Memasuki Ranah Kaisar Dewa

Qiu Long membuka matanya ketika hari sudah mulai gelap, lalu bangkit dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah memasuki ranah Kaisar Dewa, ia merasakan beberapa perubahan pada tampilan fisiknya serta tenaga dalamnya.

Warna rambut Qiu Long berubah menjadi hitam seperti Long Guan saat di Alam Bawah. Aura kekuatannya semakin kuat, namun terlihat lebih tenang. Beberapa saat kemudian, ia berjalan menuju ruang tengah dengan wajah gembira.

"Ketua, akhirnya kau keluar juga" ucap Xiao Jian yang menyadari kedatangan Qiu Long.

"Kekuatan mu sepertinya semakin kuat" ujar Wei Sheng yang menyadari perubahan kekuatan Qiu Long.

"Ada sesuatu hal yang ingin aku sampaikan pada kalian" ucap Qiu Long dengan serius.

Melihat ekspresi wajah Qiu Long yang serius, keempat orang sahabatnya segera berkumpul dan menghampirinya.

"Sepertinya ada beberapa hal yang luput dari pengamatan Gerbang Naga. Hal ini terkait dengan kekuatan bangsa Iblis dan bangsa siluman. Apakah kalian pernah mendengar Kristal Cinnabar?" ucap Qiu Long dengan serius.

Mendengar perkataan Qiu Long, keempatnya saling pandang lalu menggeleng bersama tanda tidak tahu.

"Aku baru saja mendengar dari ketiga Patriark keluarga besar yang tersisa. Kristal Cinnabar merupakan alasan mereka untuk bekerjasama dengan Klan Mo Gui" ujar Qiu Long.

"Lantas apakah Ketua percaya?" tanya Xiao Jian.

"Seperti yang kalian rasakan saat ini, kekuatanku bertambah kuat setelah menyerap Kristal Cinnabar tersebut" ucap Qiu Long sambil tersenyum.

"Kenapa kami tidak pernah mendapatkan informasi tentang keberadaan benda tersebut?" ucap Wei Sheng dengan penasaran.

"Aku juga tidak tahu, hanya saja Kristal Cinnabar hanya akan bekerja pada Pendekar Ranah Dewa. Jika dibawah itu maka ia akan mati dengan mengenaskan" ucap Qiu Long dengan serius.

"Hal lain yang aku petik adalah Wan Long bekerjasama dengan Klan Mo Gui untuk membunuhku juga tidak terlepas dari benda tersebut." tambah Qiu Long memberikan penjelasan.

"Kapan kita ke Kota Leiyu untuk menghabisi mereka?" tanya Yong Rui dengan semangat.

"Tidak lama lagi kita ke sana, hanya saja Wang Long sangat licik. Sebagai Ketua Gerbang Naga, ia memiliki kekuatan lebih hebat dari Yin Long, kita perlu menyusun rencana yang lebih baik lagi" ucap Qiu Long sambil memandang ke arah empat rekannya.

"Ketua, lihatlah sumberdaya yang dikumpulkan dari kediaman Keluarga Tie dan Keluarga Lu" ucap Xiao Jian penuh semangat.

"Hmm.. Banyak sekali. Sesuai reputasinya, mereka dari keluarga besar tidak mengecewakanku" ujar Qiu Long dengan tenang.

"Benar sekali Ketua" sahut Zi Hao sambil mengangguk.

"Selama tiga hari ke depan, kalian sebaiknya melakukan kultivasi tertutup dengan menyerap batu energi sebanyak yang kalian mampu. Untuk urusan lainnya aku akan meminta Yun Mei untuk mengaturnya" ucap Qiu Long penuh perhatian.

"Baik Ketua, kami akan meningkatkan kekuatan agar selalu bisa menjalankan misi bersamamu" ujar Xiao Jian dengan ekspresi bahagia.

Tanpa menunggu waktu lebih lama, mereka berempat memasuki kamar masing-masing setelah menerima lima puluh buah batu energi perorang.

Menurut perhitungan Qiu Long, mereka dalam tiga hari akan mampu membuat terobosan tingkatan. Selama tiga hari ini pula Qiu Long akan mengatur Menara Tujuh Kebajikan untuk siap menjalankan misi dari markas pusat.

Dengan batu energi tingkat atas yang melimpah, setidaknya mereka bisa menembus ranah Pendekar Dewa. Apalagi selama lima tahun semenjak kepergian Qiu Long kekuatan mereka tidak banyak berkembang.

Di Alam Surgawi keberadaan batu energi tingkat atas sangat bernilai harganya. Bagi mereka anggota pasukan Gerbang Naga sudah terbiasa menggunakan metode penyerapan batu energi sebagai sumber energi utama.

Meskipun penggunaan Pil atau herbal tidak banyak digunakan oleh pasukan Gerbang Naga, namun pada kalangan tertentu keberadaan Pil sangat berharga untuk menambah kekuatan kultivasi.

Biasanya Pil banyak digunakan untuk mengobati luka serta untuk menambah energi dalam waktu singkat. Pil memiliki efek jangka pendek tetapi cukup untuk menekan bahaya.

Qiu Long rencananya akan membuat paviliun alkimia seperti saat dirinya di alam bawah maupun alam spiritual. Keberadaan Pil ditujukan untuk merangsang pertumbuhan pendekar tingkat pemula menuju tingkat menengah. Sementara tingkat menengah dan puncak akan menggunakan metode penyerapan batu energi tingkat atas.

Seorang pendekar umumnya membutuhkan waktu sehari semalam untuk menyerap satu buah batu energi. Namun jika sudah tingkat puncak proses tersebut bisa menjadi lebih singkat.

Sambil memikirkan rencananya, Qiu Long juga memikirkan Xie Annchi. Ia sudah berjanji pada istrinya tersebut untuk mengikutinya ke Alam Surgawi. Dengan pembentukan Paviliun alkimia, maka peran Xie Annchi sangat diperlukan.

"Tuan, sewaktu Tuan sedang beristirahat ada beberapa orang dari markas pusat datang ke tempat ini. Mereka mengatakan jika mereka akan menjadi asistenku, apa yang harus kulakukan? tanya Yun Mei dengan ekspresi kebingungan.

"Hampir saja aku lupa, kedatangan mereka memang aku yang minta kepada Wei Long tadi pagi. Untuk tugasmu selanjutnya akan bertanggungjawab atas operasional Menara Tujuh Kebajikan" ujar Qiu Long dengan enteng.

"Tuan, aku ini hanya pelayan. Tidak pantas jika mendapatkan posisi penting itu, aku khawatir orang-orang akan mencemooh" ungkap Yin Mei dengan ragu-ragu.

"Aku yang menilai dirimu layak atau tidak layaknya. Apabila di kemudian hari ada orang yang mempermasalahkannya, maka aku akan membunuh orang tersebut tanpa kuburan" ucap Qiu Long dengan sungguh-sungguh.

Yun Mei merasakan rasa haru yang luar biasa, Qiu Long yang ia ikuti tidak hanya sebagai pemberani namun ia juga adalah pelindung bagi orang-orang seperti dirinya.

"Baiklah Tuan, aku akan menerimanya dengan penuh tanggung jawab" ucap Yun Mei dengan bahagia.

Setelah berkata demikian Qiu Long segera memasuki kamarnya lagi. Ia ingin merenungkan beberapa hal yang berkaitan dengan rencananya di masa depan.

Sementara Yun Mei dan beberapa orang yang membantunya tengah merapikan barang-barang yang sebagian besar adalah batu energi yang sangat berharga. Yun Mei menyimpannya di Gudang Harta yang sebelumnya sudah disiapkan oleh Qiu Long.

Ada formasi khusus di dalam Gudang penyimpanan harta, hanya Qiu Long dan Yun Mei yang memiliki akses untuk memasuki Gudang Harta tersebut. Sebagai sumber utama dari sumberdaya Menara Tujuh Kebajikan, keberadaannya sangat vital untuk mengembangkan tempat ini.

Meskipun kini Yun Mei adalah penanggung jawab tersebut, ia juga memiliki beberapa orang yang bekerja untuk membantunya. Orang-orang yang dikirim untuk membantu Yun Mei adalah orang-orang pilihan yang memiliki keahlian khusus dalam menerima dan menjalankan tugasnya di Organisasi Gerbang Naga.

Malam berlalu dengan tenang, tetapi seluruh Kota Shandian tahu jika telah terjadi dua peristiwa besar yang melibatkan Qiu Long. Kehadiran Qiu Long yang baru beberapa hari ternyata sudah membuat gebrakan yang menggetarkan Kota Shandian.

Terpopuler

Comments

Redmi Gray

Redmi Gray

knp novel ini udh lama ga update ya author?

2023-10-05

0

Reymundo Hidayat

Reymundo Hidayat

hancurkan

2023-08-11

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus ceria

2023-08-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!