PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2

Hari-hari berlalu, dan pertemanan Arief dengan Amjad dan Arnold semakin erat. Mereka belajar bersama, berbicara tentang minat bersama, dan saling mendukung dalam perjalanan kuliah mereka. Namun, tanda-tanda tidak baik mulai muncul di cakrawala.

Suatu hari, Arief dan teman-temannya sedang duduk di taman kampus, berbicara tentang rencana akhir pekan mereka. Langit tiba-tiba menjadi gelap, dan suara angin berdesing terdengar di telinga mereka. Arief merasa detak jantungnya berdetak lebih cepat, dan dia merasa adanya firasat yang tidak baik.

“(Ada sesuatu yang tidak beres...)”

Tanda-tanda misterius membuat Arief dan teman-temannya serta kota Tokyo dilanda kecemasan. Langit yang tiba-tiba gelap dan suara angin yang berdesing membuat mereka merasa adanya fenomena yang terjadi. Arief yang berfikir tentang kerjadian ini teringat kembali dengan diskusi Mei, Akane, dan kaito tentang jatuhnya meteor.

“Ini kok aneh. Tiba-tiba begitu gelap...”

Amjad melihat langit-langit yang menjadi gelap, merasa bingung akan hal yang terjadi. Arief tidak menrespon apa yang diucap Amjad.

“Ada apa ya? Mau terjadi Badai? Tapi kok suaranya seperti pesawat jatuh…”

Arnold saat ini juga merasa bingung apa yang terjadi, dan kali ini kewaspadaan mereka berdua meningkat yang seolah-olah naluri mereka meminta mereka untuk berlindung. Arief yang melihat mereka berdua akhirnya menjadi yakin dengan mereka berdua yang tidak tau apa yang terjadi sehingga arief bisa mempercayai mereka.

Namun hal ini tidak membuat Arief tenang, Arief merasa ketidaknyamanan semakin menguatkan apa yang diucapkan oleh Akane. Firasat-firasat yang tidak pasti mengisi pikirannya, dan dia merasa seperti mereka semua berada dalam bahaya yang tidak dapat dijelaskan.

Tiba-tiba, suara langkah kaki mendekat, dan Arief berpaling untuk melihat siapa yang datang. Itu adalah Akane. Dia tiba-tiba menarik tangan Arief dan membuat Amjad dan Arnold menoleh kearah mereka berdua.

“Arief, ikut aku!.”

Wajah Akane terlihat serius, dan tatapannya penuh dengan peringatan. Arief bingung akan tindakan Akane yang seperti ini dan Amjad serta Arnold merasa keterkejutan oleh kehadiran mendadak Akane.

“Ada apa, Akane?” Tanya Arief dengan kebingungan

Akane hanya diam dan tidak merespon apa yang diucapkan oleh Arief sembari menarik tangan Arief. Arnold dan Amjad merasa wanita yang menarik Arief mengetahui sesuatu.

“Disini tidak aman. Kalian harus segera cari tempat aman.” Desak Akane

“Mengapa?”

Arnold akhirnya mengeluarkan sifat temperamental, dia ingin mendengar maksud dari wanita yang menarik Arief ini.

“Tolong jelaskan, kenapa harus sembunyi?”

Amjad tiba-tiba juga berbicara mendukung Arnold, mereka ingin tahu apa yang terjadi

“Apa tidak lihat berita? Akan terjadi badai besar hari ini.” Ketus Akane.

Jawaban Akane membuat teman-teman Arief saling memandang dengan campur aduk antara cemas dan kesal. Tidak mudah bagi mereka untuk menerima pernyataan dan sikap Akane yang seperti ini, tetapi ekspresi serius di wajah Akane membuat mereka merasa bahwa dia berbicara dengan serius.

Arief tiba-tiba melepas gengaman Akane, Arief yang masih mempunyai rasa curiga membuatnya untuk menjauhi akane, namun dia masih merasa dapat mempercayai maksud dari Akane.

Akane yang mendapati sikap Arief memahami maksud dari sikapnya. Akane tiba-tiba mendekatkan bibirnya ketelinganya.

“Saya tidak punya waktu untuk menjelaskan semuanya sekarang. Tetapi yang jelas, kalian semua berada dalam bahaya di sini. Ikuti saya, dan saya akan membawa kalian ke tempat yang lebih aman.”

Arief memahami perkataan Akane, sedangkan Amjad, dan Arnold melihat satu sama lain, merasa ketidaknyamanan dan kebingungan. Namun, mereka juga merasa dorongan untuk percaya pada peringatan Akane.

“Baiklah, kami akan sembunyi.” Kata Arnold dengan kesal.

Akane hanya diam melihat respon mereka, lalu kembali menarik Arief. Amjad dan Arnold pergi duluan meninggalkan Akane. Arief merasa perasaan cemas dan tegang semakin mendalam, namun kali ini, tanpa berkata sedikitpun, melepaskan pegangan Akane dan meninggalkannya di taman. Arief merasa bahwa walaupun Akane bermaksud untuk melindunginya, dia tidak bisa mempercayainya dan saat ini dia yakin bahwa dia telah memasuki situasi yang jauh lebih berbahaya daripada yang pernah dia bayangkan.

Mengabaikan langit yang gelap dan angin yang bertiup, mereka berjalan menjauhi taman kampus menuju tempat yang lebih aman. Tanda-tanda tidak baik telah membawa mereka ke dalam petualangan yang lebih besar dan lebih misterius daripada yang pernah mereka bayangkan.

Lalu, kalian sedang menunggu apa? Apa rasa penasaran kalian sedang mengebu-gebu saat ini? Jadi dengarkanlah lagi, karna ini akan nyata sebentar lagi.

Episodes
1 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 1
2 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 2
3 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 3
4 KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4
5 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 1
6 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 2
7 DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 3
8 PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 1
9 PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2
10 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 1
11 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 2
12 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 3
13 KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 4
14 DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 1
15 DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 2
16 DISKUSI - KEGELAPAN - bag 1
17 DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2
18 MENGEJAR BAYANGAN - bag 1
19 MENGEJAR BAYANGAN - bag 2
20 MENGEJAR BAYANGAN - bag 3
21 MENGEJAR BAYANGAN - bag 4
22 MENGEJAR BAYANGAN - bag 5
23 MENGEJAR BAYANGAN - bag 6
24 MENGEJAR BAYANGAN - bag 7
25 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 1
26 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 2
27 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 3
28 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 4
29 PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 5
30 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 1
31 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 2
32 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 3
33 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 4
34 KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 5
35 KEHENINGAN - bag 1
36 KEHENINGAN - bag 2
37 KEHENINGAN - bag 3
38 JEJAK MASA LALU - bag 1
39 JEJAK MASA LALU - bag 2
40 JEJAK MASA LALU - bag 3
41 Hiatus
Episodes

Updated 41 Episodes

1
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 1
2
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 2
3
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 3
4
KESALAHPAHAMAN DAN PERTEMUAN TAK TERDUGA - bag 4
5
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 1
6
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 2
7
DOSEN, TEMAN BARU, DAN RAHASIA TERSEMBUNYI - bag 3
8
PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 1
9
PERTEMANAN DAN TANDA-TANDA TIDAK BAIK - bag 2
10
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 1
11
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 2
12
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 3
13
KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN - bag 4
14
DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 1
15
DISKUSI - Tempat RAHASIA - bag 2
16
DISKUSI - KEGELAPAN - bag 1
17
DISKUSI - KEGELAPAN - bag 2
18
MENGEJAR BAYANGAN - bag 1
19
MENGEJAR BAYANGAN - bag 2
20
MENGEJAR BAYANGAN - bag 3
21
MENGEJAR BAYANGAN - bag 4
22
MENGEJAR BAYANGAN - bag 5
23
MENGEJAR BAYANGAN - bag 6
24
MENGEJAR BAYANGAN - bag 7
25
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 1
26
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 2
27
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 3
28
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 4
29
PERTIMBANGAN TENGAH MALAM - bag 5
30
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 1
31
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 2
32
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 3
33
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 4
34
KEBINGUNGAN BERSAMA “MEREKA” - bag 5
35
KEHENINGAN - bag 1
36
KEHENINGAN - bag 2
37
KEHENINGAN - bag 3
38
JEJAK MASA LALU - bag 1
39
JEJAK MASA LALU - bag 2
40
JEJAK MASA LALU - bag 3
41
Hiatus

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!