Sementara Arief, Amjad, dan Arnold berusaha bertahan hidup di dalam gedung yang terkunci rapat, kekacauan dan ketidakpastian merajalela di sekitar kampus. Beberapa orang, juga mengalami akibat yang mengerikan akibat wabah mayat hidup yang tiba-tiba muncul.
Seorang mahasiswa yang bernama Rika merasa terjebak dalam mimpi buruk ini. Rika tidak bisa menerima kenyataan bahwa dunia yang dulu dia kenal telah berubah menjadi kengerian. Dalam keputusan yang tragis, Rika memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, berharap bahwa itu akan membebaskannya dari penderitaan yang dia rasakan.
“こんなのは現実じゃない…無理…この恐怖の中では生きていけない…”
(“Ini tidak mungkin nyata... aku tidak bisa... aku tidak bisa hidup dalam kengerian ini...”)
Dalam suasana yang penuh putus asa, Rika mengambil keputusan yang tragis. Namun, pilihan itu meninggalkan tanda tanya dan duka yang mendalam bagi teman-teman dan orang-orang di sekitarnya.
Di tempat lain, seorang mahasiswa yang disebut Aji menemukan dirinya dalam situasi yang sulit. Ketika dia dan sahabatnya, Dita, tiba-tiba diserang oleh mayat hidup, Aji tidak ragu untuk meninggalkan Dita dan melarikan diri demi keselamatannya sendiri.
“Aji, help me! Don’t leave me!”
("Tolong Aku, Aji! Jangan tinggalkan aku!")
Aji hanya mendengar teriakan Dita yang saat itu dikepung oleh mayat hidup, namun, tindakan egois Aji membuat Dita terjebak dalam situasi yang semakin berbahaya. Dita merasa dikhianati oleh sahabatnya, dan dia berjuang untuk bertahan hidup dan mati sendirian.
“I so sorry, Dita…”
("Maafkan aku, Dita...")
Tangisan Aji membuatnya menjadi orang yang telah menyesali perbuatannya. Keputusan buruk seperti ini membuka jendela pada sifat manusia yang kompleks dan perasaan ekstrem yang muncul dalam situasi darurat. Kengerian yang melanda kampus mengungkapkan bahwa tidak semua orang mampu menghadapi tekanan dengan cara yang kuat atau bijaksana.
Lain halnya dengan seorang dosen kimia bernama Kijima yang terkurung di laboratoriumnya, pertahanan base yang dilakukan cukup membuat mayat hidup tak bisa memasukinya. Kijima membuat zat yang menkorosif zat organik hanya berbekal dengan larutan-larutan yang disediakan di laboratorium.
"彼らは人間と同じ身体機能を持っており、これらの物質によって依然として破壊される可能性があることを意味します"
("mereka memiliki fungsi tubuh yang sama seperti manusia, berarti mereka masih bisa hancur dengan zat-zat ini")
Namun, takdir Kijima bukanlah menjadi takdir yang baik. Kondisi bahan yang terbatas membuatnya hanya bisa terkurung menunggu seseorang menyelamatkannya, dan pada akhirnya, adakah yang menyelamatkan dari rasa lapar dan haus?
Sementara Arief, Amjad, dan Arnold mencoba menciptakan strategi untuk bertahan, mereka juga menyadari bahwa selain ancaman fisik dari zombie, keputusan-keputusan buruk yang diambil oleh orang-orang di sekitar mereka bisa menjadi lebih berbahaya daripada ancaman nyata.
Di tengah kekacauan ini, kebenaran tentang manusia terungkap dalam bentuk yang mengerikan. Dalam situasi yang mendesak, karakter dan moral seseorang diuji, dan para karakter figuran ini menjadi contoh nyata bahwa bahkan di tengah bencana, ada yang akan terus berjuang untuk bertahan hidup, sementara yang lain mungkin kehilangan diri mereka sendiri dalam perjalanan.
Jadi, nyata kisah ini buat kalian? Kalau gak, berhentilah. Karna cerita ini akan menjadi nyata.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments