Berangkat Ke Medan Pertempuran

Tidak lama kemudian beberapa pelayan sudah tiba diantara mereka untuk menyiapkan banyak hidangan. Setelah melakukan kultivasi tertutup selama beberapa hari, mereka perlu asupan makanan untuk mengisi kembali energi fisik mereka.

"Sepertinya nafsu makanku semakin bertambah besar setelah berada di Tingkat Dewa" ucap Yong Rui saat mereka memulai makan.

"Nafsu makan mu sudah besar memang sudah bawaan lahir" celetuk Zhi Hao sambil menahan tertawa.

"Enak saja.. Lihat lah dan rasakan energi Qi ku paling besar diantara kita berempat" balas Yong Rui sambil memakan makanan yang tersedia.

"Hahaha..." tawa dari Xiao Jian dan yang lainnya melihat kelakuan Yong Rui.

Qiu Long hanya terdiam, suasana di meja makan diantara mereka memang seperti ini. Bahkan dia sendiri tidak jarang mendapat ejekan dari rekan-rekannya. Pada saat yang bersamaan, dirinya membaca peta yang sudah ditandai oleh Yun Mei. Kota Cai Hong tidak begitu asing bagi tim Qiu Long, pada misi terdahulu mereka sudah dua kali ke Kota tersebut. Saat itu tim Qiu Long masih lengkap berjumlah tujuh orang, dan satu-satunya tim yang sangat ditakuti oleh orang-orang dari Klan Mo Gui dan Klan Yinzhen.

Bagi Qiu Long, selain sebagai anak buahnya Xiao Jian dan yang lainnya merupakan sahabat sehidup semati. Oleh sebab itu kematian Li Jingguo dan Li Junjie harus dibayar dengan kematian juga, Qiu Long tidak akan menoleransi kematian dua sahabatnya.

Pada peristiwa yang lalu Qiu Long mendapat kepungan dari puluhan Pendekar Tingkat Dewa yang berada di atasnya. Saat itu kekuatan Qiu Long baru saja memasuki ranah dewa surgawi yakni pada ranah Pendekar Dewa Bumi. Namun setelah berhasil kembali ke Alam Surgawi, kekuatan Qiu Long justru meningkat satu tingkat.

Dalam beberapa hari saja setelah menyerap Kristal Cinnabar yang mengandung darah naga, kekuatan Qiu Long kembali melonjak dengan pesat. Bahkan dengan Kristal Cinnabar pemberian Fan Dian, kekuatan Qiu Long menjadi semakin kuat berada di ranah Kaisar Dewa.

Setelah selesai makan, Xiao Jian dan yang lainnya segera bersiap. Untung saja sebelum makan mereka sudah membersihkan diri setelah melakukan kultivasi tertutup.

"Ketua, kami sudah siap" ucap Xiao Jian.

"Ketua, tolong selamatkan Kota Cai Hong" suara Yun Mei tiba-tiba terdengar dengan nada memohon.

"Tentu saja, walau bagaimanapun aku membawamu dari Kota itu" jawab Qiu Long dengan tenang.

"Mari kita berangkat" ajak Qiu Long kepada empat orang anggota timnya sambil menggerakkan tangan kanannya ke udara.

Dalam sekejap, sebuah portal cahaya berwarna keunguan muncul dari kehampaan. Energinya lebih stabil dan terlihat tenang, fluktuasi gelombang udara juga sudah dirasakan semakin lembut.

Diantara mereka yang berada di ruangan utama, hanya Yun Mei yang terkejut melihat portal teleportasi yang baru saja dibuat oleh Qiu Long. Selama ini ia hanya mendengarnya saja, namun sekarang ia baru percaya dengan kemampuan luar biasa pimpinannya tersebut.

Di Alam Surgawi sendiri, keberadaan portal teleportasi masih sangat jarang. Setiap kali mengaktifkannya akan membutuhkan formasi yang rumit serta menghabiskan seratus batu energi tingkat atas.

Detik berikutnya Qiu Long dan keempat rekannya sudah berada dalam portal teleportasi, lalu menghilang berbarengan dengan memudarnya cahaya ungu.

Di sebuah bangunan yang sangat besar, seberkas cahaya keunguan muncul dari kehampaan. Dari dalamnya tiba-tiba keluar lima sosok pemuda yang memakai topeng dengan pedang tunggal di punggungnya.

Dengan memakai seragam khas Pasukan Gerbang Naga, kelima orang tersebut melangkah dengan aura tempur yang sangat mengerikan.

Tingkat Dewa!

Tingkat Dewa!

Tingkat Dewa!

Seruan penuh kekaguman keluar dari mulut orang-orang Gerbang Naga Kota Cai Hong. Mereka adalah pasukan yang masih bersiaga di dalam markas utama Kota Cai Hong.

Setelah tiba di ruang pertemuan, Qiu Long dapat melihat sosok yang hendak ia temui sebelum menuju garis pertempuran.

Beberapa orang yang berada di dalam ruangan tersebut seketika menjadi takjub dengan kehadiran kelompok Qiu Long.

"Salam paman.. Maaf aku terlambat" ucap Qiu Long dengan sopan kepada Shen Long.

"Kamu sudah datang, kemari lah" ucap Shen Long yang dapat meyakini jika orang yang baru saja menyapanya adalah Qiu Long.

Keduanya berpelukan tampak akrab, membuat orang-orang yang hadir di dalam ruangan menjadi terdiam.

"Kekuatan mu sepertinya sudah melonjak sangat pesat, benar-benar luar biasa" ucap Shen Long memuji Qiu Long.

"Nanti saja kita mengobrol, bagaimana situasi terakhir di perbatasan?" tanya Qiu Long tanpa basa-basi.

"Seribu orang lebih yang tewas dari pasukan Gerbang Naga, mereka yang berada di ranah pendekar tingkat menengah kesulitan bertahan. Di garis depan, Klan Yinzhen menurunkan lima pendekar tingkat dewa, mereka dengan mudah menghabisi para pasukan Gerbang Naga. Selain itu aku juga mendapatkan informasi bahwa Yinzuo juga ada di sana" ucap Shen Long.

Mendengar nama Yinzuo membuat darah di tubuh Qiu Long mendidih, pada kejadian yang lalu Yin Zuo juga ikut mengepung dirinya bersama Mo Shang dari Klan Mo Gui.

"Sudahlah kalian duduk saja dulu" ucap Shen Long sambil mempersilahkan tim Qiu Long untuk duduk.

Hari menjelang malam saat semua orang keluar dari ruang pertemuan markas Gerbang Naga Kota Cai Hong. Ada tatapan ketidaksukaan dari kelompok Gerbang Naga Kota Leiyu, mereka memandang Qiu Long penuh dengan ketidaksukaan.

Hal tersebut terkait kabar hilangnya Xiao Qin yang kini menjadi istri dari Pemimpin Pasukan Gerbang Naga Kota Leiyu. Dugaan mereka jatuh kepada Qiu Long sebagai orang yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Qiu Long dan anggota timnya tidak menghiraukan pandangan orang-orang tersebut. Mereka segera bergegas menaiki kereta kuda untuk menuju perkemahan yang sudah di siapkan.

Selama dalam perjalanan, Qiu Long dan kawan-kawan dapat melihat orang-orang yang berada di bangunan sementara. Mereka adalah para pengungsi serta korban dari serangan kekejaman klan Yinzhen.

Kesibukan jelas terlihat diantara orang-orang yang memakai pakaian yang sama dengan Qiu Long. Mereka berasal dari Pasukan Gerbang Naga dan sedang memberikan evakuasi serta tindakan medis untuk mengobati luka-luka yang diderita oleh penduduk.

"Ketua, tampaknya mereka yang berasal dari Kota Leiyu perlu kita beri pelajaran" ucap Xiao Jian yang sedari tadi menahan diri.

"Sudah biarkan saja. Aku hanya akan menghabisi Wang Long dan beberapa pengikutnya, sisanya hanyalah kelompok orang yang tidak mengerti" ujar Qiu Long menyikapi perkataan anggota timnya.

"Apakah hal ini terkait hilangnya Xiao Qin?" ucap Yong Rui dengan kesal.

"Sepertinya demikian" sahut Zhi Hao dengan tenang.

"Aku saja sebagai saudaranya ingin membunuh orang itu" ucap Xiao Jian yang merasa penuh kebencian atas pengkhianatan Xiao Qin terhadap Qiu Long.

Terpopuler

Comments

Reymundo Hidayat

Reymundo Hidayat

bunuh

2023-08-11

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus Sukses

2023-08-10

0

Lanjut dan terus berkarys

2023-08-08

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!