
Membuntuti Rena
43
Kayu berurat
44
Perjaka tua
45
Pulang ke rumah
46
Kejujuran Edgar
47
keributan di dapur
48
Kemoterapi
49
Kenyataan pahit
50
Zalea dan Nathan sadar
51
pemakaman
52
Pindah
53
Makan lagi
54
Di buat meleleh
55
Emak-emak
56
Kepergok
57
Bertemu Alina.
58
Kecelakaan
59
Terompet
60
Membawa Zalea pulang
61
Rasya jatuh cinta
62
Cindy melahirkan
63
Kondisi Zalea
64
Koma
65
Menyerang
66
Permohonan Jessica
67
Keselek
68
Anak hebat
69
Jelek
70
Membanngunkan Zalea dan Edgar
71
Mood Leo
72
Leo dan Luna.
73
Butuh Tenaga
74
Berbelanja
75
Tepos
76
Zalea marah
77
Panas
78
Keren
79
Suami orang
80
Pergi honeymoon
81
Burayot
82
Makan siang
83
Cari sugar daddy
84
Edgar marah
85
Mendekati Halimah
86
Pengumuman
87
Beradu mulut
88
Cinta Leo
89
Menjemput Pasutri
90
Mual
91
Keluh kesah Leo
92
Ayam warna-warni
93
Mencari Ayam
94
Meminta restu
95
Kebenaran
96
Sekuel "Pengasuh Tangguh Violetta"
97
Ending Iren
98
Kekhawatiran Halimah
99
Berkelahi
100
Mengubah penampilan
101
Meminta restu
102
Lamaran
103
Pernikahan
104
Pernikahan Luna dan Leo
105
Kebahagiaan Luna dan Leo
106
Adel Melahirkan
107
Zalea melahirkan
108
Satu lagi?
109
Membawa pulang Triplet
110
Membujuk Nathan dan Zalea
111
Menemui Geril
112
Pertemuan dan perpisahan
113
Nove Baru "Luka dan Pembalasan"
114
Novel baru lagi Nih, judulnya "Mengandung Benih si Culun"
115
Novel Baru
116
Spill Novel baru lagi guys " Kasih sayang Cahaya"jangan lupa di baca ya guys

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!