DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2

Beberapa saat setelah Amjad keluar dari persembunyian untuk pergi ke tempat kerjanya, dia kembali dengan wajah kesal dan kecewa namun tetap tegar. Mayat hidup itu berada diluar layaknya penjaga sehingga mereka tidak bisa pergi sendirian.

Percakapan antara Arief, Amjad, dan Arnold dimulai lagi, dan kali ini mencapai titik yang penuh dengan perbedaan pendapat. Meskipun mereka berusaha mencapai kesepakatan, suasana menjadi semakin tegang karena masing-masing dari mereka berpegang pada pendiriannya.

Arief mengernyitkan dahinya, yang seolah-olah hal yang dia sampaikan merupakan hal yang paling benar. Saat ini arief yakin, tindakan pergi sendiri-sendiri merupakan tindakan bunuh diri.

“Kita tidak bisa pergi sendiri.”

Arnold yang mendengar perkataan Arief membuatnya bersikeras.

“Aku tidak ingin bertahan lebih lama di sini. Aku harus kembali ke rumah.”

Amjad yang melihat perdebatan kedua temannya mencoba meredakan situasi.

“Mari kita mencari jalan tengah yang bisa membuat kita semua merasa nyaman.”

Namun, kata-kata mereka seolah terhenti di udara, Arief menginginkan pergi bersama mencari ayahnya yang memahami kejadian ini, sedangkan Arnold yang kukuh pergi kerumahnya walaupun sendiri tanpa ada alasan yang jelas, sehingga tidak ada yang menerima solusi yang diajukan. Konflik panas mulai menguasai ruangan, dan ketidaksepakatan mereka terasa semakin nyata.

“Kita harus pergi bersama-sama. Kita bisa saling melindungi dan membantu satu sama lain.” Kata Arief dengan tegas.

Arnold menggelengkan kepala, seolah-olah tidak menyetujui pendapat Arief.

“Tidak, aku sudah membuat keputusan. Aku pergi.”

Amjad mencoba menengahi pertengkaran mereka.

“Ini bukan saatnya untuk ego. Kami harus mengatasi perbedaan pendapat ini.”

Percakapan mereka tidak menghasilkan titik temu. Semua usaha untuk menemukan kesepakatan tampak sia-sia. Ketidaksetujuan mereka terasa seperti jembatan yang terputus, dan suasana semakin panas.

“Kita tidak bisa hanya memikirkan diri sendiri. Keselamatan kita tergantung pada tindakan kita bersama-sama.” Kata Arief dengan frustasi.

Arnold seketika marah, membuat seluruh ruangan bergema hebat.

“Jangan coba mengatur hidupku. Kau tak tau apa-apa tentangku.”

“Kita semua merasa takut dan terdesak. Mari kita tenangkan diri dan mencari jalan keluar yang bijaksana.” Kata Amjad mencoba meredakan situasi.

Namun, suara Amjad tenggelam dalam kebisingan perdebatan mereka. Ego dan ketakutan menguasai, membuat percakapan semakin sulit untuk didengar.

Arief dengan perasaan frustasi, berusaha membujuk Arnold.

“Kita harus mengatasi masalah ini sekarang. Kita tidak bisa terus bertengkar di sini.”

Namun Arnold tidak bisa menahan amarahnya lagi.

“DIAM, aku tidak ingin mendengar lagi.”

“Jika kita pergi sendiri-sendiri, kita semua bisa terluka. Kita harus menghadapi ancaman bersama-sama. Ayolah berfikir realitas dan rasional” Kata Amjad berusaha menengahi keadaan.

Namun, kata-kata Amjad tidak cukup untuk meredakan amarah dan ketakutan Arnold yang sudah meluap. Dalam situasi yang semakin rumit, mereka merasa terjebak dalam dilema yang sulit di antara kegelapan dan pengapnya ruangan bawah tanah itu.

Di tengah ketidaksepakatan yang tak teratasi, mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa pergi sendiri-sendiri. Namun, upaya mereka untuk mencapai kesepakatan tampaknya belum berhasil, dan Arief dan Amjad harus mencari jalan keluar yang dapat mengatasi perbedaan pendapat ini.

Lalu, apakah kalian berharap Arnold berbaikan dengan Arief? Atau berharap Arnold jadi musuh Arief? Ya kalau gitu, dengarkanlah lagi. Karna hati kalian sudah memganggapnya nyata.

Episodes
1 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 1
2 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 2
3 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 3
4 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4
5 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 1
6 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 2
7 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 3
8 PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 1
9 PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2
10 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 1
11 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 2
12 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 3
13 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 4
14 DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 1
15 DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 2
16 DISKUSI - KEGELAPAN - bag 1
17 DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2
18 MENGEJAR BAYANGAN - bag 1
19 MENGEJAR BAYANGAN - bag 2
20 MENGEJAR BAYANGAN - bag 3
21 MENGEJAR BAYANGAN - bag 4
22 MENGEJAR BAYANGAN - bag 5
23 MENGEJAR BAYANGAN - bag 6
24 MENGEJAR BAYANGAN - bag 7
25 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 1
26 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 2
27 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 3
28 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 4
29 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 5
30 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 1
31 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 2
32 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 3
33 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 4
34 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 5
35 KEHENINGAN - bag 1
36 KEHENINGAN - bag 2
37 KEHENINGAN - bag 3
38 JEJAK MASA LALU - bag 1
39 JEJAK MASA LALU - bag 2
40 JEJAK MASA LALU - bag 3
41 Hiatus
Episodes

Updated 41 Episodes

1
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 1
2
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 2
3
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 3
4
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4
5
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 1
6
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 2
7
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 3
8
PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 1
9
PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2
10
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 1
11
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 2
12
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 3
13
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 4
14
DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 1
15
DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 2
16
DISKUSI - KEGELAPAN - bag 1
17
DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2
18
MENGEJAR BAYANGAN - bag 1
19
MENGEJAR BAYANGAN - bag 2
20
MENGEJAR BAYANGAN - bag 3
21
MENGEJAR BAYANGAN - bag 4
22
MENGEJAR BAYANGAN - bag 5
23
MENGEJAR BAYANGAN - bag 6
24
MENGEJAR BAYANGAN - bag 7
25
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 1
26
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 2
27
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 3
28
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 4
29
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 5
30
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 1
31
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 2
32
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 3
33
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 4
34
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 5
35
KEHENINGAN - bag 1
36
KEHENINGAN - bag 2
37
KEHENINGAN - bag 3
38
JEJAK MASA LALU - bag 1
39
JEJAK MASA LALU - bag 2
40
JEJAK MASA LALU - bag 3
41
Hiatus

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!