KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4

Cerita berlanjut ketika ayah Arief, tiba-tiba muncul yang membuat Arief terjadi kesalahpahaman. Arief hanya bisa diam melihat kejadian ini sehingga ayahnya menyapanya.

“Arief?”

Arief dan Mei saling menatap, wajah Arief mencerminkan kebingungan dan keterkejutan. Sesuatu terasa aneh dalam situasi ini. Arief menyadari bahwa ayahnya seolah-olah sudah mengenal Mei sebelumnya.

“Ayah, ini Mei. Dia teman baruku, kita bertemu di kampus tadi...”

Namun, saat ini Ayah Arief memotong kata-kata Arief.

“Mei... Ya, Kita pernah bekerja bersama di Indonesia dulu.”

“Betul, Pak. Kita adalah rekan kerja sebelumnya.”

Arief merasa ada yang aneh. Apa yang mereka katakan membuatnya merasa seperti ada bagian dari cerita yang tidak diketahui olehnya.

Arief merasa semakin bingung dengan situasi ini. Matanya berpindah dari Mei ke ayahnya dan kembali lagi. Ada sesuatu yang tidak beres, dan dia merasa ada bagian dari cerita yang disembunyikan darinya.

“Tapi... kenapa kamu tahu tentang Mei?” Tanya Arief.

“Kami pernah bekerja di Indonesia. Kami berdua adalah tim yang sangat kompak.” Balas ayah Arief.

“Ya, kami memiliki banyak kenangan bersama.” Sambung Mei.

Arief merasa seperti sedang berada dalam labirin kebingungan. Mengapa Mei dan ayahnya sudah saling kenal sebelumnya? Dan mengapa mereka tidak memberi tahu dia?

“Kenapa kamu tidak memberitahuku, Mei?”

Mei hanya tersenyum, menyampaikan dengan nada rendah.

“Ada alasan tertentu untuk itu. Kami berpikir bahwa pertemuan ini akan menjadi kejutan bagimu.”

Namun, tatapan Arief beralih dari Mei ke Ayahnya, dan dia melihat sedikit ketidakpastian dalam senyumannya. Ada rasa waspada dalam dirinya yang semakin kuat.

“Apa... apa yang kalian sembunyikan dariku?”

Ayah Arief dan Mei saling pandang sejenak, seolah-olah terjadi perbincangan diam di antara mereka.

“Arief, kami memiliki hubungan yang rumit. Kami ingin menjaga rahasia ini sampai kami siap untuk memberitahumu.”

Arief merasa frustrasi dan tertekan. Dia merasa seperti ada aliran informasi yang dihentikan darinya. Meskipun ada banyak tanya di benaknya, dia tidak yakin apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengungkapkan semuanya.

“Baiklah, kalau begitu. Tapi, aku ingin tahu semuanya secepatnya.”

“Kami akan memberitahumu, Arief. Kami hanya ingin melindungimu.”

Meskipun jawaban mereka masih meninggalkan banyak pertanyaan dalam benaknya, Arief memutuskan untuk menahan diri dan mencoba untuk memahami hal yang ada disisa malam itu. Meskipun ada ketidakpastian yang melingkupi hubungan antara ayahnya dan Mei, Arief merasa terikat dengan Mei dengan cara yang istimewa. Namun, Arief juga merasa perasaan campur aduk dalam dirinya. Ia merasa senang akhirnya bertemu dengan Mei lagi, tetapi juga merasa tertipu dan marah karena ayahnya dan Mei telah menyembunyikan begitu banyak hal darinya. Rasa kebingungannya semakin dalam, dan dia merasa seperti ada permainan besar yang ia belum tahu.

“Aku mau tidur dulu.”

Ayah Arief dan Mei masih saling berpandangan, seolah-olah berusaha mencari kata-kata yang tepat untuk menjelaskan situasi ini kepada Arief.

“Arief, percayalah bahwa kami tidak bermaksud melukai perasaanmu. Kami hanya ingin menjaga kamu dalam perlindungan.”

“Kami akan menjelaskan semuanya kepada mu, Arief. Kamu memiliki hak untuk tahu.”

Namun, Arief sudah merasa cukup. Perasaan marah dan kecewa mulai menguasai dirinya. Perlindungan? Dia tahu bahwa dia tidak bisa memahami semuanya dalam satu malam, tetapi rasa frustrasi itu begitu kuat hingga dia merasa perlu untuk menyendiri.

“Aku pergi ke kamarku.”

Arief berdiri, melewati ayahnya dan Mei dengan langkah berat. Ia merasa beratnya beban yang ada pada pundaknya, dan keinginannya untuk mencari jawaban semakin kuat.

Dengan rasa marah yang tumbuh di dalam dirinya, Arief membuka pintu kamarnya dan membiarkan dirinya tenggelam dalam kegelapan. Tapi, bukan hanya kegelapan malam yang ia rasakan, tetapi juga perasaan kebingungan dan kekecewaan yang mendalam.

Dalam keheningan kamar, Arief memandang keluar jendela, mencoba merenung dan mencerna semua yang baru saja terjadi. Dalam keadaan ini, ia merasa bahwa kehidupannya telah mengambil arah yang tidak ia duga, dan rasa ingin tahu untuk menemukan kebenaran semakin mendalam di dalam dirinya.

Dengan hati yang berat, Arief melemparkan dirinya ke tempat tidur dan merasa perlu untuk merenung dalam keheningan. Hari yang seharusnya penuh kejutan dan harapan, malah menjadi malam yang sarat dengan rahasia dan ketidakpastian.

Dan cerita ini membuat kalian bingung bukan? Ingatnya, belum saatnya kalian tau. Karna mungkin kalian akan merasa cerita ini akan menjadi nyata.

Episodes
1 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 1
2 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 2
3 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 3
4 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4
5 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 1
6 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 2
7 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 3
8 PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 1
9 PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2
10 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 1
11 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 2
12 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 3
13 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 4
14 DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 1
15 DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 2
16 DISKUSI - KEGELAPAN - bag 1
17 DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2
18 MENGEJAR BAYANGAN - bag 1
19 MENGEJAR BAYANGAN - bag 2
20 MENGEJAR BAYANGAN - bag 3
21 MENGEJAR BAYANGAN - bag 4
22 MENGEJAR BAYANGAN - bag 5
23 MENGEJAR BAYANGAN - bag 6
24 MENGEJAR BAYANGAN - bag 7
25 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 1
26 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 2
27 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 3
28 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 4
29 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 5
30 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 1
31 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 2
32 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 3
33 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 4
34 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 5
35 KEHENINGAN - bag 1
36 KEHENINGAN - bag 2
37 KEHENINGAN - bag 3
38 JEJAK MASA LALU - bag 1
39 JEJAK MASA LALU - bag 2
40 JEJAK MASA LALU - bag 3
41 Hiatus
Episodes

Updated 41 Episodes

1
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 1
2
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 2
3
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 3
4
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4
5
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 1
6
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 2
7
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 3
8
PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 1
9
PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2
10
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 1
11
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 2
12
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 3
13
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 4
14
DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 1
15
DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 2
16
DISKUSI - KEGELAPAN - bag 1
17
DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2
18
MENGEJAR BAYANGAN - bag 1
19
MENGEJAR BAYANGAN - bag 2
20
MENGEJAR BAYANGAN - bag 3
21
MENGEJAR BAYANGAN - bag 4
22
MENGEJAR BAYANGAN - bag 5
23
MENGEJAR BAYANGAN - bag 6
24
MENGEJAR BAYANGAN - bag 7
25
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 1
26
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 2
27
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 3
28
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 4
29
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 5
30
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 1
31
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 2
32
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 3
33
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 4
34
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 5
35
KEHENINGAN - bag 1
36
KEHENINGAN - bag 2
37
KEHENINGAN - bag 3
38
JEJAK MASA LALU - bag 1
39
JEJAK MASA LALU - bag 2
40
JEJAK MASA LALU - bag 3
41
Hiatus

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!